Tag Label

Kepolisian (3889) daerah (1120) Pemerintahan (579) Jurnalistik (490) Demontrasi (84) Lintas Opini (75) DPRD (74) Desa (62) RSUD (48) Iklan (42) Kebakaran (34) KPU (30) Mahasiswa (11) DPRD kota pasuruan (8) PDAM (5) Desperindag (4) DPR RI (2)
Tampilkan postingan dengan label Jurnalistik. Tampilkan semua postingan

11,7 Ton Barang Kena Cukai Ilegal Dimusnahkan di Pasuruan, Potensi Kerugian Negara Capai Rp4,66 Miliar

 

Pasuruan, suarakpkcyber.com – Pemerintah Kabupaten Pasuruan bersama Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean A Pasuruan, aparat penegak hukum serta instansi terkait melakukan pemusnahan Barang Kena Cukai (BKC) ilegal.

Kegiatan tersebut digelar di depan halaman Kantor Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan, Kamis (24/09/2026).

Pemusnahan ini merupakan bagian dari hasil pengawasan dan penindakan terhadap peredaran BKC ilegal selama periode September 2025 hingga Mei 2026.

Berdasarkan data yang disampaikan, barang ilegal yang dimusnahkan terdiri dari 6.153.566 batang rokok tanpa pita cukai dengan berat sekitar 8,7 ton. Selain itu, terdapat Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) ilegal sebanyak 3.007,2 liter, dengan berat sekitar 3 ton.

Secara keseluruhan, barang kena cukai ilegal tersebut memiliki total berat sekitar 11,7 ton dengan nilai barang mencapai Rp9.398.753.310.

Sementara itu, potensi kerugian penerimaan negara dari barang ilegal tersebut ditaksir mencapai Rp4.664.793.300.

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menyampaikan bahwa kegiatan penyelesaian hasil penindakan dan pemusnahan BKC ilegal tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen bersama dalam memberikan efek jera kepada pelaku pelanggaran di bidang cukai.

Menurutnya, pemberantasan barang kena cukai ilegal juga berkaitan dengan transparansi dan akuntabilitas pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan.

“Peredaran barang kena cukai ilegal, khususnya rokok ilegal, permasalahan serius yang berdampak luas. Baik terhadap penerimaan negara, iklim usaha yang sehat maupun perlindungan masyarakat,” ujar Rusdi.

Ia juga mengajak masyarakat serta aparat pemerintah untuk memperkuat sinergi dalam memberantas peredaran barang kena cukai ilegal.

Bea Cukai Perkuat Sinergi Penindakan

Kepala Kantor Bea Cukai Pasuruan, Wijang Abdillah, menegaskan komitmennya untuk melindungi masyarakat dari peredaran BKC ilegal sekaligus mengamankan penerimaan negara.

Menurutnya, pemusnahan tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memberantas peredaran rokok ilegal, tembakau iris dan MMEA tanpa izin resmi di wilayah Pasuruan dan sekitarnya.

“Kami terus memperkuat sinergi bersama Kejaksaan, Kepolisian dan TNI serta Pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk memastikan setiap pelanggaran ketentuan cukai ditindak secara tegas,” tegasnya.

Pemusnahan dilakukan secara simbolis di halaman Kantor Bupati Pasuruan. Selanjutnya, keseluruhan BKC ilegal tersebut diangkut menuju PT Hijau Alam Nusantara di Ngoro, Mojokerto, untuk dimusnahkan menggunakan metode yang disebut ramah lingkungan.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa pemberantasan peredaran BKC ilegal tidak hanya menyasar barang hasil penindakan, tetapi juga membutuhkan sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, Bea Cukai dan masyarakat untuk menjaga penerimaan negara serta menciptakan iklim usaha yang sehat. (Usj)

HUT Himpaudi Ke-21 Tahun, Bupati Pasuruan Raih Anugrah Adhi Bakti Himpaudi

Pasuruan, suarakpkcyber.com - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia ( HIMPAUDI) ke 21 tahun bertepatan pada Selasa (22/09/2026) menjadi momen membanggakan bagi Kabupaten Pasuruan.

Bertepatan dengan puncak HUT ke 21 di Trans Studio Mall Cibubur (31/08) Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo meraih anugrah Adhi Bakti Himpaudi juara pertama kategori pemerintah kabupaten/kota. 

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Pengurus Pusat Himpaudi Betty Nuraini dan Penasehat Himpaudi Gusnawira Taib.

Rentetan ini di raih karena komitmen Rusdi Sutejo terhadap dunia PAUD melalui program pemberian intensif pendidik PAUD, bantuan alat permainan edukasi (APE), pembelajaran inovatif, peningkatan kapasitas guru hingga bantuan pengembangan HIMPAUDI sendiri.

" Contoh PUD yang kita perhatikan adalah perkembangan ketrampilan dan kemampuan anak jangan sampai ada anak kena stunting, bagaimana skill gurunya harus diupgrade, termasuk kesejahteraan para guru PAUD agar mengajarnya semakin semangat" ujarnya Rusdi Sutejo selaku Bupati Pasuruan.

Sementara Ketua Himpaudi Kabupaten Pasuruan, Khoiriyah, menyampaikan bahwa penghargaan Adhi Bhakti yang diterima Bupati menjadi kado terindah HUT ke 21 Himpaudi kali ini.

" 21 tahun Himpaudi mengabdi, dan di tahun ke 21 ini kita mendapatkan pengakuan nasional bahwa Pemkab Pasuruan peduli PAUD" ujarnya.

Menurut Khoiriyah ini merupakan bukti bahwa Pemkab Pasuruan benar-benar memperhatikan kesejahteraan para guru PAUD di Kabupaten Pasuruan.

" Mulai dari intensif guru, APE dan perhatian kesejahteraan benar-benar dirasakan guru PAUD saat ini" ungkapnya. (Usj)

Peringati Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1097, Rizky Sport Center Sebagai Tuan Rumah Turnamen Bola Volly Bupati Cup 2026


Pasuruan, suarakpkcyber.com - Turnamen Bola Voli Bupati Cup dalam rangka Peringatan Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1097 yang di buka langsung oleh Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo. Bertempat di Rizky Sport Center Desa Karangrejo, Kecamatan Gempol, Senin (21/09/2026) malam hari.

Turnamen yang digagas dan di fasilitasi sepenuhnya oleh Rizky Sport Center milik H.Rokhmawan yang menjadi icon baru dalam pembinaan atlet bertujuan sebagai program prioritas untuk mencari bibit-bibit unggul atlet bola volly.

Pembukaan ditandai dengan Servis Bola Pertama kali oleh Rusdi Sutejo, sebagai tanda dimulainya turnamen Bola Volly Bupati Cup 2026.

H. Rokhmawan dalam sambutannya didepan para atlet dan undangan lainnya


Dikesempatan yang sama Pemilik Rizky Sport Center saat H. Rokhmawan dalam sambutannya mengucapkan Apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Pasuruan, telah dipercaya menjadi tempat penyelenggaraan Bupati cup 2026 cabang olahraga bola volly.

" Kami merasa sangat terhormat, karena sudah di percaya sebagai tempat menyelenggarakan Bupati cup 2026 cabang olahraga volly" ujarnya.

H. Rokhmawan menegaskan bahwa turnamen bola volly ini merupakan pertama kalinya yang diadakan di  Rizky Sport Center sebagai rangkaian Semarak hari jadi Kabupaten Pasuruan ke-1097.

" Ini merupakan perdana Bupati cup cabor Volly" katanya.

Iya juga menambahkan akan selalu siap sedia ketika dipercaya kembali untuk menjadi tuan rumah dalam event cabang olahraga lainnya.

" Semoga setiap hari jadi Kabupaten Pasuruan saya siap bila di percaya kembali" ujar H. Rokhmawan.

Selain itu ia juga berharap seluruh pertandingan dapat berjalan lancar tanpa kendala dan dapat menemukan bibit-bibit unggul atlet dalam cabang olahraga volly khususnya.

Rusdi Sutejo dalam sambutannya 


Sementara Itu Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo, mengatakan bahwa penyelenggaraan Bupati cup menjadi momentum penting untuk mencari bibit bibit baru dalam cabang voli di Kabupaten Pasuruan. Menurut Bupati, turnamen ini sebagai upaya mencari bibit-bibit baru dalam ajang cabang olahraga volly.

" Diharapkan nanti nya bisa mewakili Kabupaten Pasuruan, pada ajang lomba tingkat Jawa Timur bahkan tingkat Nasional" ujar Bupati.

Rusdi Sutejo juga berpesan kepada para peserta untuk terus berlatih dan mengembangkan terus kemampuannya dan menjaga sportifitas dalam pertandingan.

" Jangan lupa adik adik terus berlatih agar bisa mengembangkan dan dapat menjadi juara, disamping itu sportivitas dalam pertandingan harus di jaga, untuk kekompakan tim harus di tingkatkan" tutupnya. (Usj)


Marga Makmini Tuntut Pemda Kabsor 50 M Untuk Buka Palang Pasar Mariat


Aimas Papua Barat, suarakpkcyber.com -  Keluarga Makmini melakukan aksi pemalangan di Pasar yang berlokasi di kelurahan Mariat Pantai Distrik Aimas Kabupaten Sorong, Senin (21/09/2026).

Aksi marga Makmini tersebut melakukan aksi dengan palang mulai dari pintu masuk depan pasar hingga pintu belakang pasar mariat.

Aksi ini pun membuat aktifitas jual beli hingga kendaraan yang masuk dan keluar pun menjadi macet total di pasar maryat.

Kuasa hukum Marga Makmkni Feri. O.SH mengatakan bahwa pihaknya tidak akan membuka palang tersebut sampai tuntutan marga makmini terjawab.

Karena berapa bulan lalu, kami telab melakukan pernyataan bersama dengan Bupati melalui Kepala Pertanahan Yulius Balinsa. S.Pd., M.AP. bersama dengan pihak pertama Nofita Makmini.

" jadi tuntutan dan pernyataan kami ada 6 aspirasi.

  1. Tuntutan ganti pembayaraan pasar mariat.
  2.  Tuntutan nominal Rp.50.000.000.000
  3.  Anak anak sekolah harus diperhatikan (SMP, SMA, Perguruan tinggi)
  4.  Permintaan lost khusus untuk keluarga makmini
  5. Permintaan khusus untuk pegawai pasar.
  6. Setiap penerimaan PNS, Keluarga makmini harus diperhatikan atau di prioritaskan selagi mengunakan tanah pasar"Tegad Fery.

Lanjut Fery , jika belum ada pertemuan antara kami (marga makmini) dan pemda maka akan terus kami palang.

Sembari mengatakan bahwa aksi kami sudah diketahui oleh aparat kepolisian. Jadi mereka (polisi polsek) juga akan bantu menyampaikan aksi palang kami serta aspirasi kami kepada pihak pemda.

"Jadi kami akan tetap palang. Sampai ada yang bertemu dengan kalean saya untuk menjawab aspirasi kami"tutup Fery.(Dedi)

Festival BTQ SD Ke-5 se-Kabupaten Pasuruan Warnai Rangkaian Hari Jadi Kabupaten Pasuruan

Pasuruan, suarakpkcyber.com - Semangat religius membara di Kabupaten Pasuruan, Festival Baca Tulis Al- Qur'an (BTQ) SD se-Kabupaten Pasuruan yang ke 5 resmi di buka di SDN Martopuro 1 Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, Rabu (16/09/2026) pagi.

Kegiatan ini digelar dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke 1097 sebagai program penguatan pendidikan karakter anak Sekolah Dasar. Kegiatan tersebut yang diikuti oleh 432 peserta dari SD Negeri maupun swasta se-Kabupaten Pasuruan.

Festival BTQ di buka langsung oleh wakil Bupati Pasuruan, Shobi Asrori didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan, Tri Krisni Astutik, serta Ketua Panitia Festival BTQ, Bahrur Roji.

Ketua Panitia Festival BTQ SD, Bahrur Roji dalam sambutannya menyampaikan bahwa Fest BTQ ini merupakan investasi akhlak yang ditanamkan sejak dini. 

Roji juga berharap selain hebat dalam bidang akademik anak-anak diharapkan dapat hebat juga dalam berperilaku karena pintar akademik tidak diimbangi dengan akhlak yang baik untuk mewujudkan generasi berakhlak di Kabupaten Pasuruan 

" Anak anak kita harus hebat secara akademik, tapi juga kuat secara akhlak" harapnya.

Selain itu tujuan Festival BTQ ini sebagai wujud pembentukan karakter siswa Sekolah Dasar sebagai pembinaan spiritual anak.

" Festival BTQ SD yang ke 5 ini adalah ikhtiar kita untuk membentuk generasi Pasuruan yang cerdas, berkarakter dan Qur'ani, Ini bukan sekedar lomba tapi pembinaan mental dan spiritual anak" ujarnya.



Sementara itu Wakil Bupati Kabupaten Pasuruan, Shobi Asrori, menyampaikan apresiasi kepada Kepala Dinas Pendidikan, Kemenag, Ketua Panitia dan semua Panitia yang konsisten Menggelar Festival hingga tahun ke-5 saat ini.

" ini bukan pekerjaan mudah tapi InsyaAllah pahalanya luar biasa" ujarnya.

Shobih Asrori juga menyebutkan tantangan di tengah gempuran gadget dan zaman untuk terus memastikan anak anak kita tetap dekat dengan Al Quran.

 " BTQ adalah benteng pertama, kalau anak sudah bisa baca tulis sejak SD InsyaAllah sampai dewasa akhlaknya akan terjaga" ungkapnya.

Shobih Asrori berpesan dalam Festival BTQ ini untuk tidak takut salah yang penting berani tampil didepan banyak orang serta menjadikan Alquran dan hadist sebagai teman sehari-hari.

" Jadikan Al Quran sebagai sahabat sehari hari, bukan hanya saat lomba. Hormati guru dan orang tua karena doa mereka kunci keberhasilan kalian semua" ujar Wakil Bupati. (Usj)

Menjelang HUT Kabupaten Pasuruan ke-1097, Dinas Bina Marga dan Bina Kontruksi Kabupaten Pasuruan Lakukan Intensitas Perancapan Ranting Pohon Sepanjang Jalan A.Yani Bangil

Pasuruan, suarakpkcyber.com - Pemerintah Kabupaten Pasuruan, melalui Dinas Bina Marga dan Bina Kontruksi Kabupaten Pasuruan melakukan perancapan ranting pohon. Perancapan ranting pohon tersebut dilakukan mulai Bangkodir Pogar, sepanjang Jl. Ahmad Yani Bangil hingga Alun-alun Bangil, Selasa (15/09/2026).

Kegiatan ini dilakukan sebagai wujud meminimalisir dampak Pohon Tumbang dan dalam rangka menyambut HUT Kabupaten Pasuruan yang ke-1097 karena disepanjang jalan A.Yani Bangil akan dilaksanakan Carnival Budaya pada (20/09) serta sebagai wujud estetika tata kota, sekaligus memastikan kenyamanan dan keamanan pengguna jalan.

Petugas Bina Marga dan Bina Kontruksi dalam aksinya menggunakan mobil bucket truck untuk menjangkau ranting-ranting tinggi. Potongan dahan daun hasil perancapan langsung diangkut dan dibersihkan agar tidak menganggu arus lalu lintas sekitar.

Selain itu beberapa petugas dibagi untuk  mengatur lalu lintas di bahu jalan, sementara tim lainnya berada diatas bucket untuk memotong cabang pohon yang menjorok ke badan jalan.

Menurut Kasiadi perwakilan dari Dinas Bina Marga dan Bina Kontruksi Kabupaten Pasuruan sebagai koordinator aksi perancapan tersebut menyatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin perawatan, menjelang HUT Kabupaten Pasuruan pihaknya mengintensifkan aksi tersebut untuk merapikan tata kota.

" Kami intensifkan perancapan ranting pohon sebab jl A. Yani ini merupakan pintu gerbang dan merupakan pusat aktivitas, sehingga harus kelihatan rapi , asri dan aman" ujarnya.

Selain itu menurut Kasiadi perancapan ranting pohon ini bertujuan untuk Keamanan mengurangi potensi dahan patah saat hujan dan angin kencang dan membuka jarak pendang pengendara dan lampu penerangan jalan.

Serta Keindahan dan kerapian Tata Kota yang membuat jl A.Yani dari Pogar sampai alun-alun Bangil terlihat bersih, tapi, aman menjelang peringatan HUT Kabupaten Pasuruan.

" Harapannya saat ada tamu dan masyarakat melihat kota kita indah tertata dengan rapi dan tidak menganggu penguna jalan, nyaman dan aman ujar" imbuhnya.

Dengan wajah baru mulai dari Bangkodir Pogar Bangil, sepanajng Jl A.Yani hingga Alun-alun Bangil yang lebih rapi, berharap peringatan HUT Kabupaten Pasuruan yang ke-1097 nanti bisa menjadi momentum Semarak membuat tatanan kota yang nyaman, indah, asri, dan menarik warga. (Usj)

Menebar Cahaya, Menembus Keterbatasan: Laznas BMH Gandeng IMADE UIN Sunan Kudus Bagikan Al-Qur’an dan Hadis Braille Bersama PERTUNI Kudus

 



Kudus, suarakpkcyber.com— Semangat menghadirkan kemudahan dalam mempelajari Al-Qur’an terus diwujudkan melalui kolaborasi kebaikan. Laznas BMH bersama Ikatan Mahasiswa Demak (IMADE) UIN Sunan Kudus menggandeng Persatuan Tunanetra Indonesia (PERTUNI) Kudus dalam kegiatan penyerahan Al-Qur’an dan Hadis Arbain Braille kepada para penyandang tunanetra.

Kegiatan yang mengusung semangat “Menebar Cahaya, Menembus Keterbatasan” tersebut dilaksanakan di Panti Pijat Sehat Sejati, Mlati, Kudus, dan diikuti sekitar 50 anggota PERTUNI Kudus.

Penyerahan Al-Qur’an dan Hadis Arbain Braille ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk membuka akses yang lebih luas bagi saudara-saudara tunanetra agar dapat membaca, mempelajari, dan mendalami ajaran Islam melalui media yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Dalam sambutannya, Ketua BMH Kudus, Ustadz Eko Kusniyanto, menyampaikan bahwa keterbatasan fisik tidak seharusnya menjadi penghalang seseorang untuk mendapatkan akses terhadap ilmu dan cahaya Al-Qur’an.

“Al-Qur’an adalah cahaya bagi seluruh manusia. Karena itu, keterbatasan penglihatan bukanlah alasan untuk terhalang dari mempelajari Al-Qur’an. Melalui Al-Qur’an Braille ini, mudah-mudahan semakin banyak saudara-saudara kita yang mendapatkan kesempatan untuk berinteraksi dengan Kalamullah,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua IMADE UIN Sunan Kudus, Khikmatul Urfiyah, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara mahasiswa, lembaga zakat, dan PERTUNI. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat sekaligus wujud pengabdian yang memiliki nilai kemanusiaan dan keagamaan.

“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti pada penyerahan bantuan saja, tetapi menjadi awal dari terjalinnya hubungan dan program kebaikan yang berkelanjutan,” tuturnya.

Apresiasi juga disampaikan Ketua PERTUNI Kudus, Bapak Mahmudi. Ia menyampaikan terima kasih kepada Laznas BMH dan IMADE UIN Sunan Kudus yang telah memberikan perhatian kepada anggota PERTUNI, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan Al-Qur’an dan literatur keislaman dalam bentuk Braille.

Menurutnya, kehadiran Al-Qur’an dan Hadis Arbain Braille sangat berarti bagi para tunanetra karena memberikan kesempatan untuk belajar agama secara lebih mandiri.

Sebanyak 50 anggota PERTUNI Kudus menjadi penerima manfaat dalam kegiatan tersebut. Bantuan yang diberikan berupa Al-Qur’an Braille dan Hadis Arbain Braille.

Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa cahaya ilmu dan hidayah tidak mengenal batas fisik. Ketika kepedulian dipertemukan dengan kolaborasi, keterbatasan dapat dijembatani dan semakin banyak masyarakat dapat merasakan manfaatnya.

Laznas BMH bersama IMADE UIN Sunan Kudus dan PERTUNI Kudus berharap gerakan serupa dapat terus berkembang, sehingga akses terhadap Al-Qur’an dan ilmu keislaman dapat dirasakan oleh semua kalangan, tanpa terkecuali.

Menebar cahaya, menghadirkan kemudahan, dan menembus setiap keterbatasan. (Ihw)

Warga Desa Randupitu Berbondong-bondong Penuhi Undangan Ke Kejaksaan Negeri Pasuruan, Terkait Dugaan Biaya Tambahan dalam Kasus PTSL



Pasuruan, suarakpkcyber.com - Sejumlah warga Desa Randupitu, Kecamatan Gempol Kabupaten Pasuruan kamis, (10/09/2026) memenuhi undangan Kejaksaan Negeri Pasuruan untuk dimintai keterangan terkait dugaan penyalahgunaan wewenang dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Pemanggilan ini dilakukan setelah sebelumnya warga melalui kuasa hukumnya menyampaikan laporan pengaduan ke Kejaksaan Tinggi Surabaya terkait Pidana yang menurutnya melanggar aturan perundang-undangan dan penyalahgunaan jabatan yang dilakukan oleh Panitia PTSL. 

Setelah berkas pengaduan dilaporkan, Kejaksaan Tinggi Surabaya melimpahkan kembali kasus ini ke Kejaksaan Negeri Pasuruan untuk ditindaklanjuti perkaranya. 

Menurut Henry Samosir sebagai Pengacara Warga Desa Randupitu perkara saat ini berfokus pada penyalahgunaan wewenang dan pemerasan program PTSL di Desa Randupitu Kecamatan Gempol.

" Jadi hari ini kami memenuhi Undangan dari Kejaksaan Negeri Pasuruan sifatnya Asistensi dari Kejaksaan Tinggi Surabaya yang kini dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Pasuruan" ujarnya.

Menurutnya Warga Desa Randupitu dirugikan secara Materi dengan adanya penetapan biaya tambahan dalam Program PTSL Desa Randupitu.

" Biaya Tambahan ini diluar dari biaya persiapan PTSL yang awalnya Rp. 600.000 dan ada biaya tambahan berkaitan dengan surat Riwayat Tanah sebagai syarat administrasi yang harus disertakan pada program PTSL tersebut" ungkapnya.

Biaya peningkatan dari Letter C atau Petok dengan biaya tambahan untuk melengkapi administrasi PTSL terlalu tinggi dengan nominal harga yang bervariatif mulai dari Rp. 2.000.000 rupiah.  

Sebanyak 30 Inventaris dengan kepemilikan yang mengadu ke lembaga dan merasa keberatan dengan nominal tambahan yang telah ditetapkan oleh Panitia PTSL.

" Minimal 30 Inventaris sifatnya pengaduan ke lembaga kita, berdasarkan surat keberatan dari mereka atas apa yang mereka alami" imbuhnya.

Selain itu warga juga  menduga adanya manipulasi data dan prosedur dalam proses pengumpulan berkas dan pengukuran bidang tanah dalam pelaksanaan program PTSL yang diadakan di Desa Randupitu.

" Dilapangan saya lihat adanya dugaan keberpihakan dalam penerbitan sertifikat yang tidak sesuai dengan kondisi di lapangan" ujar Sudiono. (Usj)


Beredarnya Isu Sapi Mati Dipotong di RPH Gondangwetan, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Pasuruan Menepis Isu Tersebut

 

Pasuruan, suarakpkcyber.com - Usai Viral beredarnya isu sapi mati dipotong di RPH Gondang Wetan Kabupaten Pasuruan yang menimbulkan kontroversi sebelumnya kini mendapatkan perhatian dari Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Pasuruan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan dr. Ainur Alfiyah saat dikonfirmasi oleh awak media di kantornya  mengatakan bahwa sapi tersebut bukan mati melainkan sapi tersebut sakit kembung. karena makan rumput liar.

"Sapi tersebut masih hidup tidak mati bukan karena penyakit yang berbahaya atau menular" ujarnya, Rabu (09/09/2026).

Beliau juga menambahkan bahwa kondisi sapi tersebut sebelumnya masih hidup karena saat pemeriksaan fisik kondisi sapi kembung sehingga petugas berupaya mengejar penanganannya sebelum mati.

" RPH Gondangwetan bukan potong sapi mati, tapi sapi itu kembung kemudian dilakukan penyembelihan supaya tidak keburu mati" jelasnya.

Menurut Alfiyah bahwa sapi tersebut sudah dilakukan pemeriksaan dan hasilnya tidak di temukan penyakit yang berbahaya maupun menular. 

Dalam pemeriksaan bahwasanya kondisi sapi itu kembung bisa berkembang dalam waktu yang relatif cepat. Salah satu pemicunya yakni rumput yang mengandung embun, pakan yang berbeda atau konsetrat yang berbeda.

" Dan sudah di periksa, kembung memang bisa cepat apalagi setelah makan rumput yang mengandung embun bisa menjadi sapi cepet lemas dan mati" ujarnya.

Selain itu Alfiyah menghimbau kepada masyarakat untuk jangan mengambil kesimpulan tergesa-gesa dalam menerima informasi mengenai Sapi Mati yang ada di RPH Gondang Wetan. bahwa ada sapi mati yang disembelih di RPH tersebut. Beliau menegaskan bahwasannya informasi yang didapatkan tersebut Tidak Benar atau Hoax.

Beliau juga memastikan bahwa Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan terus melakukan pemeriksaan tetap dan SOP yang ketat bertujuan untuk menjaga keamanan pangan, sekaligus memastikan tidak ada penyakit hewan yang menular yang berpotensi membahayakan ternak lain dan membahayakan masyarakat yang mengonsumsinya.

" Kita selalu melakukan pemeriksaan secara rutin sesuai SOP yang ketat untuk menjaga keamanan pangan" imbuhnya. (Usj)

Dinas Cipta Karya Dan Tata Ruang Membangun 32 Tandon Air Permanen Di 15 Desa Rawan Krisis Air

Pasuruan, suarakpkcyber.com - Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang membangun 32 tandon air permanen yang tersebar di 15 Desa rawan krisis air.

32 tandon air tersebut untuk mengoptimalkan penampungan air saat bantuan air bersih tiba di kemarau saat ini.

Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan, Eko Bagus Wicaksono menyatakan bahwa pembangunan tandon permanen yang berkapasitas 5.100 liter tersebut di tempatkan di titik strategis untuk memudahkan warga dalam memenuhi kebutuhan air pada saat musim kemarau.

" Jumlah tandon air terbanyak berada di Kecamatan Pasrepan dan Kecamatan Lumbang, sebab desa itu pait dominan terdampak kekeringan" ungkap Eko, Selasa (08/09/2026).

Meski demikian pembangunan tandon air dan doping air hanyalah solusi penanganan kekurangan air pada saat darurat.

Rusdi Sutejo, Bupati Kabupaten Pasuruan menegaskan bahwa Pemerintah Daerah sedang mengkaji skema infrastruktur berkelanjutan berkelanjutan agar krisis air tahunan ini tidak terus berlanjut dan terulang lagi.

" Doping air ini hanya sifat sementara, Rusdi berharap kedepannya ada solusi permanen, sehingga masyarakat tidak terus mengalami kesulitan air pada saat musim kemarau datang" ujar Bupati.

Pemkab Pasuruan melalui Diskoperindag Menggelar UMKM Award 2026, Bentuk Apresiasi Kepada Para UMKM Lokal di Pasuruan

Pasuruan, suarakpkcyber.com - Pemerintah Kabupaten Pasuruan memberikan apresiasi setinggi-tingginya dalam acara UMKM Award 2026 kepada para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah. Kegiatan tersebut di gelar di gedung PCC Bangkodir Bangil, selasa (01/09/2026).

UMKM Award 2026 merupakan momentum penghargaan kepada pelaku usaha UMKM dalam mendorong agar pelaku usaha semakin berkembang dan terus meningkatkan kualitas produksi yang bertujuan mampu bersaing dan memperluas akses pasar penjualan baik secara sistem penjualan offline menuju penjualan digital atau e-commerce.


Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati Pasuruan Shobih Asrori, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan Taufiqul Ghoni.

Dalam sambutannya kepala Diskoprindag Kabupaten Pasuruan, Taufiqul Ghoni menyampaikan tentang pengembangan UMKM masih banyak menghadapi tantangan, diantaranya terkait akses pasar serta kualitas produk.

"Di era ini tantangan yang dihadapi sangatlah kompleks terutama akses pasar serta dalam meningkatkan kualitas produknya" ujarnya.

Menurut Ghoni, pemerintah terus mendorong berbagai program dalam membantu pelaku usaha agar mampu mengembangkan usaha dan bisa bersaing dengan produk produk lainnya.

" karena itu pemerintah Kabupaten Pasuruan terus berupaya menghadirkan program dalam membantu UMKM berkembang dan bisa naik kelas " Ujarnya.

Sambutan Wakil Bupati Pasuruan 


Sementara itu Shobi Asrori Wakil Bupati Kabupaten Pasuruan dalam acara UMKM Award mengatakan bahwa UMKM Award 2026 bukan hanya sekedar ajang penghargaan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat jaringan dalam meningkatkan kapasitas, membuka peluang yang lebih luas bagi UMKM Kabupaten Pasuruan.

" Pemkab Pasuruan ingin memperluas pasar, yang selama ini hanya mengandalkan penjualan secara offline harus mulai diarahkan, didorong untuk masuk pasar online" ujarnya.

Menurutnya tranformasi digital menjadi salah satu langkah yang penting agar produk UMKM Kabupaten Pasuruan bisa menjangkau konsumen yang lebih luas, tidak hanya tingkat lokal saja.

Dalam acara UMKM Award ini Pemkab Pasuruan juga terus mendorong berbagai sektor diantaranya sektor kerajinan dengan upaya melalui program sekolah lapangan yang dilaksanakan dengan bekerja sama dengan Universitas Brawijaya.

" Kami telah bekerjasama dengan Universitas Brawijaya dalam mendorong berbagai sektor diantaranya sekolah Lapangan" ungkapnya.

Gus Shobi juga menegaskan semakin terbukanya akses pasar membuat konsumen semakin kritis dalam memilih produk dan memilah produk. Pemerintah kabupaten Pasuruan terus mengudakasi kepada para UMKM Lokal untuk terus meningkatkan kualitas dan selalu mengembangkan inovasi-inovasi agar dapat bersaing dengan UMKM lainnya.

" oleh karena itu pelaku usaha dituntut untuk terus meningkatkan kualitas, inovasi , Kamasan serta strategi pemasaran" imbuhnya. (Usj)

Peringati HUT RI Ke-81 Tahun, Bupati Rusdi Sutejo Ajak Warga Untuk Rayakan Kemerdekaan Dengan Persatuan dan Pembangunan di Berbagai Bidang

 






Pasuruan, suarakpkcyber.com – Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Pasuruan berlangsung khidmat di Alun-Alun Bangil, Senin (17/8/2026) pagi.

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo bertindak sebagai Inspektur Upacara. Nuansa kebangsaan semakin terasa dengan penggunaan pakaian adat Nusantara oleh para undangan, termasuk Bupati Rusdi bersama sang istri yang mengenakan busana khas Kalimantan Selatan.

Usai upacara, Rusdi memberikan apresiasi kepada seluruh petugas, khususnya Paskibraka yang sukses menjalankan tugas pengibaran Sang Merah Putih.

Menurut Mas Rusdi, seluruh petugas sukses menjalankan perannya masing-masing. Utamanya para anggota Paskibraka yang sudah berlatih beberapa hari demi dapat mengibarkan merah putih di tiang tertinggi.

"Jempol saya untuk adik-adik Paskibraka yang berhasil mengibarkan merah putih dengan sempurna," terangnya. 

Selain itu Rusdi Sutejo mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Pasuruan, untuk sama-sama merayakan kemerdekaan RI ke 81 dengan suka cita.

"Silahkan rayakan dengan lomba, tasyakuran dan kegiatan agustusan yang seru dan tetap mengusung rasa kebangsaan dan kebanggaan kita sebagai bagian dari NKRI," ucapnya. 

Ia juga mengajak masyarakat merayakan kemerdekaan dengan berbagai kegiatan positif, seperti lomba dan tasyakuran, sekaligus menjadikan momentum HUT RI sebagai pengingat untuk terus menjaga persatuan serta mengisi kemerdekaan melalui pembangunan di berbagai bidang.

"Pesan pentingnya, kita adalah generasi yang ditugaskan para pendahulu kita atau para pahlawan bangsa untuk mengisi kemerdekaan dengan pembangunan di segala bidang, juga memelihara persatuan dan kesatuan antar seluruh lapisan masyarakat," harapnya.

Selain itu Bupati Pasuruan Gus Shobih Asrori juga menyerahkan Remisi kepada 6 Narapidana Rutan Bangil. (Usj)

Diskoperindag Gelar Sosialisasi UMKM Awards 2026, Ajang Bergengsi Untuk UMKM Dalam Membuktikan Kualitas Usahanya, Simak dan Catat Syarat dan Tanggalnya

 

Pasuruan, suarakpkcyber.com - Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) menggelar sosialisasi UMKM Awards sebagai ajang tertinggi bagi UMKM Kabupaten Pasuruan untuk mendorong pelaku usaha mikro, kecil dan menengah dalam meningkatkan dan menunjukkan kualitas produknya.

Sosialisasi tersebut sebagai ajang bergengsi dalam memperingati hari Jadi Kabupaten Pasuruan yang ke-1097 untuk mencari UMKM terbaik yang siap berkembang dan menjadi inspirasi bagi UMKM lainnya. Sosialisasi tersebut berlangsung di Aula Kecamatan Gempol Kabupaten Pasuruan, Kamis (13/08/2026).

Sosialisasi tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Pasuruan Taufiqul Ghoni.

Menurutnya UMKM Award Kabupaten Pasuruan 2026 hadir kembali sebagai ajang apresiasi resmi bagi para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) terbaik lokal.

" Tujuan diadakan kompetisi ini untuk memotivasi produk produk kreatif dan inovatif agar mampu naik kelas dan memperluas jejaring bisnis di wilayah Pasuruan" jelas Ghoni.

Menurutnya UMKM memiliki banyak peluang besar untuk berkembang ditengah-tengah kemajuan teknologi digital sehingga bisa dipergunakan promosi melalui platfom-platform digital di era modern saat ini.

" Sebab diera modern ini kita sangat mudah mempromosikan produk kita. Namun saat ini di tengah ekonomi kita yang tidak baik baik saja, kita harus membutuhkan strategi wawasan ilmu dan karir untuk meningkatkan usaha yang kita miliki" ujarnya.

Syarat mengikuti UMKM Awards yang dibuka mulai tanggal 7 hingga tanggal 20 Agustus 2026 :

  1. Warga Kabupaten Pasuruan 
  2. Berusia 18-60 tahun
  3. Memiliki Usaha di Bidang Makanan, Minuman, Fashion atau Kriya
  4. Telah memiliki Legalitas dan berjalan minimal selama 1 tahun.
  5. Memiliki Laporan Keuangan tahun 2025
  6. Produk merupakan hasil produksi sendiri bukan Repacking atau Maklon

Selain itu dalam UMKm Award ada 3 kategori yang dilombakan yakni : Kategori Makanan dan Minuman, Kategori Fashion dan Kategori Inspiratif 

Ghoni juga mengapresiasi para pelaku usaha UMKM yang mengikuti UMKM Award 2026. Beliau harap dengan adanya UMKM Awards 2026 ini para Pelaku usaha Kecil, Mikro dan Menengah dapat selalu semangat dan terus meningkatkan kualitas dan kuantitas usahanya.

" ini merupakan salah satu semangat agar pelaku usaha terus berinovasi dan meningkatkan kualitas, kuantitas serta penyajianya, sehingga bisa masuk level yang lebih tinggi lagi" imbuhnya. (Usj)

Sebanyak 32 Anggota Pramuka Kabupaten Pasuruan Siap Mengikuti Jamnas XII, Siap Bawa Nama Harum Kontingen Kabupaten Pasuruan


Kontingen Jamnas XII Kabupaten Pasuruan 


Pasuruan, suarakpkcyber.com - Sebanyak 32 anggota Pramuka Kwartir Cabang ( Kwarcab) Kabupaten Pasuruan resmi dilepas untuk mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII tahun 2026 di bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka, Cibubur Jakarta Timur.

Pelepasan kontingen dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Kabupaten Pasuruan, Shobi Asrori yang sekaligus sebagai Ketua Kwarcab Kabupaten Pasuruan, bertempat di Auditorium Empu Sindok Lantai 1 Kantor Bupati, Senin (10/08/2026).

Momentum tersebut tidak sekedar menjadi seremoni pemberangkatan, Shobi Asrori menitipkan pesan agar seluruh anggota kontingen tampil sebagai duta Kabupaten Pasuruan yang mampu menjaga nama baik daerah dan menunjukkan karakter Pramuka yang disiplin, santun, kreatif dan menjunjung tinggi persaudaraan.

" Saya mewakili atas nama Pemerintah Kabupaten Pasuruan dan selaku ketua Kwarcab Pramuka Kabupaten Pasuruan , menyampaikan rasa bangga dan penghargaan kepada seluruh peserta yang terpilih untuk mewakili Kabupaten Pasuruan pada kegiatan Nasional ini" ujar Shobi.

Menurut Shobi para peserta tidak hanya datang untuk mengikuti rangkaian perkemahan, mereka juga membawa misi memperkenalkan karakter generasi muda Pasuruan ketika bertemu dengan Pramuka Penggalang dari berbagai daerah di Indonesia.

" Keikutsertaan dalam Jamnas merupakan kehormatan, tetapi pada saat yang sama juga merupakan tanggung jawab, setiap sikap, perkataan dan tindakan akan membawa nama baik Kabupaten Pasuruan" tegasnya. (Usj)

Desa Masangan Bangil Laksanakan Musrenbangdes Mengenai Penyusunan RKPDes 2027 dan RKPD 2028



Pasuruan, suarakpkcyber.com - Pelaksanaan Musrembangdes tentang penyusunan RKPDes tahun 2027 dan RKPD tahun 2028 di Desa Masangan Kecamatan Bangil Kabupaten Pasuruan, Jumat (07/08/2026).

Musrembangdes tersebut yang di hadiri oleh Camat Bangil, Anggota DPRD Najib Setiawan, Kepala Desa Masangan Danramil, Kepolisian, Tokoh Agama , Tokoh Masyarakat dan para undangan lainnya.


Kepala Desa Masangan Kecamatan Bangil Supaat menyampaikan bahwa giat musrembangdes ini adalah agenda rutin tahunan yang wajib dilaksanakan oleh setiap pemerintah Desa.

" Musrembangdes ini sudah melalui prosedur tahapan yaitu dari Musdus tiap dusun lalu dibawa ke Musdes, yang sesuai dengan regulasi nya" ujar Kepala Desa.

Supaat menambahkan untuk menyikapi kondisi yang ada pemerintah Desa harus mampu membuat langkah kreatif inovatif dalam penyusunan anggaran.

" sebab tahun 2026 sebagian besar anggaran dana Desa difokuskan untuk koperasi merah putih, sehingga semua usulan di ambil yang mempunyai urgent saja yang harus diprioritaskan" tambahnya. (Usj)

Turut Berduka Cita Cak Sholeh Founder No Viral No Justice Meninggal Dunia, Warga Kerabat hingga Saudara Mengiringi Kepergiannya

 


Pasuruan, suarakpkcyber.com - Ratusan warga antar pemakaman Cak Sholeh seorang pendiri No Viral No Justice di Ponpes Singa Putih Munfaridin Prigen Kabupaten Pasuruan, Jumat (07/08/2026).

M. Sholeh atau yang biasa disapa Cak Sholeh yang terkenal sebagai pengacara pemberani, dalam beberapa tahun di kenal publik lewat konsisten nya mengusung slogan dan gerakan "No Viral No Justice" dalam pendampingan hukum dengan memanfaatkan media sosial.

Selain itu beliau juga vokal membela masyarakat marginal yang menyita banyak perhatian masyarakat umum yang membutuhkan keadilan.

" Beliau dikenal sebagai sosok berani yang ihlas membantu sesama mempunyai kepedulian tinggi terhadap semua masyarakat yang membutuhkan keadilan, dedikasinya di lingkungan pesantren, di dunia hukum yang memberikan tauladan bagi masyarakat" ujar Ustadz Abdul Halim , Perwakilan dari Ponpes Singa Putih, Prigen.

Selain itu Almarhum di kenal sangat dekat dengan Pengasuh Ponpes Singa Putih Munfaridin, Romo Kiai Haji M. Syaifulloh Arif Billah bahkan di percaya menjabat sebagai wakil pengasuh di Pesantren.

Diketahui usai di sholatkan di Pesantren jenazah almarhum langsung di makamkan di tempat peristirahatan terakhirnya di kompleks Pondok Pesantren Singa Putih Munfaridin, Desa Lumbungrejo, Kecamatan Prigen Kabupaten Pasuruan.

Selamat jalan Shobat... Kepergian Cak Sholeh meninggalkan duka yang mendalam bagi seluruh masyarakat, kerabat, keluarga, santri dan semua masyarakat yang pernah dibantu, dedikasimu akan terus mengispirasi kita semua. (Usj)

Laznas BMH Bersama Sinau Ngamal dan IMADE UIN Sunan Kudus Salurkan 169 Al-Qur'an, 30 Juz Al-Qur'an Braille, 63 Hadits Arba'in, dan 1 Ton Beras Santri dalam Jelajah Muria Raya


 

Kudus, suarakpkcyber.com– LAZNAS BMH bersama Komunitas Sinau Ngamal dan IMADE UIN Sunan Kudus memulai program Jelajah Muria Raya dengan menggelar aksi dakwah dan kepedulian sosial di Jepang Pakis, Kabupaten Kudus. Kegiatan perdana dilaksanakan di Musholla Ar Ridho, Desa Jepang Pakis , sebagai titik awal perjalanan program yang akan menjangkau berbagai wilayah di kawasan Muria Raya di bulan Agustus ini.


Dalam rangkaian kegiatan Jelajah muria selama bulan agustus ini akan disalurkan sebanyak 169 mushaf Al-Qur'an, 30 juz Al-Qur'an Braille,63 Hadis Arbain Braille untuk penyandang tunanetra, serta 1 ton Beras Santri untuk pesantren dan masyarakat serta lembaga pendidikan Islam yang membutuhkan.


Pengurus Musholla Ar Ridho, Bapak Nuryanto, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas dipilihnya musholla tersebut sebagai lokasi pembukaan program Jelajah Muria Raya. Menurutnya, bantuan tersebut akan menjadi penyemangat bagi masyarakat untuk semakin mencintai Al-Qur'an dan menghidupkan majelis ilmu.

Selain di Musholla Ar Ridho, rombongan juga mengunjungi Musholla Al Hidayah ya.

 Bantuan yang disalurkan diharapkan mampu mendukung kegiatan pembelajaran Al-Qur'an dan memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.


Ketua BMH Kudus, Ustadz Eko Kusniyanto, mengatakan bahwa Jelajah Muria Raya merupakan gerakan kolaboratif yang mempertemukan semangat dakwah, pendidikan, dan kemanusiaan.

"Program Jelajah Muria Raya bukan sekadar menyalurkan bantuan, tetapi menghadirkan semangat untuk membumikan Al-Qur'an, menguatkan pendidikan Islam, serta menumbuhkan kepedulian terhadap sesama. Kami berharap sinergi bersama Komunitas Sinau Ngamal dan IMADE UIN Kudus dapat terus memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat Muria Raya," ujar Ustadz Eko Kusniyanto.

Program ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat. Kehadiran para relawan serta berbagai bantuan yang disalurkan menjadi bukti nyata kepedulian terhadap penguatan dakwah dan kesejahteraan umat.

Melalui Jelajah Muria Raya, BMH Kudus bersama Komunitas Sinau Ngamal dan IMADE UIN Kudus berharap dapat terus memperluas jangkauan manfaat, menghadirkan cahaya Al-Qur'an hingga pelosok desa, sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah melalui gerakan berbagi dan pemberdayaan masyarakat. (IHW)

Kejari Pasuruan Berhasil Menyelamatkan Uang Negara Rp 2,25 Milliar Dari Dana Korupsi PKBM

 



Pasuruan, suarakpkcyber.com - Kejaksaan Negeri Pasuruan berhasil menyelamatkan uang negara sebanyak rp 2.258.973.000 milliar dari perkara korupsi dana PKBM tahun 2023-2024 sekarang masih proses penyelamatan aset terus dilakukan. 

Keberhasilan itu merupakan bagian dari pelaksanaan putusan eksekusi pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap( inkracht) dalam upaya memulihkan kerugian negara.

Rustandi Gustawirya, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Pasuruan menyampaikan bahwa dana yang berhasil dipulihkan berasal dari rampasan, pembayaran uang pengganti dari terpidana. Uang tersebut disetorkan ke kas negara dengan ketentuan sesuai peraturan perundangan undangan.

" Ini semua adalah komitmen kami untuk tidak menjatuhkan hukuman badan saja, tetapi memastikan uang rakyat yang dikorupsi dapat dikembalikan dan masuk ke kas negara secara optimal" ujar Kejari pada pers rilise, di kantor Kejari Pasuruan, Selasa (4/08/2026).

Perlu diketahui bahwa Dana yang berhasil dipulihkan Kejari Kabupaten Pasuruan, dengan kerugian negara dalam perkara PKBM Rp 4.951.880.000 milliar dari jumlah kerugian tersebut Jaksa eksekutor berhasil memulihkan 2,25 milliar kepada Negara.

Dengan rincian dana yang telah disetorkan ke kas negara Rp 2.013.973.000 milliar berupa uang tunai yang dirampas dari terpidana Erwin Setyawan, jaksa juga menyetor Rp 230.000.000 dari uang pengganti dari terpidana Erwin.

Sementara terpidana Nurkamto menyetorkan uang Tp 15.000.000 diperhitungkan dari uang pengganti dan seluruh uang tersebut disetorkan sesuai mekanisme hukum yang berlaku. Eksekusi merupakan tindak lanjut putusan MK RI nomor 5394 K/Pid, Sus/2026 tertanggal 09 Juni 2026 atas nama terpidana Erwin Setyawan yang telah memiliki hukum tetap.

Meskipun berhasil memulihkan uang negara Rp 2.2 milliar, Kejari Kabupaten Pasuruan terus berjalan untuk proses penegakan sisa kerugian negara, melalui penelusuran aset aset tracing terhadap bidang tanah yang di duga dimiliki terpidana.

 " Ini merupakan langkah untuk memastikan aset yang berkaitan dengan perkara dapat ditelusuri dan dimanfaatkan sebagai pemulihan negara" ujarnya. (Usj)

Mudzakkaroh Mujallasah Cendekiawan Muslim Jawa Tengah Digelar di Pesantren Zam Zam Al Murtaqo Kudus

 


Kudus, suarakpkcyber.com– Wadah Gerakan Santri Indonesia (SANINDO) sukses menyelenggarakan kegiatan Mudzakkaroh Mujallasah Cendekiawan Muslim Jawa Tengah dengan mengangkat tema "Kajian Akhir Zaman". Kegiatan ini berlangsung di Pesantren Zam Zam Al Murtaqo Asrama Santri Indonesia Kudus .(Sabtu 1/8/2026)


Acara tersebut menghadirkan sejumlah narasumber intelektual muda Muslim Jawa Tengah yang membahas berbagai persoalan umat di akhir zaman berdasarkan Al-Qur'an, As-Sunnah, serta pandangan para ulama. Di antara narasumber yang hadir adalah Gus Nasir, tokoh muda pelopor dari Demak, serta Syekh Kamal, pendiri Wadah Gerakan Santri Indonesia (SANINDO) yang kini telah berkembang dengan lebih dari 32 cabang di seluruh Indonesia.


Jalannya diskusi dipandu oleh TGM Hasan Yasin, alumni Qudsiyah Kudus, yang memoderatori forum secara interaktif sehingga pembahasan berlangsung hidup dan penuh antusiasme,di awali dengan pembacaan Rotib bersama dan di lanjutkan diskusi.


Sambutan Ketua Pesantren

Dalam sambutannya, Ketua Zam Zam Al Murtaqo, Aqiful Khoir, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

"Alhamdulillah, Pesantren Zam Zam Al Murtaqo mendapat kehormatan menjadi tuan rumah Mudzakkaroh Mujallasah Cendekiawan Muslim Jawa Tengah. Semoga forum ilmiah seperti ini terus menjadi wadah silaturahmi para ulama, cendekiawan, santri, dan generasi muda Muslim dalam mengkaji persoalan umat secara ilmiah, bijaksana, dan berlandaskan Al-Qur'an serta As-Sunnah. Kami berharap kegiatan ini melahirkan generasi yang memiliki keluasan ilmu, kedalaman iman, serta kesiapan menghadapi berbagai tantangan zaman."

Beliau juga mengajak seluruh peserta untuk terus mempererat ukhuwah Islamiyah dan menjadikan ilmu sebagai landasan dalam berdakwah serta membangun peradaban Islam.


Kesimpulan Kajian

Pada penutupan acara, TGM Hasan Yasin menyampaikan kesimpulan hasil mudzakkaroh.

Beliau menegaskan bahwa pembahasan mengenai tanda-tanda akhir zaman hendaknya menjadi sarana untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan, bukan menimbulkan ketakutan ataupun spekulasi. Menurutnya, tantangan terbesar umat saat ini adalah menjaga akidah, memperkuat akhlak, memperbanyak amal saleh, serta mempererat persatuan umat Islam.

"Kajian akhir zaman bukan untuk menebak kapan suatu peristiwa akan terjadi, tetapi menjadi pengingat agar umat Islam semakin dekat kepada Allah SWT, memperbaiki diri, dan mempersiapkan bekal terbaik melalui ilmu, ibadah, dan amal saleh," ungkapnya saat menutup kegiatan.


Rangkaian acara disiarkan secara langsung oleh Ababil TV, sehingga dapat disaksikan oleh keluarga besar SANINDO dari berbagai daerah,dan cabang istimewa yang mengikuti jalannya forum secara langsung maupun melalui siaran daring.


Acara ditutup dengan doa bersama dan harapan agar Mudzakkaroh Mujallasah Cendekiawan Muslim Jawa Tengah dapat menjadi agenda rutin sebagai forum penguatan keilmuan, ukhuwah Islamiyah, dan pengembangan pemikiran Islam di kalangan generasi muda. (Ihw)

Perkara Hukum Perdata PTSL Desa Randupitu Resmi Dicabut Penggugat, Kasus Akan Dilimpahkan dalam Perkara Pidana



Pasuruan, suarakpkcyber.com - Kelanjutan Persoalan PTSL Desa Randupitu Perkara perdata yang terdaftar di panitera Pengadilan Negeri Bangil no 42/Pdt.G/20.26/PN Resmi dicabut oleh kuasa hukum penggugat. Dengan demikian Perkara Perdata sidang PTSL Desa Randupitu Kecamatan Gempol kabupaten Pasuruan dinyatakan selesai secara hukum di Pengadilan Negeri Bangil, Rabu (29/07/2026).

Permohonan Perkara Perdata tersebut dicabut setelah sebelumnya tidak mencapai kesepakatan kedua belah pihak dalam sidang mediasi perdata sebelumnya.

Kudus Surya Dharma, SH Kuasa Hukum Penggugat 


Menurut kuasa hukum penggugat, Kudus Surya Dharma, S.H mengatakan bahwa sesuai normatif hukum perkara perdata kami cabut biar tidak menganggu jalannya laporan pidana ke Kejaksaan tinggi Jatim, yang nantinya diproses di Kejaksaan Kabupaten Pasuruan.

" Karena dari awal kita sudah mempunyai bukti, kemarin dari tergugat malah menantang untuk menunjukkan bukti. Oke  kita buktikan saja, bukti kita udah valid" ujarnya

Menurutnya sebagai kuasa hukum dalam suatu perkara yang diajukan harus memiliki bukti dan saksi yang dikantongi sebelumnya.

" Tau sendiri pengacara kan modalnya dari bukti, saksi, dan kami dengar kabar udah di disposisi , makanya kita tunggu aja dua minggu atau tiga minggu kedepan" kata Kudus.

Kudus menambahkan alasan laporan gugatan ke kejaksaan sebagai perkara pidana agar dapat membuktikan perkara yang terang benderang.

" mengapa kita laporan gugatan di Kejaksaan sebagai yang memegang perkara Pidana ? supaya perkara ini bisa terang benderang transparan adanya pungli PTSL disana. Ujarnya.

Selain itu Kudus juga mengingatkan agar tidak adanya intervensi dari aduan masyarakat karena intervensi yang dilakukan akan ada sebab dan akibat hukum yang akan terjadi

" Hati-hati aja kalau ada masyarakat yang diintervensi terkait aduannya, akan ada akibat hukum yang lain" cetusnya.

Menurutnya masyarakat tidak keberatan apabila terdapat pungutan sebesar Rp.600.000 dalam kepengurusan PTSL, tapi keberatannya dengan nominal Rp 2.000.000,- untuk mengurus leter C atau riwayat tanah sebagai syarat untuk kelengkapan PTSL sebab itu udah masuk RAB PTSL.

Surya selaku kuasa Tergugat juga menjelaskan bahwa dalam mediasi sebelum nya uang warga yang 2.000.000 (dua juta rupiah) di kembalikan ke warga yang keberatan bukan yang Rp 600.000 (enamratus ribu rupiah)  tapi oleh kuasa hukum tergugat di tolak.

" Sehingga ini adalah titik awal laporan pidana nya, sedang yang minta 2 juta itu adalah oknum baik dari panitia desa, ataupun oknum perangkat desa. Kami sudah ada bukti baik dari Video, foto atau bukti yang lainnya sudah ada di kami" ujarnya.

Sedangkan dikesempatan yang sama dari kuasa hukum tergugat, Nofi Hariyanto menyatakan sebenarnya kita sudah siap menentukan gugatannya dan memberikan jawaban tertulis dalam sidang selanjutnya.

" Tapi berhubung di cabut kita hormati proses itu, kedepannya kita ikuti baik dari kuasa hukum kepala desa atau panitia PTSL kami taat hukum, apabila ada pangilan terkait gugatan kita siap" Ujarnya.

Kuasa Hukum Tergugat


Menurut Nofi Kalau normatif hukum baik Kejaksaan, Pengadilan, ataupun Kepolisian tidak boleh menolak perkara , tapi kalau diterima atau memenuhi unsur pidana itu tergantung Aparar Penegak Hukum.

Menurutnya beliau juga akan menghormati proses persidangan sesuai normatif yang berlaku.

" Kita hormati proses itu , kita normatif aja memberikan keterangan yang sebenar benarnya, dan kita masih menunggu langka selanjutnya" pungkasnya. (Usj)