Tag Label

Kepolisian (3867) daerah (1080) Pemerintahan (579) Jurnalistik (464) Demontrasi (84) Lintas Opini (75) DPRD (74) Desa (62) RSUD (47) Iklan (37) Kebakaran (34) KPU (30) Mahasiswa (11) DPRD kota pasuruan (8) PDAM (5) Desperindag (4) DPR RI (2)

Tranding Topic

Rutan Bangil Jadikan Harganas 2026 Momentum Perkuat Nilai Keluarga bagi Pegawai dan Warga Binaan

Pasuruan,suarakpkcyber.com, – Semangat memperkuat ketahanan keluarga mewarnai peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 ...

Headline NewsLihat Semuanya

Rutan Bangil Jadikan Harganas 2026 Momentum Perkuat Nilai Keluarga bagi Pegawai dan Warga Binaan

Pasuruan,suarakpkcyber.com,– Semangat memperkuat ketahanan keluarga mewarnai peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bangil. Upacara yang digelar pada Senin (29/6/2026) di lapangan utama rutan tersebut diikuti seluruh pegawai serta warga binaan sebagai bentuk komitmen menanamkan nilai-nilai kekeluargaan dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Bangil, Yanuar Rinaldi, dengan mengusung tema “Ayah Wajib Hadir”. Tema tersebut mengajak seluruh peserta memahami bahwa sosok ayah memiliki tanggung jawab yang jauh lebih luas daripada sekadar memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga. Kehadiran ayah dalam mendampingi tumbuh kembang anak dinilai menjadi faktor penting dalam membentuk karakter, kedisiplinan, dan moral generasi penerus.

Pelaksanaan upacara berlangsung dengan penuh khidmat. Setelah prosesi pengibaran bendera Merah Putih, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan sejarah Hari Keluarga Nasional sebagai pengingat akan pentingnya keluarga sebagai fondasi pembangunan bangsa. Suasana tersebut menjadi momen refleksi bagi seluruh peserta mengenai arti kebersamaan, kasih sayang, serta tanggung jawab dalam menjaga keutuhan keluarga.

Bagi warga binaan, peringatan Harganas tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga bagian dari pembinaan mental dan kepribadian. Melalui kegiatan ini, mereka diajak untuk mengevaluasi diri, memperkuat ikatan dengan keluarga, serta membangun tekad untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pidana.

Menurut Kepala Rutan Bangil, Yanuar Rinaldi, keluarga merupakan tempat pertama seseorang belajar tentang nilai kehidupan, etika, dan tanggung jawab. Oleh karena itu, menjaga keharmonisan keluarga harus menjadi perhatian setiap individu.

“Momentum Hari Keluarga Nasional ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa keluarga adalah pondasi utama dalam membentuk karakter seseorang. Kami berharap seluruh pegawai dan warga binaan semakin menyadari pentingnya menjaga hubungan yang harmonis dengan keluarga. Kehadiran seorang ayah dalam memberikan perhatian, pendidikan, dan teladan akan melahirkan generasi yang memiliki integritas, bertanggung jawab, dan berakhlak baik,” ungkap Yanuar.

Melalui peringatan Harganas ke-33, Rutan Bangil berharap semangat membangun keluarga yang harmonis dapat terus tumbuh di lingkungan pemasyarakatan. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi bekal bagi warga binaan untuk memperbaiki diri dan kembali diterima di tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih bertanggung jawab serta mampu memberikan kontribusi positif bagi keluarga maupun lingkungan sekitarnya.(Adf)

Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Pasuruan: Jangan Lakukan Pelanggaran yang Turunkan Kepercayaan Masyarakat

Pasuruan, suarakpkcyber.com,– Kapolres Pasuruan, AKBP Harto Agung C., S.H., S.I.K., M.H., mengingatkan seluruh personel Polri agar senantiasa menjaga profesionalisme, integritas, dan menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat menurunkan kepercayaan masyarakat. Pesan tersebut disampaikan saat memimpin Upacara Parade Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 di Lapangan Sarja Arya Racana Polres Pasuruan, Rabu (1/7/2026).

Upacara yang mengusung tema "80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat" itu dihadiri Wakil Bupati Pasuruan Sobih Asrori, Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Samsul Hidayat, Ketua Pengadilan Negeri Bangil Wahyu Iswari, Kepala Kejaksaan Negeri Pasuruan Rustandi Gustawirya, perwakilan Kodim 0819, pimpinan perbankan, perusahaan swasta, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta diikuti personel Polres Pasuruan, Polsek jajaran, unsur TNI, ASN, Senkom Mitra Polri, Saka Bhayangkara, dan petugas keamanan.

Dalam amanatnya, AKBP Harto Agung menegaskan bahwa penghargaan dan kepercayaan yang diberikan negara kepada Polri harus dijawab dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Penghargaan dan kepercayaan yang diberikan kepada Polri harus menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Jaga profesionalisme, integritas, serta hindari segala bentuk pelanggaran yang dapat menurunkan kepercayaan publik," tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh personel untuk terus memperkuat soliditas internal dan sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen bangsa dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Selain itu, Kapolres menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Polda Jawa Timur, TNI, Pemerintah Daerah, dan seluruh elemen masyarakat atas dedikasi dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban di Jawa Timur.

Ia turut mengapresiasi keberhasilan jajaran kepolisian dalam berbagai pelaksanaan tugas, seperti penanganan tanggap darurat, pengamanan aksi unjuk rasa, hingga Operasi Ketupat Semeru 2026. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama dan sinergi yang baik antara Polri dengan berbagai pihak.

Pada kesempatan itu, penghargaan juga diberikan kepada seluruh satuan kerja dan satuan wilayah yang telah menyukseskan rangkaian Hari Bhayangkara ke-80 melalui berbagai kegiatan sosial, di antaranya bakti sosial, bakti kesehatan, bakti religi, bedah rumah, serta kegiatan kemasyarakatan lainnya.

Kapolres juga menegaskan bahwa disahkannya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2026 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia merupakan bentuk kepercayaan negara kepada Polri. Karena itu, seluruh personel dituntut untuk terus meningkatkan profesionalisme, menegakkan hukum secara berkeadilan, proporsional, serta menjunjung tinggi hak asasi manusia.

Menutup amanatnya, AKBP Harto Agung mengajak seluruh personel menjadikan setiap pelaksanaan tugas sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dengan berpedoman pada nilai-nilai Tribrata, Catur Prasetya, Pancasila, dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.(Usj)

DPP Ormas GAIB Audiensi ke Kejari Kabupaten Pasuruan, Desak Pengusutan Tuntas Kasus PKBM hingga Aktor Utama

Pasuruan,suarakpkcyber.com,– Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ormas GAIB menggelar audiensi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pasuruan di Bangil, Rabu (1/7/2026). Dalam pertemuan tersebut, DPP Ormas GAIB meminta Kejari mengusut tuntas dugaan kasus Program Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Tahun Anggaran 2024, termasuk mengungkap pihak yang diduga menjadi aktor utama di balik perkara tersebut.

Audiensi dipimpin langsung oleh Ketua DPP Ormas GAIB, Habib Yusuf Asegaf. Ia menjelaskan bahwa kedatangannya merupakan tindak lanjut atas surat yang sebelumnya telah dilayangkan kepada Kejari Kabupaten Pasuruan. Menurutnya, surat tersebut telah dikirim sekitar satu bulan lalu, namun saat itu belum memperoleh tanggapan sehingga pihaknya sempat berencana menggelar aksi unjuk rasa dengan melibatkan ratusan massa apabila tidak ada respons.

Dalam audiensi tersebut, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Pasuruan Rustandi Gustawirya didampingi Kepala Seksi Intelijen, Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus), serta sejumlah jaksa menerima langsung rombongan DPP Ormas GAIB.

Pada kesempatan itu, Kajari menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan pelaksanaan audiensi. Ia menjelaskan bahwa dirinya masih menjalani masa adaptasi setelah sekitar dua bulan menjabat sebagai Kajari Kabupaten Pasuruan, sehingga terdapat sejumlah agenda yang harus diselesaikan.

Habib Yusuf Asegaf mengatakan tujuan utama audiensi adalah meminta kejelasan mengenai perkembangan penanganan perkara dugaan penyimpangan dana PKBM serta mendorong aparat penegak hukum mengungkap seluruh pihak yang bertanggung jawab.

“Kami datang ingin mengetahui sejauh mana perkembangan penanganan kasus PKBM. Kami berharap perkara ini diusut hingga tuntas, termasuk siapa aktor utama yang diduga menjadi dalang dan menyebabkan kerugian keuangan negara,” ujar Habib Yusuf Asegaf.

Ia juga menilai penanganan perkara tidak boleh berhenti pada pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Menurutnya, proses hukum diharapkan mampu mengungkap pihak-pihak lain yang diduga memiliki peran penting dalam perkara tersebut.

“Penangkapan Rofii diharapkan menjadi pintu masuk untuk mengungkap pihak-pihak lain yang diduga terlibat dan memiliki peran lebih besar dalam kasus PKBM ini. Kami berharap aparat penegak hukum dapat menuntaskan perkara secara menyeluruh sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tambahnya.

Sementara itu, Kajari Kabupaten Pasuruan Rustandi Gustawirya kembali menyampaikan permohonan maaf atas mundurnya jadwal audiensi. Ia menjelaskan bahwa pada waktu yang bersamaan dirinya juga menghadiri agenda di Polres Pasuruan dalam rangka peringatan Hari Bhayangkara.

“Saya mohon maaf apabila selama kurang lebih dua bulan terakhir respons kami belum maksimal karena masih menyesuaikan berbagai agenda. Ke depan kami berharap dapat terus menjalin komunikasi yang baik dengan DPP Ormas GAIB. Kritik, saran, maupun masukan yang membangun tentu kami terima sebagai bentuk pengawasan masyarakat,” ujar Rustandi.

Audiensi berlangsung dalam suasana terbuka dan kondusif. DPP Ormas GAIB berharap proses penanganan dugaan kasus PKBM dapat berjalan secara profesional, transparan, dan mengungkap seluruh pihak yang terbukti bertanggung jawab berdasarkan alat bukti dan ketentuan hukum yang berlaku.(Usj)

Pemkab Pasuruan Fasilitasi 33.500 Pekerja Rentan Menjadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan, Perkuat Perlindungan Sosial dan Tekan Kemiskinan

Pasuruan,suarakpkcyber.com,– Pemerintah Kabupaten Pasuruan kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan perlindungan sosial bagi masyarakat. Sebanyak 33.500 pekerja rentan difasilitasi menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan melalui program yang didanai dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT).

Penyerahan kepesertaan dilakukan secara simbolis di Gedung Auditorium Mpu Sindok Lantai 1, Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan, Selasa (30/6/2026). Program tersebut menjadi salah satu langkah nyata pemerintah daerah dalam memberikan jaminan perlindungan kepada para pekerja sektor informal yang selama ini memiliki risiko kerja tinggi namun belum memiliki perlindungan sosial yang memadai.

Penyerahan simbolis dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Pasuruan, Shobi Asrori, didampingi Wakil Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur, Dhyah Swasti Kusumawardhani, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pasuruan, Sulistijo N. Wirjawan, serta Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan, Imam Ghazali.

Dalam sambutannya, Wakil Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur, Dhyah Swasti Kusumawardhani, memberikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Pasuruan yang dinilai konsisten memberikan perlindungan kepada pekerja rentan.

Menurutnya, langkah tersebut menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat yang bekerja di sektor informal.

“Perlindungan ini sangat penting. Apabila peserta mengalami kecelakaan kerja, seluruh biaya perawatan akan ditanggung hingga sembuh. Selain itu, peserta juga mendapatkan santunan pengganti penghasilan selama tidak dapat bekerja akibat kecelakaan, bahkan santunan kepada ahli waris apabila peserta meninggal dunia sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Pasuruan, Shobi Asrori, menegaskan bahwa pekerja informal, khususnya pekerja rentan, merupakan kelompok masyarakat yang menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Mereka dinilai memiliki peran besar dalam menggerakkan roda perekonomian daerah, namun sering kali belum mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Kami berharap fasilitas kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi 33.500 pekerja rentan ini benar-benar memberikan manfaat yang besar. Dengan adanya perlindungan ini, masyarakat dapat bekerja dengan lebih tenang karena memiliki jaminan apabila terjadi risiko kerja,” ungkapnya.

Shobi juga menambahkan bahwa program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat sistem perlindungan sosial bagi kelompok rentan.

Program kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan ini dibiayai melalui alokasi DBH CHT yang dikelola oleh Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan. Pemanfaatan dana tersebut diarahkan tidak hanya untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja, tetapi juga mendukung kebijakan pemerintah dalam memperluas cakupan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Dengan semakin banyaknya pekerja yang terlindungi, diharapkan masyarakat memiliki ketahanan ekonomi yang lebih baik ketika menghadapi risiko kecelakaan kerja maupun kematian. Perlindungan sosial tersebut juga menjadi salah satu instrumen penting dalam menekan angka kemiskinan, mencegah munculnya kemiskinan baru akibat kehilangan sumber penghasilan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kabupaten Pasuruan.

Pemerintah Kabupaten Pasuruan berharap program ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak pekerja rentan pada tahun-tahun mendatang, sehingga semakin banyak masyarakat yang memperoleh hak atas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan sebagai bagian dari upaya mewujudkan kesejahteraan yang merata. PASURUAN – Pemerintah Kabupaten Pasuruan kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan perlindungan sosial bagi masyarakat. Sebanyak 33.500 pekerja rentan difasilitasi menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan melalui program yang didanai dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT).

Penyerahan kepesertaan dilakukan secara simbolis di Gedung Auditorium Mpu Sindok Lantai 1, Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan, Selasa (30/6/2026). Program tersebut menjadi salah satu langkah nyata pemerintah daerah dalam memberikan jaminan perlindungan kepada para pekerja sektor informal yang selama ini memiliki risiko kerja tinggi namun belum memiliki perlindungan sosial yang memadai.

Penyerahan simbolis dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Pasuruan, Shobi Asrori, didampingi Wakil Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur, Dhyah Swasti Kusumawardhani, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pasuruan, Sulistijo N. Wirjawan, serta Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan, Imam Ghazali.

Dalam sambutannya, Wakil Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur, Dhyah Swasti Kusumawardhani, memberikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Pasuruan yang dinilai konsisten memberikan perlindungan kepada pekerja rentan.

Menurutnya, langkah tersebut menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat yang bekerja di sektor informal.

“Perlindungan ini sangat penting. Apabila peserta mengalami kecelakaan kerja, seluruh biaya perawatan akan ditanggung hingga sembuh. Selain itu, peserta juga mendapatkan santunan pengganti penghasilan selama tidak dapat bekerja akibat kecelakaan, bahkan santunan kepada ahli waris apabila peserta meninggal dunia sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Pasuruan, Shobi Asrori, menegaskan bahwa pekerja informal, khususnya pekerja rentan, merupakan kelompok masyarakat yang menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Mereka dinilai memiliki peran besar dalam menggerakkan roda perekonomian daerah, namun sering kali belum mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Kami berharap fasilitas kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi 33.500 pekerja rentan ini benar-benar memberikan manfaat yang besar. Dengan adanya perlindungan ini, masyarakat dapat bekerja dengan lebih tenang karena memiliki jaminan apabila terjadi risiko kerja,” ungkapnya.

Shobi juga menambahkan bahwa program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat sistem perlindungan sosial bagi kelompok rentan.

Program kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan ini dibiayai melalui alokasi DBH CHT yang dikelola oleh Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan. Pemanfaatan dana tersebut diarahkan tidak hanya untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja, tetapi juga mendukung kebijakan pemerintah dalam memperluas cakupan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Dengan semakin banyaknya pekerja yang terlindungi, diharapkan masyarakat memiliki ketahanan ekonomi yang lebih baik ketika menghadapi risiko kecelakaan kerja maupun kematian. Perlindungan sosial tersebut juga menjadi salah satu instrumen penting dalam menekan angka kemiskinan, mencegah munculnya kemiskinan baru akibat kehilangan sumber penghasilan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kabupaten Pasuruan.

Pemerintah Kabupaten Pasuruan berharap program ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak pekerja rentan pada tahun-tahun mendatang, sehingga semakin banyak masyarakat yang memperoleh hak atas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan sebagai bagian dari upaya mewujudkan kesejahteraan yang merata.(Usj/Adf)

Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD tahun 2025 Disetujui oleh DPRD Kabupaten Pasuruan



Pasuruan, suarakpkcyber.com - Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2025 disetujui oleh hampir seluruh Fraksi DPRD Kabupaten Pasuruan.

Dalam penyampaian Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025, Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo mengajak seluruh unsur eksekutif dan legislatif untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun Kabupaten Pasuruan, Senin (29/06/2026).

Selain itu dalam pendapat akhirnya Rusdi Sutejo menyampaikan apresiasi kepada Pimpinan DPRD dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Pasuruan atas selesainya pembahasan Raperda yang telah berlangsung sejak 17 Juni 2026 hingga saat ini Raperda mencapai persetujuan bersama.

" Terimakasih kepada seluruh Anggota Dewan atas kerjasamanya dan terus berkolaborasi untuk Kabupaten Pasuruan lebih baik" ujarnya.

Rusdi berharap kerja sama antara eksekutif dan legislatif yang telah terjalin dengan baik, bisa ditingkatkan lagi sesuai dengan peran serta kewenangan masing-masing.

" Kerja sama dan kolaborasi ini sangat penting demi untuk kemajuan dan kesejahteraan kita bersama" ungkapnya.

Menurutnya persetujuan Raperda ini sangat penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, terutama dalam mengelola keuangan daerah yang bersih, transparan, akuntabel dan transparan. 

Selanjutnya Bupati menjelaskan pengelolaan keuangan daerah meliputi seluruh tahapan mulai dari perencanaan, pelaksanaan, penataan hingga pertanggungjawaban yang sesuai dengan perundang-undangan yang ada.

Menurutnya Persetujuan DPRD ini sangat berarti bagi kami dalam mempertanggung jawabkan pengelolaan keuangan daerah tahun anggaran 2025.

Pemkab Pasuruan dibawah naungan Rusdi Sutejo akan selalu menerima kritik, saran dan pendapat demi kemajuan Kabupaten Pasuruan kedepannya.

" Kritik , saran, serta pendapat DPRD menjadi masukan bagi kami dan seluruh OPD dalam memperbaiki kinerja pemerintah kedepannya" imbuhnya.

Sinergi RSI Sultan Agung dengan BMH Jateng , Hadirkan 1.000 anak Khitan

 


Semarang, suarakpkcyber.com - Asa dan senyum merekah di Gedung Fakultas Kedokteran RSI sultan agung, Sabtu (27/06/2026). Pasalnya Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Perwakilan Jateng berkolaborasi dengan RSI Sultan Agung Semarang. Kebaikan itu sukses menggelar program mulia: Khitan Berkah 2026

Mereka menjangkau kurang lebih 1.000 anak dari keluarga kurang mampu. Anak-anak ini segera menapaki fitrah kesuciannya tanpa membebani pundak orang tua. Mitra Kebaikan dari RSI Sultan Agung semarang , GP Ansor Jateng menjamin prosedur khitan berlangsung aman dan nyaman.

Ibu Uun selaku ketua panitia sekaligus direksi RSI Sultan agung Semarang menyebut program ini sebagai wujud perhatian serta kepedulian secara berkelanjutan.

“Para peserta khitan mendapatkan transport uang saku, Snack dari para donatur dan mitra kebaikan RSI Sultan agung,” kata Ibu Uun. Ia berharap, bantuan ini membawa berkah besar bagi keluarga penerima manfaat.

Kebahagiaan terpancar nyata. Ilham, salah satu peserta, mengungkapkan rasa gembiranya mengikuti Khitan Berkah 2026. Pengalaman ini tentu menjadi memori indah di masa kanak-kanak.

S. Abd Karim, Kepala perwakilan BMH Jawa Tengah menyampaikan terima kasih mendalam.

“Kami berterima kasih kepada para donatur , mitra kebaikan dan seluruh pihak, khususnya RSI Sultan agung semarang , GP Ansor Jateng dan mitra kebaikan lainnya. Kegiatan ini adalah kepedulian sosial kebaikan bagi kita semua,” ucap karim.

Ia menegaskan, sinergi kebaikan harus terus terjalin dan berkembang. Oleh karena itu, kerja sama ini akan melahirkan program keummatan yang jauh lebih luas di masa mendatang.

Program Khitan Berkah 2026 berhasil memberikan dampak nyata.

Kolaborasi apik lembaga zakat, perbankan syariah, dan layanan kesehatan RSI Sultan agung ini membuktikan bahwa sinergi adalah kunci manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

Semarang hari itu menjadi saksi lahirnya tawa anak-anak yang kini lebih sehat dan percaya diri atas kolaborasi kebaikan yang luar biasa. (IHW)

Muharram Berbagi, BMH Bahagiakan 100 Anak Yatim di Ponpes Hidayatullah Kudus

 


Kudus, suarakpkcyber.com – Dalam rangka menyemarakkan bulan Muharram 1448 H, Laznas BMH melalui ULZ Kudus bersama Ibu Ibu Arisan Humairo,Bapak Alex Faesol TW serta Ibu Hj Mas'udah menggelar kegiatan Muharram Berbagi yang berlangsung di Pondok Pesantren Hidayatullah Kudus. Kegiatan ini diikuti oleh 100 anak yatim dari berbagai wilayah di Kabupaten Kudus.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan bingkisan, makanan,Snack serta uang saku sebagai bentuk kepedulian dan kasih sayang kepada anak-anak yatim di momentum bulan yang penuh keberkahan ini.

Ketua BMH ULZ Kudus, Ust. Eko Kusniyanto, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan tersebut serta mengapresiasi sinergi yang terjalin dengan mitra.

"Muharram adalah bulan yang istimewa untuk berbagi dan menebar kebahagiaan. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah mempercayakan amanahnya melalui BMH. Semoga kegiatan ini menjadi penyemangat dan menghadirkan kebahagiaan bagi adik-adik yatim," ujarnya.



Sementara itu, perwakilan Ibu ibu Arisan Humairo, Ibu Hj Lianty, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian sosial kepada anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dan dukungan bersama.

"Kami berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat serta menambah semangat bagi anak-anak dalam belajar dan meraih cita-cita. Semoga kolaborasi kebaikan seperti ini terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat," tuturnya.

Kebahagiaan juga dirasakan oleh para penerima manfaat. Salah satunya Abdullah, yang mengaku senang dapat mengikuti kegiatan Muharram Berbagi.

"Saya senang sekali mendapatkan bingkisan, makanan, dan uang saku. Terima kasih kepada BMH, dan semua Donatur yang telah membantu kami. Semoga Allah membalas semua kebaikannya," ungkap Abdullah dengan penuh rasa syukur.

Kegiatan Muharram Berbagi ini berlangsung dengan penuh kehangatan dan keceriaan. Selain penyaluran bantuan, para peserta juga mendapatkan motivasi serta doa bersama agar tumbuh menjadi generasi yang saleh, berilmu, dan bermanfaat bagi umat.

Melalui program ini, BMH berharap semangat berbagi di bulan Muharram dapat terus menginspirasi masyarakat untuk semakin peduli terhadap anak-anak yatim dan kaum dhuafa. (Ihw)

The Grand Taman Safari Prigen Hadirkan Program Bertajuk Jungle Goal 2026, Beri Kesan Pengalaman Yang Berkesan Saat Libur Sekolah



Pasuruan, suarakpkcyber.com -  The Grand Taman Safari Prigen menghadirkan program spesial bertajuk Jungle Goal 2026, sebuah kampanye yang menggabungkan petualangan safari, edukasi satwa, hiburan keluarga, serta berbagai promo menarik untuk menciptakan pengalaman liburan Sekolah yang lebih seru dan berkesan.

Jungle Goal 2025 Berlangsung mulai 12 Juni hingga 17 Juli 2026 dengan mengusung semangat kompetisi dan kebersamaan yang terinspirasi dari euforia sepak bola dunia. Dengan tema tersebut pengunjung diajak menikmati berbagai aktivitas interaktif bertema Pesta Bola yang dipadukan dengan pengalaman berinteraksi lebih dekat dengan satwa.

Salah satu aktivitas yang menjadi daya tarik utama adalah Animal Prediction Challenge, di mana pengunjung dapat menyaksikan secara langsung lumba-lumba dan harimau memprediksi pemenang pertandingan sepak bola. Aktivitas unik ini menghadirkan pengalaman berbeda yang hanya dapat ditemukan selama periode Jungle Goal 2026.



Parade satwa lumba-lumba di Taman Safari Prigen


Selain Animal Prediction Challenge, pengunjung juga dapat menikmati Parade Satwa & Special Show bertema Pesta Bola yang menghadirkan edukasi satwa dan pesan konservasi dalam konsep yang lebih interaktif dan menghibur. Keseruan berlanjut melalui pertunjukan spektakuler Temple of Terror: The Forbidden Trophy, yang memadukan drama, aksi, dan efek visual dalam kisah perebutan trofi legendaris yang penuh misteri. 

Bagi yang ingin merasakan pengalaman berbeda, tersedia pula Night Safari & Fire Dance pada 26–27 Juni serta 3–4 Juli 2026, di mana pengunjung dapat menjelajahi Safari Journey pada malam hari untuk melihat aktivitas satwa nokturnal sebelum menutup petualangan dengan pertunjukan Fire Dance yang memukau. 

"Liburan sekolah selalu menjadi momen yang dinantikan keluarga untuk menghabiskan waktu bersama. Melalui Jungle Goal 2026, kami menghadirkan berbagai aktivitas yang menggabungkan hiburan, edukasi, dan pengalaman berinteraksi dengan satwa dalam satu destinasi." Ujar ujar Yudiartha selaku Marketing Manager The Grand Taman Safari Prigen & Baobab, Rabu (24/06/2026).

Yudiartha juga berharap setiap pengunjung dapat membawa pulang pengalaman yang berkesan sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap pelestarian satwa dan lingkungan.

" Kami berharap setiap pengunjung dapat merasakan pengalaman berkesan saat berkunjung di Taman Safari Prigen" harapnya.

The Grand Taman Safari Prigen Jatim, berlokasi di Prigen, Jawa Timur, adalah destinasi satwa liar dan Konservasi terdepan yang berdiri tahun 1997 yang menghadirkan pengalaman Safari Adventure dengan tiga zona dunia: Eropa-Amerika, Asia, dan Afrika.

Memiliki koleksi lebih dari 2400 satwa dari 225 spesies. Menawarkan berbagai atraksi menarik seperti Recreation Area, Baby Zoo, Aquatic Land, dan Zona Australiana, serta enam outlet Food & Beverage yang tersebar di seluruh area, menjadikannya pilihan ideal bagi wisata keluarga.

Taman Safari Prigen juga dilengkapi dengan Interactive Living Museum yang menampilkan Oriental Circus Indonesia, sirkus tertua di Indonesia, menambah daya tarik budaya bagi pengunjung. 

Selain itu Taman Safari Prigen dilengkapi dengan wahana kolam renang keluarga Safari Water World. Untuk suasana yang lebih tenang, Enchanting Forest menawarkan playground, ruang komunal, Pinewood Bistro, dan Zen Café, sempurna untuk relaksasi dan eksplorasi.

Sebagai taman rekreasi dan konservasi, Taman Safari prigen dilengkapi dengan Resort yaitu Baobab Safari Resort. Resort bintang 4 memiliki 148 kamar, menawarkan fasilitas lengkap, termasuk Kilimanjaro Restaurant, Marula Lounge, Ballroom dengan kapasitas 300 orang, 3 Meeting Room, Playground, dan Kolam Renang. Pengunjung juga dapat menikmati pengalaman unik memberi makan satwa di tengah suasana alam yang memukau.

Beragam atraksi ini menjadikan The Grand Taman Safari Prigen Jatim sebagai destinasi wisata yang sempurna untuk segala usia, menggabungkan petualangan alam dan kenyamanan dalam satu lokasi yang tak terlupakan. (Usj)

Silaturahmi IMADE dan BMH Kudus Perkuat Sinergi Program Sosial dan Kemanusiaan

 



Kudus, suarakpkcyber.com – Ikatan Mahasiswa Demak (IMADE) menggelar silaturahmi bersama BMH (Baitul Maal Hidayatullah) Kudus sebagai langkah awal membangun kolaborasi dalam berbagai program sosial dan kemanusiaan.


Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kebersamaan ini menjadi wadah untuk mempererat ukhuwah sekaligus membahas peluang kerja sama yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


Ketua IMADE Kudus, Khikmatul Urfiyah, menyampaikan harapannya agar silaturahmi ini menjadi awal dari sinergi yang berkelanjutan. Menurutnya, kolaborasi antara organisasi mahasiswa dan lembaga amil zakat memiliki potensi besar dalam menghadirkan program-program yang berdampak positif bagi masyarakat.


Sementara itu, Ketua BMH Kudus, Eko Kusniyanto, menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menegaskan bahwa BMH Kudus selalu terbuka untuk menjalin kemitraan dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi mahasiswa, dalam upaya memperluas manfaat program sosial, pendidikan, dakwah, dan kemanusiaan.


Melalui silaturahmi ini, IMADE dan BMH Kudus berkomitmen untuk membangun sinergi yang kuat dalam pelaksanaan berbagai kegiatan sosial, pemberdayaan masyarakat, serta aksi kemanusiaan. Diharapkan kerja sama ini dapat menjadi langkah nyata dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya di wilayah Demak dan sekitarnya. (Ihw)

Mahasiswa UNUBA Bersama PERADI Bangil Temui Gus Najib, Kumpulkan Dokumen Legalitas Yayasan untuk Klarifikasi

Pasuruan,suarakpkcyber.com,– Polemik yang terjadi di lingkungan Universitas Nahdlatul Ulama Bangil (UNUBA) terus menjadi perhatian mahasiswa. Untuk memperoleh kepastian hukum terkait persoalan internal yayasan yang menaungi kampus, sejumlah mahasiswa menggandeng DPC PERADI Bangil melakukan langkah klarifikasi kepada berbagai pihak.

Pada Sabtu (27/6/2026), rombongan mahasiswa bersama pengurus DPC PERADI Bangil mendatangi kediaman Gus Najib di Desa Banggle, Kabupaten Pasuruan. Pertemuan tersebut bertujuan meminta penjelasan sekaligus menerima dokumen legalitas yayasan sebagai bahan kajian.

Sekretaris DPC PERADI Bangil, Ratno, mengatakan pihaknya menerima seluruh dokumen yang diserahkan oleh pembina yayasan. Dokumen tersebut selanjutnya akan dipelajari secara menyeluruh sebagai bagian dari proses pendampingan hukum terhadap mahasiswa.

“Kami menerima seluruh berkas yang diberikan pembina yayasan. Dokumen-dokumen tersebut akan kami kaji dan pelajari terlebih dahulu. Secara umum, berkas yang disampaikan telah sesuai dengan tatanan yayasan dan ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Ratno.

Ia menegaskan, proses pendampingan tidak berhenti pada pengumpulan dokumen dari satu pihak saja. PERADI juga akan melakukan klarifikasi kepada pihak-pihak lain yang terlibat agar memperoleh informasi yang lengkap, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Setelah ini kami akan melakukan konfirmasi kepada pihak lainnya. Tujuannya agar kami mendapatkan gambaran yang utuh mengenai persoalan yang sedang terjadi,” katanya.

Ratno menambahkan, DPC PERADI Bangil tidak berada dalam posisi mencampuri konflik internal yayasan. Fokus organisasi advokat tersebut adalah memberikan pendampingan hukum kepada mahasiswa agar hak-haknya tetap terlindungi selama polemik berlangsung.

“Kami tidak ingin ikut campur dalam konflik internal yayasan. Tugas kami adalah mendampingi mahasiswa agar memperoleh kepastian hukum, sehingga hak-hak mereka, termasuk terkait keberlangsungan pendidikan dan pengakuan hasil studinya, tetap terlindungi,” tegasnya.

Sementara itu, Gus Najib menyatakan terbuka untuk menyelesaikan persoalan melalui jalan damai. Menurutnya, penyelesaian secara musyawarah merupakan langkah terbaik demi menjaga kepentingan semua pihak, khususnya mahasiswa.

“Saya siap islah kapan pun dan di mana pun,” ujar Gus Najib.

Ia juga menegaskan komitmennya untuk membantu mahasiswa agar tidak dirugikan akibat polemik yang terjadi. Menurutnya, apabila legalitas yang dimiliki pihaknya menjadi dasar penyelesaian, maka mahasiswa tidak perlu khawatir terhadap keabsahan ijazah mereka.

“Terkait mahasiswa, kami siap membantu apa pun yang dibutuhkan. Jika legalitas yang kami miliki dipercaya, maka tidak perlu khawatir mengenai keabsahan ijazah. Kami siap menandatangani segala sesuatu yang diperlukan sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Gus Najib.

Hingga berita ini ditulis, proses klarifikasi masih terus berlangsung. DPC PERADI Bangil menyatakan akan menemui pihak-pihak lain yang berkaitan dengan polemik tersebut sebelum menyampaikan hasil kajian maupun pendapat hukumnya. Dengan demikian, informasi yang diperoleh diharapkan tetap berimbang dan memberikan kepastian bagi seluruh mahasiswa UNUBA.(Usj/Adf)

Lima Proyek Rehabilitasi Gedung Pemkab Pasuruan Rampung, Empat Lainnya Menunggu Instruksi Lanjutan

Pasuruan,suarakpkcyber.com,– Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) terus merealisasikan program rehabilitasi dan pemeliharaan gedung milik pemerintah daerah yang dibiayai melalui APBD Tahun Anggaran 2026. Dari total sembilan paket pekerjaan yang telah direncanakan, lima di antaranya telah selesai direalisasikan, sementara empat paket lainnya masih menunggu instruksi lanjutan dari Bupati Pasuruan terkait kebijakan efisiensi anggaran.

Kepala DCKTR Kabupaten Pasuruan, Eko Bagus, menjelaskan bahwa lima proyek yang telah selesai dikerjakan meliputi rehabilitasi Kantor Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Bangil dengan anggaran sekitar Rp398 juta, rehabilitasi Kantor Kecamatan Pandaan sebesar Rp247 juta, rehabilitasi Kantor Kecamatan Purwosari senilai Rp247 juta, pemeliharaan Gedung Dispora dan Pramuka dengan anggaran Rp397 juta, serta pembangunan toilet dan tempat wudhu Masjid Maslahat di lingkungan Kompleks Pemerintah Kabupaten Pasuruan dengan nilai sekitar Rp216 juta.

Menurut Eko, seluruh pekerjaan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga kualitas bangunan sekaligus meningkatkan kenyamanan pelayanan kepada masyarakat.

“Tahun ini terdapat sembilan kegiatan rehabilitasi dan pemeliharaan gedung milik Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Hingga saat ini, lima kegiatan telah direalisasikan sesuai perencanaan,” ujar Eko saat ditemui, Selasa (23/6/2026).

Sementara itu, empat kegiatan lainnya belum dapat dilaksanakan karena masih menunggu arahan dari Bupati Pasuruan menyusul adanya kebijakan efisiensi anggaran.

“Untuk pekerjaan yang belum berjalan, kami masih menunggu instruksi dari Bupati. Apabila nantinya ada arahan untuk dilanjutkan, pelaksanaan akan kami mulai sekitar bulan Agustus,” jelasnya.

Empat kegiatan yang masih menunggu kepastian tersebut meliputi rehabilitasi Pendopo Kabupaten Pasuruan, pemeliharaan Gedung KB, pemeliharaan sarana dan prasarana Kantor Imigrasi, serta penataan site plan Rumah Dinas Bupati.

Secara keseluruhan, DCKTR Kabupaten Pasuruan mengalokasikan anggaran sekitar Rp4 miliar yang bersumber dari APBD Kabupaten Pasuruan Tahun Anggaran 2026 untuk mendukung program rehabilitasi dan pemeliharaan gedung pemerintah.

Eko berharap program tersebut dapat meningkatkan kelayakan infrastruktur perkantoran, memperkuat efektivitas kerja perangkat daerah, serta memberikan dampak positif terhadap kualitas pelayanan publik yang diterima masyarakat.

“Melalui rehabilitasi dan pemeliharaan ini, kami ingin memastikan fasilitas pemerintahan tetap layak digunakan sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal,” pungkasnya.(Usj)