Tag Label

Kepolisian (3847) daerah (1065) Pemerintahan (574) Jurnalistik (450) Demontrasi (84) Lintas Opini (75) DPRD (73) Desa (62) RSUD (47) Iklan (35) Kebakaran (34) KPU (30) Mahasiswa (11) DPRD kota pasuruan (8) PDAM (5) Desperindag (4) DPR RI (2)

Dugaan Penipuan Rekrut Tenaga Kerja RSUD Soedarsono Meledak

Share it:

Kota Pasuruan, suarakpkcyber.com - Aksi Penipuan kini merajalela khususnya di wilayah kota Pasuruan. Kini aksi tersebut menjanjikan mengenai rekrutmen tenaga kerja di RSUD Soedarsono Purut Kota Pasuruan. Tidak tanggung-tanggung jumlah korban mencapai ratusan orang yang mengalami penipuan tersebut.

Penelusuran awak media melalui narasumber yang identitasnya tidak ingin diungkap  memberikan beberapa data korban yang ditarik biaya kisaran 900.000 hingga puluhan juta angka tersebut bervariatif.

Menurut narasumber penjaringan tersebut menyebutkan melalui PT. Outsour Cakrawala Cita Satnusa.

"Penjaringan itu melalui sebuat PT. Outsour Cakrawala Cita Satnusa yang sekarang dalam posisi diduga kabur direkturnya, bekerja sama diduga main dengan orang dalam." Ujarnya 

Saat dikonfirmasi Direktur C inisial DD melalui telp WhatsApp kedua nomor nya tidak respon dan tidak dapat dihubungi

Tidak hanya itu awak media mengkonfirmasi Direktur RSUD Soedarsono, mengatakan bahwasanya itu bukan dari rana RSUD Soedarsono

"Rekrutmen tenaga kerja tersebut bukan ranah kami, dan itu ranah perusahaan outsorching" Ujar Direktur Adi.

Selain itu Direktur RSUD Soedarsono Adi juga memberikan kesempatan pada korban untuk memfasilitasi dan akan mengkonfirmasi hal tersebut kepada perusahaan PT. Outsour.

" Dan bila ada dugaan orang dalam silahkan di konfirmasi lebih lanjut, serta kalau bisa konfirmasi ketemu aja langsung, karena etika" serasa kurang nyaman di konfirmasi lewat telp atau pesan singkat 

Hal tersebut mematik kegeraman LSM NGO, yang biasa vokal dalam pemberantasan Korupsi, H. Sugeng Samiadji, Ketua LSM Jawapes DPD Jatim mengatakan.

" Dugaan Praktik praktik suap dalam masuknya tenaga Kerja di pemerintahan, BUMN, ataupun BUMD merupakan tindakan biadap", geram Cak Kaji.


" Dampak dugaan korupsi bila betul terjadi adalah sangat merusak dan meluas, tidak hanya membebani keuangan negara tetapi juga merusak tatanan sosial dan profesionalisme, diantaranya 

- Menurunkan Kualitas dan Produktivitas Kerja

- Kerugian Keuangan Negara

- Merosotnya Kepercayaan Publik (Demoralisasi)

- Menciptakan Ketidakadilan Sosial. 

- Melemahkan Tata Kelola (Good Corporate Governance)," tambah Ketua LSM Jawapes Jatim itu. Dan akan melaksanakan aksi audensi, senin, 11-5-2026 di RSUD Soedarsono, yang dirasa banyak kejanggalan mulai yang perlu di awasi mulai lelang proyek, Mini Kompetisi, dan adanya informasi menurunya pendapatan di RSUD serta beberapa dikurangi nya tenaga kerja. (Boss).

Share it:

Post A Comment:

0 comments: