Pasuruan, suarakpkcyber.com - Pemerintah Kabupaten Pasuruan merespon cepat adanya aduan dan keluhan masyarakat Desa Kayu Kebek Kecamatan Tutur mengenai jalan rusak. Akses jalan penghubung Kawasan Pondok pesantren tersebut dengan Panjang lebih kurang 1,2 km memang cukup lama sekali belum tersentuh perbaikan sama sekali.
Kerusakan jalan tersebut sebelumnya sempat viral di medsos lantaran banyak warga yang melintas melakukan aktivitas sehari-hari seperti keagamaan menjadi tidak nyaman.
Hal ini diakibatkan permukaan jalan tidak mulus dan material sisa aspal terkelupas hingga badan jalan jadi licin saat dilewati.
Data yang di peroleh awak media di lokasi menyebutkan kerusakan jalan bervariasi mulai jalan berlubang hingga material aspal terkelupas di STA 0.00- STA 900.
"Masyarakat ingin jalan yang rusak ini segera dibenahi sebab sudah pengguna jalan yang jatuh akibat roda terperosok di lubang jalan" Jelas Dadang salah satu warga Kayu Kebek.
Terpisah, anggota DPRD Sugianto yang dikonfirmasi terpisah jelaskan dirinya bersama dinas menindaklanjuti laporan masyarakat dan turun ke lapangan.
"Alhamdulillah dinas terkait sudah turun ke lokasi menindaklanjuti keluhan warga, mudahan setelah ini di tindaklanjuti dengan aksi nyata agar bisa bermanfaat bagi warga" jelas politisi Golkar ini pada Rabu (10/06/26)
Terpisah staf dinas sumber daya air Bina Marga dan Bina konstruksi Ari Brata yang dikonfirmasi bahwa kerusakan jalan tersebut sudah dilakukan survei lokasi oleh tim di bersama masyarakat untuk mengetahui tingkat kerusakan dan langkah penanganan yang dilakukan
"Mulai Selasa (09/06) kemarin sudah dilakukan perbaikan untuk menangani adalah tambang sulam melalui anggaran pemeliharaan rutin" pungkasnya (usj)


Post A Comment:
0 comments: