Tag Label

Kepolisian (3836) daerah (1047) Pemerintahan (564) Jurnalistik (432) Demontrasi (84) Lintas Opini (74) DPRD (71) Desa (62) RSUD (45) Iklan (34) Kebakaran (34) KPU (30) Mahasiswa (11) DPRD kota pasuruan (8) PDAM (5) Desperindag (4) DPR RI (2)

Tranding Topic

Diduga Rugikan Negara Miliaran Rupiah, Kasus Perjalanan Dinas Inspektorat PBD Naik ke Tahap Penyidikan

  Sorong, Papua Barat Daya | suarakpkcyber.com  –Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat Daya resmi meningkatkan penanganan kasus dugaan tind...

Headline NewsLihat Semuanya

Diduga Rugikan Negara Miliaran Rupiah, Kasus Perjalanan Dinas Inspektorat PBD Naik ke Tahap Penyidikan

 


Sorong, Papua Barat Daya | suarakpkcyber.com  –Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat Daya resmi meningkatkan penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi belanja perjalanan dinas pada Inspektorat Provinsi Papua Barat Daya ke tahap penyidikan. Peningkatan status perkara tersebut dilakukan setelah penyidik menemukan indikasi kerugian negara yang ditaksir mencapai miliaran rupiah.


Keputusan tersebut diambil dalam gelar perkara yang disampaikan melalui press release pada Rabu (1/4/2026), dengan kesimpulan bahwa penanganan kasus telah memenuhi unsur minimal dua alat bukti yang cukup untuk ditingkatkan ke tahap penyidikan.


Direktur Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Papua Barat Daya, Kombes Pol. Iwan Manurung, S.I.K., mengungkapkan bahwa selama proses penyelidikan, tim penyidik telah memeriksa puluhan saksi serta mengumpulkan berbagai dokumen pendukung.


“Berdasarkan hasil gelar perkara, seluruh peserta sepakat bahwa kasus ini dapat ditingkatkan ke tahap penyidikan karena telah didukung oleh dua alat bukti yang cukup,” ujarnya dalam keterangan pers.


Ia menjelaskan, sedikitnya 38 orang staf di lingkungan Inspektorat Papua Barat Daya telah dimintai keterangan. Selain itu, penyidik juga telah mengumpulkan dan menganalisis sejumlah dokumen terkait penggunaan anggaran perjalanan dinas Tahun Anggaran 2024.


Berdasarkan data yang dihimpun, total alokasi anggaran perjalanan dinas dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Tahun 2024 tercatat sebesar Rp11.314.597.000. Dari jumlah tersebut, realisasi pencairan anggaran mencapai Rp6.196.012.821 atau sekitar 54,7 persen, yang dilakukan melalui 19 Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D).


Namun, dari hasil pemeriksaan dokumen serta keterangan para saksi hingga Maret 2026, penyidik menemukan adanya indikasi penyimpangan dalam penggunaan anggaran tersebut yang berpotensi menimbulkan kerugian negara lebih dari Rp2 miliar.


“Indikasi kerugian negara sementara yang kami temukan sekitar Rp2 miliar lebih. Nilai tersebut masih bersifat sementara dan akan dihitung secara resmi oleh auditor yang berwenang,” jelasnya.


Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa penyidik akan terus mendalami perkara ini, termasuk menelusuri aliran penggunaan anggaran serta mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga terlibat.


Menurutnya, dalam penanganan kasus ini, kepolisian tetap mengedepankan prinsip profesionalitas, transparansi, dan akuntabilitas agar proses hukum berjalan secara objektif dan dapat dipertanggungjawabkan.


Terkait penerapan pasal, perkara ini disangkakan melanggar ketentuan dalam Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi, yakni Pasal 603 dan/atau Pasal 604 juncto Pasal 20 KUHP, dengan ancaman pidana penjara paling singkat dua tahun dan paling lama 20 tahun, serta pidana denda minimal Rp10 juta hingga maksimal Rp2 miliar.


“Kami akan terus mengembangkan penyidikan ini secara komprehensif, termasuk menelusuri aliran dana dan pihak-pihak yang harus bertanggung jawab,” tegasnya.


Kasus ini menjadi sorotan publik sebagai bagian dari upaya penegakan hukum terhadap dugaan penyalahgunaan anggaran daerah, sekaligus mendorong transparansi dalam pengelolaan keuangan di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya. (Dedi)

Media Soroti Era Prabowo Subianto: Lomba Tanam Jadi Strategi Perkuat Ketahanan Pangan di Tengah Geopolitik Global

 


Bintuni Papua, suarakpkcyber.com — Gagasan penyelenggaraan lomba tanam komoditas pangan lokal seperti ubi jalar, singkong, keladi, hingga jagung mulai mendapat sorotan sebagai solusi nyata dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.

Mengusung semangat “Sediakan Payung Sebelum Hujan”, ide ini muncul di tengah dinamika geopolitik global yang melibatkan negara-negara seperti Iran, Israel, dan Amerika Serikat. Kondisi tersebut dinilai berpotensi memengaruhi stabilitas pangan, termasuk di Indonesia.

Pada era kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, pemerintah melalui Kementerian Pertanian Republik Indonesia dan Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia dinilai perlu menghadirkan program yang lebih konkret dan berorientasi jangka panjang.

Salah satu langkah yang dinilai relevan adalah mengoptimalkan lahan kosong di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Teluk Bintuni, melalui pendekatan berbasis kompetisi yang melibatkan masyarakat secara luas.

Pemilik media online Mediaprorakyat.com, Haiser Situmorang, menegaskan bahwa lomba tanam bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan strategi nyata untuk memperkuat ketahanan pangan dari tingkat lokal.

“Daripada anggaran dihabiskan untuk kegiatan yang dampaknya jangka pendek, seperti pertandingan olahraga atau lomba hiburan, lebih baik diarahkan pada program yang manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” ujarnya, Selasa (31/3/2026).

Menurutnya, komoditas seperti singkong, ubi jalar, dan keladi memiliki keunggulan karena tahan terhadap perubahan cuaca, mudah dibudidayakan, serta dapat menjadi alternatif sumber karbohidrat pengganti beras.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya perencanaan yang matang agar program ini berjalan efektif, mulai dari penentuan kategori lomba, pelibatan peserta dari berbagai kalangan (petani, pelajar, hingga kelompok masyarakat), hingga dukungan pemerintah berupa penyediaan bibit, pelatihan, dan pendampingan teknis.

Tak kalah penting, aspek keberlanjutan juga menjadi kunci. Hasil panen peserta harus memiliki akses pasar yang jelas, baik melalui kerja sama dengan pelaku UMKM maupun program pangan daerah, sehingga manfaatnya tidak berhenti pada perlombaan semata.

Gagasan ini sekaligus menghidupkan kembali semangat kearifan lokal melalui sistem lumbung pangan yang dahulu menjadi andalan masyarakat dalam menghadapi masa sulit. Dengan pendekatan modern dan dukungan kebijakan yang tepat, konsep tersebut dinilai tetap relevan untuk diterapkan saat ini.

Jika direalisasikan secara serius, program ini berpotensi menjadi gerakan kolektif yang tidak hanya memperkuat ketahanan pangan daerah, tetapi juga mendorong kemandirian masyarakat dalam menghadapi ketidakpastian global.

“Anggaran yang ada harus dimanfaatkan dengan tepat. Gunakan payung sebelum hujan. Kalau tidak ada makanan, bagaimana kita bisa bertahan jika terjadi sesuatu yang tidak diharapkan? Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi ke depan, semoga dunia tetap baik-baik saja,” tutup Haiser.

Haiser Situmorang menambahkan, berdasarkan pemberitaan di berbagai media online, televisi, dan media sosial, sejumlah negara mulai mengambil langkah penghematan energi di tengah meningkatnya ketidakpastian global akibat konflik geopolitik, khususnya ketegangan antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Situasi tersebut tidak hanya memicu instabilitas politik, tetapi juga berdampak langsung pada rantai pasok energi dunia. Eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah berpotensi mengganggu jalur perdagangan dan distribusi energi global yang selama ini menjadi tulang punggung pasokan minyak dunia.

Kondisi ini memicu kekhawatiran akan terjadinya krisis energi, seiring menurunnya produksi dan terganggunya distribusi di sejumlah wilayah.

“Jika ketahanan pangan kita kuat, masyarakat Indonesia tidak akan terlalu kesulitan meskipun terjadi kelangkaan minyak. Namun kita tetap berharap kondisi seperti itu tidak terjadi,” pungkasnya. (Dedi)

Polres Pasuruan Wujudkan Seleksi Polri 2026 yang Bersih dan Humani

Pasuruan,suarakpkcyber.com,– Polres Pasuruan menegaskan komitmennya dalam mewujudkan proses penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2026 yang bersih, transparan, akuntabel, dan humanis melalui pelaksanaan pakta integritas.

Kegiatan tersebut digelar di Rupatama Polres Pasuruan pada Selasa (31/3/2026) pukul 09.30 WIB hingga selesai dan diikuti oleh peserta calon Taruna Akpol, calon Bintara, serta Tamtama Polri, juga dihadiri jajaran pejabat utama dan perwakilan orang tua peserta.

Kabag SDM Polres Pasuruan, Dante Anan Irawanto, menegaskan bahwa pakta integritas menjadi landasan penting dalam menjaga kualitas proses seleksi.

“Pelaksanaan pakta integritas ini merupakan komitmen kami untuk menjamin proses penerimaan anggota Polri berjalan secara bersih, transparan, akuntabel, dan humanis,” ujarnya.

Ia menjelaskan, seluruh tahapan seleksi mengedepankan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) sesuai kebijakan Polri.

Selain itu, pihaknya juga mencatat jumlah pendaftar tahun ini mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Untuk tahun ini jumlah pendaftar Akpol sebanyak 10 orang dan Bintara 83 orang. Secara umum terjadi penurunan dibandingkan tahun lalu,” jelasnya.

Kapolres Pasuruan, Harto Agung Cahyono, turut menegaskan komitmen institusinya dalam menjaga integritas seleksi.

“Kami memastikan seluruh proses penerimaan anggota Polri di Polres Pasuruan berjalan objektif dan tanpa pungutan liar. Siapapun yang memenuhi syarat dan memiliki kompetensi, itulah yang akan lolos,” tegasnya.

Adapun rangkaian kegiatan meliputi pembukaan oleh MC, pembacaan doa, sambutan Karo SDM Polda Jatim, arahan Kabag Dalpers Ro SDM Polda Jatim, hingga penutup.

Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung dengan khidmat, aman, dan tertib sebagai wujud keseriusan Polres Pasuruan dalam menghadirkan seleksi anggota Polri yang berintegritas.(Usj)

Bupati Pasuruan Lantik Empat Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Di Lingkup Kabupaten Pasuruan

 


Pasuruan, suarakpkcyber.com - Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo melantik pejabat pimpinan tinggi pratama dilingkungan pemerintah Kabupaten Pasuruan, Rabu (01/04/2026). Bertempat di auditorium Mpu Sindok, gedung Bupati Pasuruan. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Pasuruan Shobih Asrori, para pejabat serta unsur pimpinan daerah.

Pelantikan ini sebagai upaya Pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk memperkuat pemerintahan di Lingkungan Kabupaten Pasuruan dan meningkatkan pelayanan masyarakat.

Empat pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik hari ini diantaranya :  Fathurahman sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan pengembangan sumber daya manusia ( BPSDM), Yuswianto menjabat sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset daerah, Sarina Rostief sebagai Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Kontruksi, Firdaus Handara sebagai Kepalan Dinas Komunikasi dan informatika.

Dalam sambutannya Rusdi Sutejo Bupati Pasuruan menegaskan bahwa karier ASN di Kebupaten Pasuruan tidak lagi ditentukan oleh senioritas, faktor titipan dan faktor kedekatan.

" Sesuai dengan UU nomor 20 tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, Pemkab Pasuruan menerapkan sistem berbasis manajemen talenta artinya siapa yang mempunyai kemampuan dan prestasi itulah yang akan mendapatkan kesempatan" ujarnya.

Selain itu penetapan karier ASN merujuk sesuai dengan keputusan kepala BKN nomor 853 tahun 2025 yaitu tentang penerapan manajemen talenta di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasuruan. 

Beliau berharap dengan sistem ini Rusdi  bisa lebih cepat dan tepat dalam memilih ASN yang sesuai dengan jabatan, kemampuan dan prestasi yang telah dicapai guna meningkatkan pelayanan masyarakat.

Selain itu Rusdi Sutejo juga berpesan kepada pejabat yang dilantik harus siap dalam  menghadapi era digital di zaman yang serba moderen ini.

" Seluruh pejabat maupun ASN diharap bisa menguasai perangkat digital" tutupnya. (Usj)

Halal Bihalal dan Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan 2026 di Taman Dayu, Bupati Pasuruan Ajak Pekerja dan Pengusaha Perkuat Sinergi

Pasuruan,suarakpkcyber.com,– Suasana penuh kebersamaan mewarnai acara Halal Bihalal sekaligus Sosialisasi Program BPJS Ketenagakerjaan Tahun 2026 yang digelar di Mahogany Resto & Cafe Taman Dayu, Selasa (31/03/2026).

Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi pasca Hari Raya Idulfitri sekaligus meningkatkan kesadaran para pekerja dan pelaku usaha mengenai pentingnya perlindungan sosial melalui program BPJS Ketenagakerjaan.

Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo, perwakilan BPJS Ketenagakerjaan, para pengusaha, serta pengurus Serikat Pekerja Seluruh Indonesia se-Kabupaten Pasuruan.

Dalam sambutannya, Bupati Rusdi Sutejo mengucapkan selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah kepada seluruh tamu undangan yang hadir.

“Minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga momentum Idulfitri ini semakin mempererat kebersamaan antara pemerintah, pekerja, dan pengusaha,” ujar Rusdi.

Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan para pekerja dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, kerja sama yang kuat akan menciptakan iklim usaha yang kondusif dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Selain itu, Rusdi juga mengajak seluruh pihak untuk menjaga komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan usaha yang sehat serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program pelatihan dan pengembangan keterampilan.

“Kolaborasi antara pemerintah, pekerja, dan pengusaha sangat penting untuk meningkatkan produktivitas serta daya saing Kabupaten Pasuruan. Dengan iklim usaha yang kondusif, kita dapat menarik lebih banyak investasi yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Rusdi juga memberikan apresiasi kepada para pekerja dan pelaku usaha yang telah berkontribusi besar terhadap kemajuan perekonomian Kabupaten Pasuruan.

“Tanpa kerja keras dan dedikasi para pekerja serta dukungan para pengusaha, kemajuan yang kita rasakan saat ini tidak akan terwujud. Mari kita terus bekerja sama demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah,” pungkasnya.

Melalui kegiatan Halal Bihalal dan sosialisasi ini, diharapkan semakin banyak pekerja yang memahami pentingnya perlindungan sosial ketenagakerjaan serta semakin terjalin hubungan yang harmonis antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja di Kabupaten Pasuruan.(Usj)

Harga Cabai Mulai Turun, Polres Pasuruan Jamin Stok Pangan Aman

Pasuruan,suarakpkcyber.com,— Harga cabai di Pasar Bangil mulai menunjukkan tren penurunan pasca-Lebaran. Polres Pasuruan melalui Satgas Pangan memastikan kondisi stok bahan pokok tetap aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

Pemantauan harga dilakukan oleh Satgas Pangan Polres Pasuruan bersama instansi terkait dengan menyasar pedagang bahan pokok di pasar utama Bangil.

Dari hasil pengecekan, harga cabai rawit merah turun dari Rp68.000 menjadi Rp58.000 per kilogram. Cabai rawit hijau juga turun dari Rp40.000 menjadi Rp32.500 per kilogram. Sementara itu, cabai merah besar justru naik dari Rp27.000 menjadi Rp30.000 per kilogram.

Untuk komoditas lain, bawang merah terpantau stabil di angka Rp34.500 per kilogram, sedangkan kacang hijau mengalami kenaikan tipis dari Rp23.000 menjadi Rp24.000 per kilogram.

Kanit II Pidek Satreskrim Polres Pasuruan, IPDA Eko Hadi Saputro, mengatakan penurunan harga cabai dipengaruhi mulai stabilnya distribusi pasokan dari daerah sentra produksi pasca-Lebaran.

“Pasca-Lebaran pasokan cabai mulai stabil sehingga harga berangsur turun, terutama cabai rawit merah dan hijau. Untuk komoditas lain masih relatif aman dan terkendali,” ujarnya.

Secara umum, stok bahan pokok di pasar tradisional Bangil dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. Meski demikian, fluktuasi harga masih terjadi pada beberapa komoditas tertentu.

Satgas Pangan juga mengingatkan pedagang dan distributor agar menjaga kelancaran distribusi serta tidak melakukan penimbunan yang dapat memicu lonjakan harga.

Kapolres Pasuruan, Harto Agung Cahyono, menegaskan pihaknya akan terus melakukan pengawasan guna menjaga stabilitas pangan masyarakat.

“Kita Pantau terus, agar harga pangan dan stok stabil, hingga tidak membebani masyarakat,” tegasnya.

Pengawasan berkala akan terus dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kenaikan harga akibat cuaca maupun dinamika pasokan dari daerah penghasil.(Usj)

Reskrim Polsek Purwosari Amankan Mobil Curian L300 di Sampang, Kerugian Rp170 Juta

Pasuruan,suarakpkcyber.com,– Unit Reskrim Polsek Purwosari Polres Pasuruan berhasil mengamankan satu unit mobil pickup Mitsubishi L300 hasil tindak pidana pencurian dengan pemberatan. Kendaraan tersebut ditemukan di wilayah Kabupaten Sampang, Madura, setelah dilakukan pelacakan menggunakan GPS.

Kapolres Pasuruan Harto Agung Cahyono mengatakan, pengungkapan kasus ini merupakan hasil gerak cepat anggota di lapangan serta koordinasi lintas wilayah dengan Polsek Ketapang Polres Sampang.

“Setelah menerima laporan, anggota langsung melakukan penyelidikan dan pelacakan GPS. Berkat koordinasi dengan Polsek Ketapang, kendaraan berhasil ditemukan dan diamankan,” ujarnya.

Kasus ini berdasarkan laporan polisi nomor LP/B/04/III/2026/SPKT/Polsek Purwosari/Polres Pasuruan/Polda Jatim tertanggal 28 Maret 2026. Peristiwa pencurian terjadi pada Sabtu (28/3/2026) sekitar pukul 03.00 WIB di area gudang konstruksi besi di Dusun Dinoyo, Desa Sengon Agung, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan.

Korban, Wahyudi Irawan (46), seorang karyawan swasta asal Tulungagung, kehilangan satu unit mobil pickup Mitsubishi L300 tahun 2023 warna hitam dengan nomor polisi S 8253 UC. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp170 juta.

Dalam kronologinya, pelaku diduga masuk ke area gudang yang tidak berpagar, kemudian merusak pintu mobil menggunakan kunci palsu jenis letter T. Setelah berhasil menyalakan mesin, pelaku membawa kabur kendaraan tersebut.

“Pelaku memanfaatkan kondisi lokasi yang minim pengamanan dan menggunakan alat khusus untuk merusak kunci kendaraan,” tambah Kapolres.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Purwosari melakukan penyelidikan dengan menelusuri koordinat GPS yang terpasang pada mobil. Titik terakhir terdeteksi di Desa Banyuates, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang.

Petugas kemudian berkoordinasi dengan Unit Reskrim Polsek Ketapang Polres Sampang. Dari hasil koordinasi tersebut, kendaraan ditemukan di lahan kosong dan langsung diamankan.

“Barang bukti kendaraan saat ini telah diamankan di Mapolsek Purwosari guna proses penyidikan lebih lanjut,” tegas Kapolres.

Dalam kasus ini, polisi telah mengantongi identitas terlapor berinisial Hartono, warga Surabaya. Selain itu, turut diamankan barang bukti berupa fotokopi BPKB dan STNK asli kendaraan.

Saat ini, polisi masih melakukan pengembangan guna mengungkap pelaku serta kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam kasus pencurian dengan pemberatan tersebut.(Usj)

Kontingen Inkanas Polres Pasuruan Borong 6 Medali di Kejuaraan Karate Kapolda Jatim Cup 2026

Pasuruan,suarakpkcyber.com,- Kontingen karate Institut Karate-Do Nasional (Inkanas) binaan Polres Pasuruan berhasil memborong enam medali dalam Kejuaraan Karate Piala Kapolda Jawa Timur 2026 yang digelar di Surabaya pada Sabtu (28/3/2026).

Raihan tersebut terdiri dari 1 medali emas, 3 perak, dan 2 perunggu. Ajang ini diikuti hampir 800 peserta dari jajaran Polres serta kabupaten/kota se-Jawa Timur. Persaingan yang ketat tidak menyurutkan semangat para atlet muda Polres Pasuruan untuk tampil maksimal dan menunjukkan kemampuan terbaik mereka.

Medali emas diraih oleh Vero. Sementara tiga medali perak disumbangkan oleh Hana, Yuda, dan Mutiara. Adapun dua medali perunggu dipersembahkan oleh Lintang dan Elsa. Para atlet merupakan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan yang selama ini menjalani pembinaan di bawah naungan Inkanas Polres Pasuruan.

Keberhasilan ini menjadi cerminan dari latihan yang konsisten dan pembinaan yang berkelanjutan. Pembina Inkanas Polres Pasuruan, Joko Suseno, mengungkapkan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari kerja keras yang tidak mengenal waktu, termasuk saat bulan Ramadan.

“Persiapan kami hampir satu bulan penuh, dimulai sejak bulan puasa. Di saat kondisi fisik diuji, anak-anak justru tetap disiplin menjalani latihan. Dari situ mental mereka terbentuk dan lebih siap saat bertanding,” ujarnya.

Ia menambahkan, sejak awal tim menargetkan dua medali emas di kelas kadet dan tiga perak di kelas pemula. Meski belum seluruh target emas tercapai, ia tetap menilai hasil ini sebagai capaian yang patut diapresiasi.

“Target memang menjadi arah, tapi yang terpenting adalah progres dan keberanian mereka saat bertanding. Hari ini mereka sudah menunjukkan kualitas dan semangat juang yang luar biasa,” tambahnya.

Salah satu peraih medali, Lintang, mengakui bahwa persaingan berlangsung sangat ketat karena diikuti atlet-atlet terbaik dari seluruh Jawa Timur. Namun ia mampu menjaga fokus hingga akhir pertandingan.

“Pertandingannya sangat menantang. Saya berusaha tetap tenang, fokus pada teknik, dan tidak terbawa suasana. Alhamdulillah bisa menyumbang medali,” katanya.

Ketua pelatih, Chandra, menyebut capaian ini sebagai langkah awal untuk menatap kompetisi yang lebih tinggi. Ia berharap para atlet terus meningkatkan kemampuan dan mental bertanding.

“Ini menjadi modal penting untuk ke depan. Kami ingin anak-anak ini terus berkembang dan siap bersaing di level yang lebih tinggi, termasuk ajang nasional seperti Piala Kapolri,” tegasnya.

depan, dukungan dari berbagai pihak diharapkan terus mengalir guna memperkuat pembinaan dan melahirkan lebih banyak atlet berprestasi dari Kabupaten Pasuruan.

Gelar Rapat Paripurna Membahas LKPJ 2025, 4 Prioritas Pembangunan Daerah mengalami Peningkatan



Pasuruan,suarakpkcyber.com - DPRD Kabupaten Pasuruan gelar rapat paripurna LKPJ Bupati Pasuruan tahun anggaran 2025 , senin (30/03/2026). Bertempat diruang rapat paripurna lantai dua gedung DPRD Kabupaten Pasuruan, yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Pasuruan, Samsul Hidayat, yang dihadiri oleh Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo, Wakil Bupati Pasuruan Shobi Asrori beerta Anggota DPRD lainnya, Forkopimda, LSM, Media.

Sebelum LKPJ dibacakan oleh Bupati, Ketua DPRD Samsul Hidayat menyampaikan Minalaidhin Walfaidzin karena masih dalam suasana lebaran.

" masih dalam suasana lebaran Saya selaku Ketua DPRD Pasuruan mengucapkan Minal Aidhin Walfaidzin mohon maaf lahir dan bathin" ucap Ketua DPRD.

Dalam pembukaannya Samsul Hidayat menekankan pentingnya fungsi pengawasan legislatif terhadap kinerja pemerintah daerah selama satu tahunan kinerja anggaran berjalan.

" Bahwa LKPJ ini merupakan instrumen penting konstitusional bagi DPRD untuk memberikan catatan dan rekomendasi strategis demi perbaikan kualitas pelayanan publik dimasa mendatang" ujarnya.

Dalam pemaparannya Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menyatakan bahwa , LKPJ tahun anggaran 2025 secara subtansi adalah hasil penyelenggaraan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah yang meliputi pelaksanaan program dan kegiatan daerah setiap pemerintah, yaitu kebijakan strategis kepala daerah dan tindak lanjut rekomendasi DPRD pada tahun sebelumnya.

Pada tahun pertama kepemimpinan, prioritas pembangunan daerah ditetapkan berdasarkan arah kebijakan pembangunan tahun 2025 yaitu peningkatan kualitas SDM dan daya saing daerah dalam mendukung tranformasi ekonomi inklusif, melalui tema yang dijabarkan ke dalam 4 prioritas pembangunan daerah diantaranya peningkatan kualitas dan akses pelayanan dasar masyarakat, penguatan ketahanan sosial ekonomi masyarakat, peningkatan daya saing daerah yang berbasis potensi lokal serta peningkatan tata kelola kelolah pemerintahan yang berbasis elektronik.

Sebagai pengantar laporan keterangan pertanggungjawaban tahun anggaran 2025 ini, Rusdi menyampaikan kondisi mikro daerah, dimana berdasarkan data BPS pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pasuruan tahun 2025 mengalami peningkatan peningkatan 0,32 menjadi 5,66.Begitu pula dengan indeks pembangunan manusia( IPM) tahun 2025 mengalami peningkatan 0,91 persen menjadi 73,02 dan umur harapan hidup mengalami kenaikan dari 0,2 menjadi 74,81 persen.

Untuk komponen pendidikan yaitu rata rata lama sekolah pada tahun 2025 mengalami peningkatan dari 0,01 menjadi 7,47persen, ketimpangan pendapatan di Kabupaten Pasuruan pada tahun 2025 mengalami penurunan menjadi 0,309 persen, hal ini berdampak pada penurunan jumlah kemiskinan di Kabupaten yaitu dari 8,69 persen pada tahun 2024 menjadi 8,21 persen pada tahun 2025.

Tak selesai sampai disitu, Rusdi juga menyampaikan secara lengkap bahwa seluruh urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan Pemerintah daerah tertuang dalam buku LKPJ tahun anggaran 2025,termasuk di dalamnya beberapa penghargaan ditingkat nasional yang diterima Pemerintah Kabupaten Pasuruan selama 2025 mulai penghargaan dalam rangka mendukung pembentukan pos bankum( pos bankum) desa/kelurahan di Kabupaten Pasuruan oleh Menteri Hukum Republik Indonesia.

Kemudian finalis pemerintah daerah dengan program literasi keuangan terbaik level Kabupaten oleh otoritas jasa keuangan ( OJK), Opini wajar tanpa pengecualian ( WTP) dari BPK RI atas penilaian laporan keuangan pemerintah daerah tahun 2024.

Selain itu Kabupaten Pasuruan juga mendapat Innovative Goverment Award tahun 2025 oleh Kementerian Dalam Negeri RI yaitu Surya awards 2025 oleh Kementerian Koperasi RI dan Adiwiyata Nasional dan Adiwiyata mandiri oleh Kementerian Lingkungan Hidup. Selanjutnya Pasuruan juga meraih penghargaan dalam memberikan perlindungan konsumen yaitu pasar tertib ukur oleh Kementerian Perdagangan RI Top BUMD Award oleh Top Business serta Outstanding Inovator of Indonesia's First Halal Industrial estate oleh CNN Indonesia.

" Penghargaan memang semata mata bukan tujuan yang ingin di capai tetapi menjadi motivator penyemangat", pungkasnya.

Ekstrem dan Tangguh, Crosser Pasmar 3 Tembus Rute Gunung Malkam

 




Sorong Papua Barat Daya, suarakpkcyber.com - Dispen Kormar TNI Angkatan Laut (Sorong). Semangat juang dan ketangguhan kembali ditunjukkan prajurit petarung Pasmar 3 melalui kegiatan Fun Trabas yang dilaksanakan oleh Crosser Pasmar 3 dengan menaklukkan rute ekstrem Gunung Malkam, Distrik Malanu, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Sabtu (28/03/2026).


Kegiatan trabas tersebut diikuti langsung oleh Komandan Pasmar 3 Mayjen TNI (Mar) Andi Rahmat M., dengan rute start dari depan gazebo kediaman menuju Bukit Malkam. Sejak awal perjalanan, para crosser dihadapkan dengan medan berat berupa tanjakan terjal dengan kemiringan mencapai 45 derajat, jalanan berpasir, licin serta berlubang yang menguji kemampuan teknik berkendara dan ketahanan fisik.


Kondisi medan yang menantang tidak menyurutkan semangat para peserta. Kekompakan dan kerja sama tim terlihat saat para crosser saling membantu melewati rintangan, termasuk ketika menghadapi jalur sempit dan tanjakan curam. Jiwa korsa dan solidaritas yang kuat menjadi kunci keberhasilan menaklukkan jalur ekstrem tersebut.


Perjalanan menempuh waktu kurang lebih 1 jam 30 menit dengan jarak sekitar 10 kilometer, melintasi beberapa titik yang memberikan tantangan berbeda, mulai dari kontur tanah yang labil hingga jalur berbatu yang membutuhkan konsentrasi tinggi serta keterampilan berkendara yang optimal.


Kegiatan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan teknik dan fisik, tetapi juga mempererat kebersamaan serta soliditas antar prajurit Pasmar 3. Semangat pantang menyerah yang ditunjukkan menjadi wujud nyata karakter prajurit petarung Korps Marinir yang tangguh dan profesional dalam setiap tugas.


Sebagai penutup kegiatan, seluruh peserta melaksanakan makan siang bersama di kawasan Lahan Ketahanan Pangan Makorem 181/PVT. Momentum kebersamaan tersebut semakin memperkuat hubungan kekeluargaan serta menumbuhkan semangat kebersamaan guna mendukung pelaksanaan tugas di masa mendatang. (Dedi)

Pasca Operasi Ketupat Semeru 2026, Kepolisian Intensifkan Patroli untuk Jaga Keamanan Wilayah

Pasuruan,suarakpkcyber.com,– Kepolisian Resor Pasuruan mengintensifkan patroli rutin untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat pasca pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026. Upaya ini dilakukan guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Pasuruan, Jumat (27/3/2026).

Patroli dilaksanakan oleh personel gabungan Pleton Siaga Polres Pasuruan yang dipimpin IPTU Faisol, dimulai pukul 10.00 hingga 12.15 WIB. Kegiatan diawali dengan apel kesiapan, kemudian dilanjutkan patroli ke sejumlah titik strategis.

Adapun lokasi yang menjadi sasaran patroli meliputi kawasan Jalan Raya depan Taman Dayu Pandaan, depan Rumah Makan IBC Pandaan, Rest Area Baujeng Beji, hingga Alun-Alun Bangil. Di titik-titik tersebut, petugas melakukan pemantauan dan standby guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun kepadatan arus lalu lintas.

Kasi Propam Polres Pasuruan, AKP Arif Rahman Hakim, S.H., menegaskan bahwa patroli ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan kepolisian dalam menjaga kondisi wilayah tetap stabil.

“Kegiatan ini kami laksanakan dalam rangka memelihara stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat serta keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas guna menciptakan situasi yang kondusif setelah pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026,” ujarnya.

Dari hasil patroli tersebut, tidak ditemukan adanya gangguan menonjol baik di bidang keamanan maupun lalu lintas.

“Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif serta tidak ditemukan gangguan di wilayah hukum Polres Pasuruan,” tambahnya.

Kegiatan patroli berakhir pada pukul 12.15 WIB dan seluruh personel kembali ke markas dalam keadaan aman. Kepolisian memastikan patroli rutin yang ditingkatkan akan terus dilaksanakan sebagai langkah preventif untuk menjaga keamanan wilayah Pasuruan tetap terkendali.(Usj)