Tag Label

Kepolisian (3822) daerah (1041) Pemerintahan (559) Jurnalistik (418) Demontrasi (84) Lintas Opini (74) DPRD (71) Desa (62) RSUD (45) Kebakaran (34) KPU (30) Iklan (29) Mahasiswa (11) DPRD kota pasuruan (8) PDAM (5) Desperindag (4) DPR RI (2)

Laznas BMH Dukung Tarhib Ramadhan 1447 H, Zakat dan Sedekah Dorong Pendidikan Umat di Kudus

Share it:


Kudus, suarakpkcyber.com - Laznas BMH (Baitul Maal Hidayatullah) mendukung pelaksanaan Tarhib Ramadhan 1447 H sekaligus silaturahim dai di Pondok Pesantren Hidayatullah Kudus, Jumat (6/2/2025). Dukungan tersebut menjadi wujud nyata peran zakat, infak, dan sedekah dalam memperkuat pembinaan keilmuan serta karakter umat.

Kegiatan ini dihadiri ratusan dai, guru ngaji, dan santri Hidayatullah. Ustadz Masrukhin Ali Syafi’i, S.Ag., M.Pd., Anggota Dewan Murabbi Wilayah Hidayatullah Jawa Tengah, hadir sebagai pemateri utama. Ia menjelaskan bahwa Ramadhan merupakan sarana pendidikan ilahiah yang membentuk pribadi bertakwa melalui sistem ibadah yang terstruktur.

Ketua DPD Hidayatullah Kudus, Ustadz Achmad Machbub, menyampaikan apresiasi atas dukungan Laznas BMH dan Amal Usaha Hidayatullah. Menurutnya, sinergi lembaga dan donatur memungkinkan terselenggaranya kegiatan edukatif yang bermanfaat bagi masyarakat.

Menghadirkan Program yang Mencedaskan

Koordinator BMH Kudus, Eko Kusniyanto, menegaskan bahwa keterlibatan BMH tidak hanya sebagai sponsor, tetapi juga sebagai bagian dari panitia pelaksana. Ia menyebutkan bahwa dana zakat, infak, dan sedekah dari para donatur menjadi sarana strategis untuk menghadirkan program pembinaan yang mencerdaskan umat.

“Dukungan donatur menghadirkan ruang belajar bagi para dai dan santri. Ini menunjukkan bahwa kebaikan yang ditunaikan melalui zakat dan sedekah mampu memperkuat dakwah sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan,” ujarnya.

Melalui kegiatan Tarhib Ramadhan ini, Pesantren Hidayatullah Kudus berharap para peserta semakin siap menyambut Ramadhan dengan bekal ilmu dan semangat berbagi.

Program seperti ini menjadi bukti bahwa filantropi Islam tidak hanya membantu secara materi, tetapi juga membangun kesadaran, pengetahuan, dan akhlak masyarakat menuju kehidupan yang lebih baik.

Menariknya, narasi tentang filantropi sering berada di persimpangan antara spiritualitas dan manajemen sosial. Ketika lembaga mampu mengubah “donasi” menjadi “ekosistem belajar”, di situlah zakat dan sedekah berhenti menjadi angka dan berubah menjadi gerak peradaban yang sunyi tapi nyata. (Ihw)

Share it:

Jurnalistik

Tajuk

Post A Comment:

0 comments: