Tag Label

Kepolisian (3867) daerah (1080) Pemerintahan (578) Jurnalistik (462) Demontrasi (84) Lintas Opini (75) DPRD (74) Desa (62) RSUD (47) Iklan (37) Kebakaran (34) KPU (30) Mahasiswa (11) DPRD kota pasuruan (8) PDAM (5) Desperindag (4) DPR RI (2)

Mahasiswa UNUBA Bersama PERADI Bangil Temui Gus Najib, Kumpulkan Dokumen Legalitas Yayasan untuk Klarifikasi

Share it:

Pasuruan,suarakpkcyber.com,– Polemik yang terjadi di lingkungan Universitas Nahdlatul Ulama Bangil (UNUBA) terus menjadi perhatian mahasiswa. Untuk memperoleh kepastian hukum terkait persoalan internal yayasan yang menaungi kampus, sejumlah mahasiswa menggandeng DPC PERADI Bangil melakukan langkah klarifikasi kepada berbagai pihak.

Pada Sabtu (27/6/2026), rombongan mahasiswa bersama pengurus DPC PERADI Bangil mendatangi kediaman Gus Najib di Desa Banggle, Kabupaten Pasuruan. Pertemuan tersebut bertujuan meminta penjelasan sekaligus menerima dokumen legalitas yayasan sebagai bahan kajian.

Sekretaris DPC PERADI Bangil, Ratno, mengatakan pihaknya menerima seluruh dokumen yang diserahkan oleh pembina yayasan. Dokumen tersebut selanjutnya akan dipelajari secara menyeluruh sebagai bagian dari proses pendampingan hukum terhadap mahasiswa.

“Kami menerima seluruh berkas yang diberikan pembina yayasan. Dokumen-dokumen tersebut akan kami kaji dan pelajari terlebih dahulu. Secara umum, berkas yang disampaikan telah sesuai dengan tatanan yayasan dan ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Ratno.

Ia menegaskan, proses pendampingan tidak berhenti pada pengumpulan dokumen dari satu pihak saja. PERADI juga akan melakukan klarifikasi kepada pihak-pihak lain yang terlibat agar memperoleh informasi yang lengkap, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Setelah ini kami akan melakukan konfirmasi kepada pihak lainnya. Tujuannya agar kami mendapatkan gambaran yang utuh mengenai persoalan yang sedang terjadi,” katanya.

Ratno menambahkan, DPC PERADI Bangil tidak berada dalam posisi mencampuri konflik internal yayasan. Fokus organisasi advokat tersebut adalah memberikan pendampingan hukum kepada mahasiswa agar hak-haknya tetap terlindungi selama polemik berlangsung.

“Kami tidak ingin ikut campur dalam konflik internal yayasan. Tugas kami adalah mendampingi mahasiswa agar memperoleh kepastian hukum, sehingga hak-hak mereka, termasuk terkait keberlangsungan pendidikan dan pengakuan hasil studinya, tetap terlindungi,” tegasnya.

Sementara itu, Gus Najib menyatakan terbuka untuk menyelesaikan persoalan melalui jalan damai. Menurutnya, penyelesaian secara musyawarah merupakan langkah terbaik demi menjaga kepentingan semua pihak, khususnya mahasiswa.

“Saya siap islah kapan pun dan di mana pun,” ujar Gus Najib.

Ia juga menegaskan komitmennya untuk membantu mahasiswa agar tidak dirugikan akibat polemik yang terjadi. Menurutnya, apabila legalitas yang dimiliki pihaknya menjadi dasar penyelesaian, maka mahasiswa tidak perlu khawatir terhadap keabsahan ijazah mereka.

“Terkait mahasiswa, kami siap membantu apa pun yang dibutuhkan. Jika legalitas yang kami miliki dipercaya, maka tidak perlu khawatir mengenai keabsahan ijazah. Kami siap menandatangani segala sesuatu yang diperlukan sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Gus Najib.

Hingga berita ini ditulis, proses klarifikasi masih terus berlangsung. DPC PERADI Bangil menyatakan akan menemui pihak-pihak lain yang berkaitan dengan polemik tersebut sebelum menyampaikan hasil kajian maupun pendapat hukumnya. Dengan demikian, informasi yang diperoleh diharapkan tetap berimbang dan memberikan kepastian bagi seluruh mahasiswa UNUBA.(Usj/Adf)

Share it:

Post A Comment:

0 comments: