Tag Label

Kepolisian (3814) daerah (1037) Pemerintahan (559) Jurnalistik (415) Demontrasi (84) Lintas Opini (73) DPRD (71) Desa (62) RSUD (45) Kebakaran (34) KPU (30) Iklan (29) Mahasiswa (11) DPRD kota pasuruan (8) PDAM (5) Desperindag (4) DPR RI (2)

Pemkab Pasuruan Ajak Pedagang Duduk Bersama, Penataan Pasar Wisata Cheng Hoo Disiapkan Lebih Tertib dan Nyaman

Share it:

Pasuruan,kabar99news.com,– Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) menggelar forum dialog bersama puluhan pedagang Pasar Wisata Cheng Hoo Pandaan, Rabu (22/1/2026).

Dalam pertemuan yang berlangsung sederhana namun penuh keterbukaan itu, para pedagang diajak duduk bersama untuk menyampaikan keluhan, masukan, serta harapan terkait pemanfaatan dan penataan kawasan Pasar Wisata Cheng Hoo ke depan agar semakin tertib dan ramah wisatawan.

Tak hanya Diskop UKM Perindag, kegiatan tersebut juga melibatkan Satpol PP serta Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pasuruan. Tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ini secara langsung mendengarkan aspirasi pedagang, mulai dari persoalan keamanan, parkir, penerangan hingga retribusi.

Salah satu perwakilan pedagang kaki lima (PKL), Kerto, menyatakan pihaknya siap mendukung jika pemerintah melakukan penataan dan penertiban kawasan pasar wisata tersebut.

“Kalau memang ada penertiban, kami siap mendukung. Justru itu yang kami harapkan agar pasar ini lebih tertata,” ujarnya.

Ia juga mengusulkan agar kehadiran petugas ditingkatkan pada jam-jam ramai pengunjung, khususnya akhir pekan. Menurutnya, saat Sabtu dan Minggu potensi pelanggaran cukup tinggi, termasuk munculnya pedagang liar.

“Perlu ada petugas di jam ramai demi keamanan bersama. Lampu penerangan juga perlu ditambah karena masih ada titik yang gelap. Selain itu, kami juga ingin kejelasan soal retribusi karena sudah tiga bulan ini belum ada penarikan,” tambahnya.

Keluhan juga datang dari sektor parkir. Pramono, selaku koordinator parkir, meminta agar rencana revitalisasi ke depan mempertimbangkan kembali luas lahan parkir.

“Kalau akhir pekan, parkir sudah tidak muat, sampai meluber ke mana-mana,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Diskop UKM Perindag Kabupaten Pasuruan, Taufiqul Ghony, mengapresiasi kesadaran pedagang terkait kewajiban retribusi meski saat ini belum ditarik.

“Ini pertanyaan yang bagus. Retribusi memang penting untuk PAD dan kesejahteraan masyarakat. Namun karena regulasinya belum siap, sementara ini belum kami tarik. Ini menunjukkan pedagang punya kesadaran yang tinggi,” jelasnya.

Ghony menegaskan, forum dialog ini merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Pasuruan usai melakukan kunjungan langsung ke Pasar Wisata Cheng Hoo beberapa waktu lalu. Dari kunjungan tersebut, Bupati menerima sejumlah keluhan, salah satunya terkait keberadaan pedagang durian yang dinilai mengganggu wajah pasar wisata.

“Tujuan utama pertemuan ini adalah memperbaiki citra Pasar Wisata Cheng Hoo agar kembali nyaman dan menarik bagi wisatawan. Kita cari solusi bersama agar pasar ini lebih tertata dan semakin ramai dikunjungi,” terangnya.

Ia juga menekankan pentingnya perlakuan yang adil bagi seluruh pedagang, baik yang berada di dalam maupun di luar kawasan pasar, karena semuanya merupakan bagian dari penggerak ekonomi daerah.

“Penataan pasar ini berkaitan langsung dengan Pendapatan Asli Daerah. Kita semua tahu, Pasar Wisata Cheng Hoo adalah ikon Kabupaten Pasuruan yang sudah dikenal luas,” tambahnya.

Menurut Ghony, pimpinan daerah menginginkan kawasan pasar wisata benar-benar rapi, bersih, disiplin, dan tertib sehingga memberikan kesan positif bagi pengunjung. Dampaknya, produk UKM dan IKM bisa lebih laris dan ekonomi pedagang meningkat.

“Kalau pasar bersih dan nyaman, wisatawan betah. Efeknya dagangan laku, pendapatan naik, dan masyarakat semakin sejahtera,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pasuruan, Digdo Sutjahjo, meminta para pedagang tidak ragu melaporkan jika menemukan lampu penerangan mati, parkir semrawut, atau kendala lainnya di lapangan.

“Insyaallah kami siap dan sigap. Kami punya beberapa kanal pengaduan. Jika bisa diperbaiki segera, akan langsung kami tangani,” tegasnya.

Dengan keterlibatan lintas OPD dan dukungan para pedagang, Pemkab Pasuruan berharap penataan Pasar Wisata Cheng Hoo dapat berjalan optimal, menciptakan kawasan wisata yang tertib, aman, dan menjadi penggerak ekonomi daerah.(Usj/Adf)


Share it:

Post A Comment:

0 comments: