Tag Label

Kepolisian (3867) daerah (1080) Pemerintahan (579) Jurnalistik (464) Demontrasi (84) Lintas Opini (75) DPRD (74) Desa (62) RSUD (47) Iklan (37) Kebakaran (34) KPU (30) Mahasiswa (11) DPRD kota pasuruan (8) PDAM (5) Desperindag (4) DPR RI (2)

DPP Ormas GAIB Audiensi ke Kejari Kabupaten Pasuruan, Desak Pengusutan Tuntas Kasus PKBM hingga Aktor Utama

Share it:

Pasuruan,suarakpkcyber.com,– Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ormas GAIB menggelar audiensi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pasuruan di Bangil, Rabu (1/7/2026). Dalam pertemuan tersebut, DPP Ormas GAIB meminta Kejari mengusut tuntas dugaan kasus Program Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Tahun Anggaran 2024, termasuk mengungkap pihak yang diduga menjadi aktor utama di balik perkara tersebut.

Audiensi dipimpin langsung oleh Ketua DPP Ormas GAIB, Habib Yusuf Asegaf. Ia menjelaskan bahwa kedatangannya merupakan tindak lanjut atas surat yang sebelumnya telah dilayangkan kepada Kejari Kabupaten Pasuruan. Menurutnya, surat tersebut telah dikirim sekitar satu bulan lalu, namun saat itu belum memperoleh tanggapan sehingga pihaknya sempat berencana menggelar aksi unjuk rasa dengan melibatkan ratusan massa apabila tidak ada respons.

Dalam audiensi tersebut, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Pasuruan Rustandi Gustawirya didampingi Kepala Seksi Intelijen, Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus), serta sejumlah jaksa menerima langsung rombongan DPP Ormas GAIB.

Pada kesempatan itu, Kajari menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan pelaksanaan audiensi. Ia menjelaskan bahwa dirinya masih menjalani masa adaptasi setelah sekitar dua bulan menjabat sebagai Kajari Kabupaten Pasuruan, sehingga terdapat sejumlah agenda yang harus diselesaikan.

Habib Yusuf Asegaf mengatakan tujuan utama audiensi adalah meminta kejelasan mengenai perkembangan penanganan perkara dugaan penyimpangan dana PKBM serta mendorong aparat penegak hukum mengungkap seluruh pihak yang bertanggung jawab.

“Kami datang ingin mengetahui sejauh mana perkembangan penanganan kasus PKBM. Kami berharap perkara ini diusut hingga tuntas, termasuk siapa aktor utama yang diduga menjadi dalang dan menyebabkan kerugian keuangan negara,” ujar Habib Yusuf Asegaf.

Ia juga menilai penanganan perkara tidak boleh berhenti pada pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Menurutnya, proses hukum diharapkan mampu mengungkap pihak-pihak lain yang diduga memiliki peran penting dalam perkara tersebut.

“Penangkapan Rofii diharapkan menjadi pintu masuk untuk mengungkap pihak-pihak lain yang diduga terlibat dan memiliki peran lebih besar dalam kasus PKBM ini. Kami berharap aparat penegak hukum dapat menuntaskan perkara secara menyeluruh sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tambahnya.

Sementara itu, Kajari Kabupaten Pasuruan Rustandi Gustawirya kembali menyampaikan permohonan maaf atas mundurnya jadwal audiensi. Ia menjelaskan bahwa pada waktu yang bersamaan dirinya juga menghadiri agenda di Polres Pasuruan dalam rangka peringatan Hari Bhayangkara.

“Saya mohon maaf apabila selama kurang lebih dua bulan terakhir respons kami belum maksimal karena masih menyesuaikan berbagai agenda. Ke depan kami berharap dapat terus menjalin komunikasi yang baik dengan DPP Ormas GAIB. Kritik, saran, maupun masukan yang membangun tentu kami terima sebagai bentuk pengawasan masyarakat,” ujar Rustandi.

Audiensi berlangsung dalam suasana terbuka dan kondusif. DPP Ormas GAIB berharap proses penanganan dugaan kasus PKBM dapat berjalan secara profesional, transparan, dan mengungkap seluruh pihak yang terbukti bertanggung jawab berdasarkan alat bukti dan ketentuan hukum yang berlaku.(Usj)
Share it:

Post A Comment:

0 comments: