Tag Label

Kepolisian (3843) daerah (1063) Pemerintahan (574) Jurnalistik (449) Demontrasi (84) Lintas Opini (75) DPRD (73) Desa (62) RSUD (46) Iklan (35) Kebakaran (34) KPU (30) Mahasiswa (11) DPRD kota pasuruan (8) PDAM (5) Desperindag (4) DPR RI (2)

Dinas pendidikan Kabupaten Malang Gencarkan DOR untuk Cegah Praktik KKN dan Hoaks Medsos.

Share it:

 

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Malang Rosyta Dew


Malang, suarakpkcyber.com– Dinas Pendidikan Kabupaten Malang terus menekankan integritas ASN, untuk mencegah dan menghindarkan dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). 

Penguatan integritas ASN dan tata kelola pendidikan ini dilakukan Dindik Kabupaten Malang melalui kegiatan program Dispendik On The Road (DOR) Tahun 2026 ini.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Rosyta Dewi menegaskan, integritas harus tercermin dari keselarasan antara pikiran, ucapan, dan tindakan.

"ASN berintegritas akan tetap bekerja maksimal, baik saat diawasi maupun tidak. Integritas tercermin dari keselarasan antara apa yang dipikirkan, diucapkan, dan dilakukan. Jika sudah mempunyai nilai integritas tinggi, insyaallah enak dalam menjalankan tugas apa pun,” tutur Rosyta, Senin (04/05/2026).

Dikatakan, integritas menjadi benteng utama dalam mencegah praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). 

Rosyta juga menyinggung pentingnya etika bermedia sosial bagi ASN di era digital kini. Karena itu, ia meminta para ASN bijak menggunakan media sosial dan tidak asal membagikan informasi. 

"Dulu berlaku istilah ‘mulutmu harimaumu’, maka sekarang menjadi ‘jempolmu, harimaumu’," ujarnya.

Ia mengimbau agar, isi konten dibaca terlebih dahulu secara jelas sebelum disebarkan. Konten medsos, kata Rosyta, bisa membahayakan profesi jika ternyata mengandung hoaks.

Kegiatan DOR oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Malang sendiri terus dilakukan, menyasar pemangku pendidikan di seluruh wilayah kecamatan se Kabupaten Malang.

Terakhir, DOR dilangsungkan Gedung Eks Korwil Sumbermanjing Wetan, diikuti Kepala SD dan SMP Negeri, serta Bendahara BOS serta operator Dapodik setempat.

Dalam kesempatan itu, juga dikenalkan aplikasi LENTERA untuk mendorong transparansi layanan kepegawaian dan mencegah pungutan liar. 

"Dengan aplikasi LENTERA ini, seluruh layanan kependidikan gratis, sehingga tidak perlu menggunakan map, amplop, maupun transaksi transfer data," pungkas Rosyta. (Ihw)

Share it:
Next
This is the most recent post.
Previous
Posting Lama

daerah

Post A Comment:

0 comments: