Tag Label

Kepolisian (3846) daerah (1065) Pemerintahan (574) Jurnalistik (450) Demontrasi (84) Lintas Opini (75) DPRD (73) Desa (62) RSUD (47) Iklan (35) Kebakaran (34) KPU (30) Mahasiswa (11) DPRD kota pasuruan (8) PDAM (5) Desperindag (4) DPR RI (2)

Tranding Topic

Kepedulian Nyata untuk Warga Terdampak Bencana, Bedah Rumah Muhibul Anam Wujud Pengabdian TNI kepada Rakyat

Pasuruan, suarakpkcyber.com - Semangat kepedulian dan gotong royong kembali hadir di tengah masyarakat Desa Gambir Kuning, Kecamatan Kraton,...

Headline NewsLihat Semuanya
TNI

Kepedulian Nyata untuk Warga Terdampak Bencana, Bedah Rumah Muhibul Anam Wujud Pengabdian TNI kepada Rakyat




Pasuruan, suarakpkcyber.com - Semangat kepedulian dan gotong royong kembali hadir di tengah masyarakat Desa Gambir Kuning, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, melalui kegiatan bedah rumah tidak layak huni milik Muhibul Anam, warga Dusun Kemuning RT 01 RW 04 yang rumahnya mengalami kerusakan akibat musibah angin kencang. Program kemanusiaan tersebut merupakan inisiasi langsung dari Komandan Kodim 0819/Pasuruan Letkol Inf Boga Bramiko, M.Han., sebagai bentuk nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan dan perhatian pasca bencana. Kamis (07/5/2026).

Dalam pelaksanaannya, Sertu Ritwan selaku Babinsa Desa Gambir Kuning anggota Koramil 0819/03 Kraton turut mengawal sekaligus mendampingi proses pengerjaan bedah rumah agar berjalan lancar dan tepat sasaran. Tidak hanya melakukan pemantauan, dirinya juga turun langsung membantu warga dan para pekerja di lokasi dengan penuh semangat kebersamaan. Kehadiran aparat TNI di tengah masyarakat tersebut menjadi simbol kuat bahwa pengabdian kepada rakyat tidak hanya diwujudkan melalui tugas keamanan, namun juga melalui aksi sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Sertu Ritwan mengatakan bahwa keterlibatan dirinya dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab moral sekaligus pengabdian kepada warga binaan. “Kami hadir untuk membantu dan memastikan warga yang terkena musibah tetap mendapatkan perhatian serta dukungan. Program bedah rumah ini menjadi bukti nyata kepedulian pimpinan Kodim 0819/Pasuruan terhadap masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap rumah ini nantinya bisa kembali menjadi tempat tinggal yang aman, nyaman, dan membawa semangat baru bagi keluarga Bapak Muhibul Anam,” ujarnya.

Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dan sambutan hangat dari masyarakat sekitar yang turut bergotong royong membantu proses pembangunan. Kebersamaan antara TNI dan warga menciptakan suasana penuh kekeluargaan serta memperkuat nilai solidaritas sosial di lingkungan masyarakat. Melalui program bedah rumah ini, TNI kembali menunjukkan komitmennya untuk selalu hadir di tengah rakyat, menjadi pelindung sekaligus penggerak kepedulian sosial demi terciptanya kehidupan masyarakat yang lebih baik dan sejahtera. (Usj)

Perkuat Sinergitas, Dandim 0819 Pasuruan Jalin Silaturahmi ke PLN UP3 Kota Pasuruan

Pasuruan,suarakpkcyber.com,–Dalam upaya memperkuat sinergitas dan menjalin komunikasi yang harmonis antar instansi, Komandan Kodim 0819/Pasuruan Letkol Inf Boga Bramiko, M.Han melaksanakan kunjungan silaturahmi ke kantor PLN UP3 Kota Pasuruan. Kegiatan tersebut berlangsung penuh keakraban dan menjadi momentum penting dalam membangun hubungan kelembagaan yang solid demi mendukung stabilitas serta pelayanan kepada masyarakat di wilayah Pasuruan. Kamis (07/5/26).

Kedatangan Dandim 0819/Pasuruan disambut langsung oleh jajaran pimpinan PLN UP3 Kota Pasuruan beserta staf. Dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, kedua pihak membahas berbagai hal strategis terkait pentingnya sinergi antara TNI dan PLN dalam mendukung pembangunan daerah, menjaga stabilitas wilayah, serta memastikan pelayanan kelistrikan kepada masyarakat dapat berjalan aman dan lancar.


Letkol Inf Boga Bramiko, M.Han menyampaikan bahwa silaturahmi lintas sektoral merupakan bagian penting dalam memperkuat kolaborasi dan kebersamaan antar instansi. Menurutnya, hubungan yang baik akan menciptakan koordinasi yang efektif dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan. “TNI tidak dapat bekerja sendiri. Dibutuhkan sinergitas dan komunikasi yang kuat bersama seluruh elemen, termasuk PLN sebagai mitra strategis dalam mendukung kebutuhan masyarakat. Melalui silaturahmi ini, kami berharap hubungan yang sudah terjalin baik dapat semakin erat, sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi kepentingan masyarakat, bangsa dan negara,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa Kodim 0819/Pasuruan siap mendukung setiap upaya dan program positif yang dijalankan PLN demi kepentingan masyarakat luas. Dengan terjalinnya hubungan yang harmonis antar lembaga, diharapkan stabilitas wilayah, pelayanan publik, serta pembangunan di Kota dan Kabupaten Pasuruan dapat terus berjalan optimal. Kegiatan silaturahmi tersebut ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kuatnya kebersamaan serta komitmen sinergitas antara Kodim 0819/Pasuruan dan PLN UP3 Kota Pasuruan.

Beri Arahan Internal, Kapolres Pasuruan Minta Penyidik Jaga Integritas dan Patuhi SOP




Pasuruan, suarakpkcyber.com – Kapolres Pasuruan memberikan arahan internal kepada seluruh jajaran di Mapolres Pasuruan, Kamis (7/5/2026).

Dalam arahannya, Kapolres menekankan pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme anggota. Kapolres juga menyoroti perkembangan situasi kamtibmas yang saat ini diwarnai maraknya kasus pencurian dengan pemberatan (curat), judi online (judol), hingga kejahatan jalanan.

Orang nomer satu di Polres Pasuruan ini mengingatkan jajaran agar meningkatkan kewaspadaan dan bekerja maksimal menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat.

Secara khusus, Kapolres memberikan penegasan kepada jajaran penyidik agar menjalankan proses penyidikan sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan aturan hukum yang berlaku. Ia mengingatkan agar tidak ada tindakan yang melanggar aturan, termasuk intimidasi maupun tekanan terhadap saksi dan tersangka saat proses pemeriksaan.

Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pemberitaan terkait dugaan intimidasi terhadap saksi oleh oknum penyidik. Kapolres menegaskan bahwa seluruh anggota harus bekerja secara profesional, humanis, serta tetap menjunjung tinggi hak asasi manusia dan asas praduga tak bersalah.

“Kami menekankan kepada seluruh penyidik agar bekerja secara profesional sesuai SOP dan aturan hukum yang berlaku. Tidak boleh ada tindakan intimidasi terhadap saksi maupun tersangka saat pemeriksaan," tegas Kapolres Pasuruan.

Lebih lanjut Kapolres mengingat bahwa semua orang punya hak yang harus dijaga, "Semua pihak memiliki hak yang harus dihormati dan dijunjung tinggi dengan asas praduga tak bersalah,” imbuhnya.

Kapolres dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas anggota akan terus dilakukan guna memastikan pelayanan dan penegakan hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. (Usj)

Dishub Raja Ampat Dan Bupati Mangkir Dari Mediasi. Penasehat Hukum : Dalam waktu Dekat Polda Layangkan Undangan Resmi Kepada Bupati



Sorong, suarakpkcyber.com _ Masyarakat adat pemilik hak ulayat di kawasan Dermaga Foley, Kabupaten Raja Ampat, menyatakan kekecewaannya melalui Penasehat Hukum dan Media Online Bharindo setelah pihak Dinas Perhubungan (Dishub) Raja Ampat tidak menghadiri undangan mediasi yang digelar di Polda Papua Barat Daya.

Kuasa hukum dari BHARINDO mengungkapkan, dalam forum mediasi tersebut hanya pihak pelapor yang hadir, sementara dari pihak terlapor tidak satu pun perwakilan yang datang.

“Dari pihak terlapor tidak satu orang pun yang hadir. Bahkan tidak ada konfirmasi resmi terkait ketidakhadiran mereka,” ujar kuasa hukum Bharindo saat ditemui usai mediasi.

Ia menambahkan, peserta yang hadir dalam diskusi hukum tersebut merupakan tim kuasa hukum yang telah mendapat mandat dari pemilik hak ulayat Dermaga Foley, serta dihadiri oleh mantan Kepala Distrik Foley.

Menurutnya, ketidakhadiran pihak terlapor menjadi indikasi tidak adanya itikad baik dalam menyelesaikan persoalan tanah adat yang hingga kini masih menjadi polemik.

“Kami akan kejar terus sampai perkara ini terang benderang. Kami sudah memasang patok karena mediasi hari ini tidak dihadiri pihak terkait untuk memberikan keterangan soal penyelesaian tanah adat masyarakat di Foley,” tegasnya.

Lebih lanjut, pihaknya memastikan akan menempuh berbagai upaya hukum. Selain itu, mereka juga berencana mendatangi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk meminta audit terhadap proyek pembangunan Dermaga Foley yang diduga menggunakan dana hibah dari pemerintah pusat.

“Kami akan meminta BPK membuka proses audit pembangunan Dermaga Foley. Jika ada temuan, akan kami serahkan kepada aparat penegak hukum untuk diproses sesuai hukum yang berlaku di NKRI,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, kuasa hukum juga mendorong Polda PBD untuk memanggil Bupati Raja Ampat guna dimintai keterangan. Hal ini dinilai penting mengingat peran Bupati yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Raja Ampat.

“Dana hibah dari kementerian sebesar Rp186 miliar untuk pembangunan Dermaga Foley, tentu beliau mengetahui aliran anggaran tersebut karena saat itu menjabat sebagai kepala keuangan. Sekarang beliau adalah Bupati, sehingga sangat berkompeten memberikan penjelasan,” ujarnya.

Ia menyebut, berdasarkan informasi dari penyidik Ditreskrimum Polda PBD, pemanggilan terhadap Bupati Raja Ampat kemungkinan akan dilakukan dalam waktu dekat.

“Tadi disampaikan, dalam satu sampai dua hari ini panggilan akan keluar. Jadi dalam minggu ini kemungkinan ada undangan resmi kepada Bupati Raja Ampat,” katanya.

Kuasa hukum berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan hak masyarakat adat agar konflik tidak berlarut-larut. Ia juga mengingatkan potensi gugatan perdata hingga laporan tindak pidana korupsi (tipikor) jika persoalan ini terus berlarut.

“Kalau ini terus berlarut, akan ada gugatan perbuatan melawan hukum ke pengadilan, laporan polisi terkait tipikor, dan permintaan audit ke lembaga keuangan,” tegasnya.

Sementara itu, kondisi di lapangan saat ini masih terjadi pemalangan di area Dermaga Foley oleh masyarakat adat, yang berdampak pada terganggunya arus transportasi laut di wilayah Raja Ampat dan Sorong.

Pihak kuasa hukum pun meminta Bupati Raja Ampat turun langsung membuka ruang dialog dengan masyarakat adat, khususnya marga Moom dan Fadimpo sebagai pemilik hak ulayat.

“Harapan kami, Bupati turun langsung membuka palang dan duduk bersama pemilik hak ulayat untuk mendengarkan tuntutan mereka. Jika memang ada hak yang belum diselesaikan, segera dituntaskan agar tidak memicu konflik berkepanjangan,” pungkasnya. (Dedi)

Dukung Gerakan Indonesia Asri, Polres Pasuruan Tebar 6.000 Benih Ikan dan Bagikan Bibit Pohon

 


PASURUAN, suarakpkcyber.com– Polres Pasuruan menggelar kegiatan pembagian bibit pohon dan penebaran benih ikan sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan Indonesia Asri, Rabu (6/5/2026).

Kegiatan berlangsung di depan PT Etira (Etika Timur Raya), Jalan Raya Purwodadi–Nongkojajar, serta di kawasan Wisata Pancar Air, Desa Cowek, Kecamatan Purwodadi.

Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya nyata menjaga lingkungan sekaligus memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

“Kami telah menebarkan kurang lebih 6.000 benih ikan di Kali Welang. Harapannya, ini bisa memberikan manfaat berkelanjutan dan dinikmati generasi mendatang,” ujarnya.

Selain penebaran benih ikan, jajaran Polres Pasuruan juga membagikan bibit pohon durian kepada masyarakat dan pengendara yang melintas. Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, TNI, hingga instansi kehutanan dan sumber daya air.

Kapolres menegaskan, kegiatan tersebut tidak boleh berhenti sebagai seremoni semata, “Kami berharap ini bukan hanya kegiatan simbolis, tapi benar-benar berdampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat,” tambahnya.

Camat Purwodadi, Mokhamad Sugiarto, menyoroti pentingnya kewaspadaan terhadap kondisi geografis wilayahnya yang didominasi perbukitan. Ia juga mengingatkan potensi bencana akibat cuaca ekstrem.

“Kami rutin menyampaikan informasi potensi cuaca ekstrem sebagai langkah antisipasi, khususnya untuk wilayah rawan banjir,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur CDK Lumajang, Akhmad Yani, mengungkapkan masih adanya lahan kritis yang membutuhkan penanganan serius, “Kami membutuhkan kolaborasi lintas sektor, termasuk Polri, untuk mendukung rehabilitasi lahan dan menjaga kelestarian lingkungan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan potensi fenomena El Nino dengan intensitas tinggi yang dapat berdampak signifikan terhadap lingkungan. Karena itu, penanaman pohon dinilai menjadi langkah mitigasi penting.

Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan, Sugiarto, menambahkan bahwa kawasan sumber mata air memiliki nilai penting bagi kehidupan masyarakat.

“Menjaga sumber air sama dengan menjaga kesejahteraan masyarakat. Ini bagian dari tanggung jawab bersama, termasuk aparat kepolisian,” tegasnya.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan simbolis bibit pohon dan benih ikan kepada jajaran Polsek, pemberian piagam penghargaan kepada Kapolres Pasuruan, serta sesi foto bersama. (Usj)

Antisipasi Pohon Tumbang, Dinas Bina Marga Pangkas dan Tebang Pohon di Jalan Kolursari Bangil

Pasuruan,suarakpkcyber.com,– Suasana di kawasan Kolursari, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan terlihat lebih terbuka pada Jumat siang (24/4/2026). Hal itu menyusul kegiatan pemangkasan dan penebangan sejumlah pohon yang dilakukan oleh petugas Dinas Bina Marga Kabupaten Pasuruan di sepanjang Jalan Kolursari.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemeliharaan dan penataan jalur hijau di tepi jalan guna mengantisipasi potensi bahaya bagi para pengguna jalan, khususnya saat musim hujan yang kerap disertai angin kencang.

Sejak sekitar pukul 08.00 WIB, petugas sudah mulai melakukan penertiban di beberapa titik. Dengan menggunakan peralatan seperti gergaji mesin, para pekerja memotong ranting-ranting yang menjulur hingga menebang batang pohon yang kondisinya sudah rapuh dan berpotensi tumbang.

Selain melakukan pemangkasan, petugas juga mengatur lalu lintas agar kendaraan tetap dapat melintas meski harus berjalan lebih lambat selama proses pekerjaan berlangsung. Upaya ini dilakukan untuk memastikan keselamatan pengguna jalan sekaligus kelancaran arus kendaraan.

Salah satu perwakilan Dinas Bina Marga Kabupaten Pasuruan, Kasiadi, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah preventif yang rutin dilakukan untuk mengurangi risiko pohon tumbang yang dapat membahayakan pengendara.

“Pemangkasan ini bagian dari perawatan rutin. Kami melihat beberapa pohon sudah terlalu rimbun, bahkan ada yang dahannya mulai rapuh. Jika dibiarkan, sangat berpotensi membahayakan ketika terjadi hujan lebat dan angin kencang,” jelasnya di lokasi.



Ia juga menambahkan, beberapa pohon yang tumbuh terlalu lebat bahkan menutupi rambu-rambu lalu lintas serta mengurangi pencahayaan di sepanjang jalan. Kondisi tersebut dinilai dapat mengganggu jarak pandang pengendara, terutama pada malam hari.

Warga setempat menyambut positif kegiatan tersebut. Santi, salah satu warga yang berjualan di sekitar kawasan Kolursari, mengaku merasa lebih tenang setelah dilakukan pemangkasan pohon.

“Sudah lama warga berharap pohon-pohon ini dirapikan. Kalau malam hari jalannya gelap, apalagi saat hujan dan angin, kami khawatir ada dahan yang patah atau pohon tumbang,” tuturnya.

Dinas Bina Marga menegaskan bahwa tidak semua pohon ditebang. Pohon yang masih sehat hanya dilakukan pemangkasan untuk merapikan bentuknya, sementara pohon yang sudah lapuk dan berpotensi membahayakan terpaksa harus ditebang.

Selain meningkatkan keselamatan, kegiatan ini juga bertujuan memperbaiki visibilitas pengendara. Jalan Kolursari sendiri dikenal sebagai salah satu jalur strategis di Kecamatan Bangil yang menghubungkan pusat kota dengan kawasan industri serta permukiman warga.

Setelah proses pemangkasan selesai, kondisi jalan terlihat lebih lapang dan terang karena sinar matahari dapat masuk dengan lebih optimal. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan sekaligus menekan potensi kecelakaan lalu lintas.

Pihak dinas juga mengimbau masyarakat dan pengguna jalan untuk tetap berhati-hati saat melintas, terutama selama proses pembersihan sisa potongan dahan dan batang pohon masih berlangsung di beberapa titik.(Usj)

Kapolres Pasuruan Monitoring Kinerja dan Pelayanan di Polsek Beji dan Gempol

 


Pasuruan, suarakpkcyber.com – Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono melaksanakan kunjungan kerja dalam rangka monitoring kinerja dan pelayanan di Polsek Beji dan Polsek Gempol, Selasa (5/5/2026).

Dalam giat ini Kapolres didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Pasuruan Ny. Abel Harto Agung serta pejabat utama Polres Pasuruan.

Kunjungan diawali di Polsek Beji. Kapolres melakukan pengecekan langsung terhadap sarana dan prasarana, meliputi ruang pelayanan, ruang kerja, serta fasilitas pendukung lainnya. Selain itu, dilakukan peninjauan terhadap kebersihan lingkungan mako, kerapian administrasi, serta kesiapan personel dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Dalam arahannya, Kapolres menekankan pentingnya peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.



“Seluruh personel harus meningkatkan profesionalisme, disiplin, dan tanggung jawab dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar AKBP Harto Agung Cahyono.

“Jaga integritas, hindari pelanggaran, dan jadilah teladan di tengah masyarakat,” lanjutnya.

Kegiatan di Polsek Beji juga diisi dengan komunikasi dua arah antara Kapolres dan personel guna menyerap masukan serta kendala yang dihadapi di lapangan.

Selanjutnya, rombongan melaksanakan kunjungan ke Polsek Gempol dengan agenda serupa. Kapolres kembali melakukan monitoring terhadap fasilitas pelayanan publik, sarana pendukung operasional, serta kondisi lingkungan mako. Peninjauan juga mencakup kebersihan dan kerapian sebagai bagian dari kesiapan dan kedisiplinan personel.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolres juga menekankan pentingnya meningkatkan kinerja, memperkuat soliditas internal, serta meningkatkan kecepatan dan ketepatan dalam merespons kebutuhan masyarakat. (Usj)

RSUD Grati Luncurkan Layanan Vaksin Internasional, Siap Layani Masyarakat Global



Pasuruan,suarakpkcyber.com,– RSUD Grati resmi meluncurkan layanan vaksin internasional sebagai inovasi terbaru dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Layanan ini mulai beroperasi pada 21 April 2026 dan diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat yang akan melakukan perjalanan ke luar negeri, baik untuk ibadah, pekerjaan, pendidikan, maupun wisata.

Direktur RSUD Grati, drg. Dyah Retno Lestari,M.Kes menyampaikan bahwa kehadiran layanan ini merupakan langkah strategis dalam menjawab kebutuhan masyarakat di era mobilitas global. “Kami menyediakan vaksinasi internasional dengan layanan yang cepat, aman, dan terjamin, didukung oleh tenaga medis berkompeten yang siap memberikan penanganan terbaik,” ujarnya.

Adapun jenis vaksin yang tersedia dalam layanan ini meliputi:
Meningitis (Meningokokus) – wajib untuk jamaah haji dan umrah 
Hepatitis A & B 
Tifoid 
Influenza 

Selain pemberian vaksin, pasien juga akan mendapatkan edukasi serta skrining kesehatan sebelum imunisasi guna memastikan keamanan dan efektivitas vaksinasi.



Untuk memudahkan akses masyarakat, RSUD Grati membuka jadwal pelayanan sebagai berikut:
Senin – Kamis : pukul 08.00 – 12.00 WIB / dengan perjanjian
Jumat - Sabtu: pukul 08.00 – 11.00 WIB / dengan perjanjian
Minggu dan tanggal merah: tutup 

Pelayanan ini dirancang dengan alur yang terintegrasi mulai dari pendaftaran, pemeriksaan kesehatan, hingga pemberian vaksin, sehingga memberikan kenyamanan dan efisiensi bagi pasien.

Kehadiran layanan vaksin internasional ini tidak hanya menjadi bentuk peningkatan mutu pelayanan RSUD Grati, tetapi juga menjadi kontribusi nyata dalam upaya pencegahan penyebaran penyakit lintas negara. Dengan fasilitas yang memadai dan dukungan tenaga medis profesional, RSUD Grati optimistis dapat menjadi pusat layanan vaksinasi internasional yang terpercaya di wilayah Pasuruan dan sekitarnya.(Usj)


 

Rusdi Sutejo Lantik Pemuda Anti Narkoba atau KOPAN, Berharap Menjadi Garda Terdepan Pemuda Anti Narkoba

 


Pasuruan, suarakpkcyber.com - Narkoba sebagai musuh besar bangsa Indonesia khususnya kini telah merebah hingga ke kalangan generasi muda. Hal ini diperlukan upaya pemberantasan menyeluruh dan kerjasama antar instansi dan seluruh elemen masyarakat.

Kini Sekelompok Puluhan Pemuda Anti Narkoba alias KOPAN terdiri dari 72 anggota dilantik oleh Ketua KIPAN (Kader Inti Pemuda Anti Narkoba) Kabupaten Pasuruan, Moch. Syihabuddin di Auditorium Mpu Sindok, Senin (4/5/2026) siang. 

Pelantikan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, Kepala BNNK Pasuruan, Masduki dan undangan lainnya.


Dalam sambutannya Bupati Rusdi mengatakan peran pemuda dalam pemberantasan narkoba di Kabupaten Pasuruan sangat penting. Sebab remaja atau pemuda sebagai target utama dari Narkoba. Dengan itu Pemuda harus disadarkan dan sekaligus menjadi agen perubahan (agent of change) yang efektif untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari narkotika.

"Ini menjadi tugas kita bersama untuk memerangi narkoba, khususnya di Kabupaten Pasuruan. Dan salah satu pihak yang berperan penting adalah para pemuda," ujarnya.

Dengan dilantiknya anggota KOPAN, Rusdi Surejo berharap dapat bekerjasama dengan berkoordinasi langsung dengan pemerintah kabupaten Pasuruan dan membuat rancangan kinerja aksi kerja nyata yang berdampak di kalangan pemuda atau remaja. .

"Yang paling penting adalah action. Karena ini masalah narkoba yang semua negara terus berupaya memeranginya, termasuk Indonesia. Maka dari itu, mari kita niatkan ibadah demi membantu pemerintah memerangi narkoba sampai tuntas," harapnya. 

Tak hanya itu Rusdi Sutejo berterima kasih kepada seluruh pihak yang bekerja keras dalam mengatasi berbagai permasalahan terkait narkoba. Mulai dari kepolisian, TNI, BNNK dan seluruh aparat penegak hukum lain serta berbagai elemen masyarakat lainnya. 

"Saya mengucapkan terima kasih kepada BNNK, Polres Pasuruan dan Polres Pasuruan Kota, dan semua aparat penegak hukum dan teman teman yang dengan sukarela membantu dalam upaya penanggulangan narkoba," tutupnya. 

Sementara itu, Ketua KIPAN Kabupaten Pasuruan, Moch. Syihabuddin menjelaskan, pelantikan KOPAN Kabupaten Pasuruan bertemakan "Garda Muda Pasuruan Beraksi dengan Karya, Bersih Tanpa Narkoba". 

Kegiatan ini bertujuan untuk menggerakkan pemuda dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Dalam realisasi di lapangan, para anggota KOPAN diharapkan dapat menjadi kelompok pemuda yang dapat menjadi penyuluh narkoba, melakukan kampanye anti narkoba, dan menggerakkan masyarakat untuk mencegah penyalahgunaan narkoba di lingkungannya masing-masing.

"Kami fokus di sosialisasi dan pencegahan dini pada bahaya narkoba. Mulai di sekolah, desa, kecamatan sampai organisasi kepemudaan, sejauh itu yang kami harapkan," jelasnya. (Usj)

Bupati Rusdi Sutejo Buka O2SN Kabupaten Pasuruan 2026, Juara Dijanjikan Masuk SMP Negeri Tanpa Tes

Pasuruan,suarakpkcyber.com,– Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kabupaten Pasuruan tahun 2026 resmi digelar di GOR Sasana Krida Anoraga pada Senin (4/5/2026). Ajang ini dibuka langsung oleh Rusdi Sutejo sebagai upaya pemerintah daerah dalam menjaring dan membina bakat atlet muda sejak usia sekolah.

Kegiatan tahunan ini dihadiri sejumlah pejabat penting di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan Tri Krisni Astuti, Sekretaris Daerah Yudha Triwidya Sasongko, para guru pendamping, serta ratusan siswa peserta dari berbagai sekolah dasar di Kabupaten Pasuruan.

Dalam sambutannya, Bupati Rusdi Sutejo menegaskan bahwa O2SN bukan sekadar ajang kompetisi olahraga antar pelajar, tetapi juga menjadi wadah strategis untuk menumbuhkan karakter, sportivitas, serta semangat berprestasi bagi generasi muda.

Menurutnya, melalui kegiatan ini pemerintah daerah ingin menemukan dan membina bibit-bibit atlet potensial yang kelak dapat mengharumkan nama Kabupaten Pasuruan di berbagai ajang olahraga, termasuk pada tingkat provinsi maupun nasional.

“Tahun ini kita fokus pada empat cabang olahraga unggulan yang selama ini menjadi penyumbang medali bagi Kabupaten Pasuruan di ajang Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur, yaitu bulu tangkis, selam, renang, dan pencak silat,” ujar Rusdi Sutejo di hadapan para peserta.

Ia juga menekankan bahwa O2SN merupakan bagian dari proses pembinaan atlet sejak dini. Melalui kompetisi yang sehat dan terarah, diharapkan para siswa dapat mengembangkan bakat serta mental juara.

“Olimpiade ini tidak sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter bagi adik-adik kita. Pemerintah daerah ingin menemukan bibit-bibit unggul dari daerah yang nantinya bisa berkembang menjadi atlet berprestasi,” tambahnya.

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap para siswa berprestasi, Bupati Pasuruan juga mengumumkan kebijakan khusus bagi para pemenang O2SN tahun ini. Peserta yang berhasil meraih juara pertama, kedua, dan ketiga tidak hanya akan mendapatkan uang pembinaan, tetapi juga memperoleh kesempatan istimewa untuk melanjutkan pendidikan ke SMP Negeri melalui jalur prestasi tanpa harus mengikuti tes seleksi.

Kebijakan tersebut merupakan hasil koordinasi antara Bupati Pasuruan, Sekretaris Daerah, serta Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan sebagai upaya memberikan penghargaan bagi siswa yang menunjukkan prestasi di bidang olahraga.

“Selain uang pembinaan, para juara satu, dua, dan tiga akan langsung diterima di SMP Negeri melalui jalur prestasi tanpa tes. Ini bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menghargai prestasi siswa,” tegas Rusdi Sutejo yang disambut tepuk tangan meriah dari para peserta dan guru pendamping.

Tak hanya itu, seluruh peserta O2SN juga akan mendapatkan sertifikat resmi yang dapat dimanfaatkan sebagai salah satu dokumen pendukung dalam jalur prestasi pendidikan di masa mendatang.

Di akhir sambutannya, Bupati Pasuruan menginstruksikan para guru pendamping untuk lebih aktif membina dan mendampingi para siswa dalam mengembangkan potensi olahraga. Ia juga berharap adanya sinergi antara sekolah dan pengurus cabang olahraga agar pembinaan atlet muda di Kabupaten Pasuruan dapat berjalan lebih maksimal.

Dengan terselenggaranya O2SN 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Pasuruan berharap dapat melahirkan generasi atlet muda yang tidak hanya berprestasi di bidang olahraga, tetapi juga memiliki karakter kuat, disiplin, dan semangat juang tinggi.(Usj)

Dinas pendidikan Kabupaten Malang Gencarkan DOR untuk Cegah Praktik KKN dan Hoaks Medsos.

 

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Malang Rosyta Dew


Malang, suarakpkcyber.com– Dinas Pendidikan Kabupaten Malang terus menekankan integritas ASN, untuk mencegah dan menghindarkan dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). 

Penguatan integritas ASN dan tata kelola pendidikan ini dilakukan Dindik Kabupaten Malang melalui kegiatan program Dispendik On The Road (DOR) Tahun 2026 ini.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Rosyta Dewi menegaskan, integritas harus tercermin dari keselarasan antara pikiran, ucapan, dan tindakan.

"ASN berintegritas akan tetap bekerja maksimal, baik saat diawasi maupun tidak. Integritas tercermin dari keselarasan antara apa yang dipikirkan, diucapkan, dan dilakukan. Jika sudah mempunyai nilai integritas tinggi, insyaallah enak dalam menjalankan tugas apa pun,” tutur Rosyta, Senin (04/05/2026).

Dikatakan, integritas menjadi benteng utama dalam mencegah praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). 

Rosyta juga menyinggung pentingnya etika bermedia sosial bagi ASN di era digital kini. Karena itu, ia meminta para ASN bijak menggunakan media sosial dan tidak asal membagikan informasi. 

"Dulu berlaku istilah ‘mulutmu harimaumu’, maka sekarang menjadi ‘jempolmu, harimaumu’," ujarnya.

Ia mengimbau agar, isi konten dibaca terlebih dahulu secara jelas sebelum disebarkan. Konten medsos, kata Rosyta, bisa membahayakan profesi jika ternyata mengandung hoaks.

Kegiatan DOR oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Malang sendiri terus dilakukan, menyasar pemangku pendidikan di seluruh wilayah kecamatan se Kabupaten Malang.

Terakhir, DOR dilangsungkan Gedung Eks Korwil Sumbermanjing Wetan, diikuti Kepala SD dan SMP Negeri, serta Bendahara BOS serta operator Dapodik setempat.

Dalam kesempatan itu, juga dikenalkan aplikasi LENTERA untuk mendorong transparansi layanan kepegawaian dan mencegah pungutan liar. 

"Dengan aplikasi LENTERA ini, seluruh layanan kependidikan gratis, sehingga tidak perlu menggunakan map, amplop, maupun transaksi transfer data," pungkas Rosyta. (Ihw)