Pasuruan, suarakpkcyber.com - Badan Pusat Statistik Kabupaten Pasuruan di tahun 2026 telah mempersiapkan sebanyak 1.513 petugas sensus ekonomi 2026 yang akan disebar di 24 Kecamatan Kabupaten Pasuruan.
Sebagai tanda dimulainya Sensus Ekonomi di Kabupaten Pasuruan, Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo melepaskan balon udara dalam gelaran Apel Siaga Petugas Sensus Ekonomi 2026 yang bertempat di halaman Gedung Putih Perkantoran Raci, Jumat (12/06/2026).
Sebanyak 1.513 Petugas tersebar dan Sensus Ekonomi akan dilaksanakan pada tanggal 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.
" Sensus Ekonomi 2026 di 24 Kecamatan akan didata petugas sebanyak 1.513 petugas dan akan turun ke lapangan mulai tanggal 15 Juni hingga 31 Agustus mendatang" ujar Rusdi Sutejo
Menurutnya Rusdi Sutejo selaku Bupati Pasuruan Sensus Ekonomi sangat penting untuk memperoleh gambaran kondisi ekonomi daerah secara akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan
" Mudah mudahan melalui sensus kita dapat mengetahui kondisi ekonomi daerah secara konpresif dan akurat" ungkapnya.
Selain itu Bupati Pasuruan berharap seluruh petugas dapat melaksanakan sensus dengan baik agar menghasilkan data yang akurat dan berkualitas sehingga bisa dimanfaatkan sebagai dasar pengambilan kebijakan untuk memperkuat dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pasuruan.
Beliau juga mengajak seluruh komponen pemerintah baik tingkat Dusun hingga Kecamatan dapat mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 agar dapat terlaksana dengan baik dan sukses.
" Saya berharap para Camat, Kepala Desa, Kepala Dusun ikut membantu menyukseskan pelaksanaan sensus ini. Bahkan bila perlu ikut mendampingi petugas di lapangan agar pendataan berjalan lancar dan menjangkau di seluruh wilayah Kabupaten Pasuruan" Seru Bupati Pasuruan.
Dikesempatan yang sama pelaksanaan Harian Kepala BPS Kabupaten Pasuruan, Bagas menjelaskan pelaksanaan sensus ekonomi 2026 memiliki mekanisme yang berbeda dibandingkan sensus sebelum nya yaitu pendataan usaha besar dilakukan oleh petugas organik BPS, pendataan usaha menengah, kecil, mikro dan rumah tangga dilakukan oleh petugas Mitra yang telah mendapatkan pelatihan.
" Sebanyak 1.513 petugas telah kami siapkan, mereka akan melakukan pendataan secara serentak di seluruh wilayah Kabupaten Pasuruan selama kurang lebih dua setengah bulan dengan tugas dan pokok fungsi yang berbeda" ujarnya.
Menurutnya data yang dikumpulkan melalui sensus ekonomi 2026 tidak hanya digunakan untuk memetakan aktivitas ekonomi dan potensi investasi daerah tetapi juga menjadi bagian penting dalam pembaharuan data sosial ekonomi masyarakat.
" Melalui sensus ekonomi ini pemerintah daerah dapat mengetahui sektor usaha yang paling banyak menyerap tenaga kerja, Harapan nya data yang diperoleh dapat mendukung penyusunan kebijakan pembangunan dan program bantuan yang lebih tepat" pungkasnya. (Usj)










