Rapat strategis ini dipimpin langsung oleh Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, serta dihadiri Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uly, Sekda Yudha Triwidya Sasongko, dan sejumlah pimpinan instansi terkait.
Dalam sambutannya, Bupati Rusdi menegaskan bahwa momentum Ramadhan dan Idul Fitri kerap diikuti peningkatan permintaan bahan pokok yang berpotensi memicu kenaikan harga. Oleh karena itu, seluruh unsur TPID diminta memperkuat sinergi dan mengambil langkah konkret agar situasi tetap terkendali.
Ia menekankan pentingnya menjaga kesinambungan pasokan pangan melalui peningkatan produksi, dukungan pembiayaan sektor pertanian, serta penguatan distribusi antarwilayah agar tidak terjadi kelangkaan barang di pasar.
“Distribusi harus lancar dan terkoordinasi dengan baik, sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi tanpa hambatan,” ujarnya.
Selain memastikan ketersediaan barang, pemerintah daerah juga berupaya menjaga stabilitas harga dengan memperkuat koordinasi kebijakan, meningkatkan komunikasi kepada masyarakat, serta melakukan berbagai intervensi pasar bila diperlukan.
Langkah-langkah yang disiapkan antara lain pelaksanaan operasi pasar, penyelenggaraan pasar murah, hingga pemantauan harga secara berkala di sejumlah titik guna menjaga daya beli masyarakat tetap terjaga selama periode hari besar keagamaan.
Sementara itu, Sekda Yudha mengungkapkan bahwa kondisi harga pangan di Kabupaten Pasuruan pada awal tahun 2026 justru menunjukkan tren positif. Sepanjang Januari hingga pekan pertama Februari, daerah ini mengalami deflasi selama lima minggu berturut-turut.
Penurunan harga terutama terjadi pada komoditas pangan seperti cabai, beras, bawang merah, dan telur ayam ras. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh musim panen yang masih berlangsung di berbagai wilayah sentra produksi sehingga pasokan melimpah di pasaran.
Dengan kondisi tersebut, Pemkab Pasuruan optimistis stabilitas harga dapat terus dipertahankan hingga Lebaran. Pemerintah berharap kolaborasi antara pemerintah, aparat, pelaku usaha, dan masyarakat mampu menjaga keseimbangan pasar sekaligus memastikan kebutuhan pokok tetap terjangkau bagi semua kalangan.(Usj)


Post A Comment:
0 comments: