Tag Label

Kepolisian (3826) daerah (1042) Pemerintahan (560) Jurnalistik (419) Demontrasi (84) Lintas Opini (74) DPRD (71) Desa (62) RSUD (45) Kebakaran (34) KPU (30) Iklan (29) Mahasiswa (11) DPRD kota pasuruan (8) PDAM (5) Desperindag (4) DPR RI (2)

Iklan Natal dan Tahun Baru 2026 DPRD Kota Pasuruan

Iklan Natal dan Tahun Baru 2026 DPRD Kota Pasuruan
DPRD KOTA PASURUAN mengucapkan selamat Natal dan Tahun Baru 2026

Tranding Topic

RSUD Grati Luncurkan Ruang Operasi Pintar, Percepat Penanganan Pasien dan Tingkatkan Keselamatan Medis

Pasuruan,suarakpkcyber.com, – Upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan terus dilakukan RSUD Grati dengan menghadirkan inovasi terbaru...

Headline NewsLihat Semuanya

RSUD Grati Luncurkan Ruang Operasi Pintar, Percepat Penanganan Pasien dan Tingkatkan Keselamatan Medis

Pasuruan,suarakpkcyber.com,– Upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan terus dilakukan RSUD Grati dengan menghadirkan inovasi terbaru berupa Smart Operating Theatre atau Ruang Operasi Pintar. Fasilitas modern ini menjadi jawaban atas meningkatnya kebutuhan tindakan bedah, terutama kasus kegawatdaruratan akibat kecelakaan di jalur Pantura yang selama ini cukup tinggi.

Layanan tersebut telah mulai difungsikan sejak sepekan terakhir dan secara resmi diperkenalkan kepada publik oleh Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori pada Rabu (18/2/2026).

Direktur rumah sakit, drg. Dyah Retno Lestari, menjelaskan bahwa kehadiran ruang operasi berbasis teknologi ini merupakan bagian dari transformasi pelayanan agar masyarakat mendapatkan penanganan medis yang lebih cepat, aman, dan akurat.

Menurutnya, inovasi tersebut tidak hanya berfokus pada kecanggihan alat, tetapi juga memastikan sistem pendukung di dalam rumah sakit mampu meningkatkan keselamatan pasien sekaligus efisiensi kerja tenaga kesehatan.

“Ruang Operasi Pintar ini adalah bentuk komitmen kami untuk terus adaptif terhadap perkembangan teknologi medis dan memaksimalkan upaya penyelamatan pasien,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya.

Smart Operating Theatre memiliki sejumlah keunggulan yang dirancang sesuai standar ruang bedah modern. Salah satunya adalah sistem pengaturan tekanan udara positif dan negatif yang dapat dikendalikan secara presisi. Teknologi ini berfungsi menjaga sterilitas ruangan, melindungi pasien maupun tenaga medis, serta menekan risiko infeksi selama proses operasi.

Selain itu, ruang operasi telah terintegrasi langsung dengan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS). Melalui integrasi ini, dokter dapat mengakses data rekam medis pasien secara real time, termasuk hasil radiologi, laboratorium, hingga riwayat pemeriksaan penunjang lainnya tanpa harus keluar dari ruang tindakan.

Dengan sistem tersebut, proses pengambilan keputusan medis menjadi lebih cepat dan akurat karena seluruh informasi tersedia dalam satu tampilan digital

Fasilitas ini juga dilengkapi pintu otomatis berbahan galvanized steel dengan sistem hermetic, yaitu pintu kedap udara yang dirancang khusus untuk ruang steril. Teknologi ini memastikan tidak ada kontaminasi udara dari luar yang masuk ke dalam ruang operasi, sehingga standar kebersihan tetap terjaga selama tindakan berlangsung.

Keberadaan ruang operasi pintar diharapkan mampu mengurangi antrean pasien yang membutuhkan tindakan bedah, sekaligus memberikan alternatif layanan medis berkualitas tanpa harus dirujuk ke luar daerah.

Selain meningkatkan efisiensi pelayanan, fasilitas ini juga memberikan kenyamanan bagi tenaga medis karena lingkungan kerja yang lebih tertata dan mendukung konsentrasi tinggi saat melakukan operasi dengan durasi panjang.

Retno menegaskan bahwa penambahan fasilitas ini merupakan langkah awal untuk menjawab tantangan layanan kesehatan modern yang semakin kompleks.

“Kami akan terus berbenah dan berinovasi agar masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan terbaik, cepat, dan aman,” pungkasnya.(Usj)

Jaga Kekhusyukan Ramadan, Satlantas Polres Pasuruan Gelar Patroli Sahur dan 'Gugah-Gugah' Bareng Warga

Pasuruan,suarakpkcyber.com,– Personel Satlantas Polres Pasuruan mengintensifkan patroli subuh demi menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat yang tengah menjalankan ibadah sahur. Tak sekadar berkeliling menggunakan mobil patroli, petugas juga membaur dengan kearifan lokal masyarakat setempat.

Pada Sabtu (21/02), Kanit Kamsel Satlantas Polres Pasuruan, Aipda Arifian Miftahul Firdaus, tampak turun langsung bergabung dengan rombongan anak-anak muda di Perum Bumi Aura Persada, Dusun Bekacang, Kelurahan Kolursari, Kecamatan Bangil.

Kolaborasi "Gugah-Gugah Sahur"Suasana hangat terlihat saat Aipda Arifian mengikuti tradisi "Gugah-Gugah Sahur" (membangunkan sahur) bersama warga sekitar. Dengan penuh semangat, petugas mendampingi pemuda dan anak - anak setempat berkeliling perumahan untuk memastikan warga bangun tepat waktu guna menjalankan ibadah puasa.

"Kegiatan ini merupakan bentuk pendekatan humanis Polri kepada masyarakat. Kami ingin memastikan kehadiran polisi memberikan rasa aman, sekaligus mengapresiasi semangat adek-adek yang melakukan patroli sahur secara positif," ujar Aipda Arifian.

Selain berkeliling membangunkan warga, Satlantas Polres Pasuruan juga melakukan patroli dialogis. Petugas menyempatkan diri berdiskusi dengan salah satu Ketua RT di Perum Bumi Aura Persada untuk memetakan potensi kerawanan wilayah menjelang perayaan idul fitri untuk menekan kriminalitas.

Beberapa poin utama dalam dialog tersebut meliputi Mengingatkan warga untuk tetap waspada terhadap pencurian kendaraan bermotor (curanmor) saat jam rawan sahur.

Mengimbau pemuda agar tidak melakukan aksi balap liar atau penggunaan petasan yang dapat mengganggu ketenangan ibadah.

Mendorong sinergi antara pihak kepolisian dan sistem keamanan lingkungan (Siskamling) perumahan. Langkah proaktif ini diharapkan mampu mewujudkan situasi wilayah Kabupaten Pasuruan, khususnya wilayah Bangil, tetap aman dan kondusif selama bulan suci Ramadan. Masyarakat menyambut baik kehadiran petugas yang dinilai membuat suasana sahur menjadi lebih tertib dan tenang.(Usj)

Satresnarkoba Polres Pasuruan Tangkap Pengedar Sabu 10,33 Gram di Beji

 

Pasuruan,suarakpkcyber .com,- Polres Pasuruan melalui Satresnarkoba mengamankan seorang pria berinisial MI (30), warga Desa Sidowayah, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, karena diduga mengedarkan narkotika jenis sabu. Dari tangan tersangka, petugas menyita 12 poket sabu dengan berat total 10,33 gram.

Penangkapan dilakukan pada Rabu, 14 Januari 2026 sekitar pukul 01.00 WIB di pinggir Jalan Raya Desa Sidowayah, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan. Tersangka ditangkap saat dalam perjalanan pulang setelah sebelumnya terpantau petugas.

Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono mengatakan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari patroli malam dalam rangka harkamtibmas yang dilakukan Tim 1 Opsnal Satresnarkoba di wilayah Kecamatan Beji.

“Kami tidak akan memberi ruang bagi peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Pasuruan. Setiap informasi sekecil apa pun akan kami tindak lanjuti secara serius,” tegas AKBP Harto.

Menurut keterangan polisi, saat patroli di sebuah warung kopi, petugas mendengar percakapan dua pria yang menyebut akan adanya transaksi sabu dalam jumlah besar di sepanjang jalan Desa Sidowayah–Beji antara pukul 00.00 WIB hingga menjelang subuh.

Meski hanya menyebut nama panggilan, tim yang dipimpin Ipda Satria Buana segera melakukan profiling dan mengidentifikasi pelaku sebagai MI.

Petugas kemudian melakukan penyisiran dan pengintaian. Tepat pukul 01.00 WIB, tersangka yang melintas langsung dihentikan dan digeledah. Dari dalam tasnya ditemukan 12 poket sabu dengan berat keseluruhan 10,33 gram.

Selain sabu, polisi juga mengamankan barang bukti berupa tiga unit telepon seluler, uang tunai Rp250.000 yang diduga hasil penjualan sabu, serta satu dompet warna merah yang digunakan untuk menyimpan narkotika tersebut.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan/atau Pasal 609 ayat (2) huruf a jo Pasal 612 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP jo Pasal VII ke-50 ayat (2) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

Tersangka terancam pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat enam tahun dan paling lama 20 tahun serta pidana mati.


Saat ini, Satresnarkoba Polres Pasuruan masih melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan peredaran narkoba yang terkait dengan tersangka MI.

Indeks Kepuasan Masyarakat Terhadap Pelayanan DPRD kabupaten Pasuruan Capai 88.82%, Syamsul Hidayat : Tekankan Untuk Terus Tingkatkan Transparansi, Akuntabilitas serta Kualitas


Pasuruan, suarakpkcyber.com - Hasil Survei Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Tahun 2025 mencapai 88.82% dengan kategori Sangat Baik. Hal ini dikarenakan DPRD Kabupaten Pasuruan terus berbenah dari berbagai aspek terutama dari segi Pelayanan.

Capaian tersebut menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan yang diberikan, mulai dari sistem, mekanisme hingga prosedur pelayanan yang diterapkan di Sekretariat DPRD kabupaten Pasuruan.

Pada indikator sistem, mekanisme, dan prosedur layanan, nilai yang diperoleh sebesar 87,28.

Disisi lain, indeks indikator biaya atau tarif mencatat skor tertinggi, yakni capai 99,89, untuk aspek sarana dan prasarana, penilaian mencapai 93,09.

Nilai ini menegaskan bahwa seluruh layanan yang diberikan tidak dipungut biaya.

Adapun penanganan pengaduan, saran, dan masukan masyarakat memperoleh skor 99,01, menunjukkan responsivitas dan keterbukaan layanan terhadap aspirasi publik dinilai sangat baik.

Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan di kesempatan yang sama menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Hasil ini menjadi refleksi atas kerjasama seluruh unsur di DPRD dan para ASN yang di lingkungan sekretariat DPRD.

“Alhamdulillah, penilaian IKM Tahun 2025 menunjukkan hasil sangat baik dengan nilai 88,82. Ini adalah buah dari kerja kolektif pimpinan dan anggota DPRD, Sekretariat DPRD, serta dukungan masyarakat Kabupaten Pasuruan,” ujar Samsul, Kamis (19/02/2026).

Samsul juga menambahkan capaian tersebut bukan untuk berpuasa diri melainkan sebagai cambuk untuk terus menerus memperbaiki kinerja dewan.

“Penilaian ini menjadi bukti komitmen kami dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, keterbukaan informasi, serta respons terhadap aspirasi masyarakat. Namun, kami tidak boleh berhenti di sini,” Papar politisi PKB sekaligus Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan.

Beliau juga menekankan untuk selalu meningkatkan pelayanan yang baik harus sejalan dengan integritas dan profesionalitas.

" Kedepan, kami akan terus meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta kualitas pelayanan demi mewujudkan pemerintahan daerah yang profesional, aspiratif, dan berintegritas,” katanya.

Beliau juga mengapresiasi atas kepercayaan Masyarakat sekaligus membuka ruang aspirasi saran dan kritik sebagai masukan.

“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Kritik dan saran tetap kami harapkan sebagai energi perbaikan untuk membangun Kabupaten Pasuruan yang lebih maju, sejahtera, dan berkeadilan,” tutupnya.

Kapolres Pasuruan Ajak Masyarakat Ciptakan Ramadan Aman dan Kondusif

Pasuruan,suarakpkcyber.com,– Kapolres Pasuruan, AKBP Harto Agung Cahyono, mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif selama Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Ajakan tersebut disampaikan sebagai langkah preventif guna memastikan pelaksanaan ibadah puasa berjalan lancar, nyaman, dan penuh kekhusyukan di wilayah hukum Polres Pasuruan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga situasi kamtibmas selama Ramadan. Hindari penggunaan petasan atau kembang api berbahaya yang dapat mengganggu keamanan,” ujar AKBP Harto Agung Cahyono.

Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk tertib berlalu lintas serta tidak melakukan aktivitas yang meresahkan, seperti balap liar dan penggunaan knalpot bising.

“Tertiblah dalam berlalu lintas. Hindari balap liar dan penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi karena dapat mengganggu kenyamanan masyarakat, khususnya saat ibadah,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia meminta warga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminal dengan menjaga barang berharga dan segera melaporkan hal mencurigakan kepada pihak kepolisian.

“Waspadai tindak kriminal. Jaga barang berharga dan segera laporkan jika ada hal yang mencurigakan,” katanya.

Kapolres juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi anak dan remaja agar tidak terlibat tawuran, perang sarung, maupun aktivitas berbahaya lainnya.

“Peran orang tua sangat penting untuk mencegah anak-anak terlibat tawuran, perang sarung, atau kegiatan yang dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain,” tambahnya.

Selain itu, masyarakat diimbau memastikan rumah dalam kondisi aman saat ditinggalkan beribadah, seperti mengunci pintu serta mematikan kompor dan aliran listrik yang tidak diperlukan.

Tak kalah penting, AKBP Harto Agung Cahyono juga mengajak masyarakat untuk menjaga toleransi dan ketertiban umum selama Ramadan.

“Mari kita jaga toleransi antarwarga dan ketertiban umum demi kenyamanan bersama. Ramadan adalah momentum memperkuat persaudaraan dan kebersamaan,” pungkasnya.

Polres Pasuruan juga mengingatkan bahwa layanan darurat kepolisian melalui call center 110 tersedia selama 24 jam untuk menerima laporan dan pengaduan masyarakat.

Dengan sinergi antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan suasana Ramadan di Kabupaten Pasuruan berlangsung aman, tertib, dan damai.(Usj)

Imbas Bencana Sejumlah Kerusakan Infrastruktur Segera Ditangani Oleh Dinas Bina Pengairan, Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Pasuruan

 



Pasuruan, suarakpkcyber.com - Imbas diterjang banjir atau longsor sejumlah infrastruktur dan jalan rusak. Pemkab Pasuruan segara melakukan perbaikan sejumlah infrastruktur yang rusak akibat di terjang bencana ( banjir,longsor ) yang terjadi di beberapa wilayah Kecamatan agar kerusakan tidak semakin parah.

Perbaikan tersebut direncakan menggunakan anggaran dana BTT (Belanja Tidak Terduga: red) tahun 2026.

Menurut Informasi yang dihimpun di lapangan terhadap sejumlah kontraktor yang di beri amanat oleh Pemkab Pasuruan melalui Dinas Pangairan, Bina Marga dan Bina Kontruksi untuk mengerjakan perbaikan fisik imbas bencana mereka mengatakan di undang oleh Dinas rapat untuk pengerjaan fisik bencana.

“Saya di undang Dinas untuk mengerjakan berjonjong, untuk lokasi dan nominalnya belum tahu masih mau rapat" jelasnya nama disamarkan saat ditemui di kantor Dinas Pangairan, Bina Marga dan Bina Kontruksi Rabu (18/02/26) siang.

Saat awak media mencari informasi di ruang tempat kegiatan rapat antara PPTK dengan sejumlah kontraktor, salah satu pegawai menemui untuk mengarahkan agar dapat melewati pintu depan

“Mas kalau masuk harus lewat pintu depan di sana ada lobi , mau ketemu siapa”jelasnya pegawai tersebut  

Data yang di peroleh tahun 2026 ini ada 15 lokasi penanganan darurat yang akan di tangani melalui kontraktual ( menggunakan jasa kontraktor ) dengan rincian 10 lokasi merupakan usulan dari bidang Sumberdaya air,dan 6 lokasi dari usulan bidang Bina Marga.

Terpisah, Sarina Roestif Plt Dinas Sumberdaya Air,Bina Marga dan Bina Kontruksi yang di konfirmasi melalui selulernya, yang bersangkutan belum bisa memberikan keterangan karena sedang ada kegiatan di luar

" Masih di luar mas mohon maaf” jawabnya singkat.

Rencana perbaikan imbas bencana ada di wilayah Bangil ( Kelurahan Kiduldalem,Kelurahan Kali anyar ) Kecamatan Gempol ( Desa carat), Kecamatan Winongan Desa Karangjati, Desa Sruwi Kecamatan Nguling, Kecamatan Gondangwetan ( Desa Sekarputih ) sedangkan di 6 titik ada di Kecamatan Tutur dan Kecamatan Tosari.(Red)

Jelang Tuntutan Pengadilan, Diduga Istri Felix Usir Wartawan



Sorong, Papua Barat Daya| suarakpkcyber.com -  Sangat miris perbuatan tersangka kasus kayu ilegal yang tinggal menunggu agenda tuntutan Jaksa Penuntut Umum di Pengadilan Negeri Sorong, Selasa (17/02/2026).

Bagaimana tidak, istri tersangka yang tidak terima atas pemberitaan-pemberitaan beberapa media langsung mengusir wartawan dan membentak-bentak wartawan yang saat akan hendak mengkonfirmasi agenda tuntutan tersangka Felix Wiliyanto yang diduga telah melakukan aktifitas bisnis penebangan atau pembelian kayu ilegal di wilayah Sorong Provinsi Papua Barat Daya.

" wartawan-wartawan telah menyusahkan Bapak. Bos sudah tidak ada uang karena kalian buat susah pak Felix " ungkap wanita yang di duga adalah istri tersangka.

Lanjut, Tanpa banyak tanya, ia mengeluhkan dan terus menerus membentak dan memarahi jurnalis yang akan mengkonfirmasi agenda tuntutan tersebut .

Istri tersangka yang terus menerus mengeluhkan bahwa suaminya (tersangka) hanya dihukum biasa saja. Tetapi beberapa media mengangkat berita-berita dan menambahkan terkait ada temuan baru yang di sangsikan kepada suaminya atau tersangka Felix.

" Masa wartawan ada yang tulis Tindak Pidana Pencucian uanglah atau money laundry" kesalnya.

Sementara itu, salah satu wartawan yang hendak akan mengkonfirmasi langsung memberikan penjelaskan bahwa niat kami (wartawan/jurnalis) adalah ingin bertemu untuk konfirmasi agenda yang akan di terima oleh tersangka dalam hal ini adalah Felix. 

Sehingga apakah ada keluhan atau permintaan yang bisa dinaikan melalui media. Sebelum ada tuntuhan dari jaksa.

" kita mau tanya apakah mungkin selama persidangan ada kejanggalan-kejanggalan mulai dari saksi-saksi atau penyidik. Karena kami netral tidak memihak siapapun" jawab salah satu wartawan kepada istri tersangka.

Sembari mengatakan bahwa kami tidak di sogok atau meminta uang. Hanya ingin memberikan keluhan tersangka. Karena kebutulan tersangka tidak berada di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sorong, tetapi berada di luar tahanan. Jadi tidak ada salahnya untuk didatangi dan meminta konfirmasi kepada yang bersangkutan.(dedi)

Satlantas Polres Pasuruan Tertibkan PKL dan Parkir Liar di Bundaran Sirkel Gempol





Pasuruan, suarakpkcyber.com -  Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pasuruan bersama instansi terkait menertibkan pedagang kaki lima (PKL) liar dan parkir liar di kawasan bawah jembatan tol Bundaran Sirkel Gempol, Kabupaten Pasuruan, Senin (16/2/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga 14.00 WIB itu berjalan aman, lancar, dan tertib. Penertiban dilakukan untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas serta ketertiban umum di kawasan strategis tersebut.

Kasat Lantas Polres Pasuruan, AKP Derie Fradesca, S.T.K., S.I.K., M.H., mengatakan penertiban difokuskan pada lapak PKL liar dan kendaraan yang parkir sembarangan di sepanjang jalur bawah tol.

“Kami melaksanakan penertiban PKL liar dan parkir liar di bawah jembatan tol Sirkel Gempol guna menjaga kelancaran arus lalu lintas serta menciptakan situasi yang tertib dan aman,” ujar AKP Derie.

Menurutnya, keberadaan lapak dan parkir liar di lokasi tersebut berpotensi mengganggu arus kendaraan serta membahayakan pengguna jalan.

“Selain penertiban, personel juga melakukan pengaturan lalu lintas untuk memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan dengan lancar,” tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut, hadir Kanit Turjawali Satlantas Polres Pasuruan Ipda Aries Setyandono, S.H., bersama anggota Turjawali Satlantas. Penertiban juga melibatkan Satpol PP Kabupaten Pasuruan dan Dinas Perhubungan Kabupaten Pasuruan sebagai bentuk sinergi lintas instansi.

Kapolres Pasuruan, AKBP Harto Agung Cahyono, menegaskan pentingnya penataan kawasan publik agar tetap kondusif.

“Penertiban ini bagian dari upaya menjaga ketertiban dan keselamatan masyarakat pengguna jalan,” singkatnya.

Satlantas Polres Pasuruan memastikan kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala sebagai langkah preventif dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukum Polres Pasuruan. (Usj

Jalan Rusak Makan Korban, Warga Gununggangsir–Wonokoyo Terpaksa Cor Beton Swadaya: Di Mana Peran Pemkab?

Pasuruan,suarakpkcyber.com,– Kerusakan parah ruas jalan kabupaten penghubung Gununggangsir–Wonokoyo di Kabupaten Pasuruan kian memprihatinkan. Puluhan lubang menganga di sepanjang badan jalan, memicu banyak pengendara roda dua terjatuh dan mengalami luka-luka. Kondisi ini memaksa warga turun tangan sendiri melakukan perbaikan darurat dengan pengecoran beton rigid menggunakan dana swadaya.

Jalan yang berada di wilayah Kecamatan Beji tersebut merupakan akses vital bagi pelajar, pekerja pabrik, hingga aktivitas distribusi barang. Namun, alih-alih mendapatkan penanganan cepat dari pemerintah daerah, warga justru harus menghadapi risiko kecelakaan setiap hari.

Sejumlah warga yang ditemui pada Minggu (15/02/2026) menuturkan bahwa kerusakan jalan sebenarnya sudah lama terjadi. Meski pernah diperbaiki, kualitas tambalan dinilai tidak bertahan lama dan kini kembali rusak, bahkan lebih parah.

“Banyak warga jatuh, terutama pengendara motor. Rodanya masuk lubang yang tertutup air, jadi tidak kelihatan,” ujar Syaipul, salah satu warga.

Lubang-lubang besar yang menyerupai kubangan saat hujan membuat pengendara harus ekstra hati-hati. Warga bahkan memasang rambu-rambu sederhana secara mandiri agar pengguna jalan mengurangi kecepatan.

Menurut warga, tingginya lalu lintas kendaraan berat milik perusahaan turut mempercepat kerusakan jalan.

“Setiap hari dilalui anak sekolah, karyawan pabrik, ditambah truk-truk besar. Jalan cepat sekali hancur,” keluh seorang warga saat memperbaiki motornya di bengkel kawasan Gununggangsir.

Kepala Desa Gununggangsir, Yasin, menjelaskan bahwa pihak desa akhirnya mengambil langkah darurat demi keselamatan warga. Bersama masyarakat, mereka melakukan pengecoran beton pada malam hari menggunakan dana swadaya.

“Kami tangani bersama warga dengan mengecor beton. Ini murni swadaya karena banyak aduan masyarakat,” jelasnya.

Perbaikan darurat tersebut menghabiskan sekitar tiga kubik beton cor. Langkah itu, menurut Yasin, merupakan bentuk respons cepat desa karena keluhan warga terus berdatangan, sementara perbaikan permanen dari pemerintah kabupaten belum terealisasi.

Ruas jalan yang menghubungkan hingga wilayah Wonokoyo ini sejatinya merupakan kewenangan pemerintah kabupaten. Karena itu, warga berharap ada perhatian serius dan perbaikan menyeluruh, bukan sekadar tambal sulam yang tidak bertahan lama.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan publik: bagaimana pengawasan infrastruktur bisa luput hingga masyarakat harus menanggung beban yang seharusnya menjadi tanggung jawab pemerintah?

Warga menegaskan bahwa mereka tidak menuntut lebih, hanya ingin akses jalan yang aman dilalui tanpa rasa waswas setiap kali berangkat kerja atau sekolah.

“Kami ini hanya ingin selamat di jalan. Jangan sampai ada korban lagi baru diperbaiki,” tegas salah satu warga.

Kini masyarakat berharap pemerintah daerah segera turun tangan melakukan perbaikan permanen dengan konstruksi yang kuat dan pengawasan kualitas yang ketat, agar kejadian serupa tidak terus berulang di masa mendatang.(Usj)

Pemkab Pasuruan Fokus Tangani Kawasan Kumuh Secara Terintegrasi di Tahun 2026

Pasuruan,suarakpkcyber .com,— Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Pasuruan terus memperkuat komitmen dalam mengurangi kawasan permukiman kumuh secara menyeluruh pada tahun 2026. Penanganan tidak lagi dilakukan secara parsial, melainkan menggunakan pendekatan terintegrasi agar hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat dan berkelanjutan.

Kebijakan ini dijalankan di wilayah Kabupaten Pasuruan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hunian, kesehatan lingkungan, serta kesejahteraan sosial-ekonomi warga.

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman, Eko Bagas Sasongko, menjelaskan bahwa langkah tersebut merupakan tindak lanjut arahan Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, agar penanganan kawasan kumuh dilakukan dengan pendekatan komprehensif, tidak hanya membangun fisik semata tetapi juga memberdayakan masyarakat.

“Konsep yang diterapkan adalah memadukan pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan lingkungan, sanitasi, ruang terbuka hijau, dan penyediaan air bersih dengan peningkatan kualitas sosial dan ekonomi masyarakat. Program ini dilaksanakan lintas sektor, melibatkan pemerintah pusat hingga pemerintah daerah,” ujarnya saat ditemui di sela Forum Perangkat Daerah dan Konsultasi, Jumat (13/2/2026).

Penanganan kawasan kumuh secara terintegrasi mencakup berbagai komponen utama, di antaranya:

Perbaikan jalan lingkungan permukiman

Pembangunan dan revitalisasi drainase

Pengelolaan sampah melalui TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle)

Penyediaan sarana air bersih

Pembangunan jamban sehat bagi warga

Penataan ruang lingkungan agar lebih layak dan sehat

Selain pembangunan fisik, program ini juga diarahkan untuk mengurangi kesenjangan sosial, menciptakan ruang publik yang nyaman, serta mendorong produktivitas ekonomi masyarakat di kawasan yang sebelumnya tergolong kumuh.

Ratusan RTLH Akan Dibangun Sebagai bagian dari target tahun 2026, pemerintah daerah akan membangun dan memperbaiki Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 552 unit. Selain itu, akan dibangun 79 unit jamban sehat, peningkatan kualitas sistem drainase, serta penguatan fasilitas TPS3R guna menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup warga melalui hunian yang layak, akses sanitasi yang baik, serta lingkungan yang sehat dan tertata. Dengan pendekatan terintegrasi, Pemkab Pasuruan optimistis pengurangan kawasan kumuh dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Tujuan akhirnya bukan hanya memperbaiki kawasan, tetapi membangun kehidupan yang lebih sehat, produktif, dan berkelanjutan bagi warga,” pungkas Eko.(Usj)