Kudus, suarakpkcyber.com– LAZNAS BMH bersama Komunitas Sinau Ngamal dan IMADE UIN Sunan Kudus memulai program Jelajah Muria Raya dengan menggelar aksi dakwah dan kepedulian sosial di Jepang Pakis, Kabupaten Kudus. Kegiatan perdana dilaksanakan di Musholla Ar Ridho, Desa Jepang Pakis , sebagai titik awal perjalanan program yang akan menjangkau berbagai wilayah di kawasan Muria Raya di bulan Agustus ini.
Dalam rangkaian kegiatan Jelajah muria selama bulan agustus ini akan disalurkan sebanyak 169 mushaf Al-Qur'an, 30 juz Al-Qur'an Braille,63 Hadis Arbain Braille untuk penyandang tunanetra, serta 1 ton Beras Santri untuk pesantren dan masyarakat serta lembaga pendidikan Islam yang membutuhkan.
Pengurus Musholla Ar Ridho, Bapak Nuryanto, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas dipilihnya musholla tersebut sebagai lokasi pembukaan program Jelajah Muria Raya. Menurutnya, bantuan tersebut akan menjadi penyemangat bagi masyarakat untuk semakin mencintai Al-Qur'an dan menghidupkan majelis ilmu.
Selain di Musholla Ar Ridho, rombongan juga mengunjungi Musholla Al Hidayah ya.
Bantuan yang disalurkan diharapkan mampu mendukung kegiatan pembelajaran Al-Qur'an dan memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Ketua BMH Kudus, Ustadz Eko Kusniyanto, mengatakan bahwa Jelajah Muria Raya merupakan gerakan kolaboratif yang mempertemukan semangat dakwah, pendidikan, dan kemanusiaan.
"Program Jelajah Muria Raya bukan sekadar menyalurkan bantuan, tetapi menghadirkan semangat untuk membumikan Al-Qur'an, menguatkan pendidikan Islam, serta menumbuhkan kepedulian terhadap sesama. Kami berharap sinergi bersama Komunitas Sinau Ngamal dan IMADE UIN Kudus dapat terus memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat Muria Raya," ujar Ustadz Eko Kusniyanto.
Program ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat. Kehadiran para relawan serta berbagai bantuan yang disalurkan menjadi bukti nyata kepedulian terhadap penguatan dakwah dan kesejahteraan umat.
Melalui Jelajah Muria Raya, BMH Kudus bersama Komunitas Sinau Ngamal dan IMADE UIN Kudus berharap dapat terus memperluas jangkauan manfaat, menghadirkan cahaya Al-Qur'an hingga pelosok desa, sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah melalui gerakan berbagi dan pemberdayaan masyarakat. (IHW)










