Tag Label

Kepolisian (3847) daerah (1065) Pemerintahan (574) Jurnalistik (450) Demontrasi (84) Lintas Opini (75) DPRD (73) Desa (62) RSUD (47) Iklan (35) Kebakaran (34) KPU (30) Mahasiswa (11) DPRD kota pasuruan (8) PDAM (5) Desperindag (4) DPR RI (2)

Tranding Topic

Jaga Hasil Pertanian Warga, Babinsa Wonosari Gencarkan Komsos

Pasuruan, suarakpkcyber.com - Dalam upaya mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menjaga kondusifitas wilayah, Babinsa Desa Wonosar...

Headline NewsLihat Semuanya
TNI

Jaga Hasil Pertanian Warga, Babinsa Wonosari Gencarkan Komsos



Pasuruan, suarakpkcyber.com - Dalam upaya mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menjaga kondusifitas wilayah, Babinsa Desa Wonosari Koramil 0819/24 Tutur, Sertu Mulyono, melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama warga di Dusun Ngadipuro, Desa Wonosari, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Sabtu (9/5/2026).

Kegiatan Komsos tersebut dilakukan sebagai bentuk kedekatan Babinsa dengan masyarakat binaannya. Melalui komunikasi yang aktif, berbagai persoalan dan kondisi di wilayah dapat diketahui secara langsung sehingga tercipta hubungan yang harmonis antara TNI dan warga.

Dalam kesempatan itu, Sertu Mulyono memberikan motivasi serta imbauan kepada warga agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap keamanan lingkungan, khususnya di area perkebunan sayuran milik masyarakat. Ia mengingatkan pentingnya menjaga hasil pertanian dari potensi pencurian oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Selain itu, warga juga dianjurkan untuk memasang pagar di sekitar area kebun sebagai langkah antisipasi guna melindungi tanaman sayuran yang menjadi sumber penghasilan masyarakat.

“Keberhasilan pembinaan teritorial Babinsa di wilayah binaan sangat memerlukan dukungan dan partisipasi masyarakat. Karena itu, penting bagi seorang Babinsa untuk selalu menjaga kekompakan dan kebersamaan dalam bermasyarakat serta bersosialisasi dengan seluruh elemen yang ada di wilayah,” ujar Sertu Mulyono. (Usj)

TNI

Solid dan Harmonis, Koramil Grati Bersama Persit Tingkatkan Kebersamaan

 


Pasuruan, suarakpkcyber.com - Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan soliditas keluarga besar TNI, Koramil 0819/05 Grati bersama Persit Ranting 6 Grati menggelar kegiatan Jam Komandan Anggota dan Pertemuan Bulanan Persit di Makoramil 0819/05 Grati, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Sabtu (09/05/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Danramil 0819/05 Grati Kapten Arh Ahmad Nur Hidayat, Ketua Persit Ranting 6 Grati Ny. Dewi Nur Cahyati, seluruh personel Koramil 0819/05 Grati, serta anggota Persit Ranting 6 Grati.

Dalam arahannya saat Jam Komandan, Kapten Arh Ahmad Nur Hidayat menekankan pentingnya menjaga disiplin, kekompakan, dan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas sebagai aparat kewilayahan. Menurutnya, sinergi dan kebersamaan menjadi kunci utama dalam mendukung keberhasilan tugas di lapangan.

“Sebagai prajurit kewilayahan, kita harus selalu menjaga kekompakan, loyalitas, serta tanggung jawab dalam menjalankan tugas kepada masyarakat,” tegas Danramil.

Sementara itu, kegiatan pertemuan bulanan Persit berlangsung penuh keakraban dan kekeluargaan. Selain menjadi wadah komunikasi antaranggota, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk mempererat hubungan silaturahmi serta meningkatkan rasa kebersamaan di lingkungan Persit Ranting 6 Grati.

/Dalam kesempatan tersebut, Danramil juga memberikan pesan kepada seluruh anggota persit agar senantiasa mendukung tugas suami dengan menciptakan suasana rumah tangga yang harmonis.

“Anggota Persit harus pintar menciptakan suasana rumah tangga yang harmonis, saling mengisi dan saling menghargai. Jangan lupa selalu mendoakan suami saat melaksanakan tugas, menjaga kesehatan, serta rajin berolahraga,” ujar Kapten Ahmad Nur Hidayat.

Melalui kegiatan ini diharapkan hubungan kekeluargaan antara anggota Koramil dan Persit semakin erat, sehingga mampu menciptakan suasana yang harmonis serta mendukung kelancaran tugas satuan di wilayah binaan. (Usj)

Dugaan Penipuan Rekrut Tenaga Kerja RSUD Soedarsono Meledak

Kota Pasuruan, suarakpkcyber.com - Aksi Penipuan kini merajalela khususnya di wilayah kota Pasuruan. Kini aksi tersebut menjanjikan mengenai rekrutmen tenaga kerja di RSUD Soedarsono Purut Kota Pasuruan. Tidak tanggung-tanggung jumlah korban mencapai ratusan orang yang mengalami penipuan tersebut.

Penelusuran awak media melalui narasumber yang identitasnya tidak ingin diungkap  memberikan beberapa data korban yang ditarik biaya kisaran 900.000 hingga puluhan juta angka tersebut bervariatif.

Menurut narasumber penjaringan tersebut menyebutkan melalui PT. Outsour Cakrawala Cita Satnusa.

"Penjaringan itu melalui sebuat PT. Outsour Cakrawala Cita Satnusa yang sekarang dalam posisi diduga kabur direkturnya, bekerja sama diduga main dengan orang dalam." Ujarnya 

Saat dikonfirmasi Direktur C inisial DD melalui telp WhatsApp kedua nomor nya tidak respon dan tidak dapat dihubungi

Tidak hanya itu awak media mengkonfirmasi Direktur RSUD Soedarsono, mengatakan bahwasanya itu bukan dari rana RSUD Soedarsono

"Rekrutmen tenaga kerja tersebut bukan ranah kami, dan itu ranah perusahaan outsorching" Ujar Direktur Adi.

Selain itu Direktur RSUD Soedarsono Adi juga memberikan kesempatan pada korban untuk memfasilitasi dan akan mengkonfirmasi hal tersebut kepada perusahaan PT. Outsour.

" Dan bila ada dugaan orang dalam silahkan di konfirmasi lebih lanjut, serta kalau bisa konfirmasi ketemu aja langsung, karena etika" serasa kurang nyaman di konfirmasi lewat telp atau pesan singkat 

Hal tersebut mematik kegeraman LSM NGO, yang biasa vokal dalam pemberantasan Korupsi, H. Sugeng Samiadji, Ketua LSM Jawapes DPD Jatim mengatakan.

" Dugaan Praktik praktik suap dalam masuknya tenaga Kerja di pemerintahan, BUMN, ataupun BUMD merupakan tindakan biadap", geram Cak Kaji.


" Dampak dugaan korupsi bila betul terjadi adalah sangat merusak dan meluas, tidak hanya membebani keuangan negara tetapi juga merusak tatanan sosial dan profesionalisme, diantaranya 

- Menurunkan Kualitas dan Produktivitas Kerja

- Kerugian Keuangan Negara

- Merosotnya Kepercayaan Publik (Demoralisasi)

- Menciptakan Ketidakadilan Sosial. 

- Melemahkan Tata Kelola (Good Corporate Governance)," tambah Ketua LSM Jawapes Jatim itu. Dan akan melaksanakan aksi audensi, senin, 11-5-2026 di RSUD Soedarsono, yang dirasa banyak kejanggalan mulai yang perlu di awasi mulai lelang proyek, Mini Kompetisi, dan adanya informasi menurunya pendapatan di RSUD serta beberapa dikurangi nya tenaga kerja. (Boss).

Sinergi TNI dan Warga, Koramil Beji Gelar Karya Bakti Bersihkan Lingkungan Desa Gajahbendo

Pasuruan,suarakpkcyber.com,–Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan kembali ditunjukkan jajaran Koramil 0819/11 Beji bersama masyarakat. Dipimpin langsung oleh Danramil 0819/11 Beji Kapten Arh Indar Sumarsono, seluruh anggota Koramil bersama perangkat desa dan warga melaksanakan kegiatan karya bakti pembersihan kanan kiri jalan di Dusun Dungaron, Desa Gajahbendo, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan. Kegiatan tersebut berlangsung penuh semangat dan gotong royong sebagai upaya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, serta nyaman bagi masyarakat. Jumat (08/5/26).

Karya bakti yang dilaksanakan meliputi pembersihan rumput liar, pengangkatan sampah, hingga perapian saluran di sepanjang akses jalan desa. Kehadiran aparat TNI di tengah masyarakat tidak hanya memberikan motivasi, namun juga mempererat hubungan emosional antara Koramil dengan warga binaan. Antusiasme masyarakat terlihat dari kekompakan seluruh elemen desa yang turut bahu-membahu demi menjaga kebersihan lingkungan dan memperindah kawasan desa.

Kapten Arh Indar Sumarsono dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan karya bakti merupakan bagian dari budaya gotong royong yang harus terus dijaga dan dilestarikan bersama. Menurutnya, kebersihan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, namun merupakan kewajiban bersama seluruh lapisan masyarakat. “Melalui kegiatan karya bakti ini, kami ingin menumbuhkan kembali semangat kebersamaan dan kepedulian sosial antara TNI dan masyarakat. Lingkungan yang bersih akan menciptakan suasana yang sehat, nyaman, dan membawa manfaat bagi kehidupan warga sehari-hari,” ujar Danramil.

Ia juga menambahkan bahwa sinergitas antara TNI, perangkat desa, dan masyarakat merupakan kekuatan utama dalam membangun wilayah yang aman, sehat, dan harmonis. Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat serta memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan hingga selesai.(Usj)

TNI

Wujud Nyata Kepedulian TNI: Dandim 0819 Pasuruan Letakkan Batu Pertama, Bangun Kembali Harapan di Rumah Bapak Mihibul Anam



Pasuruan, suarakpkcyber.com - Harapan baru bersemi di Dusun Kemuning, Desa Gambir Kuning, Kecamatan Kraton, saat Komandan Kodim 0819/Pasuruan, Letkol Inf Boga Bramiko, M.Han., secara simbolis meletakkan batu pertama sebagai tanda dimulainya program pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Diiringi doa dan semangat gotong royong, rumah milik Bapak Mihibul Anam yang sebelumnya dalam kondisi memprihatinkan, kini akan dibangun kembali menjadi hunian yang layak, sehat, dan penuh martabat. Momen ini menjadi bukti nyata bahwa TNI selalu hadir dan peduli terhadap kesulitan rakyat di sekitarnya. Jumat (08/5/26).


Dalam sambutannya yang menyentuh, Letkol Inf Boga Bramiko menegaskan bahwa program ini jauh melampaui sekadar pembangunan fisik. "Pembangunan Rutilahu ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI, khususnya Kodim 0819/Pasuruan, untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita. Program ini bukan sekadar membangun fisik bangunan, melainkan upaya kita bersama untuk meningkatkan kualitas hidup dan derajat kesehatan masyarakat. Rumah yang layak, sehat, dan aman adalah hak dasar setiap warga negara," ungkap Dandim. Beliau menambahkan bahwa hunian yang baik pada akhirnya akan meningkatkan produktivitas dan semangat hidup masyarakat.


Komitmen Kodim 0819/Pasuruan untuk terus berada di tengah-tengah rakyat ditegaskan kembali melalui amanat kepada para prajurit di lapangan. "Kepada para prajurit yang bertugas, saya perintahkan untuk melaksanakan tugas ini dengan sungguh-sungguh, amanah, dan tetap menjaga faktor keamanan. Kerjakan dengan standar kualitas yang baik agar rumah ini dapat ditempati dengan nyaman dan tahan lama," perintah Letkol Boga Bramiko. Pesan ini menggarisbawahi dedikasi TNI untuk tidak hanya memberi, tetapi memberi yang terbaik bagi rakyatnya.


Suasana haru dan penuh syukur terasa saat Dandim menyampaikan harapannya kepada keluarga penerima bantuan. "Kami berharap kepada penerima bantuan, rumah yang akan dibangun ini nantinya dapat membawa berkah, memberikan kenyamanan, dan memotivasi untuk kehidupan yang lebih baik," ujarnya. Kegiatan ini juga menunjukkan sinergi yang kuat antara berbagai elemen masyarakat, yang dibuktikan dengan kehadiran jajaran Forkopimcam Kraton, para perwira Kodim, pimpinan LSM, serta kepala desa dan warga setempat yang turut menjadi saksi momen bersejarah ini.


Dengan ucapan "Bismillahirrohmanirrahim," Letkol Inf Boga Bramiko secara resmi memulai pembangunan, menandai sebuah langkah besar dalam pengabdian kepada bangsa dan negara. "Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, senantiasa memberikan bimbingan dan kekuatan kepada kita dalam melanjutkan pengabdian," tutupnya. Peletakan batu pertama ini bukan hanya fondasi sebuah bangunan, melainkan fondasi dari harapan, kepedulian, dan kemanunggalan TNI bersama rakyat yang tak akan pernah lekang oleh waktu. (Usj)

Kapolres Pasuruan Blusukan Salurkan Bantuan Sosial ke Warga Kurang Mampu di Pasrepan




Pasuruan, suarakpkcyber.com – Kapolres Pasuruan, Harto Agung Cahyono bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Pasuruan menyalurkan bantuan sosial kepada warga kurang mampu di Desa Ngantungan, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan, Jumat (8/5/2026).

Kegiatan bakti sosial tersebut dilakukan dengan mendatangi langsung rumah-rumah warga penerima bantuan di wilayah desa setempat.

Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan.

“Kegiatan bakti sosial ini merupakan wujud kepedulian dan rasa kemanusiaan kepada masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban warga serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres didampingi Wakapolres Pasuruan Kompol Andy Purnomo, Kasat Binmas AKP Sunarti, Kasat Lantas AKP Derie Fradesca, Kasat Intelkam AKP Lubis Ibroril Chosam, serta Kapolsek Pasrepan AKP Mastuki.

Rombongan terlebih dahulu transit di Balai Desa Mangguan sebelum melanjutkan perjalanan menggunakan kendaraan roda dua menuju lokasi bakti sosial di Desa Ngantungan.

Setibanya di lokasi, rombongan disambut Kepala Desa Ngantungan, Samsul Arifin, yang kemudian menunjukkan sejumlah warga kurang mampu yang dinilai layak menerima bantuan sosial.

Selain menyalurkan bantuan, Kapolres bersama jajaran juga melaksanakan salat Jumat di Masjid Al Huda Desa Mangguan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Jumat Berkah berupa pembagian nasi bungkus kepada jamaah salat Jumat.

Kepala Desa Ngantungan, Samsul Arifin, menyampaikan apresiasi atas kegiatan bakti sosial yang dilakukan Polres Pasuruan di wilayahnya.

Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu masyarakat, khususnya warga kurang mampu di Desa Ngantungan.(Usj)

TNI

Kepedulian Nyata untuk Warga Terdampak Bencana, Bedah Rumah Muhibul Anam Wujud Pengabdian TNI kepada Rakyat




Pasuruan, suarakpkcyber.com - Semangat kepedulian dan gotong royong kembali hadir di tengah masyarakat Desa Gambir Kuning, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, melalui kegiatan bedah rumah tidak layak huni milik Muhibul Anam, warga Dusun Kemuning RT 01 RW 04 yang rumahnya mengalami kerusakan akibat musibah angin kencang. Program kemanusiaan tersebut merupakan inisiasi langsung dari Komandan Kodim 0819/Pasuruan Letkol Inf Boga Bramiko, M.Han., sebagai bentuk nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan dan perhatian pasca bencana. Kamis (07/5/2026).

Dalam pelaksanaannya, Sertu Ritwan selaku Babinsa Desa Gambir Kuning anggota Koramil 0819/03 Kraton turut mengawal sekaligus mendampingi proses pengerjaan bedah rumah agar berjalan lancar dan tepat sasaran. Tidak hanya melakukan pemantauan, dirinya juga turun langsung membantu warga dan para pekerja di lokasi dengan penuh semangat kebersamaan. Kehadiran aparat TNI di tengah masyarakat tersebut menjadi simbol kuat bahwa pengabdian kepada rakyat tidak hanya diwujudkan melalui tugas keamanan, namun juga melalui aksi sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Sertu Ritwan mengatakan bahwa keterlibatan dirinya dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab moral sekaligus pengabdian kepada warga binaan. “Kami hadir untuk membantu dan memastikan warga yang terkena musibah tetap mendapatkan perhatian serta dukungan. Program bedah rumah ini menjadi bukti nyata kepedulian pimpinan Kodim 0819/Pasuruan terhadap masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap rumah ini nantinya bisa kembali menjadi tempat tinggal yang aman, nyaman, dan membawa semangat baru bagi keluarga Bapak Muhibul Anam,” ujarnya.

Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dan sambutan hangat dari masyarakat sekitar yang turut bergotong royong membantu proses pembangunan. Kebersamaan antara TNI dan warga menciptakan suasana penuh kekeluargaan serta memperkuat nilai solidaritas sosial di lingkungan masyarakat. Melalui program bedah rumah ini, TNI kembali menunjukkan komitmennya untuk selalu hadir di tengah rakyat, menjadi pelindung sekaligus penggerak kepedulian sosial demi terciptanya kehidupan masyarakat yang lebih baik dan sejahtera. (Usj)

Perkuat Sinergitas, Dandim 0819 Pasuruan Jalin Silaturahmi ke PLN UP3 Kota Pasuruan

Pasuruan,suarakpkcyber.com,–Dalam upaya memperkuat sinergitas dan menjalin komunikasi yang harmonis antar instansi, Komandan Kodim 0819/Pasuruan Letkol Inf Boga Bramiko, M.Han melaksanakan kunjungan silaturahmi ke kantor PLN UP3 Kota Pasuruan. Kegiatan tersebut berlangsung penuh keakraban dan menjadi momentum penting dalam membangun hubungan kelembagaan yang solid demi mendukung stabilitas serta pelayanan kepada masyarakat di wilayah Pasuruan. Kamis (07/5/26).

Kedatangan Dandim 0819/Pasuruan disambut langsung oleh jajaran pimpinan PLN UP3 Kota Pasuruan beserta staf. Dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, kedua pihak membahas berbagai hal strategis terkait pentingnya sinergi antara TNI dan PLN dalam mendukung pembangunan daerah, menjaga stabilitas wilayah, serta memastikan pelayanan kelistrikan kepada masyarakat dapat berjalan aman dan lancar.


Letkol Inf Boga Bramiko, M.Han menyampaikan bahwa silaturahmi lintas sektoral merupakan bagian penting dalam memperkuat kolaborasi dan kebersamaan antar instansi. Menurutnya, hubungan yang baik akan menciptakan koordinasi yang efektif dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan. “TNI tidak dapat bekerja sendiri. Dibutuhkan sinergitas dan komunikasi yang kuat bersama seluruh elemen, termasuk PLN sebagai mitra strategis dalam mendukung kebutuhan masyarakat. Melalui silaturahmi ini, kami berharap hubungan yang sudah terjalin baik dapat semakin erat, sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi kepentingan masyarakat, bangsa dan negara,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa Kodim 0819/Pasuruan siap mendukung setiap upaya dan program positif yang dijalankan PLN demi kepentingan masyarakat luas. Dengan terjalinnya hubungan yang harmonis antar lembaga, diharapkan stabilitas wilayah, pelayanan publik, serta pembangunan di Kota dan Kabupaten Pasuruan dapat terus berjalan optimal. Kegiatan silaturahmi tersebut ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kuatnya kebersamaan serta komitmen sinergitas antara Kodim 0819/Pasuruan dan PLN UP3 Kota Pasuruan.

Beri Arahan Internal, Kapolres Pasuruan Minta Penyidik Jaga Integritas dan Patuhi SOP




Pasuruan, suarakpkcyber.com – Kapolres Pasuruan memberikan arahan internal kepada seluruh jajaran di Mapolres Pasuruan, Kamis (7/5/2026).

Dalam arahannya, Kapolres menekankan pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme anggota. Kapolres juga menyoroti perkembangan situasi kamtibmas yang saat ini diwarnai maraknya kasus pencurian dengan pemberatan (curat), judi online (judol), hingga kejahatan jalanan.

Orang nomer satu di Polres Pasuruan ini mengingatkan jajaran agar meningkatkan kewaspadaan dan bekerja maksimal menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat.

Secara khusus, Kapolres memberikan penegasan kepada jajaran penyidik agar menjalankan proses penyidikan sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan aturan hukum yang berlaku. Ia mengingatkan agar tidak ada tindakan yang melanggar aturan, termasuk intimidasi maupun tekanan terhadap saksi dan tersangka saat proses pemeriksaan.

Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pemberitaan terkait dugaan intimidasi terhadap saksi oleh oknum penyidik. Kapolres menegaskan bahwa seluruh anggota harus bekerja secara profesional, humanis, serta tetap menjunjung tinggi hak asasi manusia dan asas praduga tak bersalah.

“Kami menekankan kepada seluruh penyidik agar bekerja secara profesional sesuai SOP dan aturan hukum yang berlaku. Tidak boleh ada tindakan intimidasi terhadap saksi maupun tersangka saat pemeriksaan," tegas Kapolres Pasuruan.

Lebih lanjut Kapolres mengingat bahwa semua orang punya hak yang harus dijaga, "Semua pihak memiliki hak yang harus dihormati dan dijunjung tinggi dengan asas praduga tak bersalah,” imbuhnya.

Kapolres dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas anggota akan terus dilakukan guna memastikan pelayanan dan penegakan hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. (Usj)

Dishub Raja Ampat Dan Bupati Mangkir Dari Mediasi. Penasehat Hukum : Dalam waktu Dekat Polda Layangkan Undangan Resmi Kepada Bupati



Sorong, suarakpkcyber.com _ Masyarakat adat pemilik hak ulayat di kawasan Dermaga Foley, Kabupaten Raja Ampat, menyatakan kekecewaannya melalui Penasehat Hukum dan Media Online Bharindo setelah pihak Dinas Perhubungan (Dishub) Raja Ampat tidak menghadiri undangan mediasi yang digelar di Polda Papua Barat Daya.

Kuasa hukum dari BHARINDO mengungkapkan, dalam forum mediasi tersebut hanya pihak pelapor yang hadir, sementara dari pihak terlapor tidak satu pun perwakilan yang datang.

“Dari pihak terlapor tidak satu orang pun yang hadir. Bahkan tidak ada konfirmasi resmi terkait ketidakhadiran mereka,” ujar kuasa hukum Bharindo saat ditemui usai mediasi.

Ia menambahkan, peserta yang hadir dalam diskusi hukum tersebut merupakan tim kuasa hukum yang telah mendapat mandat dari pemilik hak ulayat Dermaga Foley, serta dihadiri oleh mantan Kepala Distrik Foley.

Menurutnya, ketidakhadiran pihak terlapor menjadi indikasi tidak adanya itikad baik dalam menyelesaikan persoalan tanah adat yang hingga kini masih menjadi polemik.

“Kami akan kejar terus sampai perkara ini terang benderang. Kami sudah memasang patok karena mediasi hari ini tidak dihadiri pihak terkait untuk memberikan keterangan soal penyelesaian tanah adat masyarakat di Foley,” tegasnya.

Lebih lanjut, pihaknya memastikan akan menempuh berbagai upaya hukum. Selain itu, mereka juga berencana mendatangi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk meminta audit terhadap proyek pembangunan Dermaga Foley yang diduga menggunakan dana hibah dari pemerintah pusat.

“Kami akan meminta BPK membuka proses audit pembangunan Dermaga Foley. Jika ada temuan, akan kami serahkan kepada aparat penegak hukum untuk diproses sesuai hukum yang berlaku di NKRI,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, kuasa hukum juga mendorong Polda PBD untuk memanggil Bupati Raja Ampat guna dimintai keterangan. Hal ini dinilai penting mengingat peran Bupati yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Raja Ampat.

“Dana hibah dari kementerian sebesar Rp186 miliar untuk pembangunan Dermaga Foley, tentu beliau mengetahui aliran anggaran tersebut karena saat itu menjabat sebagai kepala keuangan. Sekarang beliau adalah Bupati, sehingga sangat berkompeten memberikan penjelasan,” ujarnya.

Ia menyebut, berdasarkan informasi dari penyidik Ditreskrimum Polda PBD, pemanggilan terhadap Bupati Raja Ampat kemungkinan akan dilakukan dalam waktu dekat.

“Tadi disampaikan, dalam satu sampai dua hari ini panggilan akan keluar. Jadi dalam minggu ini kemungkinan ada undangan resmi kepada Bupati Raja Ampat,” katanya.

Kuasa hukum berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan hak masyarakat adat agar konflik tidak berlarut-larut. Ia juga mengingatkan potensi gugatan perdata hingga laporan tindak pidana korupsi (tipikor) jika persoalan ini terus berlarut.

“Kalau ini terus berlarut, akan ada gugatan perbuatan melawan hukum ke pengadilan, laporan polisi terkait tipikor, dan permintaan audit ke lembaga keuangan,” tegasnya.

Sementara itu, kondisi di lapangan saat ini masih terjadi pemalangan di area Dermaga Foley oleh masyarakat adat, yang berdampak pada terganggunya arus transportasi laut di wilayah Raja Ampat dan Sorong.

Pihak kuasa hukum pun meminta Bupati Raja Ampat turun langsung membuka ruang dialog dengan masyarakat adat, khususnya marga Moom dan Fadimpo sebagai pemilik hak ulayat.

“Harapan kami, Bupati turun langsung membuka palang dan duduk bersama pemilik hak ulayat untuk mendengarkan tuntutan mereka. Jika memang ada hak yang belum diselesaikan, segera dituntaskan agar tidak memicu konflik berkepanjangan,” pungkasnya. (Dedi)

Dukung Gerakan Indonesia Asri, Polres Pasuruan Tebar 6.000 Benih Ikan dan Bagikan Bibit Pohon

 


PASURUAN, suarakpkcyber.com– Polres Pasuruan menggelar kegiatan pembagian bibit pohon dan penebaran benih ikan sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan Indonesia Asri, Rabu (6/5/2026).

Kegiatan berlangsung di depan PT Etira (Etika Timur Raya), Jalan Raya Purwodadi–Nongkojajar, serta di kawasan Wisata Pancar Air, Desa Cowek, Kecamatan Purwodadi.

Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya nyata menjaga lingkungan sekaligus memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

“Kami telah menebarkan kurang lebih 6.000 benih ikan di Kali Welang. Harapannya, ini bisa memberikan manfaat berkelanjutan dan dinikmati generasi mendatang,” ujarnya.

Selain penebaran benih ikan, jajaran Polres Pasuruan juga membagikan bibit pohon durian kepada masyarakat dan pengendara yang melintas. Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, TNI, hingga instansi kehutanan dan sumber daya air.

Kapolres menegaskan, kegiatan tersebut tidak boleh berhenti sebagai seremoni semata, “Kami berharap ini bukan hanya kegiatan simbolis, tapi benar-benar berdampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat,” tambahnya.

Camat Purwodadi, Mokhamad Sugiarto, menyoroti pentingnya kewaspadaan terhadap kondisi geografis wilayahnya yang didominasi perbukitan. Ia juga mengingatkan potensi bencana akibat cuaca ekstrem.

“Kami rutin menyampaikan informasi potensi cuaca ekstrem sebagai langkah antisipasi, khususnya untuk wilayah rawan banjir,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur CDK Lumajang, Akhmad Yani, mengungkapkan masih adanya lahan kritis yang membutuhkan penanganan serius, “Kami membutuhkan kolaborasi lintas sektor, termasuk Polri, untuk mendukung rehabilitasi lahan dan menjaga kelestarian lingkungan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan potensi fenomena El Nino dengan intensitas tinggi yang dapat berdampak signifikan terhadap lingkungan. Karena itu, penanaman pohon dinilai menjadi langkah mitigasi penting.

Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan, Sugiarto, menambahkan bahwa kawasan sumber mata air memiliki nilai penting bagi kehidupan masyarakat.

“Menjaga sumber air sama dengan menjaga kesejahteraan masyarakat. Ini bagian dari tanggung jawab bersama, termasuk aparat kepolisian,” tegasnya.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan simbolis bibit pohon dan benih ikan kepada jajaran Polsek, pemberian piagam penghargaan kepada Kapolres Pasuruan, serta sesi foto bersama. (Usj)