Tag Label

Kepolisian (3903) daerah (1134) Pemerintahan (579) Jurnalistik (499) Demontrasi (84) DPRD (76) Lintas Opini (75) Desa (62) RSUD (48) Iklan (42) Kebakaran (34) KPU (30) Mahasiswa (11) DPRD kota pasuruan (8) PDAM (5) Desperindag (4) DPR RI (2)

Peringati Hari Santri, Dinkesda P2KB Gelar Workshop Kesehatan Kepada 100 Santri Husada

Share it:

 


Pasuruan, suarakpkcyber.com - Peringati Hari Santri Nasional, Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Kesehatan Daerah, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkesda P2KB) Menggelar Workshop Kesehatan untuk para santri yang berada di pondok pesantren. Bertempat di Aula Graha PCNU Kabupaten Pasuruan Jl Raya Warungdowo no 24 Pohjentrek Pasuruan,Selasa (20/10/2026).

Workshop kesehatan tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati Kabupaten Pasuruan, Shobi Asrori dengan tajuk "Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas".

Kepala Dinas Kesehatan Daerah, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana ( Dinkesda P2KB) Kabupaten Pasuruan ,dr Arma Rosalina menyampaikan bahwa workshop ini lebih mengarah pada edukasi kesehatan dengan target sasaran adalah santri Husada yaitu santri yang mendapatkan pembekalan, pengetahuan serta keterampilan di bidang kesehatan.

" Sudah kita bentuk dan dilatih kader kader santri Husada guna menciptakan pesantren yang bersih, sehat dan bersahaja" ujarnya.

Terdapat 100 orang santri yang dilibatkan sebagai penggerak untuk memberi teladan, informasi sekaligus sebagai role model pendukung kegiatan kesehatan dalam lingkungan pondok pesantren. Selain itu juga bertujuan menjadi kader santri yang peduli kesehatan dan menjadi pelopor kesehatan di pondok pesantrennya.

" Total 100 santri sebagai perwakilan Santri Husada untuk menjadi pelopor di pondok pesantrennya" ungkapnya dr.Arma

Selama workshop berlangsung para santri dibekali dengan berbagai ilmu seputar penerapan hidup sehat dan bersih (PHBS). Beliau menegaskan bahwa santri Husada sangat diharapkan dapat memahami kesehatan, tidak hanya kesehatan untuk dirinya sendiri namun diharapkan bisa mengajak teman-teman pesantren serta masyarakat pesantren dalam menerapkan kebiasaan hidup sehat.

"Para santri juga bisa mawas diri , apakah ponpes nya sudah menetapkan PHBS atau belum ,jika belum maka perlu disusun perencanaan serta perbaikan secara terus menerus" imbuhnya.

Sementara Wakil Bupati Kabupaten Pasuruan,Shobih Asrori menegaskan bahwa lingkungan pondok pesantren dizaman sekarang sudah saatnya bersih dan semakin sehat, dengan melalui edukasi kesehatan akan semakin meningkat, sehingga bisa meminimalisirkan potensi jumlah santri yang sakit.

" Dengan hadirnya workshop ini bertujuan agar pengetahuan serta keterampilan para santri menjadi semakin meningkat, sehingga kehidupan di pondok semakin baik lagi , sehingga santri santri sehat jauh dari sakit dan yang penting kualitas pondok pesantren bisa meningkat salah satunya dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat ( PHBS)" jelasnya.

Gus Shobih sapaan akrab Wakil Bupati Pasuruan juga berharap dengan digelar nya workshop Husada ini santri bisa mengaktifkan kembali Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren) yang telah ada.

"Dengan melakukan kaderisasi untuk santri terkait bagaimana penanganan santri yang sakit secara benar dan menghidupkan kembali pelatihan untuk kelompok Poskestren dan kita memberikan pelatihan untuk pengkaderisasi dan pengurusnya" tutupnya. (Usj)

Share it:

daerah

Kesehatan

Post A Comment:

0 comments: