Tag Label

Kepolisian (3874) daerah (1097) Pemerintahan (579) Jurnalistik (477) Demontrasi (84) Lintas Opini (75) DPRD (74) Desa (62) RSUD (48) Iklan (40) Kebakaran (34) KPU (30) Mahasiswa (11) DPRD kota pasuruan (8) PDAM (5) Desperindag (4) DPR RI (2)

Menghantar Hidayah di Jelajah Muria: BMH, Sinau Ngamal dan IMADE UIN SUKU Salurkan Al-Qur’an di Jelak Kesambi

Share it:

 


Kudus, suarakpkcyber.com – Semangat menghadirkan hidayah melalui Al-Qur’an terus digelorakan dalam program Jelajah Muria Raya yang digagas bersama Laznas BMH, Sinau Ngamal, dan IMADE UIN SUKU. Memasuki titik keempat, kegiatan sosial dan dakwah tersebut menyambangi Masjid At-Taqwa, RT 02/RW 10, Desa Jelak Kesambi, Kudus.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 30 mushaf Al-Qur’an dibagikan kepada masyarakat. Bantuan ini merupakan bagian dari rangkaian program yang secara keseluruhan menyalurkan 169 mushaf Al-Qur’an, Al-Qur’an Braille 30 juz, 56 hadis Braille, serta 1 ton beras kepada para penerima manfaat di berbagai titik Jelajah Muria Raya.

Ketua Laznas BMH Kudus, Eko Kusniyanto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar membagikan Al-Qur’an, tetapi menjadi bagian dari ikhtiar untuk menghantarkan hidayah dan mendekatkan masyarakat dengan Al-Qur’an.

“Semoga Al-Qur’an yang kami hadirkan ini tidak hanya tersimpan di rumah, tetapi benar-benar dibaca, dipahami, direnungkan dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Takmir Masjid At-Taqwa, Kyai Nur Solihin, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang diberikan kepada masyarakat Jelak Kesambi.

Ia berharap bantuan tersebut semakin menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an, khususnya para jamaah dan warga lanjut usia yang selama ini memiliki semangat besar untuk terus belajar dan membaca Al-Qur’an.

Menariknya, kehadiran bantuan Al-Qur’an terjemah mendapat sambutan hangat dari para bapak-bapak lansia. Mereka mengaku semakin bersemangat untuk membaca Al-Qur’an, memahami maknanya, mengangan-angankan kandungan ayatnya, serta mentadaburi pesan-pesan yang terkandung di dalamnya.

Bagi mereka, Al-Qur’an bukan hanya untuk dibaca, tetapi juga menjadi pedoman untuk memahami kehidupan dan memperbaiki diri.

Program Jelajah Muria Raya pun menjadi perjalanan yang tidak sekadar membawa bantuan, tetapi juga membawa pesan dakwah: bahwa setiap mushaf yang dibaca, setiap ayat yang dipahami, dan setiap kebaikan yang lahir dari Al-Qur’an merupakan bagian dari upaya menghadirkan hidayah di tengah masyarakat.

Melalui kolaborasi Laznas BMH, Sinau Ngamal dan IMADE UIN SUKU, Jelajah Muria Raya diharapkan terus menjadi gerakan yang menghubungkan kepedulian, dakwah dan pemberdayaan masyarakat di kawasan Muria. (IHW)

Share it:

Post A Comment:

0 comments: