Breaking News

Advertorial

Headline NewsLihat Semuanya

Sertifikasi Kompetensi Wartawan TUK Harian Forum


NGANJUK,Suarakpkcyber.com,- Di Kantor TUK Harian Forum, sebanyak 5 Biro wartawan di uji untuk mendapatkan sertifikasi kompetensi wartawan.

Kegiatan ini bertujuan agar teman-teman yang berprofesi sebagai wartawan lebih berkompeten dalam melakukan tugasnya, (13/6/2024).

Menurut Iswanto salah satu peserta uji sertifikasi mengatakan bahwa dirinya bersama-sama teman wartawan mengikuti ujian agar memiliki sertifikat pengakuan dari lembaga  BNSP.



" Lebih ahli di bidang jurnalistik dan lebih berkompeten, " jelasnya singkat.

Sementara Nur Kholifa sebagai asesor BNSP berharap kepada semua teman-teman wartawan yang telah bertahun-tahun dan belum mengikuti sertifikasi segera daftarkan diri untuk uji kompetensi wartawan.

" Sesuai aturan pemerintah nomor 10 tahun 2018 setiap profesi wajib mengikuti SKW dari BNSP, guna menunjang kompetensi dalam menjalankan profesinya, " tuturnya(sr) 

Sambut Hari Bhayangkara Ke-78 Polres Nganjuk Beri Kado Bedah Rumah Warga


NGANJUK,suarakpkcyber.com- Kapolres Nganjuk, AKBP Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si., didampingi Pejabat Utama(PJU), para Kapolsek, Ketua Baznas Kabupaten Nganjuk serta unsur Forkopimcam Nganjuk dan pemerintahan kelurahan Kramat meletakan batu pertama kegiatan Program “Bedah Rumah”.

Kali ini salah satu warga Nganjuk yang mendapat kado di hari Bhayangkara ke – 78 adalah Yudi Purnomo di Jalan Wilis 2a Kelurahan Kramat, Kecamatan/Kabupaten Nganjuk.

AKBP Muhammad mengungkapkan dalam program bedah rumah ini dilaksanakan dengan menggandeng Badan Amil Zakat Nasional ( Baznas ) Kabupaten Nganjuk. 

“Kami mengucapkan terimakasih sebesar-sebasarnya kepada Baznas Kabupaten Nganjuk, Pemerintah Desa, Kecamatan serta tokoh masyarakat yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan bedah rumah ini,” ujar AKBP Muhammad, Rabu (12/6/2024).

AKBP Muhammad menambahkan, kegiatan bedah rumah ini merupakan program yang berkelanjutan dimana sebelumnya Polres Nganjuk juga telah melaksanakannya di Desa Gejagan, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk. 

Ia berharap dengan dibangunnya rumah layak huni tersebut, keluarga  Yudi Purnomo dapat hidup dengan lebih nyaman dan sehat. 

Selain itu, program ini juga diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi pihak lain untuk turut serta dalam kegiatan sosial yang membantu masyarakat kurang mampu.

Di tempat yang sama,  Camat Nganjuk,  Hari Moektiono, S.Stp, M.AP sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Polres Nganjuk Polda Jatim ini.

Camat Nganjuk juga mengucapkan terimakasih kepada Polres Nganjuk atas perhatian dan kepeduliaanya terhadap warga Nganjuk.

Meskipun wilayah tersebut dekat kota, kata Hari Moektiono masih banyak warganya yang membutuhkan bantuan baik berupa sembako, kesehatan maupun bedah rumah.

" Sekali lagi saya ucapkan terima kasih semoga warga kami yang mendapatkan program bedah rumah ini   dapat menerima manfaatnya dan memiliki rumah yang layak huni," ungkapnya.(tim)

Kapolda Jatim Letakkan Batu Pertama Gedung Satya Haprabu Polres Sumenep


SUMENEP,suarakpkcyber.com- Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Imam Sugianto.,M.Si melakukan peletakan batu pertama serta penandatanganan prasasti sebagai tanda dimulainya pembangunan gedung Satya Haprabu Polres Sumenep, Jumat (14/6/2024) pagi. 

Gedung tersebut akan difungsikan sebagai kantor Bagian Logistik (Baglog) , Satuan Intelijen dan Kemanan (Sat Intelkam), Sat Samapta, Sat Narkoba dan Unit Laka Lantas.

Kapolda Jatim Irjen Pol Drs. Imam Sugianto menyampaikan, pembangunan gedung ini bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) yang berjumlah sebesar Rp. 22.843.718.000,-.



Gedung tersebut terdiri dari dua lantai dengan luas bangunan 1.846 m2, berdiri di atas tanah seluas 3.300 m2 dengan batas pengerjaan selama 180 hari oleh PT. Jaya Etika Teknik 

"Semoga pembangunan ini berjalan lancar tanpa halangan apapun," ucap Kapolda Jatim di Sumenep. 

Namun ia mengingatkan, tidak boleh hanya bangga pada bangunan gedungnya, tapi harus dijadikan sebagai semangat baru dalam melayani masyarakat dengan baik sebagaimana slogan Polda Jatim, Kerja Keras, Kerja Cerdas, Kerja Tuntas  dan Kerja Iklas.

Selain itu dengan dibangunya tambahan gedung baru itu diharapkan untuk dijadikan sebagai lompatan kemajuan kedepan bagi instansi Polres Sumenep dalam pelayanan.

"Itu yang selalu saya tekankan kepada seluruh instansi kepolisian di jajaran Polda Jatim. Harus dilaksanakan dengan maksimal," tegas Kapolda Jatim.

Diketahui, turut mendampingi Kapolda Jatim dalam acara tersebut, yakni Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.,S.H.,M.H, Kejari Sumenep Trimo.,S.H.,M.H dan Kapolres Sumenep AKBP Hendri Noveri Santoso.,S.H.,S.I.K.,M.M.(usj) 

Polsek Purwosari Berhasil Menangkap Dua Pelaku Dan Barang Bukti Pencurian Kabel Listrik Di Pt Cimory


PASURUAN,suarakpkcyber.com- Unit Reskrim Polsek Purwosari yang dipimpin oleh Kapolsek Purwosari AKP Sugiyanto, S.H. berhasil mengamankan 2 (dua) orang laki-laki pelaku pencurian kabel listrik di Gudang Squeeze PT. Cimory, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, Rabu (12/06/2024).

Kedua pelaku tersebut yakni ES(36) warga Dusun Babatan, Desa Bakalan, Kecamatan Purwosari dan MM(31) warga Dusun Sidomulyo, Desa Kejayan, Kecamatan Kejayan.

Kapolres Pasuruan AKBP Teddy Chandra, S.I.K., M.Si. melalui Kapolsek Purwosari menjelaskan terkait kronologi kejadian bahwa berawal dari dalam gudang PT. Cimory, Dusun Puntir, Desa Martopuro, Kecamatan Purwosari sering mengalami kehilangan barang berupa kabel listrik untuk pemasangan instalasi kelistrikan yang sedang dikerjakan oleh PT. Karisma Perdana. Selanjutnya atas kejadian tersebut, Moh. Soyin yang merupakan Pensiunan TNI yang menjadi Danton Security di PT. Cimory melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Purwosari pada hari Selasa (11/06/2024).


"Menindaklanjuti laporan tersebut dan berbekal informasi dari karyawan kemudian pada hari Rabu (12/06/2024) pukul 15.50 WIB, Unit Reskrim Polsek Purwosari bersama dengan petugas Security PT. Cimory melakukan penggeledahan terhadap karyawan dan pekerja proyek, kemudian mendapati 2 (dua) orang laki-laki pekerja proyek keluar Pabrik dan selanjutnya dilakukan penggeledahan badan akhirnya berhasil ditemukan pada anggota badan 2 (dua) orang pelaku tersebut potongan kabel tembaga sebanyak 24 (dua puluh empat) potong yang disembunyikan dibalik celana panjang yang dikenakan pada bagian bawah dan di isolasi pada kakinya, selanjutnya dilakukan interogasi kepada pelaku perihal potongan kabel tersebut, dan kedua pelaku mengakui bahwa potongan kabel tersebut didapatkan dari mencuri di dalam gudang, atas adanya kejadian tersebut kemudian pelaku beserta barang bukti dibawa ke Polsek Purwosari untuk dilalukan penyidikan lebih lanjut," jelas Kapolsek.


Dari hasil penangkapan kedua pelaku, ditemukan sejumlah barang bukti berupa 24 (dua puluh empat) potongan kabel tembaga dan 1 (satu) buah gunting besar atau pemotong kabel. Dari kejadian itu, PT. Cimory mengalami kerugian sebesar Rp. 7.500.000,- (tujuh juta lima ratus ribu rupiah).

"Atas perbuatannya, kedua pelaku dikenakan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan dan diancam dengan pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun," ungkapnya.(usj) 

Tingkatkan Ketaqwaan Dan Kedisiplinan Kapolres Pasuruan Gelar Binrohtal Bersama Anggota Dan Santunan Anak Yatim


PASURUAN,suarakpkcyber.com- Dalam rangka meningkatkan Keimanan dan Ketaqwaan kepada Allah SWT, Polres Pasuruan melaksanakan Pembinaan Rohani Dan Mental (Binrohtal) yang diikuti oleh seluruh Personil Polres Pasuruan, bertempat di Masjid Rofiqul Ummah Polres Pasuruan, Kamis (13/06/2024).

Kegiatan Binrohtal tersebut dihadiri oleh Kapolres Pasuruan AKBP Teddy Chandra, S.I.K., M.Si., PJU Polres Pasuruan, Perwira, Bintara, serta ASN Polres Pasuruan. Adapun Tokoh agama Da'i yang memberikan taklim tausiyah kajian ilmu agama adalah KH. Syamsul Maarif, Sekertaris Majelis Ulama Indonesia wilayah kabupaten Pasuruan.


Kapolres Pasuruan AKBP Teddy Chandra, S.I.K., M.Si. mengatakan bahwa Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk meningkatkan ketaqwaan dan ketetapan iman anggota Polres Pasuruan dalam menjalankan tugas di lapangan agar penuh dengan keihklasan, "anggota Polri setiap menjalankan tugas di lapangan, selalu didasari rasa ikhlas dalam hatinya dan hal itu merupakan bagian dari Ibadah, Selain meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT, kegiatan pengajian rutin ini merupakan bentuk pembinaan mental dan rohani bagi personil Polres Pasuruan," ucap Kapolres.



Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Surat Yasin dan Tahlil, pembacaan Asmaul Husna serta tausiah dari Kyai Haji Syamsul Ma'arif dengan tema Ikhlas dan Taat, "Ikhlas dan taat itu tidak boleh ada unsur paksaan dari orang lain tetapi harus muncul dari hati kita masing masing, selain itu sikap Ta'at atau Disiplin juga harus selalu ada dalam diri kita untuk mendukung dan menguatkan rasa ikhlas yang ada dalam hati kita, kita mungkin masih belum menyadari bahwa jiwa Ta'at itu substansinya adalah berisi sifat Disiplin yang memberikan edukasi di dalam kegiatan rutinitas khusunya dalam tugas anggota polri sehingga mewujudkan konsep tepat waktu dalam menjalankan tugas sehari hari." ucap Kyai Syamsul Ma'arif.


"Selain Ta'at dan Disiplin, kita harus berjiwa dermawan yang artinya jangan kikir tetapi lebih baik gemar sodaqoh karena sedekah yang kita lakukan untuk orang yang membutuhkan maka Allah akan mengganti dengan sepuluh kebaikan dan Allah akan menambah Rizqi bagi kita yang sering bersedekah," ungkap Kyai Syamsul Ma'arif.

Usai pelaksanaan pengajian Binrohtal, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada anak yatim yayasan Jalaluddin dari Kelurahan Pogar kecamatan Bangil yang membina dua puluh anak yatim juga turut hadir dalam kegiatan tersebut, yang diberikan langsung oleh Kapolres Pasuruan yang didampingi Sekretaris MUI KH.Syamsul Ma'arif dan PJU Polres Pasuruan.


Muhammad Khotib salah satu pembina anak Yatim di Yayasan Jalaludin Pogar kecamatan Bangil mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Pasuruan yang telah memberikan santunan kepada anak yatim binaannya.

"Saya ucapkan terima kasih yang sebesar besarnya kepada Bapak Kapolres yang sudah memberikan santunan kepada anak anak yatim binaan kami, dan saya doakan semoga situasi Kamtibmas di wilayah Polres Pasuruan selalu tertib dan aman serta anggota polisinya mendapatkan keberkahan dari Allah SWT, Aamiin," ucap Muhammad Khotib.(usj) 

Penasehat Hukum Warga Sidoharjo Tanjung Anom Nganjuk Berkirim Surat Ke Polda Jatim


NGANJUK,,suarakpkcyber.com- Tim penasehat hukum warga Desa Sidoharjo, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk, menyatakan akan berkirim surat ke Polda Jawa Timur dalam waktu dekat. 

Rencana surat tersebut untuk menanyakan sejauh mana proses hukum Pengaduan tindak pidana korupsi yang diduga dilakukan oleh kepala desa (Kades) setempat. 

Kami ingin menanyakan perkembangan laporan kami beberapa waktu lalu. Apakah terlapor sudah dimintai keterangan belum oleh penyidik, ujar  Prayogo Laksono, S.H., M.H, penasehat hukum warga Desa Sidoharjo, Kamis (12/6/2024) pagi.

Apakah sudah bisa ditingkatkan ke tahap penyidikan? Lalu siapa-siapa saja yang sudah di BAP?, sambung Prayogo.

Diakui Prayogo, sejauh ini belum ada perkembangan yang signifikan terkait laporan pengaduan kliennya atas dugaan tindak pidana korupsi dana desa di Desa Sidoharjo. Kasusnya terkesan jalan di tempat, padahal laporan sudah dilayangkan pada 15 Mei 2024 lalu.

Kami berharap polisi segera gelar perkara dan kasus ini bisa diekspose di media. Sehingga masyarakat bisa mengetahui sejauh mana kinerja dari pihak kepolisian, bebernya.

Jangan sampai persoalan ini mengendap dan tidak ada kepastian hukum, imbuh Prayogo.

Seperti diketahui, kasus tersebut berawal dari adanya kejanggalan dana desa tahun 2023. 

Klien kami Masyarakat yang mengadu menilai, ada kerugian negara yang diduga disebabkan oleh oknum kepala desa setempat.

Jadi dasar laporan klien kami adalah laporan pertanggungjawaban Dana Desa Sidoharjo tahun 2023. Kami rasa semua sudah dijelaskan di depan penyidik kejanggalan-kejanggalan tersebut, pungkas Prayogo.(sr) 

Sidang Kedua Terduga Gangster Hadirkan Penasehat Hukum Dan Saksi


PASURUAN,suarakpkcyber.com- Terduga gangster MT (16) dan MA (17) pelajar disalah satu sekolah terebut diduga gangster dengan membawa senjata tajam di perempatan kancil mas bangil- pasuruan

Dua saksi dihadirkan di dalam persidangan kedua diPengadilan Negeri bangil Jl. Dokter Soetomo, No. 25, Sukalipuro, Dermo Kec. Bangil Kab. Pasuruan, rabu (12/06/2024) 

Dalam persidangan anak dibawah umur saksi yang dihadirkan harus membawa kartu pelajar atau KK serta harus didampingi orang tua karna masih anak - anak dibawah umur, ungkapnya



Persidangan kedua Ini, saksi (RF) mengatakan, "Pada hari senin malam sekitar Pukul : 20.00 WIB. terduga gengster MT dan MA bermain kerumah saya (saksi) selanjutnya mereka berdua dijemput oleh dua orang temannya NVL dan FI untuk menyelesaikan permasalannya.ungkapnya

Saksi juga bersaksi bahwa penjemputan dilakukan terhadap terduga Gangster MT dan MA atas perintah pihak Kepolisian,sambil menunjukkan bukti lewat Hpnya (NVL).

"Kalau mau untuk datang maka akan diberikan imbalan sebesar Rp. 500.000,- (Lima Ratus Ribu Rupiah)" ujarnya. 

MT menjelaskan kejadian tiga hari yang lalu, pada saat itu MT dijemput menilai jaket dan sarung tanpa membawa senjata tajam. 


Keesokan harinya saksi (RF) mengetahui bahwa video beredar di media sosial,bahwa kedua temannya (MT) dan (MA)  dipukuli warga di alun - alun bangil.

"Video yang viral terjadi di perempatan kancil mas, Dia tidak mengetahui serta tidak ikut karena pada saat itu saksi sudah pulang kerumahnya," pungkas saksi.

Saat persidangan kedua dilakukan MT dan MA menangis,bersujud meminta maaf kepada kedua orang tua masing - masing.

Persidangan kedua dugaan Gangster pelajar dihadiri oleh Hakim Ketua,hakim anggota, jaksa penuntut umum penasehat hukum, tersangka (MT) dan (MA), kedua orang tua tersangka dan saksi 

Sidang kedua terduga gengstet tersebut dimulai Pukul : 15 : 18 WIB sampai Pukul : 16 : 18 WIB.

Dengan kehadiran dua saksi serta penasehat hukum dalam Sidang kedua dugaan gangster pelajar ini, dimulai dengan terbuka untuk umum, pungkasnya (usj)

Penyalah Gunaan Wewenang Dalam Kegiatan Pengelolaan PAD Desa Sukorejo Rejoso Nganjuk


NGANJUK,Suarakpkcyber.com,- Rilis  Kegiatan penyalahgunaan  wewenang dalam kegiatan pengelolaan pendapatan. asli desa (PAD) Desa Sukorejo anggaran  Tahun 2021 dan 2022 berakibat merugikan keuangan perekonomian negara.

Tempat kejadian perkara di Desa Sukorejo Nduwel Rejoso Nganjuk.

Dalam kasus ini melibatkan BP (50 Th), Bendahara Desa, yang berdomisili di Dusun Ngreco Desa Sukorejo Rejoso Nganjuk.

Menurut AKBP. Muhammad, SH.Sik.Msi menerangkan bahwa tersangka selaku Bendahara Desa Sukorejo melakukan perbuatan melawan hukum dan penyalahgunaan wewenang dalam melakukan penatausahaan keuangan desa hasil lelang Tanah Kas Desa (TKD) TA. 2021 dan TA 2022, dari lelang tsk tidak menyetor uang ke Kas Desa, namun digunakan untuk kepentingan pribadi BP dan kepala desa.

Total rincian anggaran yang digunakan tak sebesar Rp 94.000.000 dan yang di gunakan kades sebesar Rp 1.123.571.750,-

" Laporan singkat yang melibatkan. BP dalam melakukan korupsi dan penyalahgunaan wewenang dalam pengelolaan PAD adalah tersangka tidak menyetor uang hasil lelang TKD ke TKD melainkan menggunakan uang tersebut untuk kepentingan pribadi dan kades, " urainya 

Berdasarkan hasil audit tersangka melanggar pasal 2 ayat (1) dan atau pasal 3 UU No 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo pasal 55 ayat (1) ke 1 e KUHP dengan ancaman hukuman seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 Tahun dan paling lama 20 Tahun, 

Saat ini penyidikan telah masuk tahap ke 2 (penyerahan tersangka dan barang bukti) kepada JPU.(sr) 

Polres Ponorogo Gelar Pekan Disiplin Wujudkan Penguatan Pengawasan Internal


PONOROGO,suarakpkcyber.com- Polres Ponorogo Polda Jatim melaksanakan pekan disiplin anggota yang berlaku untuk seluruh personel dan anggota Polsek jajarannya,.Selasa (11/6/2024).

Dalam kegiatan tersebut secara khusus Kapolres AKBP Anton Prasetyo didampingi  Sipropam memeriksa surat-surat Kendaraan, Surat Nyata Diri, gampol dan sikap tampang, Tes Urine, Senjata Api serta amunisi.

Menurut Kapolres Ponorogo AKBP Anton kegiatan ini untuk meningkatkan penguatan pengawasan internal bagi personel Polres Ponorogo beserta jajaranya.

“Untuk menegakkan disiplin jadi secara berkala kegiatan ini selalu kami laksanakan,”kata AKBP Anton, Selasa (11/6).

Kapolres Ponorogo menambahkan untuk  pelaksanaan tes Urine tersebut diambil personel secara acak dari anggota.

“Kali ini 25 personel yang ditest urin dan Alhamdulillah semuanya negative atau tidak ada indikasi mengkosumsi Narkoba,”terang AKBP Anton.

Sementara itu untuk pemeriksaan personel yang dilakukan pada pekan disiplin kali ini semua ada 52 personel yang akan diberlakukan bagi anggota yang lain pada waktu yang tidak ditentukan.

"Bagi yang melanggar tentu ada aturan dan mekanisme yang akan diterapkan. Secara keseluruhan berjalan dengan baik,"pungkasnya. (Sr)

Pemilik Ayam Geprek 1 Box Diduga Telantarkan Istri Dan Dilaporkan Ke Polres Nganjuk


NGANJUK,Suarakpkcyber.com,- Pengusaha muda makanan siap saji (Owner) ibox ayam geprek yang berlokasi di Jl. A.R Saleh Nganjuk, akhirnya di laporkan ke Polres Nganjuk.

Laki-laki sukses yang berinisial SC ini di laporkan atas dugaan menelantarkan istri dan anaknya.

Mediasi pun di tempuh oleh kedua belah pihak di Unit PPA Polres Nganjuk pada hari Rabu (12/6/2024).

Slamet Budiono selaku kuasa hukum yang mendampingi SC dalam melakukan mediasi saat di wawancarai menjelaskan bahwa mediasi berjalan lancar, namun kami masih minta kesempatan lagi tentang  permintaan pihak istri (pelapor)  sebagai uang nafkah untuk anaknya.



" Kami masih minta waktu atas permintaan pelapor tentang uang nafkah untuk anaknya, " jelas Slamet.

Sementara kuasa hukum korban inisial IO (Pelapor)Dr (C) Prayogo Laksono, SH. MH,CLI,CLA,CTL,CRA menyampaikan Apresiasinya atas kinerja Unit PPA Satreskrim Polres Nganjuk atas responsif terhadap laporan kami sehingga Hak - hak hukum klien kami dilayani dengan baik dan kami  sangat menghormati langkah yang dilakukan Satreskrim polres Nganjuk dalam menerapkan upaya Restoratif yang bertujuan untuk memberikan keadilan restoratif bagi Korban dan terlapor, sebagaimana ditentukan dalam surat edaran Kapolri no 8/VII/2018 Tentang penerapan restoratif dalam penyelesaian perkara pidana

Ia menjelaskan bahwa tindakan penelantaran merupakan unsur perbuatan tindak pidana seperti yang di kutip dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia bahwa penelantaran itu tidak hanya di beri uang saja, namun dengan sengaja membiarkan klien kami di usir dari rumah Kos atau Kontrakan karena tidak dibayar oleh terlapor sehingga klien kami tidak memiliki tempat tinggal sementara faktanya Terlapor dimungkinkan mempunyai kemampuan Bayar, secara yuridis penelantaran rumah tangga masuk dalam kekerasan rumah tangga.atau KDRT yang di atur dalam UU No 23 Th 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam Rumah tangga.(sr) 

Gugatan Ditolak SK Kasi Pemerintahan Desa Plosoharjo SAH, Prayogo Kuasa Hukum Apresiasi Putusan PTUN Surabaya


NGANJUK,suarakpkcyber.com-Perkara pengisian Perangkat Desa Plosoharjo dengan jabatan Kasi Pemerintahan antara Ika Qunnana Fillaila Melawan Kepala Desa Plosoharjo, Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk berujung “happy ending”. Ini setelah perkara yang sebelumnya digugat di PTUN Surabaya pernah dicabut secara resmi oleh pihak penggugat dan diajukan kembali kini menemui Titik Terang.

Kabar gembira tersebut disampaikan oleh Prayogo Laksono, selaku Kuasa Hukum Kepala Desa (Kades) Plosoharjo, Rabu (12/6/2024).

Prayogo menjelaskan, bahwa hari ini 12 Juni  2024 pukul 14.00 WIB, pihaknya mendapatkan surat panggilan sidang secara  Elektronik dari Mahkamah Agung (MA), yang memberitahukan adanya Putusan sidang dalam perkara Nomor : 39/G/2024/PTUN, SBY 

“Dapat dikutip intinya sebagian adalah Menolak Gugatan Penggugat Untuk Seluruhnya ,” terang Prayogo.

Terkait hal ini, Prayogo mengatakan kemungkinan Pihak Penggugat mengajukan Banding dan itu adalah Hak Hukum penggugat, Namun setelah mempelajari dan membaca seluruh berkas-berkas pengisian Perangkat Desa Plosoharjo, ia meyakini yang dilakukan Pemerintah Desa dan Panitia Pengisian Perangkat Desa sudah sesuai prosedur.

“Di sisi lain saya sangat menghormati hak hukum Penggugat untuk menguji prosedur Pengisian perangkat tersebut di Pengadilan Tata Usaha Surabaya (PTUN) maupun nantinya akan menggunakan hak nya dalam Tingkat Banding Analisis saya   apa yang dilakukan juga tidak ada yang “out of prosedur”, semua berdasarkan aturan yang ada,” tukasnya.

“Jika gugatan di PTUN tetap berlanjut dalam tingkat Banding pun kita sudah siap dengan bukti-bukti yang membuktikan bahwa Pengisian perangkat desa Plosoharjo telah memenuhi azas-azas Umum Pemerintahan yang baik,” urai Prayogo.

Sementara itu Kades Plosoharjo Jarwa menyampaikan rasa syukurnya, usai mendengar kabar atas ditolaknya  gugatan tersebut,

“Semoga dengan adanya gugatan ini ke depan dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi bagi  Pemerintah Desa Maupun Masyarakat Desa Plosoharjo, untuk perbaikan ke depan. Terlebih yang berkaitan  dengan Pembangunan Desa berjalan lancar  hingga roda pemerintahan berjalan baik, serta pelayanan terhadap masyarakat juga meningkat,” kata Jarwa.

Hingga berita ini ditulis pihak penggugat atau kuasa hukumnya belum dikonfirmasi(sr)