Tag Label

Kepolisian (3864) daerah (1072) Pemerintahan (576) Jurnalistik (458) Demontrasi (84) Lintas Opini (75) DPRD (74) Desa (62) RSUD (47) Iklan (37) Kebakaran (34) KPU (30) Mahasiswa (11) DPRD kota pasuruan (8) PDAM (5) Desperindag (4) DPR RI (2)

Laznas BMH Salurkan 50 Al-Qur'an dan 30 Kitab Ar-Risalah untuk Rumah Qur'an Zamzam Al-Murtaqo Asrama Santri Indonesia.


Kudus, suarakpkcyber.com  – Sebagai bentuk kepedulian terhadap penguatan pendidikan Al-Qur'an dan keilmuan Islam, Laznas BMH menyalurkan bantuan berupa 50 mushaf Al-Qur'an dan 30 kitab Ar-Risalah kepada Rumah Qur'an Zamzam Al-Murtaqo Asrama Santri Indonesia, sabtu,(13/06/2026).

Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung aktivitas belajar mengajar para santri dalam menghafal, membaca, dan memahami ajaran Islam melalui kajian kitab-kitab dasar yang menjadi fondasi keilmuan pesantren.

Penyaluran bantuan berlangsung dalam Harlah Sanindo Santri I donesia ke 10 dalam suasana penuh kehangatan dan rasa syukur. Para santri menyambut dengan antusias hadirnya Al-Qur'an dan kitab yang akan menjadi sarana belajar mereka sehari-hari.

Ucapan Terima Kasih dari Pembina Sanindo

Pembina Santri Indonesia (Sanindo), Gus Bahaudin, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Laznas BMH atas perhatian yang diberikan kepada para santri.

"Kami mengucapkan jazakumullahu khairan katsiran kepada Laznas BMH atas bantuan 50 Al-Qur'an dan 30 kitab Ar-Risalah untuk Rumah Qur'an Zamzam Al-Murtaqo. Bantuan ini sangat bermanfaat dalam menunjang proses pendidikan para santri. Semoga menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya dan Allah memberikan keberkahan kepada seluruh donatur serta keluarga besar BMH."

Sambutan Ketua BMH ULZ Kudus

Sementara itu, Ketua BMH ULZ Kudus, Eko Kusniyanto, menyampaikan bahwa program distribusi Al-Qur'an dan kitab merupakan bagian dari komitmen BMH dalam mendukung lahirnya generasi Qur'ani yang berakhlak mulia dan berilmu.

"Alhamdulillah, melalui amanah para donatur, Laznas BMH dapat menyalurkan 50 mushaf Al-Qur'an dan 30 kitab Ar-Risalah kepada Rumah Qur'an Zamzam Al-Murtaqo Asrama Santri Indonesia. Kami berharap bantuan ini menjadi sarana peningkatan kualitas pendidikan Islam serta menumbuhkan semangat belajar para santri. Terima kasih kepada seluruh donatur yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BMH."

Melalui program ini, Laznas BMH terus berkomitmen menghadirkan manfaat nyata bagi umat, khususnya dalam bidang pendidikan dan dakwah, sehingga semakin banyak generasi muda yang dekat dengan Al-Qur'an dan memiliki bekal ilmu agama yang kuat untuk masa depan. (Ihw)

Bhabinkamtibmas Bangil Pantau Budidaya Ternak Kambing di Latek, Dukung Program P2B Asta Cita

Pasuruan,suarakpkcyber.com,– Bhabinkamtibmas Kelurahan Latek Polsek Bangil, Aiptu Moch Arifin, melaksanakan pemantauan Pekarangan Bergizi P2B berupa budidaya ternak kambing milik warga di RT 01 RW 01, Kelurahan Latek, Kecamatan Bangil, Jumat (12/6/2026). 

Kegiatan ini merupakan wujud implementasi Asta Cita Presiden RI di bidang ketahanan pangan.

Pukul 09.15 WIB, Aiptu Moch Arifin tiba di pekarangan milik Bapak Sai untuk memantau langsung proses budidaya ternak kambing. Pemantauan meliputi kondisi kandang, kesehatan ternak, hingga ketersediaan pakan yang dibuat warga secara mandiri. Bhabinkamtibmas juga ikut membersihkan kandang dan memberi pakan sebagai bentuk dukungan nyata kepada peternak.

Kapolsek Bangil Kompol Ahmad Firman Wahyudi, S.E., S.H. menjelaskan, P2B atau Pekarangan Pangan Bergizi adalah program yang mendorong pemanfaatan pekarangan rumah untuk komoditas pangan. Meski Kelurahan Latek bukan desa percontohan Program 1, warga tetap didorong aktif mengelola ternak kambing guna meningkatkan ketahanan pangan keluarga. 

“Peran Bhabinkamtibmas sebagai penggerak ketahanan pangan penting untuk memastikan program Asta Cita berjalan sampai ke tingkat RT. Dengan budidaya kambing ini, kebutuhan protein hewani warga bisa terpenuhi sekaligus menambah penghasilan,” tegas Kompol Ahmad.

Bapak Sai selaku pemilik ternak mengapresiasi pendampingan Polri. Menurutnya, kehadiran Bhabinkamtibmas memberi motivasi dan rasa aman dalam mengembangkan usaha ternak. 

Kegiatan selesai pukul 09.25 WIB dalam keadaan aman dan tertib. Polsek Bangil berkomitmen terus mengawal program ketahanan pangan Asta Cita melalui pemantauan rutin, sehingga pekarangan warga benar-benar produktif dan mendukung swasembada pangan nasional.

Polres Pasuruan Ringkus Pengedar Sabu di Lumbang, Barang Bukti Disembunyikan di Ikatan Gorden

 



Pasuruan, suarakpkcyber.com – Satresnarkoba Polres Pasuruan berhasil meringkus seorang pria yang diduga sebagai pengedar narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan. Dalam penggerebekan yang dilakukan di rumah pelaku, petugas menemukan 10 paket sabu yang disembunyikan di dalam ikatan gorden jendela.

Pelaku diketahui berinisial SYR (63), warga Dusun Sumbersari, Desa Watu Lumbung, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan. Ia diamankan pada Kamis (23/4/2026) sekitar pukul 04.00 WIB di rumahnya.

Dari hasil penggeledahan, polisi menyita 10 bungkus plastik klip berisi kristal putih diduga narkotika golongan I jenis sabu dengan total berat 4,008 gram. Selain itu, petugas juga mengamankan satu unit telepon seluler, satu bendel plastik klip kosong, satu sekrop dari sedotan, satu dompet warna cokelat, serta uang tunai sebesar Rp825 ribu yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika.

Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono mengatakan, pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil analisa dan evaluasi dari sejumlah kasus narkotika yang sebelumnya berhasil diungkap Satresnarkoba Polres Pasuruan.

“Dari hasil analisa dan evaluasi beberapa pengungkapan kasus narkotika sebelumnya, kami menemukan indikasi bahwa peredaran sabu mulai masuk ke wilayah Kecamatan Lumbang. Setelah dilakukan pendalaman dan penyelidikan secara intensif, petugas berhasil mengamankan tersangka berikut barang bukti sabu yang disembunyikan di dalam rumahnya,” ujar AKBP Harto Agung Cahyono.

Menurutnya, sebelum dilakukan penangkapan, tim Satresnarkoba melakukan penyelidikan selama kurang lebih dua hari setelah menerima informasi valid mengenai dugaan aktivitas peredaran sabu di Desa Watu Lumbung.

Lokasi desa yang berada di kawasan lereng Pegunungan Bromo dengan akses jalan yang cukup sulit membuat petugas harus melakukan pengamatan secara khusus. Bahkan, satu anggota kepolisian diterjunkan untuk menyamar dan tinggal di rumah warga guna memastikan keberadaan serta aktivitas tersangka.

Setelah memastikan tersangka berada di rumah, tim yang dipimpin Kasat Narkoba bergerak menuju lokasi pada dini hari. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan penggerebekan dan penggeledahan.

Saat diperiksa, tersangka sempat membantah terlibat dalam peredaran maupun penggunaan narkotika. Namun berkat kejelian petugas, 10 paket sabu akhirnya ditemukan tersimpan di dalam ikatan gorden jendela rumah yang ditempati tersangka.

Selanjutnya tersangka beserta seluruh barang bukti dibawa ke Polres Pasuruan guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

AKBP Harto Agung Cahyono menegaskan bahwa pihaknya akan terus berupaya menekan peredaran narkotika hingga ke wilayah pelosok Kabupaten Pasuruan.

“Kami berkomitmen memberantas peredaran narkotika sampai ke daerah terpencil sekalipun. Tidak ada ruang bagi pelaku penyalahgunaan maupun pengedar narkoba di wilayah hukum Polres Pasuruan. Kami juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi demi menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkotika,” tegasnya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan/atau Pasal 609 ayat (1) huruf a KUHP juncto Pasal VII ke-50 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana. (Usj)

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, BPS Kabupaten Pasuruan Siapkan 1.513 Petugas Sensus yang tersebar di 24 Kecamatan

Pasuruan, suarakpkcyber.com - Badan Pusat Statistik Kabupaten Pasuruan di tahun 2026 telah mempersiapkan sebanyak 1.513 petugas sensus ekonomi 2026 yang akan disebar di 24 Kecamatan Kabupaten Pasuruan.

Sebagai tanda dimulainya Sensus Ekonomi di Kabupaten Pasuruan, Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo melepaskan balon udara dalam gelaran Apel Siaga Petugas Sensus Ekonomi 2026  yang bertempat di halaman Gedung Putih Perkantoran Raci, Jumat (12/06/2026).

Sebanyak 1.513 Petugas tersebar dan Sensus Ekonomi akan dilaksanakan pada tanggal 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.

" Sensus Ekonomi 2026 di 24 Kecamatan akan didata petugas sebanyak 1.513 petugas dan akan turun ke lapangan mulai tanggal 15 Juni hingga 31 Agustus mendatang" ujar Rusdi Sutejo

Menurutnya Rusdi Sutejo selaku Bupati Pasuruan Sensus Ekonomi sangat penting untuk memperoleh gambaran kondisi ekonomi daerah secara akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan

" Mudah mudahan melalui sensus kita dapat mengetahui kondisi ekonomi daerah secara konpresif dan akurat" ungkapnya.

Selain itu Bupati Pasuruan berharap seluruh petugas dapat melaksanakan sensus dengan baik agar menghasilkan data yang akurat dan berkualitas sehingga bisa dimanfaatkan sebagai dasar pengambilan kebijakan untuk memperkuat dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pasuruan.

Beliau juga mengajak seluruh komponen pemerintah baik tingkat Dusun hingga Kecamatan dapat mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 agar dapat terlaksana dengan baik dan sukses.

" Saya berharap para Camat, Kepala Desa, Kepala Dusun ikut membantu menyukseskan pelaksanaan sensus ini. Bahkan bila perlu ikut mendampingi petugas di lapangan agar pendataan berjalan lancar dan menjangkau di seluruh wilayah Kabupaten Pasuruan" Seru Bupati Pasuruan.

Dikesempatan yang sama pelaksanaan Harian Kepala BPS Kabupaten Pasuruan, Bagas menjelaskan pelaksanaan sensus ekonomi 2026 memiliki mekanisme yang berbeda dibandingkan sensus sebelum nya yaitu pendataan usaha besar dilakukan oleh petugas organik BPS, pendataan usaha menengah, kecil, mikro dan rumah tangga dilakukan oleh petugas Mitra yang telah mendapatkan pelatihan.

" Sebanyak 1.513 petugas telah kami siapkan, mereka akan melakukan pendataan secara serentak di seluruh wilayah Kabupaten Pasuruan selama kurang lebih dua setengah bulan dengan tugas dan pokok fungsi yang berbeda" ujarnya.

Menurutnya data yang dikumpulkan melalui sensus ekonomi 2026 tidak hanya digunakan untuk memetakan aktivitas ekonomi dan potensi investasi daerah tetapi juga menjadi bagian penting dalam pembaharuan data sosial ekonomi masyarakat.

" Melalui sensus ekonomi ini pemerintah daerah dapat mengetahui sektor usaha yang paling banyak menyerap tenaga kerja, Harapan nya data yang diperoleh dapat mendukung penyusunan kebijakan pembangunan dan program bantuan yang lebih tepat" pungkasnya. (Usj)

Yusuf Daniel Resmi Pimpin DPC PKB Kabupaten Pasuruan Periode 2026–2031, Siap Perkuat Konsolidasi Partai

Pasuruan,suarakpkcyber.com,– Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) secara resmi menetapkan Yusuf Daniel sebagai Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kabupaten Pasuruan untuk masa bakti 2026–2031. Penetapan tersebut diumumkan melalui rapat daring (Zoom Meeting) bersama DPP PKB dan DPW PKB Jawa Timur pada Kamis (11/6/2026), setelah melalui seluruh tahapan seleksi internal partai.

Terpilihnya Yusuf Daniel, yang akrab disapa Mas Daniel, dinilai menjadi bagian dari proses regenerasi kepemimpinan PKB di Kabupaten Pasuruan. Pengalamannya yang panjang di dunia organisasi dan legislatif, ditambah latar belakang keluarga yang berasal dari kalangan kiai di Pasuruan, menjadi modal penting untuk membawa partai semakin solid menghadapi agenda politik ke depan.

Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Mas Daniel yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan akan menjalankan kepercayaan tersebut dengan penuh tanggung jawab demi memperkuat dan membesarkan PKB di Kabupaten Pasuruan.

Menurutnya, target utama yang akan diperjuangkan adalah meningkatkan perolehan kursi PKB pada Pemilu mendatang sesuai target yang ditetapkan DPP, yakni meraih 18 kursi di DPRD Kabupaten Pasuruan.

“Langkah pertama yang akan kami lakukan adalah memperkuat konsolidasi organisasi. Kami akan merangkul seluruh jajaran pengurus, mulai dari Tanfidziyah, Syuro, badan otonom (Banom), hingga pengurus ranting agar bergerak bersama membesarkan PKB,” ujar Mas Daniel

Ia menambahkan, PKB Kabupaten Pasuruan akan tetap berpegang teguh pada khittah perjuangan partai, yakni mengutamakan kepentingan masyarakat. Menurutnya, kader PKB harus selalu hadir memberikan pelayanan kepada masyarakat tanpa mengharapkan imbalan.

“Pelayanan kepada masyarakat tidak boleh dilakukan karena pamrih. Diminta ataupun tidak, PKB harus hadir ketika masyarakat membutuhkan. Itulah komitmen yang akan terus kami jaga,” pungkasnya.

Bupati Rusdi Tinjau Langsung Taman di Bundaran Apollo Gempol, Bukti Nyata Pemkab Pasuruan dalam Wujudkan Pasuruan Asri dan Indah

 


Pasuruan, suarakpkcyber.com - Penataan Bundaran Apollo Gempol agar terlihat asri dan indah sebagai komitmen Pemkab Pasuruan dalam mewujudkan Pasuruan sebagai icon industri wilayah Pasuruan barat yang di matangkan agar program penataan taman tersebut bisa memenuhi kaidah teknis yang di syaratkan.

Bundaran Apollo berada di tengah-tengah jalan Nasional sejatinya bukan merupakan aset Pemkab Pasuruan dengan kewenangan perawatan dan pengelolaan murni kewenangan BBPJN (balai Besar Pemeliharaan Jalan Nasional) tapi taman tersebut tidak terawat sangat kumuh dan menajdi tempat pembuangan sampah.

Para pimpinan DPRD serta Pemkab Pasuruan melalui Muspika Kecamatan Gempol harus rela berjibaku secara gotong royong melakukan pembersihan sampah,dan penertiban kendaraan yang bisa mangkal di bahu jalan Nasional karena kerap menimbulkan kecelakaan lalu lintas dan kemacetan.

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo memberikan atensi serius dalam penanataan bundaraan apollo dengan melakukan peninjuan ke lapangan berupaya sebagai langkah kongkrit dalam pengambilan keputusan. 

" Kami akan terus berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pasuruan bersama BBPJN untuk perencanaan penataan environment" ujarnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pasuruan Nur Cholis yang di konfirmasi awak media pada Kamis (11/06/26) terkait rencana penataan bundaraan apollo menyatakan pihaknya masih menindaklanjuti keputusan pimpinan.

" kami masih kordinasi saja ke BBPJN" Jelasnya saat dikonfirmasi melalui WhatsApp. (Usj)

DLH Kabupaten Pasuruan Bersama Pemdes Kepulungan Gelar FGD Guna Bahas Permasalahan Limbah dan Pengelolaannya



Pasuruan, suarakpkcyber.com - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasuruan bersama Pemerintah Desa Kepulangan Kecamatan Gempol menggelar Focus Grup Discussion (FGD) dengan tajuk Mewujudkan Kolaborasi Antara Pihak bagi Perubahan Sosial dan Lingkungan, bertempat di Balai Desa Kepulangan Kecamatan Gempol, rabu (10/06/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala DLH Kabupaten Pasuruan, Nur Kholis, Ketua Kadin Pasuruan, Eko Widyatmo, Kepala Desa Kepulangan, Didik Hartono, Perwakilan 18 Perusahaan yang beroperasi di Desa Kepulungan Kecamatan Gempol.

Focus Grup Discussion merupakan langkah awal Pemerintah Kabupaten Pasuruan bersama-sama duduk bersama mempertemukan Pemerintah Desa, Pemangku Kepentingan, Stake Holder,  Perusahaan, dan Dinas Lingkungan Hidup untuk membahas pengelolaan limbah secara kolektif dan berkolaborasi.

Dalam sambutannya Nur Kholis Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menyampaikan Forum Grup Discussion (FGD) tersebut bertujuan mendorong perusahaan berperan aktif bersama Pemerintah Desa, Masyarakat dalam pengelolaan limbah.

" Sinergi antara dunia usaha dan masyarakat menjadi salah satu kunci untuk menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman dan asri" ujarnya.

Selain itu Nur Kholis juga menyampaikan untuk setiap perusahaan berkewajiban memperhatikan dampak lingkungan yang di timbulkan dari aktivitas produksi yang di hasilkan dan termasuk pengelolaan limbahnya dengan melaksanakan prinsip 3 R (Reduce, Reduce, Recycle).

" Pengelolaannya harus dilakukan sesuai jenis limbah, harus dipilah-pilah mulai dari limbah plastik, emisi udara hingga limbah cair yang bisa mencemari sungai bahkan bisa merusak ekosistem" jelasnya.

Selanjutnya perusahaan yang beroperasi harus bertanggung jawab terhadap limbah yang dihasilkan dan memastikan dampak lingkungan agar tidak mencemari lingkungan dan menimbulkan dampak buruk di lingkungan masyarakat sekitar.

" Perusahaan harus bertanggung jawab serta memastikan pengelolaannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku" tutupnya.

Dikesempatan yang sama Kepala Desa Kepulangan Didik Hartono, mengatakan bahwa selama ini upaya membangun kerja sama dengan perusahaan terkait pengelolaan limbah sebenarnya sudah pernah dilakukan tapi menurutnya kolaborasi tersebut masih kurang maksimal.

" Seharusnya kolaborasi sebelumnya dapat berjalan secara optimal, harus dilakukan dengan Dinas terkait yaitu DLH, sehingga dapat memperkuat kordinasi dan kolaborasi seluruh pihak" ujarnya.

Menurutnya Pengelolaan limbah harus menjadi tanggung jawab bersama antara perusahaan, pemerintah selaku memangku wilayah, serta warga yang berdampak langsung.

Beliau juga mengusulkan untuk membentuk grup komunikasi berbasis WhatsAp yang melibatkan seluruh pihak guna memastikan prosesnya transparan , terbuka dapat dipantau bersama, sehingga tidak ada dusta diantara kita.

" Saya juga tidak mau dianggap sebagai Kepala Desa yang mengelolah proyek limbah perusahaan, sebab itu saya berharap ada grup WA agar seluruh proses berjalan transparan dan semua pihak yang berkepentingan tau" ujarnya.

Didik juga berharap keterlibatan perusahaan untuk mengajak warga untuk lebih aktif memilah sampah rumah tangga dan menjaga fasilitas sampah yang telah disediakan Desa.

Dengan adanya forum ini dapat menciptakan terciptanya kolaborasi yang mampu memperkuat pengelolaan limbah berbasis partisipasi masyarakat. Sehingga menciptakan lingkungan yang bersih dan kerja sama antara hubungan sosial perusahaan dan warga sekitar perusahaan. (Usj)

Jalan Rusak di Kayu Kebek Kecamatan Tutur, Direspon Cepat Oleh Pemkab Pasuruan

  


Pasuruan, suarakpkcyber.com - Pemerintah Kabupaten Pasuruan merespon cepat adanya aduan dan keluhan masyarakat Desa Kayu Kebek Kecamatan Tutur mengenai jalan rusak. Akses jalan penghubung Kawasan Pondok pesantren tersebut  dengan Panjang lebih kurang 1,2 km memang cukup lama sekali belum tersentuh perbaikan sama sekali.

Kerusakan jalan tersebut sebelumnya sempat viral di medsos lantaran banyak warga yang melintas melakukan aktivitas sehari-hari seperti keagamaan menjadi tidak nyaman.

Hal ini diakibatkan permukaan jalan tidak mulus dan material sisa aspal terkelupas hingga badan jalan jadi licin saat dilewati. 

Data yang di peroleh awak media di lokasi menyebutkan kerusakan jalan bervariasi mulai jalan berlubang hingga material aspal terkelupas di STA 0.00- STA 900. 

"Masyarakat ingin jalan yang rusak ini segera dibenahi sebab sudah pengguna jalan yang jatuh akibat roda terperosok di lubang jalan" Jelas Dadang salah satu warga Kayu Kebek.

Terpisah, anggota DPRD Sugianto yang dikonfirmasi terpisah jelaskan dirinya bersama dinas menindaklanjuti laporan masyarakat dan turun ke lapangan.

 "Alhamdulillah dinas terkait sudah turun ke lokasi menindaklanjuti keluhan warga, mudahan setelah ini di tindaklanjuti dengan aksi nyata agar bisa bermanfaat bagi warga" jelas politisi Golkar ini pada Rabu (10/06/26)

Terpisah staf dinas sumber daya air Bina Marga dan Bina konstruksi Ari Brata yang dikonfirmasi bahwa kerusakan jalan tersebut sudah dilakukan survei lokasi oleh tim di bersama masyarakat untuk mengetahui tingkat kerusakan dan langkah penanganan yang dilakukan 

"Mulai Selasa (09/06) kemarin sudah dilakukan perbaikan untuk menangani adalah tambang sulam melalui anggaran pemeliharaan rutin" pungkasnya (usj)

Kapolres Pasuruan Apresiasi Anggota Teladan dengan Hadiah Umroh ke Tanah Suci

 



Pasuruan, suarakpkcyber.com – Suasana apel pimpinan mendadak penuh haru ketika Kapolres Pasuruan AKBP Harto mengumumkan pemberian hadiah umroh ke Tanah Suci kepada salah satu anggotanya yang dinilai memiliki kinerja dan keteladanan yang baik selama bertugas.

Penghargaan istimewa tersebut diberikan kepada Suhari, anggota KPU Pusat Samapta Polres Pasuruan. Ia dinilai menunjukkan komitmen tinggi dalam menjalankan tugas, disiplin dalam bekerja, rajin beribadah, serta memiliki hubungan yang baik dengan rekan-rekan di lingkungan kerja.

Penyerahan hadiah umroh dilakukan langsung oleh AKBP Harto di hadapan seluruh peserta apel sebagai bentuk apresiasi institusi terhadap anggota yang mampu menjaga keseimbangan antara profesionalisme dalam bertugas dan kehidupan spiritual.

“Penghargaan ini kami berikan kepada anggota yang dedikasinya sangat baik, baik dalam bekerja maupun beribadah. Harapannya, rekan-rekan lain akan lebih meningkatkan kinerja dan kualitas ibadahnya,” tegas AKBP Harto saat memimpin apel di halaman Mapolres Pasuruan, Senin (9/6/2026), 

Menurutnya, keberhasilan seorang anggota Polri tidak hanya diukur dari pencapaian tugas dan tanggung jawab yang diemban, tetapi juga dari integritas, akhlak, serta kedisiplinan yang tercermin dalam kehidupan sehari-hari.

AKBP Harto menambahkan, pemberian hadiah umroh merupakan salah satu bentuk perhatian dan penghargaan kepada personel yang telah menunjukkan pengabdian terbaiknya. Ia berharap langkah tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh anggota untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Anggota yang berprestasi dan memiliki integritas tentu layak mendapatkan apresiasi. Kami ingin membangun budaya kerja yang positif, di mana setiap kebaikan dan pengabdian mendapatkan penghargaan yang pantas,” ujarnya.

Sementara itu, Suhari tampak tidak mampu menyembunyikan rasa harunya saat namanya diumumkan sebagai penerima hadiah umroh. Dengan suara bergetar, ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diterimanya.

“Terima kasih kepada Bapak Kapolres. Saya sangat terharu. Sejak lama saya ingin sekali umroh ke Tanah Suci, dan alhamdulillah hari ini keinginan itu tercapai lewat hadiah dari pimpinan,” ungkapnya.

Kegiatan apel kemudian ditutup dengan doa bersama untuk kelancaran ibadah umroh Suhari serta keselamatan dan kelancaran tugas seluruh anggota Polres Pasuruan.

Melalui pemberian penghargaan tersebut, Polres Pasuruan menegaskan komitmennya untuk terus mendorong budaya kerja yang profesional, berintegritas, dan humanis, sekaligus memberikan apresiasi kepada anggota yang menunjukkan loyalitas, serta prestasi dalam menjalankan tugas di masyarakat. (Usj)

Babinkamtibmas Polsek Bangil Dampingi Warga Tambakan Kembangkan Budidaya Lele di Pekarangan

 


Pasuruan , suarakpkcyber.com– Polisi melalui Bhabinkamtibmas Desa Tambakan terus mendukung program ketahanan pangan nasional dengan mendampingi warga dalam mengembangkan budidaya ikan lele di pekarangan rumah. Kegiatan tersebut berlangsung di Jalan Citra Karya RT 05 RW 03, Desa Tambakan, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Senin (8/6/2026).


Pendampingan dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Tambakan, Aiptu Suryadi, sebagai bagian dari implementasi program ketahanan pangan yang sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Dalam kegiatan itu, polisi melakukan pemantauan sekaligus memberikan dukungan kepada warga yang memanfaatkan lahan pekarangan untuk budidaya ikan lele.


Aiptu Suryadi bersama warga setempat, Suryono, meninjau kondisi kolam budidaya yang saat ini menunjukkan perkembangan cukup baik. Selain pemantauan, mereka juga melakukan pembersihan kolam guna menjaga kualitas lingkungan budidaya agar tetap produktif dan mendukung pertumbuhan ikan secara optimal.


Budidaya ikan lele tersebut diharapkan mampu meningkatkan ketahanan pangan keluarga sekaligus menjadi sumber pangan bergizi bagi masyarakat sekitar. Pemanfaatan pekarangan rumah untuk kegiatan produktif juga dinilai dapat membantu meningkatkan kemandirian pangan di tingkat desa.


Kapolsek Bangil, Kompol Ahmad Firman Wahyudi, SH, SE, menegaskan bahwa keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam program ketahanan pangan merupakan bentuk dukungan Polri terhadap kebijakan pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


"Semua ini langkah kami mendukung program pemerintah pusat dalam program ketahanan pangan demi kesejahteraan rakyat," tegas Komol Ahmad.


Melalui sinergi antara polisi dan masyarakat, program budidaya lele di pekarangan diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat ekonomi maupun pangan bagi warga Desa Tambakan.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut berlangsung aman, tertib, dan lancar. (Usj)

LPNU Bangil Luncurkan Air Minum Kemasan Bermerk NUansa dalam Momentum Pelantikan Pengurus PCNU Bangil

 


Pasuruan, suarakpkcyber.com - Dalam Momentum Pelantikan Pengurus PBNU masa Khidmat 2026-2031, Lembaga Perekonomian Nahdatul Ulama (LPNU) Bangil Resmi meluncurkan produk Air Mineral bermerek " Nuansa". Minggu (07/06/2026)

Soft Launching Air Mineral tersebut yang berslogan "Segarnya Penuh Berkah" sebagai langkah awal perkuat kemandirian ekonomi organisasi.

H. Fathur Ridloi Ketua LPNU Bangil menegaskan bahwa Air minum Nuansa bukan sekedar produk air minum biasa, melainkan bagian dari produk kemandirian ekonomi organisasi yang untuk di konsumsi khalayak umum, sehingga bisa berkelanjutan.

"NUansa lahir dari semangat organisasi yang menghadirkan usaha yang menghasilkan keuntungan , dan membawa manfaat bersama" ujarnya.

Selain itu ia berharap air mineral tersebut dapat menjadi roda penggerak ekonomi organisasi Nahdlatul ulama yang dikemas secara professional dan penuh berkah.

" Kami ingin setiap tetes NUansa menjadi pengerak ekonomi Nahdlatul Ulama secara mandiri, profesional dan penuh keberkahan" harapnya.

Dalam Soft Launching tersebut didukung oleh ketua PCNU Bangil terpilih Menurut Eddy, kehadiran produk air mineral NUansa membuktikan bahwa Nahdlatul Ulama mampu berperan sebagai motor penggerak ekonomi umat.

“Peluncuran NUansa adalah awal dari perjalanan besar menuju kemandirian organisasi. Kami berharap seluruh warga Nahdlatul Ulama memiliki rasa kepemilikan yang tinggi untuk mencintai, menggunakan, dan mengembangkan produk karya sendiri,” ujarnya.

‎Selain itu Sambutan apresiasi atas launching air mineral NUansa disampaikan oleh Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Timur, KH. Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin. Menurutnya, langkah PCNU Bangil yang akan meluncurkan produk air mineral adalah bentuk nyata menjaga kemandirian organisasi.

‎”Luar biasa, PCNU Bangil akan melaunching air mineral seperti yang tadi disampaikan. Ini sangat bisa menjaga kemandirian. Semangat kemandirian Bangil ini bisa dijadikan motivasi” Ujar Gus Kikin.

Selain itu Gus Yahya juga memberikan apresiasi dan akan mendorong lahirnya berbagai unit usaha yang produktif lainnya untuk membuka peluang ekonomi baru, dan memperkuat jaringan usaha warga sekaligus menjadi sumber ekonomi secara mandiri.

" Ini langkah yang baik, dan kami akan terus mendorong untuk lahirnya beberapa unit usaha yang produktif" ujarnya. (Usj)

Pelantikan PCNU Bangil Masa Khidmat 2025-2031 Dilantik Langsung Oleh Ketua PBNU

Pasuruan, suarakpkcyber.com - Pelantikan Pengurus PCNU Bangil masa Khidmat 2026-2031 dihadiri langsung oleh ketua Umum PBNU yakni KH. Yahya Cholili Staquf.

‎Pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari hasil Konferensi Cabang yang dilaksanakan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pada 9 November 2025.‎

Pengurus PCNU Bangil Masa Khidmat 2026-2031 kini dinahkodai oleh Drs. H. Eddy Supriyanto.

‎Ketua Tanfidziyah PCNU Bangil yang baru dilantik, Drs. H. Eddy Supriyanto, M.M., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan seluruh pihak. Setelah pelantikan, pihaknya akan segera menggelar musyawarah kerja (musker) pertama untuk membahas program-program kerja selama lima tahun ke depan.

‎”Kami akan membidik program prioritas dan program super prioritas. Yang saat ini akan kami jadikan super prioritas adalah pendirian badan usaha milik NU" ujarnya.

‎Dalam momentum Pelantikan Pengurus PCNU Bangil, Gus Yahya Menyampaikan untuk setiap pengurus harus mampu menjaga relevansi dan menjawab tantangan perkembangan zaman saat ini. Minggu (07/06/2026) Gedung Graha PCNU Bangil.

Harapan beliau agar bisa beradaptasi dengan pengelolaan tehnologi, seperti pengunaan HP semakin hari semakin canggih, sebab kemampuan adaptasi menjadi tuntutan bagi setiap individu dan organisasi, tanpa kemampuan kita ketinggalan relevansi di tengah masyarakat.

" Kemampuan beradaptasi sangat perlu, kalau tidak bisa beradaptasi otomatis akan tertinggal dan menjadi tidak relevan" ujarnya.

Dalam penutupnya Gus Yahya akan terus mendorong lahirnya berbagai unit usaha yang produktif lainnya, untuk membuka peluang ekonomi baru dan memperkuat jaringan usaha warga sekaligus menjadi sumber ekonomi secara mandiri.

Hal tersebut juga akan memperkuat roda organisasi Nahdlatul ulama di masyarakat dengan tumbuhnya berbagai unit usaha didalamnya.

Selain pelantikan pengurus PCNU Bangil masa khidmat 2026- 2031 tersebut menetapkan KH Ahmad Junaidi Sholeh sebagai Rais Syuriah dan Drs H Eddy Supriyanto sebagai Ketua Tanfidziyah.



Pak Bhabin Penggerak Ketahanan Pangan, Dampingi Petani Jagung di Wilayah Hukum Polres Pasuruan



Pasuruan, suarakpkcyber.com – Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan hingga tingkat Desa 

Hal itu juga dilakukan oleh Polres Pasuruan Polda Jawa Timur yang memaksimalkan fungsi Bhabinkamtibmas menjadi pelopor sekaligus penggerak masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian jagung di wilayah binaannya.

Begitu pula seperti dilaksanakan oleh Aiptu Eki Bhabinkamtibmas winongan , Polsek winongan

yang tak hanya sambang warga untuk himbauan kamtibmas, namun juga menggelorakan swasembada pangan.

Aiptu Eki juga sering membantu pemeliharaan tanaman jagung di lahan pertanian seluas 1 hektar milik petani setempat.

"Kami ingin warga tani di sini tetap semangat untuk mewujudkan swasembada pangan, makanya kami senantiasa memberikan pendampingan," ungkap Aiptu Suwandi,

Selain mendampingi proses budidaya, Aiptu Suwandi juga berperan aktif menggerakkan kolaborasi antar petani agar program ketahanan pangan dapat berjalan berkelanjutan. 

Menurut Aiptu Eki, keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah sekaligus upaya memperkuat ketahanan pangan masyarakat dari tingkat lokal.

"Kami sebagai mitra petani dalam mendukung program pemerintah, termasuk ketahanan pangan, terus memanfaatkan lahan produktif, sekaligus meningkatkan hasil pertanian dan kesejahteraan petani," pungkas Aiptu Eki, 

Ia menjelaskan bahwa pendampingan dilakukan mulai dari tahap penanaman, perawatan hingga menjelang panen.

Dengan keterlibatan berbagai pihak, diharapkan hasil produksi pertanian di Desa Winongan terus meningkat dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Sementara itu, warga tani setempat mengapresiasi dukungan yang diberikan Bhabinkamtibmas Desa winongan

Menurutnya, kehadiran Polri di tengah aktivitas pertanian memberikan motivasi tersendiri bagi petani untuk terus mengelola lahan secara optimal.

Hasil panen jagung nantinya direncanakan langsung dipasarkan kepada tengkulak dan sebagian akan masuk ke tahap pengeringan sebelum diserap oleh pihak pabrik.

Skema tersebut diharapkan mampu mempercepat distribusi hasil pertanian sekaligus menjaga stabilitas pasokan komoditas jagung di wilayah hukum Polres Pasuruan.

Melalui pendampingan yang konsisten, Aiptu Eki menunjukkan bahwa peran Bhabinkamtibmas tidak hanya menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, tetapi juga menjadi penggerak kolaborasi sosial yang produktif.

Sinergi antara Polri, petani, dan masyarakat ini menjadi contoh nyata upaya preemtif dalam mendukung ketahanan pangan, memperkuat kemandirian ekonomi warga, serta mewujudkan lingkungan yang aman, sejahtera, dan berdaya saing. (Usj)

Bhabinkamtibmas Desa Gendro Tinjau Tanaman Cabai dalam Program Pekarangan Pangan Bergizi

Pasuruan,suarakpkcyber.com,– Bhabinkamtibmas Desa Gendro, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, Aipda Eko Nugroho meninjau tanaman cabai yang dikembangkan dalam Program Pekarangan Pangan Bergizi di Desa Gendro

Kegiatan yang berlangsung di lahan Program Pekarangan Pangan Bergizi tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan.

Selain meninjau perkembangan tanaman cabai, Aipda Eko Nugroho juga melakukan sambang dan pendampingan kepada warga untuk mendorong pemanfaatan lahan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga.

Kapolsek Nongkojajar AKP Budi Luhur Sedjati mengatakan, keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam Program Pekarangan Pangan Bergizi bertujuan mengajak masyarakat berperan aktif dalam memperkuat ketahanan pangan dari lingkungan masing-masing.

"Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang tersedia dengan menanam komoditas pangan, termasuk cabai. Langkah ini merupakan bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional sekaligus upaya meningkatkan kemandirian pangan keluarga," ujar AKP Budi Luhur Sedjati.

Menurutnya, Program Pekarangan Pangan Bergizi tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga, tetapi juga berpotensi memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat apabila dikelola secara berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas juga memberikan motivasi kepada warga agar terus mengembangkan tanaman pangan di pekarangan rumah dan lahan yang dimiliki.

"Kami berharap masyarakat semakin aktif mengembangkan pekarangan pangan bergizi sehingga dapat mendukung ketahanan pangan di tingkat keluarga maupun lingkungan sekitar," tambahnya.(Usj)

Polres Pasuruan Ungkap Tiga Kasus Menonjol, Pelaku Jambret Maut hingga Penembakan Airsoft Gun Berhasil Ditangkap

 



Pasuruan, suarakpkcyber.com– Polres Pasuruan mengungkap tiga kasus kriminal menonjol dalam kegiatan press release yang digelar di Lapangan Mapolres Pasuruan, Jumat (5/6/2026).


Kasus yang diungkap meliputi pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia, pencurian dengan pemberatan, serta penganiayaan berat menggunakan airsoft gun.


Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono mengatakan pengungkapan tersebut merupakan hasil kerja keras penyidik dalam memberikan kepastian hukum sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kabupaten Pasuruan.


"Kami berkomitmen menindak tegas setiap tindak pidana yang meresahkan masyarakat. Seluruh tersangka dalam perkara ini berhasil diamankan dan saat ini menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku," kata AKBP Harto Agung Cahyono.


Kasus pertama yang diungkap adalah pencurian dengan kekerasan yang terjadi pada Rabu, 5 November 2025 di Jalan Raya Pandaan–Beji, tepatnya di depan PT Finexco Prima, Dusun Wangi, Desa Sumberrejo, Kecamatan Pandaan.


Tersangka berinisial MC alias R (31), warga Dusun Klagen, Desa Sebani, Kecamatan Pandaan, ditangkap polisi pada Selasa, 2 Juni 2026 sekitar pukul 11.00 WIB di rumahnya.


Dalam aksinya, korban yang sedang mengendarai sepeda motor usai pulang dari Pasar Pandaan dipepet oleh pelaku yang juga mengendarai sepeda motor. Pelaku kemudian menarik paksa kalung emas yang dikenakan korban hingga korban terjatuh dari sepeda motor dan meninggal dunia.

Polisi menyita barang bukti berupa satu lembar nota pembelian kalung emas milik korban.


Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 479 ayat (3) KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun.


Selain itu, polisi juga mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan yang terjadi pada Minggu, 31 Mei 2026 sekitar pukul 02.30 WIB di sebuah rumah di Dusun Tuban, RT 004 RW 002, Desa Gendro, Kecamatan Tutur.


Tersangka berinisial IN (36), warga Dusun Curah Tutur, Desa Sumberpitu, Kecamatan Tutur, diduga masuk ke rumah korban dengan cara mencongkel jendela lalu mengambil sepeda motor menggunakan kunci letter T.


Saat hendak membawa kabur sepeda motor melalui pintu belakang rumah, aksinya diketahui oleh korban sehingga kendaraan yang dibawa terjatuh. Tersangka kemudian diamankan warga dan diserahkan ke Polsek Nongkojajar sekitar pukul 03.30 WIB.


Dari kasus tersebut polisi menyita sejumlah barang bukti, di antaranya dua buah kunci letter T, kunci sepeda motor, tas selempang, pakaian yang digunakan tersangka, serta dokumen kendaraan milik korban.


Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 477 ayat (2) KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman pidana penjara paling lama sembilan tahun.


Kasus lainnya adalah penganiayaan berat yang terjadi pada 15 April 2026 sekitar pukul 06.00 WIB di Wisma Senopati, wilayah Pesanggrahan, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan.


Tersangka SZPJ (33), seorang wiraswasta asal Desa Menturus, ditangkap pada Selasa, 26 Mei 2026 sekitar pukul 14.00 WIB di Jalan Jawa, Kelurahan Mangkujayan, Kabupaten Ponorogo.


Kapolres menjelaskan, tersangka menembak korban menggunakan airsoft gun jenis Glock 19 warna hitam yang berisi tujuh butir gotri berukuran 4,5 milimeter. Tembakan tersebut mengenai bagian perut, dada, bahu, dan pipi kiri korban.


"Dari hasil penyidikan diketahui motif kejadian dipicu persoalan pribadi. Akibat perbuatannya, korban mengalami luka serius dan masih terdapat gotri yang bersarang di bagian pipi kiri sehingga harus menjalani tindakan operasi," jelas AKBP Harto Agung Cahyono.


Berdasarkan hasil penyidikan, peristiwa bermula ketika korban mendatangi tersangka di Wisma Senopati untuk meminta uang ganti rugi sebesar Rp500 ribu.


Permintaan tersebut berkaitan dengan pelayanan anak buah tersangka yang dinilai kurang memuaskan terhadap tamu korban. Perselisihan yang terjadi kemudian berujung pada aksi penembakan menggunakan airsoft gun.


Polisi mengungkapkan bahwa airsoft gun yang digunakan tersangka merupakan jenis Glock 19 warna hitam yang dibeli dari seorang kenalannya di Surabaya pada Februari 2026 dengan harga sekitar Rp3 juta.


Namun, barang bukti utama tersebut hingga kini masih dalam pencarian. Berdasarkan keterangan tersangka, airsoft gun itu dibuang ke aliran Sungai Brantas di wilayah Kota Mojokerto sekitar tiga hari setelah kejadian.


Dalam perkara tersebut, polisi menyita sebuah flashdisk berisi rekaman CCTV sebagai barang bukti. Sementara pencarian terhadap airsoft gun yang digunakan pelaku masih terus dilakukan untuk melengkapi proses penyidikan.


Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 466 ayat (2) KUHP tentang penganiayaan berat dengan ancaman pidana penjara paling lama lima tahun.


Turut hadir dalam kegiatan press release tersebut Kasi Humas Polres Pasuruan IPTU Joko Suseno, Kasat Reskrim Polres Pasuruan, serta jajaran penyidik dan personel kepolisian lainnya. (Usj)

Kapolres Pasuruan Kembalikan Motor Curian kepada Korban, Tangis Haru Warnai Penyerahan Motor

Pasuruan,suarakpkcyber.com,– Suasana haru mewarnai kegiatan press release pengungkapan kasus pencurian kendaraan bermotor yang digelar di Lapangan Mapolres Pasuruan, Jumat (5/6/2026).

Seorang korban pencurian tak mampu menyembunyikan rasa syukurnya saat sepeda motor miliknya yang sempat hilang akhirnya dikembalikan langsung oleh Polres Pasuruan.

Penyerahan kendaraan tersebut dilakukan oleh Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono usai memaparkan keberhasilan Satreskrim dalam mengungkap kasus pencurian sepeda motor yang terjadi di wilayah Kecamatan Sukorejo.

Kasus tersebut bermula dari laporan pencurian sepeda motor Honda Beat warna biru bernopol N 5202 TAK milik warga Dusun Karanglo, Desa Sukorejo, Kecamatan Sukorejo. Aksi pencurian terjadi pada Minggu, 11 Januari 2026 sekitar pukul 12.55 WIB di teras rumah korban.

Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono mengatakan tersangka berinisial LH alias G (37), warga Dusun Lumbang, Desa Wonosari, Kecamatan Gempol, berhasil diamankan petugas setelah dilakukan penyelidikan.

"Alhamdulillah kendaraan milik korban berhasil kami temukan dan hari ini kami serahkan kembali kepada pemiliknya. Ini merupakan bentuk komitmen Polres Pasuruan dalam memberikan pelayanan dan menghadirkan rasa keadilan bagi masyarakat," ujar AKBP Harto Agung Cahyono saat press release.

Berdasarkan hasil penyidikan, tersangka mengambil sepeda motor yang diparkir di teras rumah korban dalam kondisi kunci masih menancap. Pelaku kemudian membawa kabur kendaraan tersebut.

Petugas berhasil mengamankan tersangka pada Sabtu, 30 Mei 2026 sekitar pukul 14.00 WIB di Gudang Katul, Desa Jeruk Purut, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan.

Dari tangan tersangka, polisi menyita satu unit sepeda motor Honda Beat milik korban, satu celana pendek levis yang digunakan pelaku, rekaman CCTV, serta satu unit telepon genggam.

Kapolres mengungkapkan bahwa tersangka merupakan residivis kasus pencurian kendaraan bermotor yang pernah terlibat perkara serupa di wilayah Gempol pada tahun 2020.

"Tersangka kami jerat Pasal 476 ayat 1 KUHP tentang pencurian dengan ancaman pidana penjara paling lama lima tahun. Kami juga mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan tidak meninggalkan kunci kendaraan pada motor yang diparkir," tambahnya.

Momen paling mengharukan terjadi saat motor yang berhasil ditemukan diserahkan kepada korban. Dengan mata berkaca-kaca, korban menyampaikan rasa terima kasih kepada jajaran Polres Pasuruan karena telah bekerja keras hingga kendaraan yang menjadi sarana aktivitas sehari-harinya dapat kembali.(Usj/Red)

Polsek Tosari Dampingi Warga Kelola Pertanian, Pantau Lahan Kentang di Podokoyo

 



Pasuruan, suarakpkcyber.com– Polsek Tosari melalui Gugus Tugas Ketahanan Pangan mendampingi warga sekaligus melakukan pemantauan lahan pertanian hortikultura tanaman kentang di Desa Podokoyo, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan. Pemantauan dilakukan untuk mengetahui kondisi tanaman kentang yang menjadi salah satu komoditas unggulan masyarakat di wilayah pegunungan Tosari.

Dalam kegiatan itu, petugas turun langsung ke lahan pertanian dan berdialog dengan warga guna mengetahui perkembangan tanaman serta berbagai kendala yang dihadapi petani selama proses budidaya.

Kapolsek Tosari IPTU Sumbut Pujaningwang mengatakan bahwa pendampingan kepada masyarakat merupakan bentuk dukungan Polri terhadap upaya mewujudkan ketahanan pangan nasional.

"Kami hadir untuk mendampingi warga dan memastikan sektor pertanian tetap berjalan dengan baik. Pertanian merupakan salah satu penopang ketahanan pangan, sehingga perlu mendapat perhatian dan dukungan bersama," ujar IPTU Sumbut Pujaningwang.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, kepolisian, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga produktivitas pertanian. Dengan pendampingan yang berkelanjutan, diharapkan hasil pertanian warga dapat terus meningkat dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan petani.

Melalui kegiatan pemantauan tersebut, Polsek Tosari berharap semangat masyarakat dalam mengelola lahan pertanian tetap terjaga sehingga mampu mendukung program ketahanan pangan yang menjadi salah satu prioritas pembangunan nasional. (Usj)

DLH Kabupaten Pasuruan Siapkan Rp2,9 Miliar untuk Benahi Sistem Lindi di TPA Wonokerto

Pasuruan,suarakpkcyber.com,– Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus berupaya meningkatkan kualitas pengelolaan sampah guna mencegah dampak pencemaran lingkungan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menyiapkan anggaran sebesar Rp2,9 miliar untuk membenahi sistem pengelolaan lindi di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Wonokerto, Kecamatan Sukorejo.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pasuruan, Nur Kholis, menjelaskan bahwa perbaikan sistem lindi menjadi salah satu prioritas utama dalam pengelolaan sampah di TPA Wonokerto. Lindi merupakan cairan yang dihasilkan dari proses peresapan air melalui tumpukan sampah dan berpotensi mencemari tanah maupun sumber air apabila tidak ditangani dengan baik.

“Perbaikan ini difokuskan pada peningkatan sistem pengelolaan lindi agar dapat berfungsi secara optimal. Penanganannya harus dilakukan secara serius karena jika dibiarkan, risiko pencemaran lingkungan di sekitar TPA dapat semakin meluas,” ujarnya, Rabu (3/6/2026).

Menurutnya, proyek tersebut mencakup berbagai pekerjaan penting, mulai dari pembangunan dan rehabilitasi saluran lindi, pembangunan platform pre-treatment, perbaikan fasilitas pengolahan lindi, hingga optimalisasi Waste Water Treatment Plant (WWTP) atau instalasi pengolahan air limbah.

Selain itu, DLH juga akan membangun fasilitas pendukung berupa area pencucian kendaraan operasional yang digunakan dalam aktivitas pengangkutan dan pengelolaan sampah di TPA Wonokerto.

Nur Kholis menegaskan bahwa seluruh pekerjaan akan dilaksanakan berdasarkan dokumen perencanaan teknis yang telah disusun secara matang. Pelaksanaan proyek juga harus mengacu pada rencana kerja, spesifikasi teknis, serta rencana anggaran biaya yang telah ditetapkan.

“Dalam pelaksanaannya, kami mengutamakan kualitas pekerjaan, ketepatan waktu penyelesaian, serta aspek keselamatan kerja agar hasil yang diperoleh benar-benar maksimal dan sesuai dengan target,” katanya.

Melalui pembenahan tersebut, DLH Kabupaten Pasuruan berharap sistem pengelolaan lindi di TPA Wonokerto dapat beroperasi lebih efektif, terintegrasi, dan mampu menekan risiko pencemaran lingkungan secara signifikan.

Upaya ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang lebih modern, ramah lingkungan, dan berkelanjutan. Dengan sistem pengolahan lindi yang semakin baik, diharapkan kualitas lingkungan di sekitar TPA Wonokerto tetap terjaga serta memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang.(Usj)

Bhabinkamtibmas Polsek Nongkojajar Pantau Tanaman Tomat di Desa Pungging, Dukung Program P2B Ketahanan Pangan



Pasuruan, suarakpkcyber.com – Dalam rangka mendukung implementasi Asta Cita Presiden RI di bidang ketahanan pangan, Bhabinkamtibmas Desa Pungging Polsek Nongkojajar Polres Pasuruan melaksanakan pemantauan lahan Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) di Desa Pungging, Kecamatan Tutur,

Kegiatan yang berlangsung pukul 14.00 hingga 14.30 WIB tersebut dipimpin Aipda Daud B selaku Bhabinkamtibmas sekaligus penggerak ketahanan pangan Polsek Nongkojajar. Adapun komoditas yang dipantau adalah tanaman bawang prei dan tomat yang ditanam warga di lahan P2B Desa Pungging.

Kapolsek Nongkojajar AKP Budi Luhur Sedjati menyampaikan, meski Desa Pungging bukan desa percontohan, kegiatan ini merupakan bentuk pendampingan Polri untuk memotivasi masyarakat agar aktif memanfaatkan pekarangan sebagai sumber pangan. Langkah ini sejalan dengan arahan Presiden RI untuk menjamin ketahanan pangan nasional hingga tingkat desa.

"Melalui sambang dan peninjauan ini, kami mengajak warga bertanam komoditas bahan pokok. Tujuannya agar masyarakat ikut berpartisipasi menjaga ketahanan pangan, khususnya di wilayah Kecamatan Tutur," ujar AKP Budi dalam laporan yang ditujukan kepada Kapolres Pasuruan.

Selain pemantauan, Aipda Daud juga memberikan motivasi kepada petani agar konsisten merawat tanaman. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme warga cukup baik dan seluruh rangkaian berjalan lancar, aman, serta kondusif.

Kegiatan ini menjadi bukti komitmen Polres Pasuruan melalui Polsek Nongkojajar untuk hadir di tengah masyarakat, sesuai semangat “Polri Untuk Masyarakat”, sekaligus mengawal program strategis nasional di sektor pangan. (Usj)

Peringati Hari Jamu Nasional 2026, Dinas Kesehatan P2KB Kabupaten Pasuruan Gelar Lomba Posyandu 6 SPM

Pasuruan,suarakpkcyber.com,– Dalam rangka memperingati Hari Jamu Nasional Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Kesehatan P2KB menggelar Lomba Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) Tingkat Kabupaten Pasuruan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mengajak masyarakat membudayakan hidup sehat melalui pemanfaatan obat tradisional dan pelayanan kesehatan berbasis masyarakat.

Lomba yang melibatkan Tim Penggerak PKK desa dan kelurahan se-Kabupaten Pasuruan tersebut diikuti oleh 175 peserta. Berbagai kategori penilaian dilombakan, mulai dari pelayanan Posyandu 6 SPM, keterampilan akupresur dan akupunktur sederhana, hingga pemanfaatan jamu sebagai sarana meningkatkan daya tahan tubuh.

Pengumuman sekaligus penyerahan hadiah kepada para pemenang dilaksanakan di Auditorium Mpu Sindok, Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan di Raci, Rabu (3/6/2026).

Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, Posyandu Sakura Desa Kluwut, Kecamatan Wonorejo berhasil meraih Juara I. Posisi Juara II diraih Posyandu Arwana Desa Tambakan, Kecamatan Bangil, sedangkan Juara III diraih Posyandu Pesantren, Kecamatan Purwodadi. Sementara itu, Juara Harapan I diraih Posyandu Mangga Desa Rejosari, Kecamatan Kraton, dan Juara Harapan II diraih Posyandu Edelweis Desa Tebas, Kecamatan Gondangwetan.

Kepala Dinas Kesehatan P2KB Kabupaten Pasuruan, Arma Rossalia, mengatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan mengenalkan sekaligus melestarikan budaya minum jamu sebagai bagian dari gaya hidup sehat masyarakat, khususnya generasi muda.

Menurutnya, peringatan Hari Jamu Nasional tidak sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum untuk mendorong kemandirian masyarakat dalam memanfaatkan tanaman obat keluarga (TOGA) yang dapat diolah menjadi minuman sehat dan berkhasiat.

“Jamu yang dimaksud bukan hanya jamu dengan rasa pahit. Banyak jenis jamu yang segar saat diminum, memiliki cita rasa yang enak, sekaligus memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh. Inilah yang ingin kami kenalkan kepada masyarakat agar terbiasa mengonsumsi jamu dari tanaman TOGA yang ditanam sendiri maupun yang dijual di pasar tradisional,” ujarnya.

Arma menambahkan, jamu Indonesia kini telah mendapat pengakuan dunia setelah ditetapkan oleh UNESCO pada tahun 2023 sebagai Warisan Budaya Takbenda. Pengakuan tersebut menjadi peluang besar bagi Indonesia untuk mengembangkan industri obat bahan alam (OBA) hingga menembus pasar ekspor.

“Sebagai negara yang kaya akan sumber daya alam dan tradisi pengobatan herbal, kita harus menjadi yang terdepan dalam melestarikan sekaligus memanfaatkan warisan budaya ini,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan, Mella Rusdi, menegaskan pentingnya membiasakan konsumsi jamu dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, jamu merupakan salah satu cara alami untuk menjaga kesehatan dan meningkatkan imunitas tubuh.

Ia berharap budaya minum jamu dapat terus diwariskan kepada generasi muda sebagai bagian dari upaya mencetak Generasi Emas Indonesia 2045 yang sehat, kuat, dan produktif.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan, drg. Merita Rusdi Sutejo, juga menunjukkan antusiasmenya terhadap berbagai olahan jamu tradisional, salah satunya minuman sinom yang dikenal memiliki rasa segar dan manfaat kesehatan.

“Senang sekali bisa mengetahui cara membuat sinom yang segar, menyehatkan, dan tetap memiliki khasiat untuk tubuh,” ungkapnya.

Menurut Merita, minat generasi muda terhadap jamu saat ini masih kalah dibandingkan tren minuman modern seperti kopi maupun minuman boba. Padahal, jamu memiliki manfaat yang jauh lebih baik untuk menjaga kebugaran tubuh dan meningkatkan daya tahan tubuh secara alami.

“Masih perlu edukasi yang lebih luas agar anak-anak muda tidak ragu menjadikan jamu sebagai bagian dari gaya hidup sehat mereka,” katanya.

Di hadapan seluruh peserta dan tamu undangan, istri Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo tersebut mengajak masyarakat untuk lebih mencintai produk herbal tradisional Indonesia.

“Mari menjamu masa depan dengan jamu. Mari kita terus hidup sehat melalui budaya minum jamu, melestarikan kearifan lokal, serta bangga menggunakan produk nusantara,” pungkasnya.