Breaking News

Advertorial

Headline NewsLihat Semuanya

Aiswa Djien Pandey, Catar Akpol asal Malut: Modal Mental Paskibraka Nasional 2022 yang Pegang Teguh Filosofi Padi



Suarakpkcyber.com,-Aiswa Djien Pandey alias Aiswa adalah satu-satunya Calon Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) perwakilan Maluku Utara (Malut) yang lolos tingkat daerah dan kini mengikuti seleksi tingkat pusat. 

“Saya peringkat pertama, Puji Tuhan. Karena saingan saya juga sudah gugur waktu tes jasmani. Dari Maluku Utara totalnya ada lima orang (calon taruna), yang empat putra, satu putri. Saya asli Maluku Utara,” kata Aiswa usai pengisian Inventory PSI dan PMK di Komplek Akpol, Kota Semarang, Senin (15/7/2024) sore.

Aiswa yang berangkat dari keluarga kurang mampu, punya modal mentereng. Dia adalah Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional tahun 2022, masuk Pasukan 17 Sayap Kiri tim Pancasila Sakti. Ketika itu dikukuhkan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Ini (pernah jadi Paskibraka Nasional) jadi modal mental saya, karena di Paskibraka kami sudah dididik, persiapan pengibaran sebulan lebih dari 15 Juli sampai kami balik itu 29 Agustus (2022), waktu di Paskibraka Nasional saya bertugas penurunan bendera,” lanjut dia. 

Anak pertama dari tiga bersaudara itu bercerita, di desa tempat tinggalnya yakni Desa Wari, Kecamatan Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara, sudah kerap membantu ayahnya bertani pala. Kontur daerah pegunungan, otomatis membuat fisik Aiswa juga terlatih. 

“Kan pegunungan, pantainya juga bagus-bagus, jadi sudah sering berenang,” sambung Aiswa yang juga atlet voli ini.

Aiswa bercerita ayahnya sebelum jadi petani, bekerja sebagai sekuriti. Sementara ibunda adalah ibu rumah tangga. Aiswa sudah terbiasa hidup berjuang sejak kecil. Berangkat dari situ juga, sang ayah kerap melatih fisiknya dengan berlari batasan waktu tertentu. Dilatih fisik ayahnya, Aiswa rutin latihan lari di Mako Brimob di Desa Kupa Kupa, Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara. 

Sembari fisiknya ditempa, Aiswa juga secara mandiri mengembangkan kemampuan akademiknya. Sadar diri berangkat dari keluarga kurang mampu, Aiswa memaksimalkan apa yang ada untuk belajar. 

“Saya berasal dari orang kurang mampu, jadi belajarnya dari online dan lewat buku saja. Saya tidak pernah ikut bimbel (bimbingan belajar) apapun,” ungkap Aiswa yang menyebut baru kali pertama ikut seleksi Akpol ini.   

Berjuang di seleksi Akpol tingkat pusat, kedua orangtuanya tidak menemani. Sebab, mereka harus tetap berada di kampung halaman untuk bertani dan mengurus keluarga. 

Pada seleksi ini, Aiswa selalu memegang teguh pesan sang ayah. Bahwa usia muda hanya sekali, tidak bisa diulang kembali, sebab itu berjuang harus maksimal.  

“Papah (ayah) saya juga selalu berpesan, kalau sudah jadi orang yang berhasil, saya tidak boleh sombong. Saya harus seperti padi, semakin berisi semakin merunduk,” tandas gadis kelahiran Maluku Utara 13 Februari 2006 itu.(usj) 

Polri Gelar Kejuaraan Judo Kapolri Cup 2024, 700 Atlet Akan Berlaga Besok


Jakarta,Suarakpkcyber.com,  - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) Kembali menggelar kejuaraan Judo Kapolri Cup 2024 di GBK Basket Hall, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (15/7/2024). Kegiatan dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-78 ini dibuka langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Peserta Judo Kapolri Cup 2024 tidak hanya diikuti oleh atlet dari Polri, namun juga dari TNI dan Umum. Hal itu menjadi dasar kejuaraan ini diselenggarakan yakni untuk mencetak generasi atlet yang sportif, mandiri dan professional.

Ketua Pelaksana Judo Kapolri Cup 2024, Brigjen Pol. Yudhi Sulistianto Wahid mengatakan, antusiasme peserta tahun ini cukup tinggi. Sebanyak 700 atlet Judo akan mengikuti pertandingan yang akan berlangsung pada Selasa dan Rabu besok. Adapun atlet yang akan bertanding pada kejuaraan tahun ini dari Polri sebanyak 379 atlet, TNI 34 atlet dan 287 atlet umum (usia 14-21 tahun).


"Alhamdulillah tahun ini peserta yang ikut bertanding pada tahun ini lebih banyak dua kali lipat dimana tahun lalu ada kurang lebih 340 peserta, sekarang ada 700 peserta," kata Brigjen Yudhi di GBK Basket Hall usai pembukaan Judo Kapolri Cup 2024.

Yudhi berharap Kejuaraan Judo Kapolri Cup terus berlanjut pada tahun-tahun berikutnya. Sehingga Indonesia bisa lebih berkiprah lagi pada kejuaraan Judo nasional dan internasional. 

"Tentunya banyak prestasi yang  hilang di tahun-tahun sebelumnya. Kami berharap dengan kejuaraan seperti ini bisa menambah semangat atlet-atlet baru, kemudian prestasinya lebih bagus," ucapnya.(usj) 


Wujudkan Tertib Berlalu Lintas, Kapolres Pasuruan Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Semeru 2024




PASURUA,Suarakpkcyber.com,- Kapolres Pasuruan AKBP Teddy Chandra, S.I.K., M.Si. memimpin Apel Gelar Pasukan "Operasi Patuh Semeru 2024" yang diselenggarakan di lapangan Apel Sarja Arya Racana Polres Pasuruan, Senin (15/7/2024).


Adapun peserta Apel Gelar Pasukan terdiri dari Wakapolres Pasuruan Kompol Hari Aziz, S.H., para Pejabat Utama Polres Pasuruan, Kapolsek jajaran, personil TNI-Polri dan instansi terkait lainnya.


Apel Gelar Pasukan ini dilaksanakan bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan Personil yang terlibat maupun sarana pendukung lainnya, sehingga kegiatan Operasi Patuh Semeru 2024 dapat berjalan dengan Optimal dan berhasil sesuai dengan tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan.


Kapolres Pasuruan AKBP Teddy Chandra, S.I.K., M.Si. dalam sambutannya, ia membacakan amanat dari Kapolda Jatim Irjen Pol. Drs. Imam Sugianto, M.Si. yang isinya, "Polda Jawa Timur beserta seluruh jajaran, dengan dibantu oleh stakeholder terkait, akan melaksanakan Operasi Kepolisian Kewilayahan dengan sandi “Operasi Patuh Semeru 2024". Operasi ini akan digelar selama 14 hari, mulai tanggal 15 s.d. 28 Juli 2024 di seluruh wilayah Jawa Timur, Adapun tema Operasi ini adalah "Tertib Berlalu Lintas Demi Terwujudnya Indonesia Emas", Tema tersebut menekankan pentingnya keselamatan dan ketaatan dalam berlalu lintas sebagai bagian dari upaya mencapai kemajuan indonesia," terang Kapolres.


Lebih lanjut, AKBP Teddy mengatakan bahwa dalam pelaksanaan Operasi ini, akan dilakukan kegiatan Preemtif sebanyak 40%, Preventif sebanyak 40%, dan Represif sebanyak 20%. Tujuannya adalah membangun budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat, dengan mengutamakan kegiatan Edukatif, Persuasif, dan Humanis. Pendekatan ini didukung oleh penegakan hukum baik secara langsung maupun melalui sistem elektronik seperti Etle Statis dan Etle Mobile. Hal ini dilakukan dalam rangka meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas di wilayah Jawa Timur.


Sebelum mengakhiri sambutannya, Kapolres membacakan beberapa penekanan Kapolda Jatim, selama pelaksanaan operasi agar :

1.-Selalu memanjatkan doa kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa sebelum pelaksanaan tugas, untuk memohon perlindungan dan keselamatan dalam pelaksanaan kegiatan.

2.- Jalin sinergisitas dan kolaborasi yang baik dengan TNI, Pemerintah setempat, Instansi terkait, dan seluruh lapisan Masyarakat guna keberhasilan pelaksanaan Operasi.

3.- Pedomani Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ada dengan mengutamakan faktor keamanan dan keselamatan. serta jangan lupa untuk menjaga stamina dan kesehatan saudara.

4.- Hindari tindakan kontraproduktif dan laksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab agar polri yang presisi bisa terwujud.


Setelah Apel Gelar Pasukan selesai, dilanjutkan dengan pengecekan Kendaraan Dinas dan Kendaraan pendukung lainnya oleh Kapolres Pasuruan didampingi Wakapolres Pasuruan dan Pejabat Utama Polres Pasuruan.(usj) 

Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Semeru 2024, Kapolres Nganjuk Sampaikan 10 Jenis Pelanggaran Lalu Lintas Prioritas Utama Penindakan


Nganjuk, Suarakpkcyber.com,– Kapolres Nganjuk, AKBP Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si., memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Semeru 2024 dengan mengambil tema “Tertib Berlalu Lintas Demi Terwujudnya Indonesia Emas”. Apel yang diikuti oleh pasukan gabungan anggota Polres Nganjuk, anggota Kodim 0810/Nganjuk dan POM TNI Nganjuk, serta DISHUB Kabupaten Nganjuk tersebut dilaksanakan di lapangan apel Polres Nganjuk, Senin(15/7/2024). 


Pelaksanaan Operasi Patuh yang akan digelar selama 14 hari mulai tanggal 15 sampai dengan 28 Juli 2024 di seluruh wilayah Jawa Timur dalam bentuk kamseltibcarlantas yang mengedepankan kegiatan edukatif dan persuasif serta humanis yang didukung penegakan hukum lantas secara elektronik (statis dan mobile) dalam rangka meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas di wilayah Jawa Timur. 

Salah satu upaya yang dilakukan dalam operasi ini adalah pengembangan dan penerapan tilang elektronik (E-Tilang) melalui kegiatan E-TLE dan Incar. Dengan sistem tilang elektronik, pihaknya dapat memantau dan menindak pelanggaran lalu lintas secara lebih efektif dan efisien.


Kapolres mengungkapkan 10 jenis pelanggaran Lalu Lintas yang menjadi sasaran atau target prioritas Operasi Patuh Semeru 2024 ini meliputi: 

1. Tidak menggunakan helm;

2. Melebihi batas kecepatan;

3. Pengendara ranmor yang masih di bawah umur;

4. Pengendara R2 yang tidak menggunakan helm standar (SNI);

5. Pengemudi R4 tidak menggunakan safety belt;

6. Pengemudi menggunakan HP pada saat berkendara;

7. Pengemudi ranmor dalam pengaruh alkohol;

8. Melawan arus;

9. Menerobos lampu merah;

10. Knalpot tidak sesuai dengan spesifikasi teknis (knalpot brong).


“10 jenis pelanggaran diatas merupakan bentuk kerawanan yang menyebabkan fatalitas laka lantas serta menjadi fokus utama dalam Operasi Patuh Semeru 2024,” jelas Kapolres Nganjuk. 

Kapolres juga mengingatkan seluruh anggota yang terlibat dalam Operasi Patuh Semeru 2024 untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme. Mengutamakan faktor keamanan dan keselamatan, serta hindari tindakan yang kontra produktif dan pungli.


Di akhir sambutannya, Kapolres mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung dan berpartisipasi aktif dalam Operasi Patuh Semeru 2024 ini. "Mari kita wujudkan tertib berlalu lintas demi tercapainya Indonesia Emas," pungkasnya.(acha)

Kegiatan PBB Kelas 8 Dan Kelas 9 SMP Negeri 2 Tanjunganom


Nganjuk,Suarakpkcyber.com, -Kegiatan PBB Kelas 8 dan 9 SMP 2 Tanjunganom yang dimulai pukul 8.20 dilapangan basket SMP 2 Tanjunganom pada 15/7/2024.

Dalam kegiatan PBB ini diikuti Agung Pamuji Babinkamtibmas desa Malangsari selaku pembina,dan Aris Wibowo,Setiawan selaku perwakilan damramil dan siswa siswi kelas 8 dan 9 SMP Negeri 2 Tanjunganom.

Sebelum PBB dimulai, Agung Pamuji Babinkamtibmas mengingat kepada semua siswa dan siswi yang mengikuti kegiatan PBB,untuk saling mengingatkan kepada sesama agar tidak terjadi keterlambatan siswa datang ke lapangan.

Dari pihak sekolah juga mendatangan dari pihak kepolisian,untuk membina siswa dan siswinya selain itu juga untuk menetipkan kedisiplinan siswa,untuk yang TNI mengarahkan wawasan kebangsaan.

Nurhaji selaku Kepala Sekolah mengatakan anak anak yang kelas 8 dan 9 setelah nantinya tamat SMA,ligalisir dimeja saya itu bertumpuk-tumpuk mendaftarkan kalau ngak Polri ya TNI.

"Makanya saya minta kepada bapak TNI dan Polri untuk memberikan wawasan,biar tidak salah ingin menjadi TNi,ingin menjadi Polri tidak mempersiapkan diri kan kasihan sama orang tuanya" Ujarnya 

Selain itu beliau juga menjelaskan bahwasanya kegiatan MPLS tahun ajaran 2024/2025 untuk kelas 7 seperti biasa memperkenalkan lingkungan untuk kelas 8 dan 9 dilakukan pendisiplinan sekolah.

"Displin dilalulintas,displin diri sendiri terutama disiplin pribadi melalui pelatihan baris berbaris,yang dilaksanakan oleh Polri dan TNI" Jelasnya 

Untuk jumlah siswa yang diterima di SMP Negeri 2 Tanjunganom ini,untuk kelas 7 yang diterima berjumlah 294 anak ,kelas 8 berjumlah 287 anak dan kelas 9 berjumlah 286 anak.

"sehingga harapan kami anak anak bisa memahami kepribadianya masing masing."Harapnya.(sr) 

MPLS Siswa/Siswi Th 2024/2025 SMP Negeri 5 Nganjuk



Nganjuk,Suarakpkcyber.com,-Tahun ajaran baru di mulai  hari Senin 15/7/2024 sampai dengan Rabu 17/7/2024.

Kegiatan MPLS di awali dengan upacara bendera di Lapangan SMP Negeri 5, dengan di ikuti sebanyak 288 siswa.

Kegiatan MPLS sesuai dengan Arahan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk adalah Menyenangkan namun tidak meninggalkan etika.

Dalam sambutannya Kepala Sekolah SMP Negeri 5, Drs. Mariyanto, Mpd, menerima siswa didik baru sebanyak 288 siswa , di mana akan belajar selama 3 tahun.

" Siswa baru akan bersama mengikuti kegiatan pembelajaran, pelatihan, kegiatan keorganisasian, kesiswaan dan ekstrakulikuler selama 3 tahun sebagai bekal di masa depan," urainya 

Keberanian dari siswa baru kelas VII merupakan wujud tanggung jawab kalian untuk menorehkan prestasi-prestasi membawa nama baik sekolah.

Sementara itu wakil dari wali kelas siswa baru menyampaikan bahwa kami menitipkan (pasrah bongkokan) anak didik kami untuk di didik, bimbing selama di sekolah.

Dinilai Layak dan Mumpuni, Sosok Letjend TNI (Purn) Dodik Wijanarko Didorong Masyarakat Ikuti Seleksi Capim KPK


Jakarta ,Suarakpkcyber.com  – Telah dibukanya pendaftaran calon pimpinan dan Dewas (Dewan Pengawas) KPK sejak 26 Juni 2024 lalu secara online, turut menjadi perbincangan hangat kalangan masyarakat. Berharap dapat kembali dipimpin oleh sosok yang perduli akan pemberantasan korupsi, calon Ketua maupun Pimpinan dan Dewas KPK periode mendatang menjadi menarik hingga diulas oleh setiap warga masyarakat, tokoh jurnalis, hingga tokoh bangsa peduli KPK.


Dihimpun informasi dari berbagai sumber, per hari Kamis (11/7/2024), melalui link pendaftaran https://apel.setneg.go.id, diketahui telah terdata sekitar 632 pendaftar teregister dengan submit sekitar 69 orang (sumber Antara). Hal itu dilansir dari pernyataan Wakil Ketua Panitia Seleksi Calon Pimpinan (Capim) dan Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Arief Satria.


Dari banyaknya pendaftar yang berantusias mengikuti seleksi capim dan dewas KPK, muncul sosok tokoh Purnawirawan TNI yang diharapkan dapat mengembalikan super powernya lembaga antirasuah bersama elemen bangsa dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas penegakan hukum dan menurunkan tingkat korupsi di Indonesia. Sosok Purnawirawan TNI yang mulai menjadi perbincangan masyarakat itu ialah Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dodik Wijanarko, S.H., C.Fr.A.., yang merupakan Eks DANPUSPOM Ke-31 TNI dan Staf Khusus Panglima TNI dipenghujung karier pengabdianya.


Memiliki riwayat karier cukup cemerlang dalam pengabdiannya pada TNI, sosok Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dodik Wijanarko, S.H., C.Fr.A.., dianggap layak dan pantas mengikuti seleksi capim dan dewas KPK untuk Periode Thun 2024-2029 mendatang. Pria asal Kediri kelahiran 3 Januari 1963 itu menjadi salah satu perbincangan dimasyarakat yang perduli akan kebangkitan KPK.


“KPK itu butuh pucuk pimpinan yang punya prinsip akan amanah, punya keberanian dalam menangkis berbagai ragam rintangan, intimidasi, maupun intervensi dari manapun dalam menjalankan tugas. Dan dibutuhkan sosok yang memiliki keimanan, ketegasan, keberanian, dan pastinya pemahaman terhadap hukum yang ekstra,” ungkap Herman, salah satu warga masyarakat ditemui saat sedang berdiskusi dengan rekan-rekannya disebuah warung makan di Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu (13/7/24).


“Dan itu kalau menurut saya ada pada sosok Mantan DANPUSPOM TNI Ke-31 yaitu Letjend TNI (Purn.) Dodik Wijanarko, S.H., menjadi salah satu calon yang harusnya menurut kami mempertimbangkan diri untuk ikut mendaftar dalam seleksi capim dan dewas KPK untuk periode 2024-2029. Tidak banyak terekspose oleh media, tapi mampu menunjukkan kinerja terbaiknya hingga masa pensiunnya,” sambungnya.

Disinggung mengenai alasan menyebutkan sosok tersebut, warga yang menyebut cukup banyak mengikuti perkembangan KPK itu menuturkan mengetahui profile dari Letjend TNI (Purn.) Dodik Wijanarko, S.H., prihal sikap non framing (pencitraan) dan hanya menunjukkan kinerja dan kerja dalam mengemban amanah. 

“Kenapa saya termasuk mendorong beliau bisa menjadi Calon Ketua KPK, karena dalam tubuh KPK sepemahaman saya itu harus bisa menjaga interaksi dengan pihak-pihak lain agar terhindar dari kode etik dari KPK itu sendiri ya, dan itulah menurut saya sosok Purn. Dodik Wijanarko orang yang tepat, karena beliau sudah biasa dengan senyap dalam bekerja, dan tidak tertarik akan pencitraan-pencitraan (menurut saya sih ya bang),” tegas Herman menutup tanggapannya.

Munculnya nama Lentjend TNI (Purn) Dodik Wijanarko dalam bursa calon ketua KPK versi masyarakat mendapat tanggapan dari sesama Purnawirawan TNI turut mendapat dukungan positif dari Tokoh PERS Nasional, Wilson Lalengke. Memastikan kelayakan kredibilitas dan kapasitas yang ada pada sosok Lentjend TNI (Purn) Dodik Wijanarko, menjadi dasar keyakinan kemampuan kepemimpinan Eks DANPUSPOM TNI itu untuk turut ikut serta menjadi salah satu calon pimpinan dan dewas KPK.


“Memang KPK (saat ini) butuh pemimpin yang tegas dan konsisten akan tugas, dan pastinya bersih (riwayat karier) terhadap bau-bau korupsi pada pribadi calon ketua tersebut. Dan harusnya memang sosok Lentjend TNI (Purn) Dodik Wijanarko amat sangat pantas untuk ikuti pendaftaran yang tersisa dua hari lagi kalau saya tidak salah batas pendaftaran capim dan dewas KPK,” ungkap Wilson Lalengke, selaku Tokoh PERS Nasional saat dihubungi media ini dihari yang sama, Sabtu (13/7/24).


Prihal memiliki background riwayat karier dari TNI, menginisiasi media ini untuk turut memintakan tanggapan dari Eks Kasal Tahun 2028-2009, yaitu Laksamana TNI (Purn) Tedjo Edhie Purdjiatno, SH. Dengan melalui balasan pesan whatsapp pribadinya, Eks Menkopolhukan itu menyambut baik adanya harapan dan suara masyarakat yang mengharapkan unsur TNI bisa dipercaya memimpin lembaga pemberantasan korupsi KPK.

“Lanjutkan, terimakasi bila kami para Purnawirawan TNI masih cukup dipercaya oleh masyarakat untuk bisa mencalonkan, mendaftarkan, dan bahkan insyallah bila nanti benar-benar bisa memimpin KPK. Buat saya sosok Lentjend TNI (Purn) Dodik Wijanarko mumpuni akan hal itu, mumpuni dan sangat matang dalam memposisikan diri menjadi seorang pemimpin amanah dan seharusnya, bilamana beliau terpilih kelak,” ungkap Laksamana Tedjo Edhi Purdjiatno. 


Dilansir dari situs resmi kpk, Panitia Seleksi (Pansel) membuka kesempatan bagi Warga Negara Republik Indonesia untuk mendaftarkan diri sebagai Calon Pimpinan dan Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi Masa Jabatan Tahun 2024-2029. Pembukaan pendaftaran telah dibuka sejak 26 Juni hingga 15 Juli 2024. (RDI)

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Polsek Puspo Amankan Pelaku Pembawa Senjata Tajam


PASURUAN, Suarakpkcyber.com - Unit Reskrim Polsek Puspo yang dipimpin oleh Kapolsek Puspo AKP Mastuki, S.H. berhasil mengamankan satu orang pelaku yang kedapatan membawa Senjata Tajam jenis Celurit tanpa izin di dalam Balai Desa Kemiri, Kecamatan Puspo Kabupaten Pasuruan, Jum'at (12/07/2024) pukul 16.30 WIB.

Pelaku yakni seorang pria bernama MT(31) warga Dusun Precet, Desa Petung, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan.

Kapolres Pasuruan AKBP Teddy Chandra, S.I.K., M.Si. melalui Kapolsek Puspo menjelaskan terkait kronologi kejadian bahwa pada hari Jum'at (12/07/2024) pukul 16.30 WIB, Anggota Unit Reskrim Polsek Puspo mendapatkan informasi dari masyarakat yang khawatir terjadi gangguan kamtibmas terkait adanya seorang pria yang kedapatan membawa Senjata Tajam jenis Celurit.

"Setelah menerima laporan dari masyarakat, anggota Reskrim Polsek Puspo menuju lokasi dan melakukan penggeledahan badan terhadap seorang laki laki yang diduga akan melakukan gangguan kamtibmas, dan didapati 1 (satu) buah celurit tanpa dilengkapi surat ijin yang sah pada diri MT(31) yang membawa celuritnya diselipkan di pinggang sebelah kiri, selanjutnya 1 (satu) buah celurit dengan sarung penutupnya terbuat dari kertas karton berwarna coklat beserta pelaku berhasil diamankan ke Polsek Puspo," jelas Kapolsek.

"Atas perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 2 ayat (1) UU DRT No.12 Tahun 1951 tentang membawa senjata tajam tanpa izin, diancam dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun," ungkapnya.(adf) 

KPK Temukan Indikasi Suap Pegawai Bappenda kota Sorong Hingga Ratusan Juta.


Sorongh  Suarakpkcyber.com - Kota Sorong Papua Barat Daya _ Birokrasi yang tak sehat dan nepotisme yang mengakar kuat menjadi hambatan serius dalam mengoptimalkan pendapatan daerah hingga bisa memicu terjadinya korupsi, salah satunya di wilayah Timur. Hal tersebut disampaikan Kasatgas Direktorat Korsup KPK Wilayah V Dian Patria usai menggelar rapat koordinasi MCP dengan jajaran Pemda se-Papua Barat Daya dan pendampingan lapangan di Kota Sorong, 04 Juli 2024

"Ada patologi birokrasi atau penyakit birokrasi di Papua. Dimana Aparatur Sipil Negara (ASN)-nya diangkat karena kedekatan, nepotisme kekeluargaan. Itu sangat kental di wilayah Timur, bukan karena jual-beli jabatan. Celakanya, kedekatan itu berpotensi menghasilkan SDM yang tidak kompeten," jelas Dian.


Tim gabungan Satgas Korsup Pencegahan dan Penindakan KPK menemukan adanya dugaan praktik suap dan gratifikasi oleh pegawai Bappenda Kota Sorong dari wajib pajak, dengan nilai Rp130 juta setiap bulan. Diduga, praktik ini telah berlangsung lama hingga menimbulkan kebocoran pendapatan daerah yang signifikan.

"Jelas-jelas ini masuk gratifikasi, tapi yang bersangkutan malah dipertahankan di Bappenda karena ada unsur kedekatan. Sehingga kalau kita lihat, postur APBD Kota Sorong itu pendapatan daerah yang berasal dari pajak, hanya masuk 5,13% saja. Tapi belanja pegawainya mencapai 41,23%. Sementara kota-kota besar di Timur itu sudah masuk 2 digit untuk persentasenya dengan belanja pegawainya di bawah 30%. Sehingga kami turut mendorong peningkatan pendapatan pajak daerah Kota Sorong untuk naik ke 2 digit," tambah Dian.

Nepotisme ini juga membawa efek domino bagi wilayah Timur. Dian menegaskan, banyak aset seperti kendaraan dan rumah dinas yang akhirnya dikuasai oleh pejabat karena merasa sudah berjasa secara turun temurun untuk daerah. Penguasaan aset ini dilakukan dengan berbagai modus seperti tidak melakukan pengembalian aset saat pensiun; pinjam pakai; hibah; "hilang", "jual beli", "rusak berat", dipakai di luar kota; dibawa serta pada saat mutasi/pindah pemda; hingga diubah kepemilikan atas nama pribadi.


Data KPK menunjukkan, Survei Penilaian Integritas (SPI) 2023 Kota Sorong masuk dalam kategori rentan, dengan skor 58,20 poin (nilai rata-rata nasional 70.97 poin). Bahkan, skor MCP di tahun yang sama, berada di zona kuning dengan capaian 39,76 poin dari skala 0-100.

Kondisi ini diperparah dengan adanya sistem yang tertinggal hingga jaringan internet yang tidak memadai. Saat melakukan pendampingan pemda ke Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kota Sorong, tim Korsup KPK menemukan bahwa sistem aplikasi yang digunakan untuk pembayaran pajak dan retribusi (Sicantik Cloud), tidak dapat diakses imbas data PDN yang diretas. Sehingga seluruh pembayaran wajib pajak jadi terhambat.

Inspektur Kota Sorong Ruddy L. Lalu, mengatakan bahwa selama 3 hari terakhir, KPK dan Pemda sudah menemui 11 wajib pajak (WP) yang menunggak dengan nilai tunggakan sebesar Rp5 miliar. "Bersyukur bahwa sebagian besar punya niat baik untuk melakukan pembayaran setelah dilakukan pendampingan. Kita tidak bisa membiarkan terus tunggakan pajak, sambil menutup kekurangan pajak dan retribusi ini. Pemerintah kota butuh dana untuk pembangunan," jelas Ruddy.(Dedi)

Miris Perpisahan Kapolres Sorong, Oknum Humas Diduga memfaatkan Wartawan Dan Gelapkan Uang Publikasi

AIMAS_,Suarakpkcyber.com-Miris perpisahan pimpinan Kapolres Sorong AKBP. Yohanis Agustiandaru. SH.,SIK.,MH kepada Kapolres Baru AKBP. Edwin Pasaroan. SIK.,MIK yang akan pindah dari Polres Sorong ke Mabes Polres Bagian Sumberdaya Manusia (SDM).

Bagaimana tidak, Perpisahan yang seharus meninggalkan kenangan bagus dan baik. Tetapi malah sebaliknya meninggalkan kesan yang buruk alias memalukan Polres Sorong.

Pasalnya, salah satu oknum anggota Polres Sorong entah sengaja atau memang ingin melakukan pungli  dengan mengelabui rekan-rekan media atau pers.

Dengan menjanjikan uang peliputan bagi rekan-rekan jurnalis dan wartawan yang hadir saat meliput acara pedang pora dan lepas sambut Kapolres lama dan yang baru.

" kami tidak menuntut uang liputan tetapi jangan begitu sebagai anggota Polri bidang kehumasan. Seharusnya jangan menipu kami (wartawan), seharusnya menepati janjinya"keluh Dedi salah satu wartawan yang hadir, Jumat (12/7).

Lanjut, Ia juga sangat menyayangkan apa yang dilakukan humas Polres Sorong sebagai ujung tombak dalam mempublikasikan kegiatan-kegiatan polres yang dibawah wilayah Kepolisian Polda Papua Barat.

Boleh main, tetapi main yang bagaimana. Beliau (kasi Humas)sendiri yang bilang kita dari polres nanti ke Kampus STKIP nanti baru di kondisikan disana, karena masih dalam koordinasi.

" semuanya 27borangvwartawan ya, nanti langsung kita ke STKIP dulu"ungkap wartawan sembari mengikuti bahasa Kasi Humas saat di Polres Sorong 

Ya semoga ini menjadi momen dan pelajaran bagi humas agar tidak terjadi kembali.

Ia juga menambahkan bahwa bukan masalah anggaran yang dituntut tetapi janji, kan sangat miris bagi seorang aparat penegak hukum dengan menjanjikan bahasa seperti begitu. 

Yangbersangkutan akan kena masalah sendiri, dengan berjanji dan mengatakan kepada rekan-rekan wartawan. Memang kita pers tidak menerima uang, hanya mereka sendiri pasti ada anggaran untuk publikasi. Biasa untuk kemitraan dengan memberikan uang transport atau bensin, dan itu bukan menyogok atau menyuap.

"karena kepentingan yang diliput, bayangkan mereka suruh kita dari polres ke STKIP dengan jarak yang cukup jauh dan biaya transportasi yang lumayan. Pakah itu bukan pengorbanan jurnalis dalam bermitra !" tutupnya Dedi.(deo)

Satresnarkoba Polres Pasuruan Berhasil Tangkap Tiga Pelaku Pengedar Sabu-Sabu





PASURUAN, Suarakpkcyber.com- Satresnarkoba Polres Pasuruan yang dipimpin oleh Kasat Resnarkoba Polres Pasuruan Iptu Agus Yulianto, S.H., M.H. berhasil mengamankan 3 pria pelaku pengedar Narkoba jenis Sabu-Sabu di wilayah Kabupaten Pasuruan.

Pelaku pertama tertangkap pada hari Senin (08/07/2024) pukul 15.00 WIB didalam Rumah Dusun Dieng, Desa Jeruk Purut, Kecamatan Gempol, bernama AA(27) warga Dusun Blimbing, Desa Bulusari, Kecamatan Gempol.




Dengan barang bukti berupa, 
-- 6 (enam) kantong plastik klip kecil berisi Sabu-Sabu dengan berat total 1,90 (satu koma sembilan nol) gram.
-- 1 (satu) buah timbangan elektrik.
--Uang tunai sebesar Rp. 200.000,- (dua ratus ribu rupiah).
-- 1 (satu) buah HP merk VIVO warna biru.
-- 1 (satu) buah kantong kain warna hitam.
-- 1 (satu) buah plastik klip kecil berisi klip kosong.

Kapolres Pasuruan AKBP Teddy Chandra, S.I.K., M.Si. melalui Kasat Resnarkoba Polres Pasuruan menjelaskan, "Untuk pelaku kedua, juga tertangkap pada hari Senin (08/07/2024) pukul 16.00 WIB, tepat satu jam setelahnya dipinggir sungai, Dusun Blimbing, Desa Bulusari, Kecamatan Gempol, bernama MA(26) warga Desa Bulusari, Kecamatan Gempol dengan barang bukti berupa,
-- 2 (dua) kantong plastik klip kecil berisi Sabu-Sabu dengan berat total 1,09 (satu koma nol sembilan) gram.
-- 1 (satu) buah timbangan elektrik.
-- 1 (satu) buah HP merk oppo warna hitam.
-- 1 (satu) kaleng obat pembasmi serangga.
-- 1 (satu) bendel klip kosong," terang Iptu Agus.

Selanjutnya, untuk pelaku ketiga yakni AT(40) warga Dusun Buluagung Wangkit, Desa Sengonagung, Kecamatan Purwosari yang tertangkap di samping rumah Dusun Buluagung Wangkit, Desa Sengonagung, Kecamatan Purwosari pada hari Selasa (09/07/2024) pukul 14.00 WIB.




"Barang bukti yang berhasil diamankan yakni,
-- 5 (lima) kantong plastik yang berisi Sabu-Sabu dengan berat total 8,83 (delapan koma delapan tiga) gram.
-- 8 (delapan) buah plastik klip.
-- 1 (satu) buah scrop dari sedotan plastik.
--;1 (satu) buah timbangan elektrik warna hitam.
-- Uang tunai sebesar Rp. 100.000,- (seratus ribu rupiah).
-- 1 (satu) buah dompet kecil warna merah muda.
-- 1 (satu) buah HP merk OPPO warna putih.

Atas perbuatannya, ketiga pelaku dikenakan Pasal 114 ayat (1) dan/atau pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.