Tag Label

Kepolisian (3836) daerah (1046) Pemerintahan (562) Jurnalistik (431) Demontrasi (84) Lintas Opini (74) DPRD (71) Desa (62) RSUD (45) Iklan (34) Kebakaran (34) KPU (30) Mahasiswa (11) DPRD kota pasuruan (8) PDAM (5) Desperindag (4) DPR RI (2)

Tranding Topic

Waspadai 4 Penyakit Kulit Akibat Banjir

Pasuruan, suarakpkcyber.com - Banjir akhir-akhir ini merendam wilayah Kabupaten dan Kota Pasuruan. Selain mengganggu aktivitas warga, banjir...

Headline NewsLihat Semuanya

Waspadai 4 Penyakit Kulit Akibat Banjir




Pasuruan, suarakpkcyber.com - Banjir akhir-akhir ini merendam wilayah Kabupaten dan Kota Pasuruan. Selain mengganggu aktivitas warga, banjir juga memberikan ancaman serius bagi kesehatan terutama kesehatan kulit.

Air banjir diketahui mengandung kuman dan bakteri dihimbau masyarakat sekitar banjir dapat waspada dari beberapa ancaman penyakit yang akan terjadi Berikut berbagai penyakit kulit yang bisa terjadi akibat paparan air banjir yang kotor:

1. Infeksi kulit dan jaringan lunak 

Paparan air banjir yang kotor dan memicu infeksi kulit pada luka terbuka yang sudah ada sebelumnya.

Gejala infeksi akibat kondisi ini meliputi kemerahan yang meluas, rasa hangat, serta nyeri saat ditekan dan keluar cairan.

Karenanya sangat penting untuk memantau semua luka dengan hati-hati dan segera mencari perawatan jika melihat salah satu dari tanda-tanda ini. Karena infeksi ini bisa serius atau bahkan sangat fatal.

Orang tua juga perlu waspada, karena anak kecil juga bisa mengalami infeksi akibat kuman. 

2. Penyakit Kulit Akibat Gigitan Hewan

Ketika bukan hanya mengandung kuman, terkadang berbagai hewan atau serangga juga bisa bermunculan dari genangan air banjir dan memicu risiko penyakit kulit. Salah satu yang cukup berbahaya adalah nyamuk. 

Gigitan nyamuk bisa menimbulkan bentol yang terasa gatal. Namun, umumnya kondisi tersebut bisa membaik setelah beberapa saat.

Meski begitu, pada orang tertentu, gigitan serangga tersebut bisa menyebabkan reaksi alergi.

Selain itu, gigitan nyamuk yang masih berair dan gatal kemungkinan terjadi karena infeksi. Jadi, ketika kamu menggaruk kulit yang gatal, mungkin saja terjadi luka yang berpotensi terinfeksi.

Ketika terinfeksi, luka garukan akan lebih lama sembuhnya, terasa nyeri, bahkan bernanah.

Untuk mengurangi risiko infeksi tersebut, kamu sebaiknya menyediakan kotak P3K yang mencakup persediaan untuk membersihkan, menutupi dan merawat luka ringan

3. Kurap

Kurap biasanya muncul karena kondisi yang kotor dan lembap. Itulah sebabnya banjir bisa menyebabkan munculnya kurap ataupun memperparah kondisi kulit tersebut yang sudah ada sebelumnya. 

Perlu kamu ketahui, jamur penyebab kurap bisa berkembang-biak dengan cepat pada situasi lembap, terutama di sela-sela jari dan lipatan kulit.

Kaki yang terendam air banjir dapat memicu pertumbuhan jamur di sela-sela yang jarang dibersihkan.

Jadi, hindarilah berjalan di dalam air banjir. Selain genangan banjir, hindari juga Area yang Sering Disentuh dan Paling Penuh Kuman ini.

4. Dermatitis alergi

Nah, orang yang memiliki kulit yang sensitif perlu lebih waspada terhadap genangan air banjir. Sebab, mereka lebih berisiko mengalami dermatitis alergi. 

Ini adalah reaksi alergi yang terjadi ketika kulit bersentuhan dengan zat alergen. Kulit yang sensitif, terutama pada situasi dingin dan lembap, bisa memicu terjadinya jenis alergi ini.

Apalagi jika terendam air yang kotor, pastinya bisa menyebabkan komplikasi dan memperparah dermatitis alergi yang kamu alami.

Jika kamu berisiko mengalami penyakit kulit karena kondisi lembap, segera lakukan pencegahan dan perawatan yang lebih spesifik.

Misalnya, kamu bisa membersihkan area yang gampang mengalami iritasi kulit dengan cermat serta selalu menyediakan antiseptik.

Apabila memungkinkan, hindari menginjakkan kaki ke area genangan banjir. Kalau tanpa sengaja terinjak, segera bersihkan dan keringkan. (Red)

Gubernur Jatim Khofifah Indah Parawansa Tinjau Titik Banjir di Pasuruan, Tekankan Pompanisasi Untuk Mengatasi Banjir


Pasuruan, suarakpkcyber.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa tinjau langsung Banjir yang masih menggenangi fasilitas umum hingga permukiman warga di Kabupaten Pasuruan, Kamis (26/3/2026).

Khofifah menyambangi warga terdampak banjir di Dusun Bandaran, Desa Jarangan, Kecamatan Rejoso yang diungsikan di camp pengungsian, tak jauh dari tempat tinggal warga.

Orang nomor satu di Jawa Timur tersebut membagi-bagikan sembako untuk para lansia maupun warga umum lainnya, serta makanan dan mainan untuk balita dan anak-anak. 

Tak hanya memberikan bantuan, ia juga berkeliling melihat kondisi banjir terkini dengan menggunakan perahu boat bersama Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori; Kepala BPBD Provinsi Jawa Timur, Gatot Soebroto; Kepala Dinas Sosial Jatim, Restu Novi Widiani serta Kalaksa BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi. 

"Saya begitu datang langsung menerjang banjir untuk bisa melihat shelter dapur umum di Rejoso. Alhamdulillah dapur umum terus dibuat untuk supplai nasi bungkus bagi warga terdampak banjir di Kabupaten Pasuruan," kata Khofifah di hadapan awak media.

Soal banjir di Pasuruan, Khofifah menegaskan bahwa berbagai langkah sudah dilakukan. Salah satunya penyedotan genangan banjir melalui sistem pompanisasi. 

Hanya saja, pompanisasi yang dilakukan seperti di wilayah Rejoso susah untuk dilakukan lantaran posisi luberan air sungai dengan dataran sama tingginya. Sehingga baru bisa dilakukan penyedotan ketika air sungai mulai surut. 

"Kita sudah siapkan 6 pompa dari Dinas SDA Jatim dan 4 pompa dari Pemkab Pasuruan. Tapi tidak semua bisa berfungsi, karena dipompa mau ke mana, karena air di sungai sama tingginya dengan yang ada di sini," tegasnya. 

Selain pompanisasi, Pemprov Jatim bersama Pemkab Pasuruan dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) juga telah melakukan normalisasi sungai rejoso. Hanya saja, dalam satu tahun tidak semua aliran sungai dapat ternormalisasi lantaran keterbatasan anggaran. Sehingga semua pihak harus bekerja sama, termasuk masyarakat untuk bisa membantu pemerintah dengan cara berperilaku baik terhadap lingkungan.

"Ini jadi PR yang harus dicari sebagai solusi jangka panjang. Semua harus duduk bersama. Normalisasi sudah dilakukan tapi belum menyeluruh memang, dan masyarakat saya minta untuk bisa bantu dengan tidak buang sampah ke sungai, tolong jangan membangun bangunan yang menghambat lajunya air dan perilaku lain yang dapat mengakibatkan banjir ketika musim hujan datang," harapnya. (Usj)

TNI

TNI Amankan Senjata dan Munisi Usai Kontak Tembak dengan OPM di Papua Tengah

 



Sorong Papua Barat Daya, suarakpkcyber.com -  Tim Patroli Keamanan Komando Operasi (Koops) TNI Papua berhasil menghalau dan memukul mundur kelompok bersenjata TPNPB-OPM dalam kontak tembak yang terjadi di Kampung Topo, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, pada hari Sabtu belum lama ini. Keberhasilan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan TNI dalam menjaga stabilitas keamanan serta memberikan rasa aman bagi masyarakat di wilayah Papua Tengah.


Operasi patroli yang dilaksanakan prajurit TNI tersebut bermula dari ditemukannya aktivitas mencurigakan di lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian kelompok bersenjata. Saat dilakukan penyisiran, terjadi kontak tembak yang menyebabkan kelompok TPNPB-OPM melarikan diri ke arah hutan. Pasukan TNI berhasil mengendalikan situasi di lapangan tanpa menimbulkan eskalasi lebih lanjut.


Dalam pengamanan lokasi, aparat berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu pucuk pistol jenis P1, satu senapan angin, empat belas butir munisi kaliber 5,56 milimeter, delapan butir munisi kaliber 9 milimeter, bendera bintang kejora, uang tunai, serta perlengkapan lainnya yang diduga milik kelompok tersebut. Barang bukti ini selanjutnya diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.


Kepala Penerangan Koops TNI Papua, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menyampaikan apresiasi atas kinerja prajurit di lapangan yang dinilai profesional dan sigap dalam menghadapi situasi. “Keberhasilan ini merupakan bukti nyata komitmen TNI dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua serta melindungi masyarakat dari berbagai ancaman, dengan tindakan yang terukur dan sesuai dengan prosedur,” tegasnya.


TNI menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan intensitas patroli keamanan serta memperkuat langkah-langkah preventif di wilayah rawan gangguan. Upaya ini diharapkan mampu menciptakan situasi yang kondusif dan menjamin keamanan masyarakat, sekaligus mendukung percepatan pembangunan di Papua Tengah (Dedi).

TNI

Gugur Dalam Penugasan, Dua Prajurit Marinir Dimakamkan Secara Militer

 

Sorong Papua Barat Daya, suarakpkcyber.com - Dua prajurit terbaik Korps Marinir, almarhum Pratu Marinir (Anumerta) Andi Suvio dan Pratu Marinir (Anumerta) Elki Saputra, personel Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Papua, dimakamkan secara militer pada Selasa (24/03/2026).

Upacara pemakaman militer almarhum Pratu Marinir (Anumerta) Andi Suvio dilaksanakan di TPU Karangasam Bojongjati, Pangandaran, dan dipimpin langsung oleh Letkol Marinir Muhammad Kristian Widiantoro, M.Tr.Opsla. Kegiatan diawali dengan persemayaman di kediaman duka, kemudian jenazah diberangkatkan menuju tempat pemakaman untuk dimakamkan secara militer. Prosesi berlangsung khidmat, dihadiri keluarga, prajurit TNI, serta unsur pemerintah daerah.

Sementara itu, upacara persemayaman dan pemakaman militer almarhum Pratu Marinir (Anumerta) Elki Saputra dilaksanakan di Jorong Batang Lapu, Sumatera Barat, dipimpin oleh Letkol Marinir Afrison Taufik dan diikuti pasukan gabungan Kodaeral II. Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan keluarga di rumah duka, pelaksanaan sholat jenazah di Masjid Al Ikhlas, dan penyerahan jenazah kepada negara sebagai bentuk penghormatan atas dharma bakti almarhum. Usai persemayaman, jenazah diberangkatkan menuju TPU setempat untuk dimakamkan secara militer.

Dalam kedua prosesi pemakaman, dilaksanakan pembacaan riwayat hidup, apel persada, penghormatan terakhir, serta tembakan salvo sebagai penghormatan militer kepada jenazah. Prosesi dilanjutkan dengan penurunan jenazah ke liang lahat, penimbunan tanah secara simbolis, penaburan bunga, dan peletakan karangan bunga.

Sebagai wujud penghormatan negara, Bendera Merah Putih diserahkan kepada keluarga masing-masing almarhum, mengiringi duka yang mendalam atas gugurnya prajurit terbaik Korps Marinir. Atas jasa dan pengorbanan yang telah diberikan kepada bangsa dan negara, kedua prajurit tersebut dianugerahi kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi menjadi Pratu Marinir (Anumerta). Seluruh rangkaian kegiatan di kedua lokasi berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar.

Pengabdian almarhum bukan sekadar catatan tugas, namun telah menjelma menjadi teladan tentang arti loyalitas. (Dedi)

Polisi Siaga Arus Wisata Bromo, H+4 Kunjungan Wisata Masih Terpantau Landai

 


Pasuruan, suarakpkcyber.com - Polres Pasuruan menyatakan kesiapsiagaan personel dalam mengantisipasi arus wisata menuju kawasan Gunung Bromo. Dalam pantauan petugas jumlah wisatawan masih landai hingga H+3 Lebaran, Senin (22/03/2026).


Kesiapsiagaan tersebut ditunjukkan melalui pelaksanaan apel pengamanan di Pos Pengamanan (Pos Pam) Tosari yang melibatkan personel gabungan dari unsur Polri, TNI, Satpol PP, dan tenaga kesehatan. 


Total personel yang diterjunkan terdiri dari 7 anggota Polri, 3 personel Koramil, 2 anggota Satpol PP, serta 1 tenaga kesehatan.

Kepala Pos Pam Tosari, IPTU Bambang Sugeng Hariyadi, menegaskan bahwa kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayahnya tetap terjaga.


“Terciptanya situasi kamtibmas di Pos Pam Tosari dalam keadaan aman dan kondusif,” ujarnya.


Selain itu, hasil pemantauan arus lalu lintas di jalur wisata Bromo juga menunjukkan kondisi yang masih lancar pasca Hari Raya.


“Pemantauan kamseltibcarlantas setelah Hari Raya oleh anggota Pos Pam Tosari dalam keadaan landai dan lancar,” tambahnya.


Meski arus masih relatif normal, pihaknya mulai mencatat adanya pergerakan peningkatan jumlah pengunjung di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.


“Para pengunjung tempat wisata Gunung Bromo setelah Hari Raya dan arus lalin di wilayah TNBTS terpantau mulai ada peningkatan,” jelasnya.


Ia memastikan seluruh personel tetap siaga penuh dalam memberikan pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat selama Operasi Ketupat Semeru 2026 berlangsung.


“Anggota Pos Pam Tosari selalu siap dalam memberikan pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.


Secara keseluruhan, situasi di wilayah Tosari dilaporkan aman, tertib, dan terkendali tanpa adanya kejadian menonjol maupun gangguan kamtibmas.


Pemantauan dan kesiapsiagaan akan terus ditingkatkan untuk mengantisipasi lonjakan arus wisata pada H+4 dan H+5 Lebaran. 

UPACARA PERSEMAYAMAN DAN PELEPASAN JENAZAH PRATU MARINIR ANUMERTA ANDI SUVIO



Jakarta, suarakpkcyber.com - Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letnan Jenderal TNI (Mar) Dr. Endi Supardi, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., CHRMP., CRMP., menghadiri Upacara Persemayaman dan Pelepasan Jenazah Almarhum Pratu Marinir Anumerta Andi Suvio yang gugur dalam melaksanakan tugas negara. Kegiatan persemayaman dan pelepasan jenazah dilaksanakan di Brigif 1 Marinir, Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (24/03/2026).


Upacara berlangsung dengan khidmat dan penuh rasa duka yang mendalam, sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum atas pengabdian, loyalitas, serta pengorbanannya kepada bangsa dan negara. Suasana haru menyelimuti seluruh peserta upacara yang hadir, mencerminkan kehilangan atas sosok prajurit yang berdedikasi tinggi dalam setiap pelaksanaan tugas.


Bertindak sebagai Inspektur Upacara Letkol Marinir Muhammad Kristian Widiantoro, M.Tr.Opsla., dan Komandan Upacara Lettu Marinir Wilman Marbun. Rangkaian prosesi dilaksanakan secara militer dengan tertib dan penuh penghormatan sebagai wujud penghargaan Korps Marinir kepada salah satu putra terbaiknya.


Selanjutnya, jenazah almarhum diberangkatkan menuju kampung halaman di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, menggunakan kereta jenazah untuk dimakamkan secara militer. Prosesi pemakaman nantinya akan dilaksanakan sebagai penghormatan terakhir atas jasa dan pengorbanan almarhum dalam mengemban tugas negara.


Kepergian Pratu Marinir Anumerta Andi Suvio meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Korps Marinir, namun juga menjadi teladan akan semangat pengabdian, keberanian, dan kesetiaan seorang prajurit dalam menjaga kehormatan serta kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dalam peristiwa yang sama, satu prajurit lainnya, Pratu Marinir Elki Saputra, juga gugur dalam kontak tembak dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua, dan telah diberangkatkan menuju kampung halamannya di Padang untuk dimakamkan secara militer. (Dedi)

Dua Prajurit TNI Gugur saat Kontak Tembak dengan KKB di Maybrat

 


Papua Barat Daya, suarakpkcyber.com- Dua prajurit TNI AL gugur saat kontak tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Sori, Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya. Dua pucuk senjata api milik prajurit dilaporkan dirampas para pelaku.

Peristiwa itu terjadi Minggu (22/3/2026) sekitar pukul 07.00 WIT. Kedua korban diketahui berinisial Prada Marinir AS dari Yonmar 7 dan Prada Marinir ES dari Yonmar 10.

Selain itu, satu prajurit lainnya, Kopda Marinir ES dari Yonmar 7, dilaporkan dalam kondisi kritis. Para korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) dr. R. Oetojo Sorong di Kota Sorong untuk mendapatkan penanganan medis.

Komandan Korem 181/Praja Vira Tama (PVT) Brigjen TNI Slamet Riyadi mengatakan pihaknya telah meningkatkan kewaspadaan dan memetakan daerah-daerah rawan. Hal itu dilakuka untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan di wilayah tersebut.

"Setelah kejadian ini, kami meningkatkan kewaspadaan, melakukan pemetaan wilayah rawan, serta memperketat pengawasan di lapangan," ujar Slamet.

Ia menjelaskan, TNI akan memperkuat koordinasi antar-satuan, termasuk dengan Satuan Tugas (Satgas) Operasi Habema yang di dalamnya terdapat prajurit dari Batalion Marinir 10. Menurutnya, pembagian sektor operasi antara satuan di bawah Korem 181/PVT dan Satgas Habema memungkinkan respons cepat apabila terjadi gangguan di lapangan.

"Koordinasi terus kami lakukan dengan Satgas Habema. Dengan pembagian sektor yang ada, setiap potensi gangguan dapat segera direspons," katanya. (Dedi)

Terpantau Stasiun Bangil Masih Lengang, Polisi Polres Pasuruan Tetap Siaga

Pasuruan,suarakpkcyber.com,– Stasiun KAI Bangil masih terpantau lengang pada awal arus mudik Lebaran 2026. Meski demikian, jajaran Polres Pasuruan tetap siaga penuh untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat yang menggunakan transportasi kereta api, Minggu (22/3/2026).

Pemantauan yang dilakukan melalui Pos Pantau Stasiun KAI Bangil menunjukkan belum adanya peningkatan jumlah penumpang. Bahkan, arus mudik melalui jalur kereta api tahun ini cenderung menurun dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kepala Pos Pantau Stasiun KAI Bangil, IPDA Djoko Yulianto, menyampaikan bahwa kondisi tersebut sudah terlihat sejak awal masa libur mudik.

“Dari hasil pemantauan petugas di pos pantau, mulai awal liburan mudik Lebaran belum ada peningkatan arus sama sekali dan cenderung agak menurun dibandingkan tahun kemarin,” ujarnya.

Menurutnya, penurunan ini dipengaruhi oleh perubahan pola masyarakat yang kini lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi, baik roda dua maupun roda empty, saat mudik.

“Masyarakat banyak yang menggunakan kendaraan pribadi, sehingga lebih fleksibel saat sampai di daerah tujuan,” tambahnya.


Untuk mengantisipasi potensi lonjakan arus, Polres Pasuruan menempatkan personel di sejumlah pos pengamanan, termasuk di stasiun-stasiun wilayah Pasuruan. Di Pos Pantau Stasiun Bangil sendiri, sebanyak 14 personel gabungan diterjunkan, terdiri dari unsur Polri, Satpol PP, petugas keamanan, dan tenaga kesehatan.


Personel tersebut rutin melaksanakan apel pagi serta siaga dalam menjaga harkamtibmas dan kamseltibcarlantas di sekitar area stasiun, sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat selama Operasi Ketupat Semeru 2026.

“Seluruh kegiatan berjalan aman, lancar, dan tertib. Situasi di sekitar Stasiun Bangil tetap kondusif,” jelas IPDA Djoko.

Sementara itu, Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono menegaskan bahwa pihaknya telah menginstruksikan seluruh personel untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya di pos pelayanan dan pos pengamanan.

“Kami perintahkan anggota untuk meningkatkan pemantauan arus mudik Lebaran agar situasi tetap aman dan terkendali, sehingga masyarakat merasa nyaman baik saat berangkat maupun kembali,” tegasnya.


Polres Pasuruan memastikan akan terus melakukan pemantauan secara intensif seiring mendekati puncak arus mudik, guna menjamin perjalanan masyarakat berlangsung aman dan lancar.

Personel Ops Ketupat Dapat ‘Suntikan Semangat’, Ini Langkah Polres Pasuruan

Pasuruan,suarakpkcyber.com,– Personel yang bertugas dalam Operasi Ketupat Semeru 2026 di wilayah Polres Pasuruan mendapat ‘suntikan semangat’ melalui kegiatan dukungan psikologis yang digelar di Pos Pengamanan (Pos Pam) Arteri Gempol, Sabtu (21/3/2026) malam.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Bagian SDM Polres Pasuruan ini menyasar langsung anggota yang tengah menjalankan tugas pengamanan, dengan tujuan menjaga kesehatan mental sekaligus meningkatkan motivasi kerja di tengah tekanan tugas lapangan.

Kabag SDM Polres Pasuruan, AKP Dante Anan Irawanto, menjelaskan bahwa dukungan psikologis menjadi bagian penting dalam menunjang kesiapan personel selama operasi berlangsung.

“Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kesehatan mental, meningkatkan motivasi kerja, serta memastikan kesiapan psikologis personel dalam menghadapi situasi lapangan yang dinamis dan penuh tekanan,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, tim konselor yang terdiri dari personel Bag SDM memberikan layanan pendampingan psikologis, motivasi kerja, serta mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan dan mengatur waktu istirahat.

“Kami juga memberikan motivasi agar personel tetap menjaga kekompakan antar instansi serta mampu membagi waktu untuk beristirahat tanpa mengabaikan tugas,” tambahnya.

Selain itu, personel juga diajak melakukan peregangan ringan (stretching) guna menjaga kebugaran fisik selama menjalankan tugas pengamanan.

Hasilnya, para personel menunjukkan antusiasme tinggi dan merasakan dampak positif dari kegiatan tersebut. Mereka mengaku lebih segar, percaya diri, dan terbantu dalam mengelola stres saat bertugas.

“Personel merasa lebih fresh dan siap menghadapi potensi situasi di lapangan, termasuk kemungkinan konflik yang membutuhkan kesiapan mental,” jelas AKP Dante.

Ia menambahkan, kegiatan dukungan psikologis ini dinilai perlu dilakukan secara rutin, khususnya pada momen tugas dengan intensitas tinggi seperti Operasi Ketupat.

“Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi upaya berkelanjutan dalam menjaga kesehatan mental personel dalam menjalankan tugas negara,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Pasuruan, AKBP Harto Agung Cahyono, memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Ini langkah penting agar personel tetap prima secara mental dan fisik, sehingga pelayanan kepada masyarakat selama pengamanan Lebaran dapat berjalan optimal,” singkatnya.

Pantau Arus Mudik, Kapolres Pasuruan Tekankan Kewaspadaan dan Pelayanan Humanis

 


Pasuruan, suarakpkcyber.com – Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono menekankan pentingnya kewaspadaan dan pelayanan humanis kepada petugas saat memantau arus mudik menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H di Pos Terpadu Simpang 4 Taman Dayu, Pandaan, Kamis (19/3/2026) malam.

Monitoring yang dilakukan bersama Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Samsul Hidayat dan jajaran pemerintah lainnya tersebut difokuskan pada kesiapan personel dalam menghadapi potensi lonjakan kendaraan sekaligus mengantisipasi gangguan kamtibmas di jalur strategis mudik.

Dalam arahannya, AKBP Harto Agung Cahyono meminta seluruh personel meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan selama masa arus mudik dan balik Lebaran.

“Kami tekankan kepada seluruh personel agar selalu waspada dan siap menghadapi segala dinamika di lapangan. Lakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas dan segera ambil langkah cepat jika ditemukan hal yang mencurigakan,” ujarnya.

Selain itu, Kapolres juga menyoroti pentingnya pendekatan humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya para pemudik yang melintas di wilayah Pandaan.

“Kedepankan pelayanan yang humanis. Kehadiran petugas harus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, terutama bagi para pemudik yang sedang dalam perjalanan,” tegasnya.

Menurutnya, Pos Terpadu Pandaan menjadi salah satu titik krusial yang harus mendapat perhatian serius karena berpotensi terjadi kepadatan arus lalu lintas.

“Petugas harus aktif melakukan pengaturan lalu lintas untuk mengurai kemacetan, sehingga arus mudik dan balik dapat berjalan lancar,” imbuhnya.

Kapolres juga menekankan pentingnya sinergi antarinstansi, mulai dari TNI, Dinas Perhubungan hingga stakeholder terkait lainnya, guna mendukung kelancaran pengamanan selama periode Idul Fitri.

Kegiatan monitoring yang berlangsung pukul 20.00 hingga 22.00 WIB tersebut diharapkan mampu memastikan kesiapan seluruh personel dalam memberikan pelayanan terbaik, sehingga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif serta masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan nyaman. (Usj)