Tag Label

Kepolisian (3850) daerah (1067) Pemerintahan (575) Jurnalistik (450) Demontrasi (84) Lintas Opini (75) DPRD (74) Desa (62) RSUD (47) Iklan (36) Kebakaran (34) KPU (30) Mahasiswa (11) DPRD kota pasuruan (8) PDAM (5) Desperindag (4) DPR RI (2)

Tranding Topic

Gebyar Tari dan Senam Massal Meriahkan HUT ke-76 IGTKI Kabupaten Pasuruan

  Pasuruan, suarakpkcyber.com, – Ribuan guru Taman Kanak-kanak (TK) dari berbagai wilayah di Kabupaten Pasuruan memeriahkan peringatan Hari ...

Headline NewsLihat Semuanya

Gebyar Tari dan Senam Massal Meriahkan HUT ke-76 IGTKI Kabupaten Pasuruan

 

Pasuruan, suarakpkcyber.com,– Ribuan guru Taman Kanak-kanak (TK) dari berbagai wilayah di Kabupaten Pasuruan memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) Kabupaten Pasuruan dengan menggelar gebyar tari dan senam massal, Sabtu (23/05/2026). Kegiatan yang berlangsung di Yonkav 8 Beji, Kecamatan Beji tersebut berlangsung semarak dan penuh antusiasme.

Acara tersebut dihadiri oleh Bunda PAUD Kabupaten Pasuruan, Mella Rusdi yang hadir didampingi istri Sekretaris Daerah Kabupaten Pasuruan serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan dan apresiasi terhadap dedikasi para guru TK dalam membangun pendidikan anak usia dini.

Dalam sambutannya, Mella Rusdi menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada seluruh guru TK dan guru PAUD yang selama ini telah berjuang mendidik anak-anak dengan penuh kesabaran dan kasih sayang. Menurutnya, pendidikan usia dini memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa.

“Pendidikan anak usia dini merupakan pondasi penting dalam membangun karakter anak. Di sinilah nilai-nilai dasar seperti kejujuran, kemandirian, kerja sama, rasa ingin tahu, hingga cinta tanah air mulai ditanamkan. Karena itu, peran guru TK tidak hanya sebagai pendidik, tetapi juga sebagai sosok yang mendidik dengan hati dan kasih sayang,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi pelaksanaan HUT IGTKI-PGRI tahun ini yang berlangsung meriah dan mampu menunjukkan kekompakan para tenaga pendidik TK di Kabupaten Pasuruan. Menurutnya, kreativitas dan semangat pengabdian para guru menjadi modal penting dalam menciptakan pendidikan yang berkualitas.

Mella Rusdi turut mengajak seluruh anggota IGTKI-PGRI untuk terus meningkatkan kompetensi serta menghadirkan metode pembelajaran yang kreatif, adaptif, dan menyenangkan bagi anak-anak.

“Saya berharap seluruh guru TK terus menjaga profesionalisme dan meningkatkan kualitas pembelajaran agar mampu menjawab tantangan zaman. Anak-anak membutuhkan pendidikan yang menyenangkan agar tumbuh menjadi generasi yang cerdas dan berkarakter,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua IGTKI-PGRI Kabupaten Pasuruan, Warida mengatakan bahwa peringatan HUT ke-76 tahun ini mengusung tema “Guru TK Sejahtera, Pendidikan Taman Kanak-kanak Berkualitas Sebagai Fondasi Wajib Belajar 13 Tahun.”

Menurutnya, tema tersebut menjadi motivasi bagi seluruh guru TK untuk terus semangat dalam menghadapi perkembangan zaman dan tantangan dunia pendidikan yang semakin dinamis.

“Mari tetap semangat memberikan ilmu dan mendidik anak-anak dengan sepenuh hati. Saya yakin dengan sinergi antara pemerintah daerah, tenaga pendidik, dan masyarakat, kita dapat menciptakan generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan,” tuturnya.

Selain penampilan tari dan senam massal, kegiatan tersebut juga diisi dengan berbagai hiburan, penampilan kreativitas guru TK, serta momentum silaturahmi antar pendidik se-Kabupaten Pasuruan. Suasana penuh kebersamaan dan kekompakan tampak mewarnai jalannya acara hingga selesai.

Peringatan HUT IGTKI-PGRI ke-76 ini diharapkan menjadi penyemangat bagi para guru TK untuk terus berinovasi dalam dunia pendidikan anak usia dini demi menciptakan generasi emas Indonesia di masa mendatang.(Usj/Adf)

TNI

Babinsa Krampyangan Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

 


Kota Pasuruan, suarakpkcyber.com - Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat serta memastikan penyaluran bantuan berjalan aman dan lancar, Sertu Imam Wahyudi Babinsa Kelurahan Krampyangan, anggota Koramil 0819/01 Kota, melaksanakan pendampingan kegiatan pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) bulan Februari dan Maret 2026 di Pendopo Kelurahan Krampyangan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, Sabtu (23/5/2026).


Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 140 warga menerima bantuan berupa beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan pokok masyarakat di tengah kondisi ekonomi saat ini.


Penyaluran bantuan berlangsung tertib dan mendapat pengawalan dari aparat serta perangkat kelurahan. Kehadiran Babinsa bersama Bhabinkamtibmas juga menjadi wujud sinergitas TNI-Polri dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Lurah Krampyangan Bapak Donny Dwi Oktavianto, SE., MM beserta staf, Sertu Imam Wahyudi selaku Babinsa Kelurahan Krampyangan, Aiptu Doni Handoko selaku Bhabinkamtibmas, kader Kelurahan Krampyangan, serta PSM Kelurahan Krampyangan.


Sertu Imam Wahyudi menyampaikan bahwa pendampingan ini dilakukan guna memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran dan berjalan dengan aman serta kondusif. Ia juga berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari warga penerima. (Usj)

Peserta Magang di Rutan Bangil Tampilkan Gagasan Baru untuk Tingkatkan Kualitas Pelayanan

Pasuruan,suarakpkcyber.com,— Suasana ruang Pojok WBK di Rutan Kelas IIB Bangil tampak berbeda pada Jumat (22/05). Para peserta program magang mendapat kesempatan mempresentasikan berbagai inovasi dan gagasan kreatif yang mereka susun selama menjalani masa magang di lingkungan rutan.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari penguatan program pemagangan nasional di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, sekaligus sebagai sarana bagi peserta magang untuk memberikan kontribusi nyata kepada satuan kerja.


Dalam pemaparan tersebut, peserta menyampaikan sejumlah ide yang berfokus pada peningkatan kualitas pelayanan, efisiensi kerja pegawai, hingga pengembangan sistem yang dinilai dapat membantu optimalisasi kinerja di Rutan Bangil.

Tidak hanya menjadi ajang presentasi, kegiatan ini juga membuka ruang diskusi antara peserta magang dan jajaran pegawai rutan. Berbagai masukan dan saran diberikan agar inovasi yang disampaikan dapat terus dikembangkan dan diterapkan sesuai kebutuhan pelayanan di lapangan.

Pelaksana Harian Kepala Rutan Kelas IIB Bangil, Robi Setiawan Tridesia mengapresiasi semangat serta kreativitas para peserta magang dalam menciptakan ide-ide baru yang bermanfaat bagi instansi.

Menurutnya, program magang tidak hanya bertujuan memberikan pengalaman kerja, namun juga menjadi wadah pembelajaran sekaligus pengembangan kemampuan berpikir inovatif bagi generasi muda.

“Kami berharap kegiatan seperti ini mampu memotivasi peserta magang untuk terus berinovasi dan memberikan kontribusi positif bagi peningkatan pelayanan publik, khususnya di lingkungan pemasyarakatan,” ungkapnya.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme. Melalui pemaparan inovasi tersebut, Rutan Bangil berharap tercipta budaya kerja yang lebih kreatif, adaptif, dan kolaboratif demi mendukung pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat.(Red)

Kenalkan Profesi TNI Sejak Dini, Koramil Purwosari Terima Kunjungan PAUD

Pasuruan, suarakpkcyber.com,–Suasana ceria dan penuh semangat terlihat di Makoramil 0819/21 Purwosari saat menerima kunjungan edukasi dari siswa-siswi PAUD RA Arumanis Desa Pucangsari, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, Jumat (22/5/2026). Kegiatan ini bertujuan mengenalkan profesi TNI serta menanamkan nilai kedisiplinan dan cinta tanah air sejak usia dini.

Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Batuud Koramil 0819/21 Purwosari, Peltu Agus Imam W bersama lima anggota Koramil. Turut hadir Kepala PAUD RA Arumanis, Ibu Suhartini, dua orang pendamping, serta para wali murid.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala PAUD RA Arumanis yang menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan kepada anak-anak untuk mengenal lingkungan TNI lebih dekat. Selanjutnya, Peltu Agus Imam W memberikan sambutan sekaligus materi pengenalan tentang tugas dan peran TNI, khususnya Babinsa, kepada para siswa dengan suasana interaktif dan menyenangkan.

Dalam penyampaiannya, Peltu Agus Imam W mengenalkan pentingnya sikap disiplin, semangat belajar, dan rasa cinta terhadap bangsa dan negara kepada anak-anak. Para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan, bahkan beberapa di antaranya terlihat berani bertanya dan berinteraksi langsung dengan anggota TNI.

“Usia anak-anak PAUD merupakan masa golden age, sehingga apa yang mereka lihat dan pelajari akan mudah tertanam dalam diri mereka. Saat ini pendidikan usia dini juga menitikberatkan pada pembentukan karakter. Harapannya, anak-anak dapat meraih cita-cita tinggi dengan karakter yang baik serta menjadi generasi yang berguna bagi nusa dan bangsa,” ujar Peltu Agus Imam W.(Usj)

Pemkab Pasuruan Gulirkan 174 Unit RTLH Bagi Warga Miskin, Untuk Mengurangi Kesenjangan Sosial

 


Pasuruan,suarakpkcyber.com,–Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus berupaya mengurangi kesenjangan sosial serta menyediakan hunian yang layak bagi masyarakat kurang mampu. Meski pendapatan daerah pada tahun 2026 mengalami penurunan cukup signifikan hingga sekitar Rp700 miliar, Pemkab Pasuruan tetap mempertahankan sejumlah program pro rakyat, salah satunya program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Pasuruan, Eko Bagus Wicaksono, saat dikonfirmasi media pada Kamis (21/05/2026), menjelaskan bahwa program pengentasan kemiskinan dan penanganan kawasan kumuh di Kabupaten Pasuruan tetap dianggarkan meskipun terjadi penurunan anggaran daerah.

“Pada tahun 2026 ini terdapat 174 unit program bedah rumah yang dibiayai melalui APBD Kabupaten Pasuruan. Setiap penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp20 juta yang diperuntukkan bagi kelompok masyarakat rentan sosial,” jelasnya.

Ia menambahkan, program RTLH tahun ini difokuskan pada wilayah kawasan kumuh. Salah satunya berada di Desa Kalirejo, Kecamatan Bangil, yang mendapatkan alokasi sebanyak 49 unit rumah. Sementara 125 unit lainnya tersebar di 19 kecamatan di Kabupaten Pasuruan.

Jumlah penerima di masing-masing wilayah bervariasi, menyesuaikan hasil usulan desa melalui Musrenbang serta hasil evaluasi tim verifikasi di lapangan.

Saat ini pelaksanaan program RTLH di sejumlah kecamatan sudah mulai berjalan. Beberapa rumah penerima bantuan bahkan telah dibongkar dan mulai menerima distribusi material bangunan dari toko material maupun penyedia galangan. Namun sebagian penerima bantuan memilih memulai pengerjaan setelah Hari Raya Iduladha.

Menurut Eko, bantuan sebesar Rp20 juta dari Pemkab Pasuruan memang belum cukup untuk membangun rumah secara menyeluruh hingga selesai. Karena itu, dukungan dari keluarga maupun masyarakat sekitar sangat dibutuhkan agar proses pembangunan rumah dapat berjalan maksimal.

“Program ini bukan hanya soal pembangunan fisik rumah, tetapi juga bentuk kepedulian pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat kurang mampu agar bisa tinggal di rumah yang lebih layak dan sehat,” pungkasnya.(Usj)

Satresnarkoba Polres Pasuruan Ungkap 3 Kasus Sabu dalam Dua Hari, Empat Pengedar Diamankan

 


Pasuruan, suarakpkcyber.com - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Pasuruan berhasil mengungkap tiga kasus peredaran narkotika jenis sabu dalam dua hari berturut-turut.

Dari pengungkapan tersebut, polisi mengamankan empat orang pelaku beserta total 28 poket sabu dengan berat keseluruhan 37,726 gram dari tiga lokasi berbeda di wilayah Kabupaten Pasuruan.

Kapolres Pasuruan, AKBP Harto Agung Cahyono, mengatakan pengungkapan tersebut merupakan bagian dari upaya pemberantasan peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Pasuruan.

“Kami akan terus melakukan penindakan terhadap peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Pasuruan dan mengajak masyarakat untuk aktif memberikan informasi kepada kepolisian,” ujarnya usai giat Konferensi pers, Jumat (22/05/2026).

Kasus pertama yang diungkap Unit II Satresnarkoba Polres Pasuruan pada Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 09.00 WIB di Perum Graha Pesona Bangil, Desa Sidowayah, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi menangkap seorang pria berinisial MRR (37), warga Perum Graha Pesona Bangil, Kecamatan Beji.

Dari tangan pelaku, petugas mengamankan 10 poket sabu siap edar dengan total berat netto 8,5 gram, satu timbangan elektrik, telepon genggam, plastik klip kosong, sekrop dari sedotan, dan sebuah kotak hitam.

Pengungkapan kasus tersebut bermula dari penangkapan dua perempuan berinisial DS dan LD yang diketahui sedang mengonsumsi sabu. Dari hasil pemeriksaan, keduanya mengaku memperoleh sabu dari MRR alias Blonceng yang sebelumnya telah masuk daftar target operasi Satresnarkoba Polres Pasuruan.

Petugas kemudian melakukan penyamaran dan pengintaian hingga akhirnya melakukan penggerebekan di rumah pelaku dan menemukan barang bukti sabu siap edar.

Kasus kedua diungkap pada Kamis (9/4/2026) sekitar pukul 00.30 WIB di Dusun Putuk, Desa Wonosari, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan.

Dalam kasus tersebut, polisi menangkap seorang pria berinisial AB (50), warga Kecamatan Tutur.

Dari lokasi penangkapan, polisi menyita tujuh poket sabu dengan total berat netto 2,8 gram, telepon genggam, plastik klip kosong, sekrop dari sedotan, dua kotak hitam, uang tunai Rp200 ribu yang diduga hasil penjualan sabu, serta satu unit sepeda motor Yamaha Vixion.

Pengungkapan kasus itu bermula dari informasi masyarakat terkait adanya aktivitas peredaran sabu di wilayah Kecamatan Tutur. Setelah melakukan profiling dan memastikan keberadaan pelaku di dalam rumah, petugas langsung melakukan penggerebekan dan menemukan barang bukti narkotika.

Sementara itu, kasus ketiga diungkap pada Kamis (9/4/2026) sekitar pukul 13.30 WIB di Dusun Sudan, Desa Wonosari, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan dua pria berinisial DM (35) dan IAS (31), keduanya warga Kecamatan Wonorejo.

Petugas menemukan 11 plastik klip berisi sabu dengan total berat 26,426 gram. Selain itu, polisi juga menyita dua unit telepon genggam, timbangan elektrik, plastik klip kosong, sekrop dari sedotan, bungkus plastik kosong, dan kotak rokok.

Kasus tersebut terungkap setelah polisi menerima informasi masyarakat terkait dugaan transaksi sabu dalam jumlah besar di sekitar Pasar Sukorejo. Polisi sempat melakukan pemantauan selama dua hari karena pola transaksi berubah menggunakan sistem ranjau.

Setelah dilakukan pendalaman, polisi mengetahui sabu tersebut diambil oleh kedua pelaku di wilayah Wonorejo sebelum akhirnya dilakukan penggerebekan di rumah pelaku dan ditemukan barang bukti sabu siap edar.

Keempat tersangka dijerat dengan pasal dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan ketentuan KUHP terkait tindak pidana narkotika dengan ancaman pidana maksimal penjara seumur hidup hingga pidana mati. (Usj)

TNI

Cegah Banjir dan Genangan, Danramil 0819/01 Kota Hadiri Sosialisasi Drainase

 



Kota Pasuruan, suarakpkcyber.com - Dalam rangka mendukung kelancaran pembangunan infrastruktur serta meningkatkan sinergi dengan masyarakat, Danramil 0819/01 Kota, Kapten Inf Kariono menghadiri kegiatan rapat sosialisasi pekerjaan drainase di Pendopo Kelurahan Kepel, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, Jumat (22/5/2026).

Kegiatan sosialisasi tersebut membahas rencana pelaksanaan pekerjaan drainase yang bertujuan memperlancar aliran air guna mengantisipasi terjadinya genangan maupun banjir di wilayah Kelurahan Kepel. Selain itu, masyarakat juga diberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga kebersihan saluran drainase demi terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.

Dalam kesempatan itu, Kapten Inf Kariono menyampaikan dukungannya terhadap setiap program pembangunan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat. Menurutnya, pembangunan drainase menjadi salah satu upaya penting dalam meningkatkan kualitas lingkungan dan kenyamanan warga.

“Kami selaku aparat teritorial akan terus mendukung setiap program pembangunan demi kepentingan masyarakat. Kami juga mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama proses pekerjaan berlangsung,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kapten Inf Kariono menekankan pentingnya koordinasi antara pihak terkait, termasuk para pelaku usaha di sekitar lokasi pekerjaan, agar pelaksanaan proyek dapat berjalan lancar tanpa mengganggu aktivitas masyarakat.

“Koordinasi yang baik sangat diperlukan, baik saat pengerjaan maupun setelah pekerjaan selesai, sehingga apabila ada kendala di lapangan dapat segera dicarikan solusi bersama,” pungkasnya. (Usj)

Kadis Disperindag Pasuruan Kumpulkan Kepala Pasar dan Penarik Karcis, Target PAD Retribusi Pasar Ditingkatkan

Pasuruan, suarakpkcyber.com,— Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pasuruan, Taufiqul Ghoni mengumpulkan seluruh kepala pasar dan petugas penarik karcis retribusi pasar se-Kabupaten Pasuruan dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pasar tradisional.

Kegiatan yang digelar di Aula Disperindag, Kompleks Perkantoran Raci, Kamis (21/05/2026), diikuti puluhan kepala pasar dan petugas penarik retribusi dengan penuh perhatian dan semangat. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari evaluasi sekaligus penguatan pengelolaan retribusi pasar di wilayah Kabupaten Pasuruan.

Dalam arahannya, Taufiqul Ghoni menegaskan bahwa pasar selama ini menjadi salah satu penyumbang PAD yang cukup penting bagi daerah. Karena itu, seluruh pengelola pasar diminta lebih maksimal dalam melakukan penataan dan pendataan potensi retribusi.

“Pasar merupakan ujung tombak daerah dalam meningkatkan PAD. Maka pengelolaan retribusi harus dilakukan secara tertib, transparan, dan maksimal,” ujarnya.

Ia menjelaskan, selama ini upaya peningkatan PAD telah dilakukan melalui penarikan retribusi rutin di masing-masing pasar. Namun, pihaknya menilai masih terdapat sejumlah aset dan potensi pasar yang perlu dievaluasi agar pemasukan daerah bisa lebih optimal.

Menurutnya, sesuai arahan Bupati Pasuruan, seluruh aset daerah yang tidak memberikan kontribusi retribusi kepada kas daerah akan dilakukan evaluasi. Salah satu yang menjadi perhatian yakni kawasan pujasera di Purwosari yang disebut sejak tahun 2024 belum memberikan pemasukan retribusi kepada daerah.

“Semua aset daerah yang tidak ada kontribusi retribusinya akan dievaluasi. Termasuk beberapa fasilitas yang selama ini belum maksimal memberikan pemasukan bagi daerah,” jelasnya.

Selain itu, Ghoni juga meminta seluruh kepala pasar untuk segera melakukan pendataan ulang terhadap kios, lapak, maupun aset pasar lainnya. Pendataan tersebut dinilai penting guna mengetahui mana aset yang masih layak ditarik retribusi dan mana yang sudah tidak memungkinkan lagi untuk dikenakan pungutan.

Ia menegaskan, tugas pengelola pasar saat ini bukan hanya melakukan penarikan retribusi, tetapi juga memastikan seluruh potensi pendapatan daerah dari sektor pasar bisa terdata dengan baik.

“Dengan penataan dan penertiban retribusi yang lebih maksimal, kami berharap PAD Kabupaten Pasuruan dari sektor pasar bisa terus meningkat,” pungkasnya.(Usj/Adf)

Diduga Ada “Mafia PAD”, Massa Kepung BAPPENDA Pasuruan: Transparansi Pajak Dipertanyakan

Pasuruan, suarakpkcyber.com,– Gelombang kritik terhadap pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pasuruan makin membesar. Kamis (21/5/2026), puluhan massa dari Aliansi Poros Tengah Pasuruan Raya menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Badan Pendapatan Daerah (BAPPENDA) Kabupaten Pasuruan.

Aksi tersebut dipicu dugaan adanya kebocoran PAD yang disebut-sebut terjadi dalam pengelolaan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT), khususnya sektor tenaga listrik. Massa menilai selama ini pengelolaan pajak daerah berjalan tertutup dan minim keterbukaan kepada publik.

Dalam dokumen surat pemberitahuan aksi yang dibawa demonstran, terlihat jelas sederet tuntutan keras kepada BAPPENDA Kabupaten Pasuruan. Surat bernomor 031/PORTE/VI/2026 itu bahkan menyinggung dugaan tidak terbukanya informasi publik terkait pengelolaan serta realisasi PBJT tenaga listrik di wilayah Kabupaten Pasuruan.

Tak hanya soal pajak listrik, massa juga menyeret pengelolaan dana TJSL/CSR perusahaan yang dinilai perlu diaudit secara menyeluruh karena diduga rawan penyimpangan.

Aliansi Poros Tengah mendesak dilakukan audit khusus dengan melibatkan DPRD, Inspektorat, hingga BPK RI Perwakilan Jawa Timur agar dugaan kebocoran PAD tidak berhenti sebatas isu liar.

“Kami menduga ada kebocoran besar yang selama ini dibiarkan. Kalau memang bersih, buka seluruh data PAD secara terang benderang kepada masyarakat,” teriak Koordinator aksi, Saiful Arif, saat menyampaikan orasi.

Menurutnya, publik selama ini hanya menerima laporan angka tanpa pernah mengetahui kondisi sebenarnya di lapangan. Situasi itu dianggap membuka ruang permainan anggaran dan dugaan penyalahgunaan kewenangan.

Tak tanggung-tanggung, massa juga meminta Bupati Pasuruan segera mencopot pejabat yang dianggap gagal menjaga transparansi pengelolaan pendapatan daerah, termasuk Plt Kepala BAPPENDA Kabupaten Pasuruan.

Sementara itu, koordinator lapangan Yudi Buleng menilai sikap BAPPENDA selama ini terlalu tertutup terhadap masyarakat.

“PAD itu uang rakyat, bukan milik kelompok tertentu. Jangan sampai pajak yang dibayar masyarakat justru jadi ladang bancakan,” tegas Yudi di tengah aksi.

Dalam surat tuntutan yang diperlihatkan kepada wartawan, terdapat enam poin desakan utama. Di antaranya meminta BAPPENDA membuka data penerimaan dan realisasi PBJT tenaga listrik kepada publik, melakukan evaluasi total terhadap sistem transparansi PAD, hingga mendesak pencopotan pimpinan BAPPENDA.

Massa juga menilai pelayanan publik di lingkungan BAPPENDA tidak berjalan maksimal lantaran dinilai sulit memberikan akses informasi kepada masyarakat.

Aksi demonstrasi mendapat pengawalan ketat dari aparat Polres Pasuruan Kota. Meski berlangsung relatif tertib, suasana sempat memanas karena massa kecewa audiensi sebelumnya tidak direspons serius.

Plt Kepala BAPPENDA Kabupaten Pasuruan akhirnya menemui massa dan menyampaikan permohonan maaf karena sebelumnya tidak bisa hadir akibat masih menjalani pemulihan pasca kecelakaan.

“Mohon maaf sebelumnya saya tidak bisa hadir saat audiensi kemarin karena masih proses penyembuhan akibat kecelakaan,” ujarnya singkat.

Namun pernyataan tersebut belum mampu meredam kekecewaan demonstran. Massa menilai ketidakhadiran pihak BAPPENDA sebelumnya mencerminkan lemahnya komitmen terhadap keterbukaan publik.

Sebagai bentuk tekanan lanjutan, Aliansi Poros Tengah memastikan bakal kembali turun ke jalan dengan jumlah massa lebih besar.

“Ini belum selesai. Demo jilid dua akan kami gelar di depan Kantor Bupati Pasuruan di Raci sampai dugaan kebocoran PAD dibuka seterang-terangnya,” pungkas Yudi.(Usj/Adf)


 

Lokakarya Mini Puskesmas Rembang, Babinsa Tegaskan Dukungan Program Kesehatan

Pasuruan, suarakpkcyber.com,–Upaya memperkuat sinergitas lintas sektor dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat terus dilakukan di wilayah Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan Lokakarya Mini Triwulan Puskesmas Rembang yang digelar di Pendopo Kecamatan Rembang, Kamis (21/5/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Danramil 0819/12 Rembang diwakili oleh Babinsa Koramil 0819/12 Rembang, Serka Suyitno. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan TNI terhadap program pemerintah di bidang kesehatan, khususnya dalam penanganan stunting dan peningkatan kualitas pelayanan masyarakat.

Lokakarya mini ini dihadiri oleh Camat Rembang Yudianto, S.H., M.M., Sekcam Rembang Setiowati, S.E., Kepala KUA Rembang H.M. Irjik, S.HI., M.HI., Kapolsek Rembang AKP Sugiarto, S.H., Kepala Puskesmas Rembang dr. I Wayan Suwaka, para kepala desa se-Kecamatan Rembang, Koordinator BPP, Koordinator PLKB, Ketua K3S, serta kader kesehatan Puskesmas Rembang.

Dalam sambutannya, Camat Rembang menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat dalam menangani persoalan kesehatan, terutama stunting yang masih menjadi perhatian bersama.

“Penanganan stunting bukan hanya tugas tenaga kesehatan, tetapi menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen, mulai dari pemerintah kecamatan, desa, hingga masyarakat. Karena itu sinergitas lintas sektor harus terus diperkuat,” ujarnya.

Ia juga mengimbau seluruh kepala desa untuk aktif mengikuti setiap kegiatan koordinasi dan terus mendukung program kesehatan di wilayah masing-masing agar pelaksanaan program berjalan maksimal dan tepat sasaran.

Sementara itu, Serka Suyitno menyampaikan bahwa TNI melalui aparat kewilayahan siap mendukung berbagai program pemerintah, termasuk sektor kesehatan yang bersentuhan langsung dengan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, keterlibatan Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI untuk terus hadir di tengah masyarakat serta memperkuat kerja sama lintas sektor demi terciptanya lingkungan yang sehat dan berkualitas.

“Kami siap mendukung setiap program lintas sektor, khususnya di bidang kesehatan, agar pelaksanaannya berjalan optimal dan tepat sasaran demi terciptanya masyarakat yang sehat dan sejahtera,” ungkap Serka Suyitno.

Danramil Sukorejo Hadiri Pelepasan 443 Siswa SMKN 1 Sukorejo, Kelulusan Capai 100 Persen

Pasuruan,suarakpkcyber.com,–Suasana haru dan penuh kebanggaan mewarnai kegiatan Pelepasan Siswa Kelas XII Tahun Ajaran 2025/2026 SMKN 1 Sukorejo yang digelar di Aula SMKN 1 Sukorejo, Dusun Sengkan, Desa Sukorejo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, Kamis (21/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Danramil 0819/23 Sukorejo Kapten Cba Hadi Wibowo bersama Camat Sukorejo Zaki Yamani, S.STP., M.Si., Kapolsek Sukorejo AKP Devi Afriyanto, S.E., Kepala SMKN 1 Sukorejo Iskandar Jaya, S.T., M.T., Kasi Pendidikan Menengah Kejuruan Dinas Pendidikan Cabang Pasuruan Dr. Mukarromah, S.ST., M.T., para guru, staf sekolah, komite sekolah, wali murid, serta seluruh siswa kelas XII.

Sebanyak 443 siswa kelas XII dinyatakan lulus dengan tingkat kelulusan mencapai 100 persen. Prosesi pelepasan berlangsung khidmat dan penuh emosional sebagai tanda berakhirnya perjalanan pendidikan para siswa di bangku SMK.

Dalam kesempatan tersebut, Kapten Cba Hadi Wibowo menyampaikan apresiasi kepada seluruh siswa atas kerja keras dan keberhasilan yang telah diraih. Ia juga berpesan agar para lulusan terus mengembangkan kemampuan serta menjaga nama baik sekolah.

“Selamat kepada seluruh siswa yang telah lulus. Semoga ilmu yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk meraih masa depan yang lebih baik, sukses dalam dunia kerja maupun pendidikan lanjutan, serta tetap menjaga nama baik almamater,” ujar Danramil.(Usj)