Kudus, suarakpkcyber.com– Wadah Gerakan Santri Indonesia (SANINDO) sukses menyelenggarakan kegiatan Mudzakkaroh Mujallasah Cendekiawan Muslim Jawa Tengah dengan mengangkat tema "Kajian Akhir Zaman". Kegiatan ini berlangsung di Pesantren Zam Zam Al Murtaqo Asrama Santri Indonesia Kudus .(Sabtu 1/8/2026)
Acara tersebut menghadirkan sejumlah narasumber intelektual muda Muslim Jawa Tengah yang membahas berbagai persoalan umat di akhir zaman berdasarkan Al-Qur'an, As-Sunnah, serta pandangan para ulama. Di antara narasumber yang hadir adalah Gus Nasir, tokoh muda pelopor dari Demak, serta Syekh Kamal, pendiri Wadah Gerakan Santri Indonesia (SANINDO) yang kini telah berkembang dengan lebih dari 32 cabang di seluruh Indonesia.
Jalannya diskusi dipandu oleh TGM Hasan Yasin, alumni Qudsiyah Kudus, yang memoderatori forum secara interaktif sehingga pembahasan berlangsung hidup dan penuh antusiasme,di awali dengan pembacaan Rotib bersama dan di lanjutkan diskusi.
Sambutan Ketua Pesantren
Dalam sambutannya, Ketua Zam Zam Al Murtaqo, Aqiful Khoir, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
"Alhamdulillah, Pesantren Zam Zam Al Murtaqo mendapat kehormatan menjadi tuan rumah Mudzakkaroh Mujallasah Cendekiawan Muslim Jawa Tengah. Semoga forum ilmiah seperti ini terus menjadi wadah silaturahmi para ulama, cendekiawan, santri, dan generasi muda Muslim dalam mengkaji persoalan umat secara ilmiah, bijaksana, dan berlandaskan Al-Qur'an serta As-Sunnah. Kami berharap kegiatan ini melahirkan generasi yang memiliki keluasan ilmu, kedalaman iman, serta kesiapan menghadapi berbagai tantangan zaman."
Beliau juga mengajak seluruh peserta untuk terus mempererat ukhuwah Islamiyah dan menjadikan ilmu sebagai landasan dalam berdakwah serta membangun peradaban Islam.
Kesimpulan Kajian
Pada penutupan acara, TGM Hasan Yasin menyampaikan kesimpulan hasil mudzakkaroh.
Beliau menegaskan bahwa pembahasan mengenai tanda-tanda akhir zaman hendaknya menjadi sarana untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan, bukan menimbulkan ketakutan ataupun spekulasi. Menurutnya, tantangan terbesar umat saat ini adalah menjaga akidah, memperkuat akhlak, memperbanyak amal saleh, serta mempererat persatuan umat Islam.
"Kajian akhir zaman bukan untuk menebak kapan suatu peristiwa akan terjadi, tetapi menjadi pengingat agar umat Islam semakin dekat kepada Allah SWT, memperbaiki diri, dan mempersiapkan bekal terbaik melalui ilmu, ibadah, dan amal saleh," ungkapnya saat menutup kegiatan.
Rangkaian acara disiarkan secara langsung oleh Ababil TV, sehingga dapat disaksikan oleh keluarga besar SANINDO dari berbagai daerah,dan cabang istimewa yang mengikuti jalannya forum secara langsung maupun melalui siaran daring.
Acara ditutup dengan doa bersama dan harapan agar Mudzakkaroh Mujallasah Cendekiawan Muslim Jawa Tengah dapat menjadi agenda rutin sebagai forum penguatan keilmuan, ukhuwah Islamiyah, dan pengembangan pemikiran Islam di kalangan generasi muda. (Ihw)


Post A Comment:
0 comments: