Tag Label

Kepolisian (3886) daerah (1116) Pemerintahan (579) Jurnalistik (486) Demontrasi (84) Lintas Opini (75) DPRD (74) Desa (62) RSUD (48) Iklan (42) Kebakaran (34) KPU (30) Mahasiswa (11) DPRD kota pasuruan (8) PDAM (5) Desperindag (4) DPR RI (2)
Tampilkan postingan dengan label Kepolisian. Tampilkan semua postingan

PIRAMIDA Polres Pasuruan Ajak Media Bersinergi Cegah Karhutla

 


Pasuruan, suarakpkcyber.com — Polres Pasuruan mengajak insan pers untuk memperkuat sinergi dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui pemberitaan yang cepat, faktual, dan berimbang. Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan PIRAMIDA (Ngopi Bareng Awak Media) yang digelar di Gedung Tri Brata Polres Pasuruan, Kamis (17/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi sarana komunikasi dan koordinasi antara kepolisian dengan awak media dalam mendukung penyampaian informasi kepada masyarakat, khususnya terkait potensi dan kejadian karhutla di wilayah Kabupaten Pasuruan.

Kasi Humas Polres Pasuruan, IPTU Joko Suseno, S.H., menyampaikan apresiasi kepada insan pers yang selama ini turut membantu kepolisian menyampaikan berbagai informasi kepada masyarakat melalui pemberitaan.

“Terima kasih atas pemberitaannya. Informasi dari rekan-rekan media sangat membantu kami dalam memantau perkembangan situasi di lapangan, termasuk terkait kebakaran hutan dan lahan,” ujar Joko Suseno.

Ia menjelaskan, pemberitaan media dapat menjadi salah satu sumber informasi awal bagi kepolisian untuk mengetahui adanya kejadian maupun potensi karhutla. Informasi tersebut selanjutnya dapat ditindaklanjuti melalui pemantauan dan koordinasi dengan instansi terkait.

Menurutnya, sinergi antara kepolisian dan media sangat diperlukan, terutama saat memasuki musim kemarau yang meningkatkan potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Melalui pemberitaan yang informatif, masyarakat juga diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga lingkungan, tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kondisi yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

Sementara itu, perwakilan wartawan menyampaikan bahwa hubungan antara media dan kepolisian merupakan kerja sama yang saling membutuhkan. Media memerlukan narasumber resmi untuk memvalidasi informasi, sedangkan kepolisian membutuhkan media sebagai mitra dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

“Wartawan membutuhkan polisi sebagai narasumber untuk memvalidasi informasi yang kami dapatkan di lapangan. Begitu juga sebaliknya, polisi membutuhkan media untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat. Jadi, sinergi ini memang saling membutuhkan,” ujar perwakilan wartawan.

Sepanjang 2026, karhutla menjadi salah satu perhatian di Kabupaten Pasuruan, khususnya di kawasan pegunungan dan sejumlah wilayah lainnya. Kondisi musim kemarau menjadi salah satu faktor yang perlu diwaspadai karena dapat meningkatkan risiko kebakaran.

Melalui kegiatan PIRAMIDA, Polres Pasuruan berharap komunikasi dan kerja sama dengan insan pers semakin kuat, sehingga informasi mengenai potensi karhutla dapat tersampaikan secara cepat dan akurat serta mendukung upaya pencegahan bersama.

Dengan sinergi kepolisian, media, instansi terkait, dan masyarakat, diharapkan kesadaran untuk menjaga lingkungan semakin meningkat sehingga risiko kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Pasuruan dapat diminimalkan. (Usj)

Kapolda Bintang Satu PBD Kunjungi Bintang Satu Korem 181/PVT Sorong.

 

Kunjungan sekaligus Silatihrahmi Kapolda Papua Barat Daya ke Korem 181/PVT Sorong.


Sorong Papua Barat Daya, suarakpkcyber.com – Kapolda Papua Barat Daya Brigjen Pol. Dr. Hengki Haryadi, S.I.K., M.H., melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Makorem 181/PVT, Selasa (15/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 09.40 WIT tersebut disambut langsung oleh Danrem 181/PVT Brigjen TNI Slamet Riadi. Pertemuan ini menjadi momentum untuk mempererat komunikasi, koordinasi, dan sinergi antara TNI dan Polri dalam menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah Papua Barat Daya.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir sejumlah pejabat Korem 181/PVT, di antaranya Kasiter, Kasiren, Kasiintel, Kakumrem, Kapenrem, Kasi Ops, dan Danpom Korem 181/PVT.

Sementara dari jajaran Polda Papua Barat Daya hadir Irwasda, Dansat Brimob, Dirsamapta, Dirintelkam, dan Kabidpropam Polda Papua Barat Daya.

Silaturahmi tersebut diharapkan semakin memperkuat soliditas dan sinergitas TNI-Polri, khususnya dalam membangun komunikasi serta koordinasi dalam menghadapi berbagai dinamika keamanan dan menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Papua Barat Daya.(dedi)

Polsek Nongkojajar Antisipasi Karhutla Malang Merembet ke Wilayah Pasuruan

 



PASURUAN, suarakpkcyber.com — Polsek Nongkojajar bersama tim gabungan melakukan pemantauan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah perbatasan Kabupaten Malang dengan Kabupaten Pasuruan. Pemantauan dilakukan untuk mengantisipasi titik api di wilayah Malang merembet ke kawasan Bukit Keciri, Desa Ngadirejo, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, Senin (14/9/2026).

Dari hasil pemantauan, titik api masih terlihat menyala di atas Bukit Keciri yang masuk wilayah Kabupaten Malang. Berdasarkan pemantauan drone pihak TNBTS, titik api berada di sekitar koordinat -7.95951, 112.86546, tepatnya di Desa Taji, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, dan belum memasuki wilayah Kabupaten Pasuruan.

Sebanyak 29 personel gabungan terlibat dalam pemantauan tersebut, terdiri dari Polri, TNI, Satpol PP, Perhutani, PHPA, perangkat desa dan relawan.

Kapolsek Nongkojajar AKP Budi Luhur Sedjati mengatakan, pemantauan dan penyekatan dilakukan sebagai langkah antisipasi agar kebakaran tidak menjalar ke wilayah Pasuruan.

“Kami bersama tim gabungan melakukan pemantauan di kawasan perbatasan dan mengantisipasi agar api tidak merembet ke wilayah Desa Ngadirejo. Kondisi titik api terus kami pantau, terutama jika angin bertiup kencang,” ujar AKP Budi Luhur Sedjati.

Kegiatan diawali apel koordinasi di Balai Desa Ngadirejo sekitar pukul 09.00 WIB. Selanjutnya, personel menuju Bukit Keciri untuk melakukan pemantauan dan penyekatan pada area perbatasan.

Sekitar pukul 11.30 WIB, tim gabungan tiba di lokasi batas wilayah Kabupaten Pasuruan dan melanjutkan pemantauan. Pada pukul 14.30 WIB, tim kembali ke wilayah Bukit Premium, Desa Ngadirejo, untuk melakukan konsolidasi.

Titik api yang berada di wilayah Malang diperkirakan berjarak sekitar 7 kilometer dari batas Kabupaten Pasuruan. Hingga pemantauan selesai, belum ada laporan kebakaran memasuki wilayah Pasuruan.

Luas lahan yang terbakar belum dapat dipastikan karena titik kebakaran berada di wilayah Kabupaten Malang. Tim gabungan tetap melakukan pemantauan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan api meluas ke wilayah Pasuruan. (Usj)

Kapolres Pasuruan Salurkan Bantuan Air Bersih dan Sembako untuk Warga Kedungrejo

 


Pasuruan, suarakpkcyber.com – Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono S.H., S.I.K., M.H., menunjukkan kepedulian kepada masyarakat yang terdampak kekurangan air bersih dengan menyalurkan bantuan air bersih dan sembako kepada warga Desa Kedungrejo, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, Selasa (2/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 15.30 WIB tersebut dipusatkan di Dusun Krajan V, Desa Kedungrejo, dan diikuti sekitar 30 penerima bantuan. Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Pasuruan didampingi sejumlah pejabat utama Polres Pasuruan, Kapolsek Winongan, unsur Kecamatan Winongan, Koramil Winongan, serta Pemerintah Desa Kedungrejo.

Bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih akibat kondisi kekeringan. Berdasarkan keterangan Kepala Desa Kedungrejo, terdapat tiga dusun yang saat ini mengalami kekurangan air bersih, yakni Dusun Sumbertelur, Dusun Grubyuk, dan Dusun Krajan V.

Kapolres Pasuruan menyampaikan bahwa bantuan air bersih diharapkan dapat terus berlanjut, termasuk melalui jajaran Polsek Winongan, sehingga masyarakat yang membutuhkan dapat terbantu.

Selain bantuan air bersih, Polres Pasuruan juga menyerahkan bantuan sembako secara simbolis dan secara langsung dari rumah ke rumah kepada sejumlah warga penerima.

Kapolres juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga kerukunan, tidak melupakan ibadah, serta menyelesaikan setiap permasalahan melalui musyawarah bersama pemerintah desa agar situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif hingga rombongan Kapolres Pasuruan meninggalkan Balai Desa Kedungrejo sekitar pukul 16.10 WIB. (Usj)

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo resmi merotasi jajaran kepolisian dan menunjuk Brigjen Pol Hengki Haryadi sebagai Kapolda Papua Barat Daya


Papua Barat Daya, suarakpkcyber.com - Berdasarkan Surat Telegram Kapolri bertanggal 30 Agustus 2026, lulusan Akpol 1996 dan alumni SMA Taruna Nusantara ini dipercaya memimpin kepolisian daerah baru tersebut untuk menggantikan Brigjen Pol Yulius Audie Sonny Latuheru.

Dikenal berpengalaman di bidang reserse, rekam jejak Hengki Haryadi sempat menjadi sorotan publik saat dirinya berulang kali menindak tegas aksis premanisme dan menangkap Rosario de Marshall alias Hercules.

Sebelum dipromosikan menjabat sebagai Kapolda Papua Barat Daya, jenderal bintang satu ini juga pernah menduduki sejumlah posisi strategis, mulai dari Wakapolda Riau hingga Dirreskrimum Polda Metro Jaya.(dedi)

Polres Pasuruan Sosialisasikan Pemahaman AI kepada Peserta Rally Piala Bhayangkara 2026

 



Pasuruan, suarakpkcyber.com – Polres Pasuruan bersama Cuber Polda Jatim memberikan sosialisasi mengenai pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) kepada peserta Rally Piala Bhayangkara 2026. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 90 peserta dari berbagai wilayah di Indonesia yang berlangsung pada 29 hingga 30 Agustus 2026.

Sosialisasi tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan pemahaman kepada peserta mengenai perkembangan teknologi AI sekaligus mendorong penggunaan teknologi secara bijak, positif, dan bertanggung jawab.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan edukasi mengenai pemanfaatan AI untuk mendukung berbagai aktivitas. Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya kewaspadaan terhadap informasi yang dihasilkan maupun disebarkan melalui teknologi digital.

Polres Pasuruan bersama Cuber Polda Jatim mengingatkan peserta agar tidak menggunakan teknologi AI untuk menyebarkan informasi yang belum terverifikasi maupun melakukan tindakan yang dapat merugikan orang lain.

Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono mengatakan, perkembangan teknologi harus diimbangi dengan kemampuan masyarakat dalam menggunakannya secara bertanggung jawab.

“AI merupakan bagian dari perkembangan teknologi yang harus kita pahami dan manfaatkan secara positif. Kami mengajak seluruh peserta untuk menggunakan teknologi secara bijak serta tetap melakukan verifikasi terhadap setiap informasi yang diterima maupun dihasilkan,” ujar AKBP Harto Agung Cahyono.

Menurutnya, pemahaman mengenai teknologi digital penting diberikan kepada masyarakat, termasuk para peserta kegiatan yang berasal dari berbagai daerah.

Melalui sosialisasi tersebut, Polres Pasuruan berharap peserta Rally Piala Bhayangkara 2026 tidak hanya memahami perkembangan AI, tetapi juga mampu menjadi pengguna teknologi yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab. (Usj)

Ngopi Bareng Media, Polres Pasuruan Perkuat Komunikasi dan Keterbukaan Informasi

 


Pasuruan, suarakpkcyber.com – Polres Pasuruan memperkuat komunikasi dan keterbukaan informasi dengan insan pers melalui kegiatan Ngopi Bareng Media di kompleks Polres Pasuruan, Rabu (26/8/2026).

Pertemuan tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus dialog untuk membangun hubungan yang lebih terbuka dan profesional antara Kepolisian dan media di wilayah Pasuruan.

Kegiatan berlangsung dalam suasana informal dengan diikuti para awak media. Polres Pasuruan membuka ruang komunikasi secara langsung untuk membahas berbagai hal terkait kebutuhan informasi publik serta pola komunikasi antara Kepolisian dan media.

Dalam pertemuan tersebut, Polres Pasuruan menekankan bahwa komunikasi dengan media tidak seharusnya hanya dilakukan ketika terjadi suatu peristiwa atau saat wartawan membutuhkan konfirmasi.

Komunikasi yang dilakukan secara berkesinambungan dinilai penting untuk membangun saling pengertian terhadap tugas dan tanggung jawab masing-masing, sekaligus mencegah terjadinya kesalahpahaman dalam penyampaian informasi kepada masyarakat.

"Terima kasih teman-teman sudah hadir. Kami berharap komunikasi kita tidak hanya terjadi ketika ada peristiwa atau membutuhkan konfirmasi, tetapi dapat terus terjalin dengan baik," ujar perwakilan Polres Pasuruan.

Polres Pasuruan juga menjelaskan adanya perbedaan karakteristik dalam pelaksanaan tugas media dan Kepolisian. Media memiliki tuntutan kecepatan informasi dan batas waktu pemberitaan, sedangkan Kepolisian berkewajiban memastikan informasi yang disampaikan kepada publik telah melalui pengecekan dan verifikasi.

"Kalau pada saat dikonfirmasi kami belum bisa menjawab secara lengkap, bukan berarti kami menutup informasi. Ada kalanya kami masih harus memastikan data dan fakta di lapangan, atau informasi tersebut berkaitan dengan proses penyelidikan maupun penyidikan yang masih berlangsung," jelasnya.

Menurut Polres Pasuruan, keterbukaan informasi tetap menjadi bagian penting dalam pelayanan kepada masyarakat. Namun, penyampaian informasi juga harus memperhatikan ketentuan hukum serta kepentingan proses penegakan hukum yang sedang berjalan.

Dalam kesempatan tersebut, Polres Pasuruan turut membuka ruang bagi media untuk menyampaikan kritik, masukan, dan evaluasi terhadap pelayanan Kepolisian. Kritik yang disampaikan berdasarkan fakta dan secara konstruktif dinilai dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.


"Kritik yang objektif, faktual, dan konstruktif kami perlukan sebagai bagian dari evaluasi untuk memperbaiki pelayanan dan kinerja Kepolisian," ujarnya.

Dari sisi media, komunikasi yang terbuka dinilai penting agar kebutuhan informasi dapat disampaikan secara langsung. Hubungan yang baik antara media dan Kepolisian juga diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh informasi yang jelas, akurat, dan berimbang.

"Kami mengapresiasi ruang komunikasi seperti ini. Harapannya, komunikasi antara media dan Kepolisian semakin terbuka sehingga informasi yang diterima masyarakat semakin jelas, akurat, dan berimbang," ujar salah satu perwakilan media.

Polres Pasuruan menegaskan, kemitraan dengan media tidak berarti menghilangkan sikap kritis maupun independensi pers. Sebaliknya, hubungan profesional dengan saling menghormati diharapkan dapat mendukung pemenuhan hak masyarakat untuk memperoleh informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Pada akhirnya, kepentingan kita sama, yaitu masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan akurat. Karena itu, komunikasi, keterbukaan, dan kepercayaan harus terus kita jaga bersama," pungkasnya.

Kegiatan Ngopi Bareng Media berlangsung aman dan kondusif serta ditutup dengan dialog dua arah. Polres Pasuruan berharap komunikasi yang telah terbangun dapat terus dijaga dan diperkuat sebagai bagian dari upaya meningkatkan keterbukaan informasi serta pelayanan kepada masyarakat. (Usj)